BNB Chain’s Fermi hard fork goes live as on-chain activity returns to 2021 levels

ambcryptoDipublikasikan tanggal 2026-01-14Terakhir diperbarui pada 2026-01-14

Abstrak

BNB Chain activated its Fermi hard fork on 14 January 2026, significantly reducing block times from 0.75 to 0.45 seconds to enhance network performance. This upgrade, including BEP-619 and BEP-590, addresses growing strain as on-chain activity returns to 2021 levels with 2–3 million daily active addresses. However, total value locked remains at $7bn, far below its $20bn peak, creating higher risks of congestion and transaction issues. Fermi aims to ensure stability and faster finality for DeFi and trading amid increased user activity with thinner liquidity.

BNB Chain activated its Fermi hard fork on 14 January 2026 at 02:30 UTC, marking one of its most significant performance upgrades since the network’s Pascal and Maxwell releases.

The upgrade will reduce block times from 0.75 seconds to 0.45 seconds, bringing BNB Smart Chain closer to the fastest production speeds among major blockchains.

But the timing of the upgrade is not just technical. It arrives as BNB Chain usage has surged back toward levels last seen during the 2021 bull market, even though total value locked [TVL] remains far below its previous peak.

This combination puts growing strain on the network.

BNB Chain users are back — but capital hasn’t fully followed

Data from DefiLlama shows a sharp rise in active addresses on BNB Chain throughout 2025 into early 2026.

Daily active addresses have climbed into the 2–3 million range, approaching the highs recorded during the DeFi and retail trading boom of 2021.

However, the capital backing that activity tells a different story.

BNB Chain’s TVL has recovered only modestly, rising to roughly $7bn compared with a peak above $20bn in 2021. In other words, the network now supports a much larger number of users with far less liquidity per user.

That imbalance matters. High transaction volume with thinner liquidity increases the risk of:

  • network congestion
  • failed or delayed transactions
  • MEV spikes
  • unstable DeFi execution
  • It is exactly this environment that Fermi is designed to address.

What the BNB Chain Fermi hard fork changes

The Fermi upgrade introduces a package of protocol improvements aimed at keeping BNB Chain stable as transaction throughput rises.

The headline change is BEP-619, which cuts block times from 0.75 seconds to 0.45 seconds, allowing the network to process blocks nearly 40% faster.

Alongside that, BEP-590 strengthens fast-finality voting rules. This ensures that blocks reach irreversible status reliably even as they are produced more frequently. This is crucial for DeFi and trading platforms that rely on rapid, predictable settlement.

Why this upgrade is happening now

BNB Chain has already demonstrated it can handle high TVL. The challenge it faces now is high-velocity usage with thinner liquidity buffers.

With millions of users transacting daily but far less capital locked in smart contracts than during the last cycle, the margin for error is much smaller.

Delays, congestion, or finality issues would have a much greater impact on traders, protocols, and consumer apps.

What happens next

Validators and node operators were required to upgrade to BSC v1.6.4 or later ahead of the 02:30 UTC activation. Following the fork, nodes will regenerate snapshots and re-index logs on first startup.

As activity continues to climb, the success of Fermi will be a key test of whether BNB Chain can remain competitive as one of the world’s most heavily used blockchains.


Final Thoughts

  • BNB Chain activated the Fermi hard fork on 14 January 2026, introducing faster block times and stronger finality as network usage climbs back toward 2021 levels.
  • Active addresses have surged while TVL remains far below its peak, making performance upgrades essential to support high-volume DeFi, trading, and consumer activity.

Kripto yang Sedang Tren

Pertanyaan Terkait

QWhat is the main purpose of the Fermi hard fork on BNB Chain?

AThe main purpose of the Fermi hard fork is to significantly improve the network's performance by reducing block times and strengthening fast-finality voting rules, which is essential to handle the surge in active users and transaction volume even though the total value locked (TVL) is lower than the 2021 peak.

QBy how much did the Fermi upgrade reduce the block time on BNB Chain?

AThe Fermi upgrade reduced the block time from 0.75 seconds to 0.45 seconds, allowing the network to process blocks nearly 40% faster.

QWhat is the key difference between BNB Chain's current user activity and its capital (TVL) compared to 2021?

AWhile daily active addresses have surged back to the 2-3 million range, similar to the 2021 bull market levels, the total value locked (TVL) has only modestly recovered to roughly $7 billion, which is far below its peak of over $20 billion in 2021.

QWhich specific BEP proposals were implemented as part of the Fermi upgrade and what do they do?

AThe Fermi upgrade implemented BEP-619, which cuts block times, and BEP-590, which strengthens fast-finality voting rules to ensure blocks reach irreversible status reliably even with more frequent production.

QWhy was the timing of the Fermi upgrade considered crucial for the BNB Chain network?

AThe timing was crucial because the network is experiencing high user activity with much thinner liquidity buffers, increasing the risks of congestion, failed transactions, and MEV spikes. The upgrade was designed to address this specific high-velocity, low-liquidity environment to maintain stability and competitiveness.

Bacaan Terkait

Setelah Tiga Kuartal Berturut-Turut Turun, Bisakah Pasar Kripto Menyambut Jendela Stabilitas di Kuartal Ketiga?

Pasar kripto mengalami kuartal terburuk sejak 2022, dengan kapitalisasi pasar turun 12.6% menjadi $2.1 triliun, didorong oleh keluarnya modal dan penurunan volume perdagangan. Bitcoin dan Ethereum masing-masing jatuh 14.2% dan 25.4% di kuartal kedua. Aliran keluar bersih dari ETF Bitcoin AS mencapai $4.67 miliar, menandakan tekanan jual yang berkelanjutan. Faktor utama meliputi terputusnya hubungan dengan saham AS, kebijakan moneter Federal Reserve yang ketat, dan pelepasan aset oleh perusahaan seperti Strategy. Proses legislasi UU CLARITY yang akan memberikan kejelasan regulasi terhambat, meningkatkan premi risiko di sektor ini. Namun, ada tanda-tanda potensi stabilisasi. Aliran keluar ETF yang besar secara historis sering terjadi di akhir fase penurunan, dan para pemegang Bitcoin jangka panjang mulai menambah kepemilikan lagi. Sementara sebagian besar sektor menyusut, pasar prediksi dan aset koleksi yang ditokenisasi mencatat pertumbuhan signifikan. Pandangan untuk kuartal ketiga sangat bergantung pada pertemuan Fed akhir Juli. Sinyal kebijakan yang lunak dapat mendukung pemulihan Bitcoin, sementara sikap yang hawkish dapat memicu konsolidasi lebih lanjut. Meskipun tantangan regulasi tetap ada, indikator teknis seperti harga Bitcoin yang mendekati rata-rata bergerak 200-mingguannya menunjukkan dasar jangka panjang belum rusak. Logika pasar telah bergeser dari mengandalkan narasi ke faktor fundamental seperti kebijakan dan ekspektasi suku bunga.

marsbit15j yang lalu

Setelah Tiga Kuartal Berturut-Turut Turun, Bisakah Pasar Kripto Menyambut Jendela Stabilitas di Kuartal Ketiga?

marsbit15j yang lalu

The SpaceX Trade, Terbuka: SPCXON Mulai Diperdagangkan di WEEX

SpaceX meluncurkan IPO terbesar dalam sejarah pada Juni 2026, namun akses bagi banyak pedagang terhambat oleh batasan regional dan prosedur broker. WEEX kini menghadirkan SPCXON/USDT di pasar spotnya, sebuah instrumen tokenisasi yang memungkinkan paparan terhadap pergerakan harga SpaceX melalui akun kripto yang diselesaikan dengan USDT, tanpa memerlukan broker AS atau pembiayaan bank. SPCXON adalah produk tokenisasi yang mencerminkan ekonomi kepemilikan SpaceX bagi pedagang yang memenuhi syarat di luar AS, dengan dividen diinvestasikan kembali. Aset ini diperdagangkan di WEEX sebagai pasangan spot dengan USDT, tersedia selama jam pasar, memberikan akses mudah bagi trader kripto. Kasus investasi untuk SpaceX didasarkan pada pertumbuhan pendapatan Starlink dan pencapaian Starship, meskipun valuasinya yang tinggi (sekitar 90-110 kali pendapatan) telah memperhitungkan eksekusi sempurna selama bertahun-tahun. Faktor seperti jumlah saham publik yang terbatas dan masa buka kunci (unlock) insider pertama menjadi pertimbangan penting. Penting untuk diingat bahwa SPCXON memberikan paparan, bukan kepemilikan langsung atas saham atau hak suara. Harganya dapat diperdagangkan pada premium atau diskon terhadap nilai aset bersih. WEEX menawarkan akses ke berbagai aset TradFi yang ditokenisasi seperti ini dalam satu akun terpadu, bersama dengan pasar futures dan kampanye perdagangan dengan pool hadiah.

TheNewsCrypto15j yang lalu

The SpaceX Trade, Terbuka: SPCXON Mulai Diperdagangkan di WEEX

TheNewsCrypto15j yang lalu

Momen Perdagangan BIT: BTC Masih Tertekan oleh EMA 200 Mingguan, Setelah Ditolak Mungkin Kembali Turun, Saham Penyimpanan dan Semikonduktor yang Melonjak Malam Kemudian Mulai Anjlok di Pasar Malam

**PASAR KRIPTO & SAHAM: BTC Hadapi Resistensi, Saham Semikonduktor Turun di Perdagangan Malam** Pasar kripto melanjutkan pemulihan, dengan harga Bitcoin bertahan di sekitar $66,000 setelah rebound lebih dari 15% dari titik terendah Juli. Namun, BTC menghadapi **tembok resistensi kuat di dekat $68,000**, yang bertepatan dengan biaya rata-rata investor selama lima bulan terakhir dan titik gagalnya rebound pertengahan Juni. Secara teknis, perhatian tertuju pada **200 EMA mingguan (~$68,328) sebagai level kunci**. Jika BTC ditolak di level ini, potensi penurunan menuju support $63,000 terbuka. Analis menyoroti volume rendah dan penurunan open interest futures di CME, menandakan rebound ini lebih dipicu likuiditas rendah musim panas daripada awal bull run penuh. Di pasar saham AS, **indeks futures utama turang** setelah sesi kemarin yang kuat. Sektor semikonduktor dan penyimpanan (storage), yang melonjak pada hari Selasa (contoh: Micron +12%), **mengalami koreksi di perdagangan malam (night trading)**. ETF semikonduktor turun 2,22% dan saham Micron turun 2,29%. Meski begitu, ada sorotan positif seperti **Super Micro Computer (SMCI)** yang naik lebih dari 15% setelah melaporkan pandangan pendapatan yang kuat dan pesanan baru yang sangat besar, mengonfirmasi permintaan server AI tetap solid. Kekhawatiran makro muncul dari **kenaikan harga minyak mentah (di atas $91)** akibat ketegangan geopolitik dan **lonjakan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS**, dengan imbal hasil 10-tahun mencapai sekitar 4,64%. Faktor-faktor ini dapat menambah tekanan inflasi dan membatasi ruang gerak pasar saham. Saham terkait kripto seperti Coinbase dan Robinhood naik kuat didorong oleh perkembangan regulasi yang lebih jelas di AS. Di Asia, **Korea Selatan** dan **Jepang** menunjukkan kinerja beragam. Indeks KOSPI Korea naik didukung pemulihan saham semikonduktor, sementara pasar Jepang melemah dengan **Yen terus melemah ke level terendah sejak 1986**, meningkatkan kekhawatiran akan intervensi bank sentral. **Yang Perlu Diperhatikan Selanjutnya:** * **22 Juli:** Acara AI AMD, rilis laporan keuangan dari Google (Alphabet), Tesla, IBM. * **23 Juli:** Keputusan suku bunga Bank Sentral Eropa (ECB), data klaim pengangguran AS, laporan keuangan Intel. * Perkembangan lebih lanjut dari **harga minyak, imbal hasil obligasi, dan dinamika Yen Jepang** akan menjadi penentu sentimen pasar risiko secara keseluruhan.

marsbit15j yang lalu

Momen Perdagangan BIT: BTC Masih Tertekan oleh EMA 200 Mingguan, Setelah Ditolak Mungkin Kembali Turun, Saham Penyimpanan dan Semikonduktor yang Melonjak Malam Kemudian Mulai Anjlok di Pasar Malam

marsbit15j yang lalu

Mantan Ketua CFTC dan Presiden Circle, Tarbert: Satu Pihak Menasihati Anda untuk Berpikir Jangka Panjang, di Sisi Lain Menguangkan $30 Juta Sendiri

Penulis: Zen, PANews Heath Tarbert, mantan Ketua CFTC dan Presiden Circle, baru-baru ini menyerukan kepada investor untuk mengadopsi pandangan jangka panjang terhadap saham Circle, meskipun harganya telah turun 70% dari puncaknya. Namun, ia sendiri secara konsisten menjual saham CRCL sejak perusahaan go public, menguangkan sekitar $30 juta tanpa pernah membeli saham tambahan di pasar terbuka. Tarbert, yang bergabung dengan Circle pada Juli 2023 dan menjadi Presiden pada awal 2025, dikenal sebagai pendukung kuat narasi "jangka panjang" perusahaan. Namun, sehari sebelum IPO Circle, ia menetapkan rencana perdagangan 10b5-1 untuk menjual hingga 353.290 saham dalam setahun. Dalam 13 bulan setelah IPO, ia menjual lebih dari 360.000 saham, termasuk penjualan tunggal senilai $11,5 juta pada Maret 2026. Ia bahkan menetapkan rencana 10b5-1 kedua untuk menjual hingga 160.000 saham lagi pada akhir tahun 2026. Langkah Tarbert ini menuai kecaman karena dianggap tidak konsisten dengan pesan "jangka panjang" yang ia sampaikan kepada publik. Perjalanan kariernya sering dikaitkan dengan "revolving door" antara regulator dan dunia keuangan. Setelah mengundurkan diri sebagai Ketua CFTC pada Maret 2021, ia bergabung dengan Citadel Securities hanya 27 hari kemudian sebagai Kepala Penasihat Hukum, tepat saat perusahaan itu menghadapi pengawasan ketat terkait peristiwa GameStop. Di Citadel, ia juga mendukung undang-undang yang memperluas wewenang CFTC atas pasar crypto, sementara Citadel diketahui berencana berekspansi ke aset kripto. Tarbert kemudian pindah ke Circle pada 2023, membantu perusahaan mengatasi tantangan regulasi dan akhirnya go public melalui IPO langsung. Meskipun sangat berharga bagi perusahaan, tindakannya menjual saham dalam jumlah besar sambil mendorong investor untuk bertahan menimbulkan pertanyaan tentang komitmennya yang sebenarnya terhadap masa depan jangka panjang Circle.

marsbit15j yang lalu

Mantan Ketua CFTC dan Presiden Circle, Tarbert: Satu Pihak Menasihati Anda untuk Berpikir Jangka Panjang, di Sisi Lain Menguangkan $30 Juta Sendiri

marsbit15j yang lalu

Gate Research Institute: Produk Keuangan Kripto Menggulirkan Gelombang "Wall Street-ization", Kompetisi atau Integrasi?

**Ringkasan: Gelombang "Wall Street-ization" Produk Keuangan Kripto: Kompetisi atau Integrasi?** Artikel ini membahas fenomena konvergensi antara keuangan tradisional (TradFi) dan keuangan kripto (Crypto). Meskipun Bitcoin awalnya dirancang sebagai sistem peer-to-peer yang terdesentralisasi dan bebas dari perantara seperti bank, pasar kripto kini semakin diintegrasikan ke dalam infrastruktur keuangan tradisional. **Tren "Wall Street-ization":** Dimulai dengan disetujuinya ETF spot Bitcoin pada 2024, aset kripto kini dikemas menjadi produk seperti ETF (oleh BlackRock, Fidelity, dll.), futures, dan sekuritisasi aset riil (RWA) seperti obligasi pemerintah yang ditokenisasi. Ini memberikan akses yang mudah dan teregulasi bagi investor institusional, tetapi juga berarti kekuasaan atas penerbitan, penentuan harga, kustodian, dan distribusi aset kripto semakin bergeser ke lembaga keuangan besar. **Dua Jalur Konvergensi (1+1>2):** Artikel ini menyoroti dua arah integrasi: 1. **Dari CEX ke TradFi:** Dilambangkan oleh **Gate.io**, yang berkembang dari bursa kripto menjadi platform multi-aset. Gate kini menawarkan perdagangan saham nyata (AS, Hong Kong, Korea) menggunakan USDT, menyediakan akses tanpa batas waktu ke pasar tradisional. 2. **Dari TradFi ke Crypto:** Dilambangkan oleh **Robinhood**, platform broker tradisional yang memperluas layanannya ke aset kripto (termasuk melalui akuisisi Bitstamp) dan mengembangkan produk seperti token saham di blockchain. **Tujuan Bersama: Akun Keuangan "Super" Terpadu:** Kedua jalur ini bertujuan menciptakan **akun keuangan generasi berikutnya yang terpadu**. Pengguna di masa depan mungkin dapat memperdagangkan Bitcoin, saham Apple, ETF, emas, dan obligasi pemerintah yang ditokenisasi dalam satu antarmuka yang sama, menggunakan stablecoin sebagai lapisan dana. **RWA dan Obligasi Pemerintah di On-Chain sebagai Lapisan Tengah:** Tokenisasi aset dunia nyata, terutama obligasi pemerintah AS, menyediakan aset berpenghasilan rendah risiko di ekosistem on-chain. Pasar ini tumbuh pesat (naik 40% pada paruh pertama 2026) meskipun pasar kripto turun, menunjukkan permintaan nyata. **Kesimpulan:** "Wall Street-ization" bukanlah pengambilalihan sepihak, melainkan **transformasi timbal balik**. TradFi dan Crypto saling melengkapi: Crypto mendapatkan akses ke likuiditas, kepatuhan, dan jaringan distribusi yang luas, sementara TradFi mengadopsi efisiensi, kecepatan, dan pasar 24/7 dari Crypto. Hasil akhirnya adalah pembentukan **pasar modal terpadu yang lebih efisien dan global**, di mana batas antara aset tradisional dan kripto semakin kabur.

marsbit15j yang lalu

Gate Research Institute: Produk Keuangan Kripto Menggulirkan Gelombang "Wall Street-ization", Kompetisi atau Integrasi?

marsbit15j yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Apa Itu BNB WHALES

Memahami Walet BNB: Penjelajahan Mendalam ke dalam Lanskap Kriptocurrency Pengenalan tentang Walet BNB Di dunia kriptocurrency yang penuh warna, proyek-proyek baru muncul secara reguler, sering kali menjanjikan solusi inovatif dan pengalaman unik. Salah satu proyek tersebut adalah Walet BNB, yang diluncurkan pada tahun 2023 dan dibangun di atas BNB Smart Chain (BEP20). Walet BNB bertujuan untuk membangun kehadiran yang berbeda dalam ekosistem kriptocurrency, dengan fokus pada menciptakan platform yang menarik yang menggabungkan manfaat teknologi blockchain dengan interaksi sosial dan permainan. Artikel ini bertujuan untuk menyelami lebih dalam tentang Walet BNB, mengeksplorasi komponen inti, mekanisme, dan jalur pengembangannya. Apa itu Walet BNB? Walet BNB adalah inisiatif kriptocurrency yang berupaya memberikan berbagai fitur dan peluang bagi penggunanya di lingkungan Web3 yang berkembang pesat. Menggunakan standar BEP20, proyek ini beroperasi dengan total pasokan token sebanyak 100 triliun (100.000.000.000.000.000). Meskipun angka yang signifikan ini, perlu dicatat bahwa tidak ada token yang saat ini beredar, menunjukkan bahwa proyek ini mungkin masih berada di tahap pengembangan awal. Tujuan utama Walet BNB adalah menciptakan platform di mana pengguna dapat berpartisipasi dalam berbagai aktivitas interaktif sambil mendapatkan manfaat dari keamanan dan transparansi yang diberikan oleh teknologi blockchain. Dengan memupuk lingkungan yang unik dan menarik, Walet BNB bertujuan untuk membangun komunitas pengguna yang kuat yang berinvestasi dalam proyek dan perkembangannya. Siapa Pencipta Walet BNB? Identitas pencipta Walet BNB masih belum diungkapkan pada saat ini, yang menghadirkan tantangan bagi mereka yang ingin memahami prinsip-prinsip pendirian proyek dan wawasan visioner. Ketidakadaan informasi yang tersedia untuk umum mengenai kepemimpinan proyek dapat menimbulkan pertanyaan di kalangan calon investor dan pengguna tentang struktur tata kelola dan akuntabilitasnya. Siapa Investor Walet BNB? Saat Walet BNB terus berkembang, informasi mengenai investor tertentu atau dukungan dari yayasan investasi saat ini tidak tersedia. Dokumentasi resmi proyek, termasuk whitepaper-nya, tidak mengungkapkan baik pendukung finansial individu maupun institusi. Kurangnya transparansi dalam hal ini kadang-kadang dapat menimbulkan pertanyaan tentang legitimasi dan keberlanjutan proyek-proyek baru dalam ekosistem kriptocurrency. Bagaimana Cara Kerja Walet BNB? Walet BNB beroperasi di BNB Smart Chain dengan menggunakan standar BEP20, yang dikenal karena efisiensi dan biaya transaksi yang rendah, menarik berbagai pengembang dan proyek. Aspek unik dari Walet BNB terletak pada fokusnya untuk menciptakan platform yang didorong oleh komunitas. Sementara rincian operasional yang tepat jarang ada, proyek ini menekankan interaksi dan keterlibatan, berpotensi menggabungkan elemen gamifikasi ke dalam tawarannya. Penekanan pada komunitas sangat penting, karena sejalan dengan tren yang sedang berkembang di ruang kriptocurrency, di mana masukan dan partisipasi pengguna sering kali menentukan keberhasilan proyek. Inovasi lebih lanjut mungkin diharapkan, tetapi saat ini, mekanisme dan fitur spesifik yang membedakan Walet BNB dari inisiatif crypto lainnya belum sepenuhnya dijelaskan. Tanpa informasi rinci mengenai fungsionalitasnya, sulit untuk mengevaluasi perbedaan proyek ini secara komprehensif. Garis Waktu Walet BNB Pengembangan Walet BNB telah berlangsung dengan melalui tonggak-tonggak penting, menandai perjalanannya di dalam lanskap kriptocurrency. Berikut adalah garis waktu peristiwa penting terkait proyek ini: 2023: Peluncuran Walet BNB, menandai masuknya proyek ke pasar. 2023: Publikasi whitepaper proyek, yang menjelaskan tujuan-tujuan utama dan kerangka operasional. Berlangsung: Walet BNB terus mengembangkan fiturnya, bertujuan untuk membangun basis pengguna yang kuat dan memperluas tawarannya. Poin Kunci tentang Walet BNB Platform: BNB Smart Chain (BEP20) Total Pasokan: 100 triliun token (100.000.000.000.000.000) Pasokan Beredar: 0 token (menunjukkan tahap awal) Tujuan Proyek: Untuk membina platform kriptocurrency yang menarik untuk interaksi dan pembangunan komunitas. Pencipta: Tidak diketahui Investor: Tidak diungkapkan Status Operasional: Aktif dengan pengembangan dan ekspansi yang berkelanjutan Kesimpulan Saat Walet BNB menavigasi lanskap kriptocurrency yang kompetitif, proyek ini menawarkan pandangan tentang potensi proyek yang didorong oleh komunitas yang dibangun di atas fondasi teknologi blockchain. Dengan fokus pada keterlibatan dan interaksi, inisiatif ini berdiri terdepan dalam inovasi di ruang Web3. Namun, keberhasilan proyek ini pada akhirnya bergantung pada kejelasan mekanisme operasionalnya, pengungkapan tata kelolanya, dan pembentukan komunitas pengguna yang solid. Bagi calon pengguna dan investor, Walet BNB merupakan studi kasus dalam sifat berkembang dari proyek-proyek kriptocurrency—yang menggambarkan baik kemungkinan menarik maupun kompleksitas yang terkait dengan inisiatif baru. Saat lanskap terus berkembang, akan sangat penting untuk memantau kemajuan Walet BNB dan dampaknya pada ekosistem kriptocurrency yang lebih luas.

615 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.04.05Diperbarui pada 2024.12.03

Apa Itu BNB WHALES

Cara Membeli BNB

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Binance Coin (BNB) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Binance Coin (BNB) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Binance Coin (BNB) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Binance Coin (BNB) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Binance Coin (BNB)Lakukan trading Binance Coin (BNB) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

1.8k Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.12Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli BNB

Apa Itu BNB CARD

Memahami Kartu BNB: Merevolusi Identitas Digital di Web3 Dalam lanskap teknologi blockchain dan cryptocurrency yang berkembang pesat, Kartu BNB atau $BNBCARD menonjol sebagai proyek yang patut dicatat. Token meme utilitas yang digerakkan oleh komunitas ini memanfaatkan BNB Smart Chain (BSC), bertujuan untuk mengintegrasikan budaya meme dengan solusi identitas digital yang inovatif. Seiring semakin banyak pengguna yang terjun ke dalam dunia desentralisasi, penting untuk membedah apa yang ditawarkan Kartu BNB, nuansa operasionalnya, dan potensi dampak pasarnya. Apa itu Kartu BNB ($BNBCARD)? Pada intinya, Kartu BNB mewakili token meme dengan utilitas substansial. Ini dirancang untuk memberdayakan pengguna dengan memungkinkan pembuatan kartu identitas digital yang dipersonalisasi, yang bersifat ekspresif dan fungsional. Proyek ini mencakup beberapa fitur kunci: Kartu ID yang Dapat Disesuaikan: Pengguna memiliki kemampuan untuk merancang kartu ID digital bertema Binance, memberikan mereka platform untuk mengekspresikan diri dan meningkatkan interaksi komunitas. Kerangka Kerja Terdesentralisasi: Dikembangkan di atas BSC, Kartu BNB menekankan atribut kunci seperti keamanan, transparansi, dan kedaulatan pengguna. Sifat terdesentralisasi dari kerangka kerja ini memungkinkan transaksi yang efisien dan aman. Model Berbasis Komunitas: Penekanan pada partisipasi akar rumput daripada model keuangan yang didorong oleh laboratorium menciptakan lingkungan yang menarik bagi penggunanya. Dengan memanfaatkan viralitas bawaan dari budaya meme, Kartu BNB mendorong gerakan komunitas yang kuat. Tujuan utama dari Kartu BNB adalah untuk mendemokratisasi alat identitas digital di Web3, menawarkan solusi yang dapat diakses yang menguntungkan pengguna tanpa beban yang biasanya terkait dengan sistem manajemen identitas tradisional. Pencipta dan Investor Saat menjelajahi identitas di balik Kartu BNB, penting untuk dicatat bahwa tidak ada pencipta tunggal yang secara eksplisit dikreditkan. Sebaliknya, proyek ini tampaknya digerakkan oleh komunitas, menunjukkan upaya kolektif yang terinspirasi oleh gagasan “Kartu Pembangun Awal” Binance. Pendekatan pengembangan organik ini umum di antara proyek-proyek dalam spektrum token meme, di mana pengembangan sering dipengaruhi oleh semangat komunitas daripada otoritas pusat. Dalam hal investasi, ketiadaan pendukung institusi yang diungkapkan secara publik semakin menyoroti fondasi proyek yang berbasis akar rumput. Proyek ini berkembang atas dukungan komunitas organik, mencerminkan karakteristik umum dari proyek yang didorong oleh meme yang sering melibatkan audiens mereka melalui saluran sosial daripada jalur investasi formal. Cara Kerjanya Kartu BNB menggunakan beberapa mekanisme yang menggambarkan fungsinya dan semangat inovatifnya: Utilitas Token: Token BNBCARD memungkinkan pengguna mengakses serangkaian alat pembuatan ID sambil juga menyediakan platform untuk tata kelola komunitas. Token ini berfungsi sebagai penghubung yang memungkinkan fungsionalitas ini. Integrasi Blockchain: Dengan memanfaatkan BSC, Kartu BNB memastikan kompatibilitas dengan aplikasi berbasis Ethereum Virtual Machine (EVM). Integrasi ini memberikan pengguna manfaat biaya transaksi yang rendah sambil meningkatkan aksesibilitas. Ekosistem DIY: Inti dari daya tarik Kartu BNB adalah pendekatan do-it-yourself (DIY) dalam pembuatan kartu identitas digital. Elemen partisipatif ini mendorong pengguna untuk terlibat dalam ekspresi kreatif, membangun budaya inklusif yang berkembang atas kontribusi dan kolaborasi. Garis Waktu Kronologi sangat penting untuk memahami trajektori Kartu BNB. Tonggak penting dalam sejarah proyek ini meliputi: 18 Maret 2025: Kartu BNB terdaftar di LBank, menandai langkah signifikan dalam perjalanan pertukarannya dan membuka pintu untuk likuiditas dan aksesibilitas pengguna. 19 Maret 2025: Momen penting terjadi saat token mengalami lonjakan astronomis sebesar 26.000% dalam 24 jam, menarik perhatian karena potensinya dan antusiasme komunitas. Perkembangan yang Sedang Berlangsung: Proyek ini terus memperluas kemitraannya dengan bursa terdesentralisasi (DEX) seperti PancakeSwap, semakin meningkatkan likuiditas dan keterlibatan pengguna. Inovasi dan Diferensiasi Memahami apa yang membedakan Kartu BNB melibatkan eksplorasi lebih dalam ke dalam kerangka inovatifnya: Hibrida Meme-Utilitas: Kartu BNB berhasil menggabungkan daya tarik bermain dari budaya meme dengan aplikasi praktis dalam manajemen identitas digital. Pendekatan niche ini secara efektif memenuhi kebutuhan demografis yang luas, menarik baik pengguna yang paham teknologi maupun mereka yang baru mengenal crypto. Tata Kelola Terdesentralisasi: Beroperasi tanpa kontrol terpusat memungkinkan proyek ini memanfaatkan masukan komunitas secara langsung. Proses pengambilan keputusan kolektif yang didorong oleh keterlibatan komunitas memberdayakan pengguna, memastikan suara mereka berkontribusi pada pengembangan dan arah proyek. Skalabilitas: Kartu BNB berpotensi mendapatkan manfaat besar dari pembaruan peta jalan 2025 untuk BNB Chain, yang mencakup peningkatan seperti kecepatan transaksi yang lebih tinggi dan integrasi alat kecerdasan buatan. Peningkatan ini menempatkan proyek ini pada posisi yang menguntungkan dalam lingkungan yang sangat kompetitif. Kesimpulan Kartu BNB merupakan lambang dari gelombang baru solusi identitas digital dalam ekosistem Web3. Dengan menggabungkan kesenangan, keterlibatan komunitas, dan utilitas praktis, ia mengundang pengguna untuk berpartisipasi aktif dalam membentuk persona digital mereka. Saat proyek ini menavigasi lanskap cryptocurrency yang dinamis, kesuksesannya kemungkinan akan bergantung pada pemeliharaan dukungan komunitas yang kuat sambil beradaptasi dengan kemajuan teknologi dan kebutuhan pengguna. Integrasi desentralisasi dengan budaya meme tidak hanya berfungsi sebagai sarana untuk keterlibatan yang dipimpin pengguna tetapi juga sebagai fondasi untuk narasi yang berkembang seputar identitas digital di era blockchain. Sebagai kesimpulan, Kartu BNB tidak hanya mencerminkan konvergensi kreativitas dan utilitas dalam ruang crypto tetapi juga menekankan pentingnya komunitas dalam mengarahkan masa depan teknologi terdesentralisasi.

494 Total TayanganDipublikasikan pada 2025.03.26Diperbarui pada 2025.03.26

Apa Itu BNB CARD

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga BNB (BNB) disajikan di bawah ini.

活动图片