Uniswap rebounds: Can UNI push past $4.2 EMA resistance?

ambcryptoDipublikasikan tanggal 2026-02-07Terakhir diperbarui pada 2026-02-07

Abstrak

Uniswap (UNI) rebounded from a four-month low of $2.8, climbing to $3.49 amid a broader market recovery. Despite strong buyer interest and significant exchange outflows, the bullish momentum slowed as sellers re-entered the market. Key indicators, including the Directional Movement Index (DMI), suggest persistent bearish pressure, with sellers maintaining control. For a sustained reversal, buyers must push UNI above the $4.2 EMA20 resistance; otherwise, a retest of $3.0 is likely. The market remains in a tense battle between buyers and sellers.

With the broader market recovering, Uniswap [UNI] showed bullish momentum, staging a strong comeback from a slip below $3.

Previously, UNI had slipped to a four-month low of $2.8. However, as the market showed signs of recovery, UNI successfully defended $3 and reached a high of $3.5 before a mild pullback.

At the time of writing, UNI traded at $3.49, up 9.2% on the daily charts. Over the same period, the market capitalization rebounded above $2 billion.

Uniswap buyers buy the dip

After UNI breached $3, investors entered the market with conviction and attempted to avoid further declines. This sentiment was overwhelmingly prevalent in the spot market, where buyers rushed to scoop up a discount.

CryptoQuant data showed that Uniswap recorded 3.8 million UNI in Exchange Outflows on the 6th of February. At press time, outflows were 234k UNI, a significant drop from the previous day.

With outflows having dominated the market, Exchange Netflows remained negative. Between the 6th and 7th of February, Uniswap saw -$6.5 million in Spot Netflow, confirming higher outflows.

Coupled with that, the Buyer vs. Seller Strength Indicator on Tradingview confirmed this market trend. Buyer strength skyrocketed to 89 before falling to 29 at press time.

The surge in buyer strength drove the market to recover from recent losses. At the same time, the dip buyer cashed out, thus elevating seller strength to 70 at press time.

These market conditions showed fierce competition between buyers and sellers for market control.

UNI at crossroads, which way?

Uniswap bounced back from the recent dip as buyers stepped in and bought the dip. However, upside momentum slowed as sellers stepped in and cashed out, while buyers’ appetite diminished.

These market conditions suggested an ongoing battle for market control between buyers and sellers. For now, while buyers have shown strength, sellers remain active.

In fact, the downside momentum remains intact as evidenced by the momentum indicators. For instance, the altcoin’s Directional Movement Index (DMI) fell to extreme oversold levels as of writing, while its negative index rose significantly.

A rising ADX while +DI declines indicates strong downside momentum, with sellers in an overwhelming chokehold on the market. Therefore, recent buyers’ attempts have proven inadequate to sustain a trend reversal.

As such, these conditions point towards the continuation of the prevailing trend. If sellers continue to dominate, UNI is likely to decline again toward $3.0.

For a trend reversal, buyers must push the daily close above the EMA20 at $4.2, thereby incentivizing the market to move above $4.9.


Final Thoughts

  • UNI bounced back from a four-month slip and jumped to a local high of $3.5 before a mild pullback
  • Uniswap rebounded as buyers stepped to buy the dip, but bearish structure remained stubbornly intact.

Pertanyaan Terkait

QWhat was the four-month low price of Uniswap (UNI) mentioned in the article?

AThe four-month low price of Uniswap (UNI) was $2.8.

QWhat does a rising ADX while the +DI declines indicate for UNI's price momentum?

AA rising ADX while the +DI declines indicates strong downside momentum, with sellers in control of the market.

QWhat key resistance level must buyers break for a potential trend reversal according to the analysis?

ABuyers must push the daily close above the EMA20 at $4.2 for a potential trend reversal.

QWhat did the significant Exchange Netflow data between February 6th and 7th show?

AThe Exchange Netflow data showed -$6.5 million in Spot Netflow, confirming higher outflows from exchanges.

QWhat was the Buyer Strength reading at its peak before it fell to 29 at press time?

AThe Buyer Strength reading peaked at 89 before falling to 29 at press time.

Bacaan Terkait

Narasi BTC sebagai 'Emas Digital' Apakah Sudah Gagal?

Artikel ini menganalisis Bitcoin dari sudut pandang "aset digital" atau "emas digital", tanpa memberikan saran investasi. Penulis membahas tiga hal utama: **1. Bagaimana Memandang Bitcoin sebagai Aset:** Bitcoin dianggap sebagai kelas aset baru yang unggul dibandingkan emas dalam hal: jumlah terbatas (21 juta koin), kemampuan transfer yang mudah dan aman (kunci pribadi), dan transparansi/auditabilitas penuh (blockchain). Meski awalnya digunakan di area abu-abu, regulasi semakin mengatur. Adopsi global crypto saat ini sekitar 3-4%, menandakan fase awal dengan volatilitas tinggi namun juga potensi pertumbuhan jangka panjang. **2. Memahami Penurunan Harga Terkini:** Penurunan ~50% dari puncak $126k (Okt 2025) ke ~$61k (Feb 2026) dipandang sebagai penjualan siklis yang terprediksi pasca-*halving*, dan sebagai proses "peralihan kepemilikan" historis dari *early holders* ke investor institusional melalui ETF. Data historis menunjukkan tren penurunan persentase *drawdown* setiap siklus (dari >90% ke ~50%), mengindikasikan aset yang semakin matang. **3. Pandangan Jangka Panjang:** Kerangka analisisnya adalah membandingkan kapitalisasi pasar Bitcoin (~$1.4T pada $70k) dengan emas (~$20T). Bitcoin baru mencapainya sekitar 7%. Jika narasi "emas digital" terealisasi sebagian (misal, 30-50% kapitalisasi emas), ruang naiknya masih signifikan. Risiko terbesar bukanlah Bitcoin menjadi nol, melainkan manajemen portofolio yang buruk (seperti *all-in* atau pakai leverage) dan kurangnya pemahaman mendalam, yang bisa membuat investor *exit* dipaksakan sebelum potensi jangka panjang terwujud. Kesimpulan: Volatilitas tinggi adalah "harga" untuk potensi imbal hasil tinggi. Pertanyaan kuncinya adalah apakah penurunan ini menandakan kegagalan narasi "emas digital" atau hanya fase peralihan dalam evolusinya dari aset spekulatif ke aset alokasi. Jawabannya bergantung pada keyakinan mendasar terhadap aset ini.

marsbit3j yang lalu

Narasi BTC sebagai 'Emas Digital' Apakah Sudah Gagal?

marsbit3j yang lalu

Dari Kode ke Kognisi: Panduan Panjang Evolusi Otak Robot

**Dari Kode ke Kognisi: Evolusi Otak Robot** Era robot sebelumnya bergantung pada kode yang dirancang dengan hati-hati untuk persepsi, perencanaan, dan kontrol (seperti PID), membatasi kemampuan generalisasi. Kemajuan datang dengan pembelajaran mendalam untuk persepsi visual dan pembelajaran penguatan untuk kontrol motorik, tetapi kebijakan tetap sempit. Titik balik terjadi dengan munculnya Model Bahasa Besar (LLM). LLM bertindak sebagai perencana tingkat tinggi, menerjemahkan instruksi bahasa alami menjadi urutan keterampilan atomik untuk dieksekusi oleh sistem robot tradisional (seperti ROS2). Ini adalah lompatan besar, tetapi LLM hanya penjadwal cerdas, bukan penggerak langsung. Lompatan berikutnya adalah Model Visi-Bahasa-Aksi (VLA). Model ini menggabungkan persepsi visual dan instruksi bahasa langsung ke dalam satu jaringan neural untuk menghasilkan perintah gerakan, menyatukan penalaran dan tindakan. Ini memungkinkan generalisasi yang lebih baik. Arsitektur populer (seperti di Figure AI, NVIDIA GR00T) menggunakan sistem "otak ganda": Model S2 yang besar dan lambat (7-9Hz) untuk penalaran tingkat tinggi, dan model S1 yang kecil dan cepat (200Hz) untuk menghasilkan gerakan halus. Lapisan S0 (1kHz) menangani keseimbangan dan koordinasi refleksif. Komputasi untuk kontrol keselamatan yang kritis dijalankan secara lokal di papan (mis., pada NVIDIA Jetson) karena masalah latensi dan keandalan jaringan. Cloud digunakan untuk antarmuka percakapan dan pembelajaran kumpulan data. Model sumber terbuka (seperti OpenVLA, NVIDIA GR00T, π0) sangat penting, memungkinkan startup mengadaptasi model dasar dengan data robot mereka sendiri, mempercepat inovasi. Namun, VLA masih memiliki keterbatasan: pemulihan kesalahan, efisiensi sampel, generalisasi lintas platform, perencanaan jangka panjang, dan pemahaman fisika yang mendalam. Di sinilah **Model Dunia** menjadi kunci. Model Dunia adalah jaringan neural yang memprediksi keadaan dunia masa depan berdasarkan keadaan saat ini dan tindakan yang diusulkan (misalnya, menghasilkan video yang disimulasikan). Ini memungkinkan robot untuk "berpikir sebelum bertindak", mensimulasikan berbagai skenario, mengevaluasi hasil, dan memilih tindakan terbaik sebelum eksekusi. Pendekatan ini meningkatkan pemulihan, generalisasi, perencanaan, keamanan, dan memungkinkan pembangkitan data sintetis skala besar. Arsitektur utama termasuk difusi video tingkat piksel (Cosmos/Sora), JEPA (LeCun), dan model dunia tindakan laten (Genie). Masa depan robot humanoid mungkin menggabungkan VLA dengan Model Dunia untuk perencanaan berbasis simulasi. Data (terutama melalui operasi jarak jauh) tetap menjadi penghalang utama. Sementara narasi "momen ChatGPT" untuk robot agak menyesatkan (saat ini lebih mirip era GPT-2), kemajuan menuju robot yang mampu beradaptasi secara umum sangat cepat. Evolusi dari kode buatan ke model dunia yang dipelajari secara perlahan memindahkan kecerdasan dari pikiran insinyur ke dalam sistem yang mampu memahami dan membayangkan dunia.

marsbit3j yang lalu

Dari Kode ke Kognisi: Panduan Panjang Evolusi Otak Robot

marsbit3j yang lalu

Trading

Spot
Futures

Artikel Populer

Cara Membeli UNI

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Uniswap (UNI) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Uniswap (UNI) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Uniswap (UNI) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Uniswap (UNI) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Uniswap (UNI)Lakukan trading Uniswap (UNI) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

512 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.12Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli UNI

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga UNI (UNI) disajikan di bawah ini.

活动图片