Billions Network pada 3 Februari (waktu Korea) mengumumkan melalui akun X resminya bahwa mereka telah bermitra dengan Palang Merah Spanyol (Creu Roja) dan perusahaan infrastruktur teknologi BLOOCK untuk menerapkan platform bantuan digital berbasis blockchain yang melindungi privasi.
Proyek ini diluncurkan di tengah tekanan akuntabilitas bantuan yang semakin ketat pada organisasi kemanusiaan global. Melalui inisiatif ini, Palang Merah Spanyol menggantikan proses manual dan berbasis kertas dengan sistem digital, memberikan transparansi keuangan lengkap kepada donor sekaligus melindungi martabat dan privasi penerima bantuan yang rentan.
Sistem baru ini akan mendigitalkan seluruh siklus hidup bantuan dari donasi hingga distribusi, menciptakan jejak audit yang tidak dapat diubah. Berbeda dengan beberapa proyek blockchain yang mengandalkan pengenalan biometrik atau pengumpulan data invasif, platform ini memverifikasi kelayakan dan efektivitas bantuan tanpa mencatat informasi identitas penerima.
Chief Technology Officer Palang Merah Spanyol (Catalonia) Francisco López Romero menyatakan: "Orang yang membutuhkan bantuan tidak harus memilih antara mendapatkan bantuan atau melindungi privasi. Kami merancang sistem ini agar donor dapat memverifikasi bahwa donasi mereka benar-benar berdampak nyata, sementara penerima bantuan mendapatkan dukungan tanpa khawatir dilacak, diprofilkan, atau distigmatisasi."
Dengan platform ini, penerima bantuan dapat menerima kredit bantuan digital (Digital Aid Credits) melalui dompet ponsel pribadi tanpa memerlukan rekening bank atau riwayat kredit. Kredit ini dapat digunakan di merchant lokal yang berwenang melalui kode QR, dengan cara transaksi yang sama seperti belanja biasa, sehingga menghindari penggunaan 'kartu bantuan' yang mengidentifikasi status penerima secara publik, efektif mencegah stigmatisasi dan menjaga martabat individu.
CEO BLOOCK, mitra teknologi, Lluís Llibre menekankan keamanan sistem: "Blockchain seharusnya digunakan untuk membuktikan fakta, bukan menyimpan konten. Setiap transaksi menghasilkan bukti terenkripsi yang ditambatkan secara permanen, tetapi bukti ini tidak mengandung informasi pribadi apa pun."
Pendiri bersama dan CEO Billions Network Evin McMullen juga menekankan pentingnya kolaborasi ini: "Yang dibangun Palang Merah Spanyol di sini adalah sistem kredensial, bukan sistem pengawasan."
Dia menambahkan: "Penerima menyimpan bukti kelayakan mereka di dompet mereka sendiri, menunjukkannya saat diperlukan, hanya itu, tanpa mengungkapkan informasi lain, kemudian melanjutkan kehidupan normal. Inilah cara sistem identitas seharusnya beroperasi, terutama dalam sistem kepentingan publik dan kemanusiaan, di mana individu memiliki dan mengendalikan kredensial mereka sendiri sangatlah penting."
Proyek ini dilihat sebagai demonstrasi nilai sosial penting dari teknologi blockchain: mencapai akuntabilitas, perlindungan privasi, dan efisiensi digital sekaligus menyelesaikan masalah transparansi yang tidak memadai dan penyalahgunaan data yang telah lama ada di bidang bantuan kemanusiaan.