Uniswap breaks multi-year support: Will UNI see a larger crash?

ambcryptoDipublikasikan tanggal 2026-02-02Terakhir diperbarui pada 2026-02-02

Abstrak

Uniswap (UNI) has broken below a critical multi-year support level at $4.10, raising concerns about a potential larger crash. Currently trading around $3.85, UNI has experienced a 5.10% price drop and a decline in trading volume. The breakdown suggests a bearish outlook, with the possibility of a further 45% decline to the next support at $2.30 if the $4.10 level is not reclaimed. Derivative data shows a bearish tilt, with more short-leveraged positions than long ones. However, long-term investors appear to be accumulating, as indicated by a net outflow of UNI from exchanges. Technical indicators like the ADX and MFI suggest weak directional momentum and neutral market conditions. Overall, the loss of key support increases downside risk, though accumulation by long-term holders may provide some counterbalance.

Amid the bearish market conditions, Uniswap [UNI] has opened the door for further downside moves as it lost a key level it had been holding since June 2022.

This outlook has been further reinforced by intraday traders, as bets on short-leveraged positions continue to rise, suggesting that more falls may be on the horizon.

As of press time, UNI’s price lost 5.10% of its value and was trading around $3.85. The asset’s trading volume had also declined notably, dropping by 9% to $395 million, indicating growing fear among traders and investors.

Uniswap – Price action and key levels

Looking at the weekly chart, UNI appeared to have lost control of the key support at $4.10 and had also closed a weekly candle below this level.

The chart further showed that the asset had been holding this support since March 2022. Following this breakdown, the price action turned bearish, suggesting that a significant downside move may be on the horizon.

Based on past performance and current price action, if UNI fails to reclaim the $4.10 level, there is a strong possibility that the price could decline by another 45% and reach the next support at $2.30.

However, the Average Directional Index (ADX)—an indicator that measures trend strength—stood at 20.32, below the key threshold of 25, indicating that the asset lacked strong directional momentum.

Meanwhile, the Money Flow Index (MFI), which tracks buying and selling pressure based on price and volume, was at 44.32, suggesting neutral market conditions with no clear dominance from either buyers or sellers.

Derivative data shows mixed sentiment

From a derivatives perspective, UNI’s intraday traders appeared to be closely following the prevailing trend.

According to data from the derivatives analytics platform CoinGlass, traders were showing the highest interest at $3.69 on the downside and $3.99 on the upside.

Traders at these levels have built approximately $1.63 million worth of long-leveraged positions and $2.10 million worth of short-leveraged positions, indicating that market sentiment is currently tilted toward the bearish side.

However, long-term investors appear to be taking advantage of the recent price decline, as they seem to be accumulating UNI tokens.

According to CoinGlass, UNI’s Spot Inflow/Outflow data recorded a modest outflow of $1.26 million worth of UNI from exchanges over the past 24 hours, indicating potential accumulation.

In the crypto landscape, asset outflows from exchanges to wallets are generally viewed as a sign of accumulation.


Final Thoughts

  • UNI has lost its key support at $4.10, raising the risk of further downside as traders show strong interest in short-leveraged positions.
  • If UNI fails to reclaim the $4.10 level, the asset could face an additional decline of around 45% in the coming days, as there is no nearby support.

Pertanyaan Terkait

QWhat key support level did Uniswap (UNI) lose, and since when had it been holding that level?

AUniswap (UNI) lost its key support level at $4.10, which it had been holding since March 2022.

QAccording to the article, what is the potential price target for UNI if it fails to reclaim the $4.10 level?

AIf UNI fails to reclaim the $4.10 level, the price could decline by another 45% to reach the next support at $2.30.

QWhat does the Average Directional Index (ADX) value of 20.32 indicate about UNI's trend strength?

AAn ADX value of 20.32, which is below the key threshold of 25, indicates that the asset lacks strong directional momentum.

QHow does the derivatives data from CoinGlass reflect trader sentiment towards UNI?

ADerivatives data shows traders built approximately $2.10 million in short-leveraged positions compared to $1.63 million in long-leveraged positions, indicating that market sentiment is currently tilted toward the bearish side.

QWhat does an outflow of UNI tokens from exchanges suggest about long-term investor behavior?

AAn outflow of $1.26 million worth of UNI from exchanges over 24 hours suggests that long-term investors are accumulating the tokens, as this is generally viewed as a sign of accumulation in the crypto landscape.

Bacaan Terkait

Narasi BTC sebagai 'Emas Digital' Apakah Sudah Gagal?

Artikel ini menganalisis Bitcoin dari sudut pandang "aset digital" atau "emas digital", tanpa memberikan saran investasi. Penulis membahas tiga hal utama: **1. Bagaimana Memandang Bitcoin sebagai Aset:** Bitcoin dianggap sebagai kelas aset baru yang unggul dibandingkan emas dalam hal: jumlah terbatas (21 juta koin), kemampuan transfer yang mudah dan aman (kunci pribadi), dan transparansi/auditabilitas penuh (blockchain). Meski awalnya digunakan di area abu-abu, regulasi semakin mengatur. Adopsi global crypto saat ini sekitar 3-4%, menandakan fase awal dengan volatilitas tinggi namun juga potensi pertumbuhan jangka panjang. **2. Memahami Penurunan Harga Terkini:** Penurunan ~50% dari puncak $126k (Okt 2025) ke ~$61k (Feb 2026) dipandang sebagai penjualan siklis yang terprediksi pasca-*halving*, dan sebagai proses "peralihan kepemilikan" historis dari *early holders* ke investor institusional melalui ETF. Data historis menunjukkan tren penurunan persentase *drawdown* setiap siklus (dari >90% ke ~50%), mengindikasikan aset yang semakin matang. **3. Pandangan Jangka Panjang:** Kerangka analisisnya adalah membandingkan kapitalisasi pasar Bitcoin (~$1.4T pada $70k) dengan emas (~$20T). Bitcoin baru mencapainya sekitar 7%. Jika narasi "emas digital" terealisasi sebagian (misal, 30-50% kapitalisasi emas), ruang naiknya masih signifikan. Risiko terbesar bukanlah Bitcoin menjadi nol, melainkan manajemen portofolio yang buruk (seperti *all-in* atau pakai leverage) dan kurangnya pemahaman mendalam, yang bisa membuat investor *exit* dipaksakan sebelum potensi jangka panjang terwujud. Kesimpulan: Volatilitas tinggi adalah "harga" untuk potensi imbal hasil tinggi. Pertanyaan kuncinya adalah apakah penurunan ini menandakan kegagalan narasi "emas digital" atau hanya fase peralihan dalam evolusinya dari aset spekulatif ke aset alokasi. Jawabannya bergantung pada keyakinan mendasar terhadap aset ini.

marsbit4j yang lalu

Narasi BTC sebagai 'Emas Digital' Apakah Sudah Gagal?

marsbit4j yang lalu

Dari Kode ke Kognisi: Panduan Panjang Evolusi Otak Robot

**Dari Kode ke Kognisi: Evolusi Otak Robot** Era robot sebelumnya bergantung pada kode yang dirancang dengan hati-hati untuk persepsi, perencanaan, dan kontrol (seperti PID), membatasi kemampuan generalisasi. Kemajuan datang dengan pembelajaran mendalam untuk persepsi visual dan pembelajaran penguatan untuk kontrol motorik, tetapi kebijakan tetap sempit. Titik balik terjadi dengan munculnya Model Bahasa Besar (LLM). LLM bertindak sebagai perencana tingkat tinggi, menerjemahkan instruksi bahasa alami menjadi urutan keterampilan atomik untuk dieksekusi oleh sistem robot tradisional (seperti ROS2). Ini adalah lompatan besar, tetapi LLM hanya penjadwal cerdas, bukan penggerak langsung. Lompatan berikutnya adalah Model Visi-Bahasa-Aksi (VLA). Model ini menggabungkan persepsi visual dan instruksi bahasa langsung ke dalam satu jaringan neural untuk menghasilkan perintah gerakan, menyatukan penalaran dan tindakan. Ini memungkinkan generalisasi yang lebih baik. Arsitektur populer (seperti di Figure AI, NVIDIA GR00T) menggunakan sistem "otak ganda": Model S2 yang besar dan lambat (7-9Hz) untuk penalaran tingkat tinggi, dan model S1 yang kecil dan cepat (200Hz) untuk menghasilkan gerakan halus. Lapisan S0 (1kHz) menangani keseimbangan dan koordinasi refleksif. Komputasi untuk kontrol keselamatan yang kritis dijalankan secara lokal di papan (mis., pada NVIDIA Jetson) karena masalah latensi dan keandalan jaringan. Cloud digunakan untuk antarmuka percakapan dan pembelajaran kumpulan data. Model sumber terbuka (seperti OpenVLA, NVIDIA GR00T, π0) sangat penting, memungkinkan startup mengadaptasi model dasar dengan data robot mereka sendiri, mempercepat inovasi. Namun, VLA masih memiliki keterbatasan: pemulihan kesalahan, efisiensi sampel, generalisasi lintas platform, perencanaan jangka panjang, dan pemahaman fisika yang mendalam. Di sinilah **Model Dunia** menjadi kunci. Model Dunia adalah jaringan neural yang memprediksi keadaan dunia masa depan berdasarkan keadaan saat ini dan tindakan yang diusulkan (misalnya, menghasilkan video yang disimulasikan). Ini memungkinkan robot untuk "berpikir sebelum bertindak", mensimulasikan berbagai skenario, mengevaluasi hasil, dan memilih tindakan terbaik sebelum eksekusi. Pendekatan ini meningkatkan pemulihan, generalisasi, perencanaan, keamanan, dan memungkinkan pembangkitan data sintetis skala besar. Arsitektur utama termasuk difusi video tingkat piksel (Cosmos/Sora), JEPA (LeCun), dan model dunia tindakan laten (Genie). Masa depan robot humanoid mungkin menggabungkan VLA dengan Model Dunia untuk perencanaan berbasis simulasi. Data (terutama melalui operasi jarak jauh) tetap menjadi penghalang utama. Sementara narasi "momen ChatGPT" untuk robot agak menyesatkan (saat ini lebih mirip era GPT-2), kemajuan menuju robot yang mampu beradaptasi secara umum sangat cepat. Evolusi dari kode buatan ke model dunia yang dipelajari secara perlahan memindahkan kecerdasan dari pikiran insinyur ke dalam sistem yang mampu memahami dan membayangkan dunia.

marsbit5j yang lalu

Dari Kode ke Kognisi: Panduan Panjang Evolusi Otak Robot

marsbit5j yang lalu

Trading

Spot
Futures

Artikel Populer

Cara Membeli UNI

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Uniswap (UNI) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Uniswap (UNI) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Uniswap (UNI) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Uniswap (UNI) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Uniswap (UNI)Lakukan trading Uniswap (UNI) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

512 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.12Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli UNI

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga UNI (UNI) disajikan di bawah ini.

活动图片