Bitcoin baru-baru ini berhasil menembus kisaran $70.000, sebuah langkah yang awalnya ditafsirkan pasar sebagai sinyal bullish. Breakout ini terjadi pada 2 Maret, menandai pertama kalinya aset tersebut kembali ke level tersebut sejak 16 Februari.
Namun, momentum yang disebutkan ternyata berumur pendek.
Bitcoin [BTC] sejak itu turun kembali di bawah level tersebut, dengan BTC bernilai sekitar $68.000 pada saat berita ini ditulis. Penurunan ini mengindikasikan adanya sinyal yang bertentangan di seluruh pasar derivatif, membuat pandangan keseluruhan untuk Bitcoin agak terbelah.
Pasar Opsi sinyal kondisi tenang
Pasar Opsi telah menunjukkan periode yang relatif tenang sejauh menyangkut ekspektasi harga Bitcoin.
Salah satu indikator paling jelas berasal dari volatilitas tersirat (implied volatility) aset kripto tersebut, yang menunjukkan bahwa trader tidak mempersiapkan diri untuk pergerakan harga signifikan dalam jangka pendek.
Menurut Glassnode, volatilitas tersirat turun jauh di bawah tinggi yang terlihat pada Februari. Penurunan ini menunjukkan bahwa trader hanya mengharapkan pergerakan harga terbatas dalam jangka pendek. Kondisi seperti ini biasanya terjadi ketika volatilitas tersirat berada dalam kisaran 40–60% – Zona di mana Opsi menjadi relatif murah.
Pada saat yang sama, Options skew turun dari sekitar 20% menjadi kira-kira 10%, menunjuk pada permintaan yang lebih seimbang antara Opsi dan Put Opsi.
Secara praktis, ini berarti bahwa trader mungkin tidak memiliki posisi yang kuat untuk breakout ke atas maupun pergerakan tajam ke bawah. Dalam sebagian besar lingkungan pasar, skew cenderung mencerminkan lindung nilai defensif yang jelas atau posisi bullish yang agresif. Pada saat berita ini ditulis, tidak ada dinamika yang tampak dominan.
Kondisi tenang di pasar Opsi memberikan sedikit panduan arah untuk Bitcoin. Terutama karena aset kripto mulai bergerak ke ujung bawah dari kisaran perdagangan baru-baru ini.
Pasar Futures Berkelanjutan (Perpetual Futures) mengungkap tekanan jangka pendek
Sementara pasar Opsi menyoroti netralitas, aktivitas di pasar Futures Berkelanjutan tampaknya mengisyaratkan sinyal yang lebih jelas tentang tekanan jangka pendek.
Bahkan, data likuidasi mengungkap ketidakseimbangan tajam antara likuidasi long dan short dalam 24 jam terakhir. Sekitar $106,25 juta dalam posisi long telah dilikuidasi, dibandingkan dengan sekitar $12,83 juta dalam posisi short.
Likuidasi terjadi ketika posisi leveraged ditutup secara paksa setelah harga bergerak melampaui ambang margin trader. Dalam banyak kasus, sisi yang mengalami lebih sedikit likuidasi cenderung mengendalikan arah pasar dalam jangka pendek.
Memperkuat pandangan hati-hati ini, Open Interest (minat terbuka) di seluruh derivatif Bitcoin turun sekitar $1,32 miliar dalam 24 jam terakhir menyusul penurunan harga. Meskipun Open Interest saja tidak menentukan apakah pasar bullish atau bearish, penurunan tersebut menunjukkan bahwa sejumlah modal yang signifikan keluar dari pasar derivatif.
Arus keluar modal sering kali mencerminkan meningkatnya kehati-hatian di kalangan trader.
Meskipun demikian, funding rate sedikit positif di sekitar 0,0009%. Ini menunjukkan bahwa posisi terbuka yang tersisa masih condong secara marginal ke arah trader long. Namun, marginnya terlalu kecil untuk mengonfirmasi sikap bullish yang kuat.
Untuk struktur bearish yang lebih jelas muncul, sinyal tambahan akan diperlukan. Salah satu yang paling penting adalah pergeseran aktivitas perdagangan pasar perpetual ke arah penjual.
Heatmap likuidasi tunjuk likuiditas ke atas
Akhirnya, heatmap likuidasi menyajikan gambaran yang sedikit berbeda, menunjuk pada cluster likuiditas yang lebih kuat di atas harga pada saat berita ini ditulis.
Bagan tersebut mengungkap zona likuidasi yang terbentuk baik di atas maupun di bawah level harga Bitcoin, meskipun konsentrasinya tampak lebih berat di sisi atas (upside).
Cluster ini mewakili area di mana sejumlah besar posisi leveraged masih terbuka. Level-level seperti ini sering bertindak sebagai magnet bagi harga, karena pasar sering bergerak menuju area di mana likuidasi besar dapat terjadi.
Mengingat bagaimana distribusinya, konsentrasi level likuidasi yang lebih tinggi di atas harga pasar dapat berarti bahwa pergerakan harga ke atas mungkin menarik momentum yang lebih kuat daripada pergerakan ke bawah.
Namun, aktivitas pasar perpetual yang lebih luas tetap menjadi faktor kritis.
Funding rate sedikit positif dan volume perdagangan terus didorong sebagian besar oleh pembeli. Jika tekanan pembelian ini bertahan, hal itu dapat mendukung upaya lain untuk mendorong harga Bitcoin lebih tinggi.
Untuk saat ini, kemungkinan penurunan lebih lanjut tidak dapat disingkirkan. Bitcoin masih bisa turun menuju level $66.000. Di sisi lain, jika pembeli mendapatkan kembali momentum, rebound menuju $72.000 masih dalam jangkauan.
Ringkasan Akhir
- Bitcoin relatif tenang, dengan aktivasi lindung nilai terbatas dan tidak ada bias arah yang jelas di antara trader Opsi.
- Namun, data Futures Berkelanjutan menunjukkan bahwa trader short dapat memperoleh kendali sementara sebelum posisi long berupaya menegaskan kembali diri mereka.







