Bitcoin On-Chain Data: Selling From Whales Holding 1k+ BTC Behind Crash

newsbtcDipublikasikan tanggal 2022-11-10Terakhir diperbarui pada 2022-11-11

Abstrak

On-chain data shows Bitcoin whales with more than 1k BTC were the main sellers in the latest crash, as other cohorts displayed muted activity. Bitcoin Spent Output Value Bands Shows...

On-chain data shows Bitcoin whales with more than 1k BTC were the main sellers in the latest crash, as other cohorts displayed muted activity.
Bitcoin Spent Output Value Bands Shows Spike From 1k-10k Group
As pointed out by an analyst in a CryptoQuant post, unlike in the previous declines, the 10-100 BTC and 100-1k BTC cohorts didn’t show any spikes in activity during the latest crash.
The relevant indicator here is the “Spent Output Value Bands” (SOVB). which displays the number of coins being moved by each value band in the Bitcoin market.
These “value bands” or groups are divided based on the amount of coins moved in each transaction on the chain. For example, the 1k-10k BTC value band includes all transfers that involved between 1k and 10k BTC.
The Spent Output metric for this value band then specifically measures the total amount of Bitcoin that was shifted using transactions of size falling in this range.
Now, here is a chart that shows the trend in the Bitcoin SOVB for 10-100 BTC:

Bitcoin Spent Output Value Bands

The value of the metric seems to have been normal recently | Source: CryptoQuant
As you can see in the above graph, during the previous selloffs, the Bitcoin Spent Output chart for the 10-100 BTC value band spiked up, suggesting that investors with at least 10 to 100 BTC were heavily selling their coins.
A similar trend was also seen for the 100-1k BTC value band, as the below chart displays.

Bitcoin Sharks

Looks like this metric has also not significantly gone up in recent days | Source: CryptoQuant
In the most recent crash, however, while there was a spike in these indicators, it was nowhere near as sharp as in the previous instances. This suggests that these value bands didn’t see much dumping this time.
The 1k-10k BTC cohort, though, has showed a different behavior. Below is the Spent Output graph for this value band.

Bitcoin Whales


The indicator has shot up | Source: CryptoQuant
As is apparent from the chart, the 1k-10k BTC value band registered a large amount of movement in the crash, suggesting that transactions worth more than 1k BTC accounted for the majority of the selling this time around. Such big transfers belong to the whales, meaning that whales drove this crash.
While whale dumping is negative for the market, the quant notes that the decline in the other two cohorts could be a sign that selling pressure is now almost exhausted in the Bitcoin market.
BTC Price
At the time of writing, Bitcoin’s price floats around $17.1k, down 15% in the last week.

Bitcoin Price Chart


BTC plummets down | Source: BTCUSD on TradingView


Bacaan Terkait

Pergantian Pemimpin Partai Buruh, Akankah Pasar Kripto Inggris yang Tertekan Lama Segera Bangkit?

Kejutan terjadi dalam politik Inggris: Pemimpin Partai Buruh, Keir Starmer, mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Perdana Menteri. Andy Burnham, mantan Wali Kota Manchester Raya, dengan cepat muncul sebagai kandidat utama penggantinya dan telah menerima dukungan luas. Prediksi pasar kripto menempatkan peluangnya untuk memimpin Inggris pada 97%. Perubahan kepemimpinan ini memberikan secercah harapan bagi industri aset digital di Inggris. Para eksekutif industri berharap Burnham dapat menggeser sikap Partai Buruh yang selama ini cenderung keras terhadap kripto, dan lebih melihat sektor ini sebagai pendorong potensial bagi pertumbuhan ekonomi. Mereka berharap pemerintah baru dapat menciptakan lingkungan regulasi yang lebih mendukung. Namun, perlu dicatat bahwa kerangka regulasi utama untuk kripto di Inggris telah ditetapkan dalam undang-undang yang disahkan awal tahun ini. Otoritas Perilaku Keuangan (FCA) sedang menyelesaikan aturan terperinci, dengan rencana implementasi penuh pada Oktober 2027. Meskipun Perdana Menteri baru dapat mengubah prioritas kebijakan atau menunjuk menteri baru, kemungkinan besar tidak akan membatalkan keseluruhan kerangka regulasi yang sudah berjalan ini. Industri kini berharap agar pemerintah baru dapat memastikan proses perizinan yang lebih sederhana, persyaratan modal yang proporsional, serta kejelasan aturan untuk aktivitas seperti staking, pinjaman, dan stablecoin. Tujuannya adalah agar Inggris dapat memanfaatkan potensi kripto secara optimal untuk mendorong inovasi dan menarik investasi global.

Foresight News24m yang lalu

Pergantian Pemimpin Partai Buruh, Akankah Pasar Kripto Inggris yang Tertekan Lama Segera Bangkit?

Foresight News24m yang lalu

Harga Sewa GPU Turun 30% dalam Tiga Minggu, Rantai Nilai AI Berpindah dari Nvidia ke Chip Memori

Harga sewa GPU NVIDIA B200 turun 30% dalam tiga minggu, dari $6,11/jam menjadi $4,22/jam, menandakan melunaknya narasi kelangkaan daya komputasi AI. Sementara itu, pasar semikonduktor menunjukkan perpecahan: saham memori seperti Micron dan SanDisk melonjak hampir 60%, sedangkan NVIDIA justru turun 3% dalam sebulan. Analis menilai penurunan harga sewa ini didorong oleh peningkatan pasokan, termasuk perbaikan hasil produksi chip di TSMC, ketersediaan HBM3e yang lebih longgar, dan lebih banyak pemasok cloud yang menawarkan B200. Tekanan harga diperkirakan berlanjut dengan kedatangan generasi chip berikutnya, B300. Perhatian pasar kini beralih ke chip memori seperti HBM, yang menjadi bottleneck baru karena permintaan dari model AI yang semakin besar. Laporan menunjukkan harga kontrak memori melonjak lebih dari 100% pada paruh pertama 2026. Kinerja kuat Micron dan SanDisk mencerminkan pergeseran rantai nilai AI, di mana daya tawar berpindah dari pemain komputasi seperti NVIDIA ke pemain memori. Meski pasar spot melemah, kontrak jangka panjang besar-besaran tetap ada, seperti kesepakatan $300 miliar antara Google dan SpaceX untuk menyewa GPU. Namun, klausul penghentian dalam kontrak semacam itu menunjukkan pembeli mulai berhati-hati. Intinya, uang dalam ekosistem AI tidak berkurang, tetapi bergerak. Risiko bagi NVIDIA bukan pada permintaan, melainkan pada potensi pelemahan daya tawar harga jika tekanan margin pada pelanggan cloud akhirnya mengurangi pesanan chip. Laporan keuangan Micron besok akan menjadi tolok ukur penting untuk tren ini.

marsbit1j yang lalu

Harga Sewa GPU Turun 30% dalam Tiga Minggu, Rantai Nilai AI Berpindah dari Nvidia ke Chip Memori

marsbit1j yang lalu

Dari Corning ke Ciena, Peluang Saham 10X di Rantai Komunikasi Cahaya AI

Kebutuhan infrastruktur AI yang terus meningkat mendorong peralihan kritis dari kabel tembaga ke komunikasi serat optik, karena tembaga telah mencapai batas fisiknya dalam hal jarak, panas, dan konsumsi daya. Investasi yang paling menarik dalam transisi ini seringkali terletak pada pemasok penting di seluruh rantai pasokan fotonik, bukan hanya perusahaan chip yang paling banyak dibicarakan. Perusahaan seperti **Corning** (serat optik) memegang posisi unik sebagai pemasok inti bagi raksasa teknologi besar dengan kontrak jangka panjang bernilai miliaran dolar, menunjukkan pertumbuhan laba yang kuat. **Amphenol** (konektor) mendapat manfaat dari ledakan server AI, sementara **Credo Technology** menjembatani teknologi tembaga dan optik. Pada lapisan sistem, **Ciena** mengaktifkan peningkatan kapasitas data pada serat yang ada tanpa perlu penggantian. Lebih hulu lagi, **AXT** menghadapi permintaan tinggi untuk wafer bahan penyusun laser fotonik, tetapi juga risiko terkait ekspor dari China. **VEO Solutions**, sebagai "penjual sekop" untuk peralatan pengujian, mendapat keuntungan karena semua perangkat optik memerlukan validasi. Secara keseluruhan, peluang investasi tersebar di seluruh ekosistem yang mendukung perpindahan tak terhindarkan dari tembaga ke cahaya, didorong oleh peningkatan dari 800G ke 1.6T dan seterusnya. Investor yang ingin mendapatkan eksposur luas dapat mempertimbangkan ETF tematik fotonik seperti FOTO, meskipun penelitian mandiri tetap penting.

marsbit1j yang lalu

Dari Corning ke Ciena, Peluang Saham 10X di Rantai Komunikasi Cahaya AI

marsbit1j yang lalu

Sebuah Perusahaan Chip Meluncurkan Standar Sertifikasi AIDC: Atas Dasar Apa NVIDIA? Logika Pasokan Daya Direkonfigurasi oleh Komputasi, Siapa yang Berlar dan Siapa yang Tertinggal di Luar?

Perusahaan chip NVIDIA menerbitkan "Pedoman Sertifikasi Mandiri untuk Sistem Penyimpanan Energi", menetapkan standar untuk penyimpanan energi di pusat data AI (AIDC). Panduan ini berfokus ketat pada performa PCS (Power Conversion System), bukan baterainya, dengan 10 indikator keras dan 12 tes perbandingan simulasi. Persyaratan mencakup respons dinamis cepat, pengawasan jarak jauh, dan transparansi kontrol. Standar baru ini merefleksikan perubahan mendasar: di era AI Agentic, beban listrik AIDC dapat melonjak secara instan, membuat solusi tradisional seperti UPS tidak memadai. Penyimpanan energi kini menjadi bagian desain inti AIDC. NVIDIA, sebagai pendefinisi kebutuhan komputasi, secara efektif menentukan standar pasokan dayanya. Pedoman ini mengubah aturan permainan. Perusahaan seperti Fluence (mitra Siemens) telah memimpin, diakui dalam desain referensi NVIDIA. Sementara pasar diproyeksikan besar (hingga 321 GWh/tahun kebutuhan baru pada 2030 menurut Morgan Stanley), persyaratan ketat NVIDIA—termasuk riwayat pengiriman PCS dan rencana ekspansi 10x dalam 24 bulan—menciptakan hambatan tinggi. Sertifikasi memerlukan waktu 12-24 bulan dan biaya signifikan, sehingga menyaring pemain kecil. Intinya: NVIDIA membuka peluang besar bagi industri penyimpanan energi AIDC, tetapi juga menetapkan garis start baru yang menuntut keunggulan dalam kontrol, keandalan, dan skalabilitas, menggeser kompetisi dari sekadar harga ke kemampuan teknis tinggi.

marsbit2j yang lalu

Sebuah Perusahaan Chip Meluncurkan Standar Sertifikasi AIDC: Atas Dasar Apa NVIDIA? Logika Pasokan Daya Direkonfigurasi oleh Komputasi, Siapa yang Berlar dan Siapa yang Tertinggal di Luar?

marsbit2j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片