Permintaan akan Chainlink [LINK] di kalangan investor meningkat signifikan, meskipun harganya tetap stagnan.
Pelacak kripto CoinMarketCap menunjukkan bahwa LINK mengalami kenaikan moderat sebesar 3,75% dalam sebulan terakhir, dengan aset tersebut berfluktuasi dalam suatu rentang, mencapai tertinggi $10 dan terendah $8,17 selama periode ini.
Seiring dengan pasar yang menunjukkan tanda-tanda pemulihan, LINK melonjak 7,15% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan pada level $9,20 pada saat berita ini ditulis.
Seiring dengan kenaikan harga, partisipasi pasar juga meningkat, seperti yang tercermin dalam volume perdagangan, yang melonjak lebih dari 65% menjadi $952,83 juta.
Kenaikan volume perdagangan ini tidak hanya menunjukkan aktivitas pasar yang lebih tinggi tetapi juga menandakan bahwa investor dan trader menunjukkan minat yang kuat terhadap tren saat ini.
Data analitik dan derivatif sinyal sentimen bullish
Alat analitik CryptoQuant menunjukkan bahwa investor jangka panjang sangat tertarik pada LINK.
Menurut data terbaru, lebih dari 2,046 juta token LINK telah ditarik dari cadangan bursa dalam sebulan terakhir, seperti yang tercermin dalam penurunan signifikan dari 129,427 juta pada tanggal 24 Februari menjadi 127,381 juta pada tanggal 24 Maret 2026.
Sedangkan, dalam minggu terakhir, penurunan besar sebesar 951.000 LINK telah tercatat dalam cadangan bursa, menunjukkan bahwa LINK sangat diminati di kalangan holder.
Menurunnya cadangan bursa dari suatu aset biasanya menunjukkan potensi akumulasi, karena holder cenderung memindahkan aset dari bursa ke dompet mereka, yang umumnya dianggap sebagai sinyal bullish.
Namun, potensi akumulasi ini selama sebulan terakhir dan dalam beberapa minggu terakhir juga memunculkan pertanyaan tentang apakah level saat ini adalah zona pembelian yang ideal atau tidak.
Menurut alat analitik derivatif CoinGlass, trader intraday saat ini mengikuti tren, karena mereka mengincar posisi leveraged long. Berdasarkan data, $8,88 di sisi bawah dan $9,27 di sisi atas adalah level likuidasi utama dari harga saat ini.
Trader di level-level ini telah membangun posisi leveraged long senilai $4,08 juta dan posisi leveraged short senilai $2,10 juta, menunjukkan bahwa pihak bullish mendominasi aset, sementara penjual short tampaknya kehilangan minat.
LINK: Aksi harga mengincar lonjakan 10%
Pada grafik harian, LINK tampak bergerak dalam pola channel naik (ascending channel) antara batas atas dan bawah.
Mengikuti penurunan terbaru sebesar 14,65% antara tanggal 16 dan 23 Maret, harga turun ke batas bawah, di mana ia membentuk lilin engulfing bullish, menandakan bahwa LINK mungkin berada di ambang pembalikan arah dalam beberapa hari mendatang.
Berdasarkan aksi harga saat ini, jika LINK tetap di atas batas atas dan level $8,576 (titik terendah lilin engulfing), ia dapat melihat lompatan harga 10% dan berpotensi mencapai level $10,08.
Kenaikan lebih lanjut juga mungkin; namun, $10,08 telah menjadi level resistance kunci sejak tanggal 1 Februari. Jika LINK berhasil menembus level ini, rally 10% lainnya dapat terjadi, berpotensi mendorong harga menuju $11,20.
Saat ini, Chainlink tampak sedang pulih karena Relative Strength Index (RSI) pada grafik harian mencapai 52,03, menunjukkan pergeseran menuju wilayah bullish dan minat beli yang tumbuh, dengan aset mendapatkan kekuatan di atas level netral 50.
Ringkasan Akhir
- Cadangan bursa telah menurun sebanyak 2,046 juta token dalam 30 hari terakhir, menunjukkan permintaan yang kuat.
- Grafik harian menunjukkan bahwa LINK bergerak dalam pola channel naik. Setelah menguji batas bawah, ia mungkin melihat lompatan harga 10% lainnya dalam beberapa hari mendatang.









