交易额破 4.1 亿,孙悟空“交易挖矿”首期战报出炉,手续费超额返还引爆市场

深潮Dipublikasikan tanggal 2025-12-03Terakhir diperbarui pada 2025-12-04

目前,孙悟空第一期交易挖矿活动已进入下半场。活动将于2025年12月6日20:00(UTC+8) 正式收官。

随着链上衍生品赛道的持续扩容,Perp DEX的整体交易量在近期屡创新高,用户对于交易深度与费率敏感度的要求也随之提升。在这一背景下,孙悟空(SunX)平台上线的“第一期交易挖矿”活动,凭借创新和极具诚意的“负费率”激励机制,在竞争激烈的DEX市场中迅速突围。

数据狂飙:全网“杀”疯,用户薅羊毛首选

据官方最新披露的运营数据显示,截至12月2日17:00(UTC+8),该活动上线仅数日,总交易额已突破 4.1亿 USDT。在当前Perp DEX赛道竞争日益激烈的背景下,这一数据不仅印证了链上用户对低成本交易的强烈需求,也反映出孙悟空(SunX)在流动性捕获和活跃度提升方面的显著成效。

从收益表现来看,活动的激励力度同样备受市场关注。活动上线以来,孙悟空(SunX)已狂撒奖励3,939,056枚SUN(约合82,484 USDT),累计为用户节省手续费 76,853USDT。显然,对于以高频与策略交易为主的用户群体而言,这类“负费率”机制进一步增强了交易的成本可控性与参与意愿。

打破费率痛点:Maker与Taker的双向补贴

在传统的Perp DEX模型中,高昂的Gas费与交易手续费往往是阻碍高频交易者入场的最大门槛。孙悟空(SunX)本次活动的核心逻辑,在于通过“交易挖矿”模式,将交易成本转化为资产收益,从而通过市场行为自发构建深厚的流动性护城河。

根据规则,用户参与$BTC$ETH$SUN永续合约交易,不仅能获得手续费的100% 全额返还,更能获得额外的 $SUN 代币奖励。

● Maker 奖励比例达 110%:强化挂单激励,引导更多资金入场,提升盘口深度;

● Taker 奖励比例达 107%:鼓励主动成交,提高市场换手效率与整体交易活跃度。

此外,为确保奖励分配的公平与可持续性,活动设定单用户每小时最高500 USDT等值 SUN代币奖励上限,每日激励池规模达90,000 USDT,总奖池更高达1,350,000 USDT。这种“交易即挖矿,挖矿即盈利”的模式,直接将交易成本转化为即时利润。

经济模型闭环:手续费回购销毁

在提供高额奖励的同时,孙悟空(SunX)平台也展示了对SUN 代币经济模型的深思熟虑。

官方明确表示,活动期间报名用户产生的所有手续费收入,将全部用于SUN 代币的回购,并在每季度末进行全额销毁。

这一“回购+销毁”机制,将活动产生的庞大交易量直接转化为 $SUN 的买盘动力,在提升交易活跃度的同时,有力支撑了代币价值的稳定增长,实现了平台、代币持有者与交易用户的三方共赢。

最后冲刺:活动持续至12月6日

目前,孙悟空第一期交易挖矿活动已进入下半场。活动将于2025年12月6日20:00(UTC+8) 正式收官。

在当前Perp DEX交易量激增的市场环境下,孙悟空通过真金白银的“负费率”补贴,正在成为链上交易者对冲风险与博取收益的重要阵地。对于寻求低磨损、高深度的交易用户而言,当前仍是参与的最佳窗口期。

关于孙悟空(SunX)

孙悟空(SunX)是全球首个中文去中心化永续合约交易平台,旨在融合中心化交易所的流畅体验、安全保障与去中心化金融的资产主权,打造新一代链上衍生品基础设施。平台以中文交互体验为核心,通过全网最低费率、0 Gas交易、链上安全托管、高性能撮合、全链流动性整合与智慧型风控机制等优势,致力于为华语交易者提供友好、公平、高效、自由的DeFi衍生品交易服务。

作为首个专为符合华人交易习惯而生的去中心化交易平台,孙悟空旨在以开放的理念,推动东方文化与去中心化技术自然共生。

如需了解更多关于孙悟空的信息,请访问www.sunwukong.io;如有进一步的疑问,请联系support@sunx.io

Bacaan Terkait

Dari 2 Juta Pengguna Aktif Bulanan ke Nol: Zapper Mati oleh ‘Kematangan’ DeFi

Penulis Asli: Eric, Foresight News Pada 8 Juli 2026, Seb Audet, salah satu pendiri Zapper, mengumumkan bahwa platform ini akan ditutup sepenuhnya pada 3 Agustus. Proyek ini pernah menjadi bintang dengan 2 juta pengguna aktif bulanan, memproses lebih dari $13 miliar transaksi, dan mengumpulkan dana $16,5 juta. Zapper lahir pada 2020 dari penggabungan DeFiZap dan DeFiSnap, tepat saat "DeFi Summer" dimulai. Platform ini berkembang pesat dengan menjadi dashboard utama bagi pengguna untuk melacak portofolio dan hasil yield farming mereka di berbagai protokol. Pada puncaknya, Zapper mendukung 14 blockchain dan 450+ protokol. Namun, masalah utama muncul: **lalu lintas pengguna tidak dikonversi menjadi pendapatan berkelanjutan**. Model bisnisnya bergantung pada komisi kecil dari agregator DEX, di mana persaingan sangat ketat. Sementara itu, biaya untuk memelihara sistem indeks data multi-rantai sangatlah tinggi. Perkembangan DeFi selanjutnya justru memperburuk situasi Zapper. Aliran dana dan pengguna terkonsentrasi ke protokol-protokol utama, mengurangi kebutuhan akan alat pelacak yang kompleks. Fungsi inti Zapper sebagai alat 2C menjadi kurang relevan. Zapper mencoba bertransformasi beberapa kali, seperti dengan sistem poin, aplikasi sosial Chainchat, dan rencana protokol ZAP dengan token. Namun, upaya-upaya ini gagal menciptakan kebutuhan atau pendapatan baru. Token ZAP tidak pernah diluncurkan. Analisis menunjukkan kegagalan Zapper lebih disebabkan oleh **kesalahan strategi transformasi** dan **terlalu berpegang pada pemikiran blockchain orisinal** tanpa beradaptasi dengan perubahan pasar. Mereka fokus pada produk berbiaya tinggi (pelacak portofolio) tetapi tidak mengembangkan produk penghasil pendapatan dengan cukup agresif, sementara pesaing seperti DeBank (dengan Rabby Wallet) berhasil dengan pendekatan yang lebih pragmatis. Penutupan Zapper menjadi peringatan bagi produk alat sejenis: jangan terpaku pada kesuksesan masa lalu; beradaptasilah atau carilah jalur pendapatan yang berkelanjutan sebelum terlambat.

marsbit29m yang lalu

Dari 2 Juta Pengguna Aktif Bulanan ke Nol: Zapper Mati oleh ‘Kematangan’ DeFi

marsbit29m yang lalu

Goldman Sachs Larang, Google Juga Larang, Zona Abu-Abu Pasar Prediksi Semakin Menyempit

Tanggal 9 Juli, Goldman Sachs memperbarui kebijakan perdagangan pribadi internal, melarang karyawan berpartisipasi dalam kontrak prediksi yang melibatkan perusahaan tertentu, hasil pemilu, kinerja pasar keuangan, data makroekonomi, peristiwa geopolitik, atau hasil regulasi akuisisi yang belum disetujui. Hanya taruhan olahraga dan hiburan yang masih diizinkan. Pelanggaran dapat mengakibatkan pemecatan atau penutupan akun. Secara paralel, Google Chrome Web Store akan mulai Agustus 2026 melarang ekstensi yang memfasilitasi perdagangan uang nyata di pasar prediksi. Kebijakan baru ini juga memberlakukan persyaratan transparansi data pengguna yang lebih ketat. Insiden yang memicu langkah Goldman Sachs adalah kasus pada Mei, di mana seorang insinyur perangkat lunak Google, Michele Spagnuolo, didakwa oleh CFTC atas penipuan dan pencucian uang. Ia diduga menggunakan data internal Google tentang pencarian paling populer untuk mendapatkan keuntungan $1,2 juta di platform Polymarket. Ini adalah kasus perdagangan orang dalam pertama di pasar prediksi yang melibatkan perusahaan swasta. Industri pasar prediksi sedang menghadapi tekanan dari berbagai arah, termasuk investigasi CFTC terhadap Polymarket, gugatan dari kelompok konsumen, pembatasan akses di lebih dari 30 negara seperti Argentina, dan upaya politis di Kongres AS. Sementara itu, volume perdagangan terus mencapai rekor baru dan modal terus mengalir, seperti investasi ICE senilai $2 miliar di Polymarket. Status pasar prediksi tetap ambigu, diperdebatkan antara instrumen keuangan yang diatur dan bentuk perjudian, sementara berbagai pembatasan semakin memperketat ruang geraknya.

Foresight News35m yang lalu

Goldman Sachs Larang, Google Juga Larang, Zona Abu-Abu Pasar Prediksi Semakin Menyempit

Foresight News35m yang lalu

Trading

Spot
活动图片