Bank digital Fasset, yang menggunakan stablecoin sebagai bagian dari infrastruktur pembayaran dan penyelesaian, telah menarik $68 juta dalam putaran pendanaan baru. Investasi ini dipimpin oleh SBI Group dari Jepang, dilaporkan oleh CoinDesk.
Setelah putaran baru ini, valuasi perusahaan mencapai $1 miliar. Pada Mei 2026, Fasset juga telah menarik $51 juta, sehingga total volume pendanaan yang diterima tahun ini mencapai $119 juta.
Menurut CEO Fasset Mohammad Raafi Hossain, pendapatan perusahaan tumbuh sekitar enam kali lipat secara tahunan. Sementara itu, bisnis tetap menguntungkan selama 12 bulan berturut-turut.
Fasset tidak mengungkapkan angka pendapatan dan laba yang spesifik. Penerimaan utama disediakan oleh segmen institusional dan ritel, khususnya pembayaran dan penyelesaian dalam stablecoin. Sumber pendapatan baru juga berasal dari kartu dan rekening bank, sebagaimana disebutkan dalam pengumuman.
Perluasan Own Network
CoinDesk mencatat bahwa bisnis Fasset beroperasi pada infrastruktur L2 Ethereum miliknya sendiri bernama OWN Network, yang dibangun di atas Arbitrum dan menggunakan sistem kecerdasan buatan. Jaringan ini menghubungkan bank, perusahaan telekomunikasi, firma pembayaran, penyedia likuiditas, dan lembaga keuangan lainnya di lebih dari 100 koridor perbankan.
“Klien berinteraksi dengan stablecoin di banyak titik berbeda di platform kami. Mereka dapat mentransfer dana antar rekening bank, produk pembayaran, mata uang, atau aset lainnya, sedangkan stablecoin menyediakan infrastruktur penyelesaian di balik layar,” kata Hossain.
Dana yang terkumpul rencananya akan digunakan Fasset untuk memperluas Own Network dan mengembangkan sistem AI yang merutekan transaksi melalui berbagai saluran pembayaran, mata uang, penyedia likuiditas, dan metode penyelesaian. Sistem ini mempertimbangkan parameter seperti biaya, kecepatan, dan ketersediaan operasi.
Selain itu, putaran pendanaan baru ini memperdalam kolaborasi Fasset dengan SBI dan membuka akses perusahaan ke jaringan keuangan grup Jepang yang lebih luas. Menurut Hossain, Fasset berencana untuk bekerja sama dengan perusahaan lain dalam portofolio SBI. Perusahaan ini sudah bekerja sama dengan SBI Remit, yang memberikan akses ke jaringan transfer uang di sekitar 200 negara di dunia.
“Bersama-sama, kami ingin menghubungkan lebih banyak koridor dan saluran keuangan di Jepang, Asia, dan pasar berkembang lainnya,” kata CEO Fasset.
Produk baru atau koridor pembayaran spesifik perusahaan belum diumumkan. Menurut Hossain, Fasset berharap dapat menggabungkan infrastruktur dan distribusi miliknya dengan kemampuan regulasi SBI dan jaringan perusahaan keuangannya.
end-content






