Bitcoin mempertahankan support $65.000 dan naik ke level tertinggi lokal $70.578 sebelum sedikit melunak. Pada waktu press, BTC diperdagangkan di sekitar $69.951, naik 4,31% dalam 24 jam terakhir.
Pemulihan ini juga mendorong Bitcoin di atas Exponential Moving Average (EMA9) di sekitar $68.428, menandakan momentum bullish jangka pendek.
Meski begitu, analis menunjuk pada pergeseran struktural yang lebih dalam dalam posisi derivatif. Analis CryptoQuant Darkfost mencatat bahwa leverage di pasar Bitcoin telah turun drastis, menunjukkan reset pasar yang lebih luas.
Bitcoin menghadapi reset leverage di tengah kelemahan berkepanjangan
Ketidakpastian makro global dan volatilitas baru-baru ini memaksa trader mengurangi leverage. Pergeseran itu tampak jelas dalam Estimated Leverage Ratio (ELR) Bitcoin [BTC] di Binance.
Menurut Darkfost, ELR turun dari 0,198 menjadi 0,152 sejak Februari. Penurunan tajam seperti itu biasanya muncul setelah fase volatilitas yang kuat.
Secara historis, rasio leverage yang jatuh mencerminkan trader menutup posisi atau likuidasi paksa. Proses itu mengurangi eksposur spekulatif dan membersihkan leverage berlebih dari sistem.
Langkah itu selaras dengan aktivitas derivatif yang lebih luas.
Data dari Checkonchain menunjukkan bahwa Perubahan 7 Hari Open Interest Futures Bitcoin berubah negatif, turun dari sekitar 4,2 menjadi sekitar -0,6.
Open Interest yang menurun biasanya mengindikasikan bahwa trader menutup posisi daripada membuka yang baru. Dalam banyak siklus, fase deleveraging seperti itu menstabilkan pasar sebelum pergerakan arah yang lebih besar.
Apakah momentum short-covering berkelanjutan?
Namun, momentum kenaikan baru-baru ini tampaknya terkait erat dengan likuidasi short daripada masuknya modal segar.
Ketika BTC pulih dari penurunan $65.000, lebih dari $115 juta posisi short dilikuidasi antara tanggal 9 dan 10 Maret.
Pergeseran itu memicu pembelian paksa saat trader menutup posisi bearish.
Selain itu, Rasio Taker Buy/Sell naik di atas 1 selama dua hari berturut-turut, menandakan pembelian agresif yang lebih kuat di pasar derivatif.
Rasio di atas satu biasanya mencerminkan tekanan sisi beli yang dominan dari market taker.
Permintaan itu bertepatan dengan indikator momentum yang membaik.
Relative Strength Index (RSI) Bitcoin naik dari 42 menjadi sekitar 51, mengindikasikan penguatan momentum jangka pendek.
Pergerakan itu juga mendorong BTC di atas level support EMA9, memperkuat sentimen bullish jangka dekat.
Meski begitu, daya tahan rally masih belum pasti.
Jika BTC mempertahankan momentum di atas EMA9 sekitar $68.400, resistance berikutnya bisa muncul di sekitar $74.050.
Kegagalan mempertahankan level itu dapat membuat Bitcoin terkena retracement lain menuju zona support $65.000.
Ringkasan Akhir
- Bitcoin [BTC] pulih dari support $65.000, sebentar mencapai $70.578 sebelum stabil di sekitar $69.951.
- Namun, rally tersebut tampaknya sebagian didorong oleh short covering daripada posisi bullish baru, meningkatkan risiko pullback lagi.







