Tether подписала меморандум о взаимопонимании с Данангом для развития блокчейн-управления во Вьетнаме

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-11-19Terakhir diperbarui pada 2025-11-19

  • Вьетнамский город Дананг станет площадкой для цифровых инноваций вместе с Tether.
  • Компания поможет городу создать политику для блокчейна и RWA.
  • Ардоино назвал Дананг «будущим цифрового управления в Юго-Восточной Азии».

Компания Tether, эмитент стейблкоина USDT, подписала меморандум о взаимопонимании (MoU) с Народным комитетом города Дананг во Вьетнаме. Целью сотрудничества является развитие цифровой инфраструктуры, инновационных моделей управления и внедрение блокчейн-технологий в государственный сектор одного из самых динамичных муниципалитетов страны.

Согласно договору, стороны будут совместно исследовать и разрабатывать механизмы ответственного внедрения блокчейна, цифровых активов и P2P-технологий. Инициатива призвана способствовать созданию прозрачных, эффективных и устойчивых систем цифрового управления с учетом международных стандартов.

В рамках партнёрства Tether поможет городу сформировать политику в отношении технологий блокчейна, цифровых активов, «песочниц» для экспериментов и токенизации активов реального мира (RWA).

Компания также поделится опытом, полученным в ходе реализации международной инициативы Plan ₿, для создания в Дананге нормативной базы, соответствующей мировым стандартам прозрачности и безопасности.

Кроме того, Tether и Дананг будут работать над образовательными программами по искусственному интеллекту (ИИ) вместе с университетами и исследовательскими центрами Вьетнама. Специализированные курсы должны повысить локальную экспертизу в создании блокчейн-решений для государственного и частного секторов и способствовать развитию финансовой инклюзии.

Напомним, что Вьетнам, который недавно легализовал цифровые активы (закон вступит в силу в 2026 году) и запустил пятилетнюю пилотную программу по криптотрейдингу, постепенно формирует собственную экосистему Web3-решений.

Генеральный директор Tether Паоло Ардоино отметил:

«Дананг становится будущим цифрового управления в Юго-Восточной Азии с четким видением того, как технологии могут служить людям и укреплять управление. Мы рады сотрудничать с таким прогрессивным городом, который отражает стремление Tether к построению инклюзивных, эффективных и устойчивых цифровых экосистем».

Со своей стороны, заместитель председателя Народного комитета Дананга Хо Ки Мин заявил:

«С духом инноваций и открытости Дананг стремится стать надежным местом для глобальных технологических и финансовых корпораций. Сотрудничество с Tether является конкретным шагом в стратегии развития города, позиционирующим Дананг как ворота для инвестиций и финансовых инноваций во Вьетнаме».

Сотрудничество с Данангом продолжает международную экспансию Tether, которая ранее инвестировала в африканский финтех-стартап Kotani Pay для развития цифровой инфраструктуры на континенте, а также получила регуляторное одобрение USDT в Таиланде.

В то же время Вьетнам, занимающий четвертое место в мире по уровню принятия криптовалют, рассматривает новое соглашение с Tether как ключевой шаг к усилению своего статуса технологического хаба Юго-Восточной Азии.

Bacaan Terkait

The Impossible Triad Is Fundamentally a Pseudo-Problem

**Judul: Segitiga Mustahil Sebenarnya Masalah Palsu** Industri crypto telah membangun sistem kriptografi paling kuat, tetapi ironisnya gagal melindungi privasi keuangan pengguna. Setiap transaksi dan kepemilikan terpapar secara publik. Blokchain pada dasarnya adalah komputer bersama yang lambat dan mahal, yang nilainya terletak pada akses tanpa izin dan konsensus terdesentralisasi. Selama satu dekade, industri terobsesi dengan "trilema" skalabilitas, keamanan, dan desentralisasi. Namun, kendala sebenarnya yang menghalangi masuknya modal triliunan dolar justru adalah **legalitas** dan **privasi**. 1. **Legalitas:** Sifat tanpa izin menciptakan ketidakpastian hukum. Namun, perkembangan regulasi seperti Undang-Undang GENIUS di AS mulai memberikan kejelasan kerangka hukum. 2. **Privasi:** Transparansi rantai publik bukanlah fitur, melainkan **pajak**. Setiap posisi dan transaksi yang terbuka mengundang eksploitasi seperti MEV (Miner Extractable Value), yang telah menyedot miliaran dolar dari pengguna biasa. Modal institusional besar tidak akan pernah menempatkan neracanya di tempat yang bisa dibaca pesaing secara real-time. Solusinya bukan transparansi penuh atau penyembunyian total. Kriptografi modern memungkinkan **privasi yang patuh (compliant privacy)**. Kita dapat membuktikan suatu pernyataan (misalnya, kecukupan cadangan, kepatuhan KYC, transaksi bersih) tanpa membongkar data dasarnya. Audit dan kepatuhan tetap terjaga, tetapi kebocoran informasi dan "pajak transparansi" dihilangkan. Dengan menutup dua cacat ini—melalui kemajuan regulasi dan adopsi privasi yang dapat dibuktikan—blokchain akan mengalami peningkatan murni. Ia akan berubah dari "spreadsheet Google yang mahal dan terbuka" menjadi mesin bersama yang dapat dipercaya yang akhirnya dapat menjaga rahasia. Inilah jembatan yang akan membawa sistem keuangan bernilai triliunan dolar ke dalam dunia yang sebenarnya dirancang untuknya sejak awal.

marsbit3j yang lalu

The Impossible Triad Is Fundamentally a Pseudo-Problem

marsbit3j yang lalu

Chip Optik, Perluasan Kapasitas Produksi Secara Kolektif

Kebutuhan chip optik sedang melonjak, memicu gelombang ekspansi kapasitas global di seluruh rantai pasokan. Di AS, Coherent memperluas pabrik 6 inci InP di Texas dengan pendanaan pemerintah, didukung investasi strategis dari Nvidia. Nokia menambah kapasitas pengujian dan pengemasan chip fotonik. Di Jepang, JX Advanced Metals berinvestasi besar untuk meningkatkan produksi substrat InP hingga 7-10 kali lipat. Di Eropa, IQE dan Tower Semiconductor menyepakati kesepakatan pasokan wafer epitaksial InP jangka panjang, menandakan konvergensi antara platform silicon photonics dan material III-V. Di Cina, perusahaan seperti Suzhou Ray Technology (Soluxe) dan San'an Optoelectronics secara agresif memperluas produksi chip optik dan bahan baku seperti InP. Ekspansi ini didorong oleh permintaan bandwidth yang meledak dari pusat data AI, terlepas dari jalur arsitektur masa depan seperti CPO (Co-Packaged Optics). Laporan Morgan Stanley menekankan bahwa kebutuhan konten optik akan terus tumbuh, baik dengan modul pluggable tradisional, NPO, CPO, atau arsitektur hybrid. Berbagai rute sumber cahaya seperti SiPh + Laser CW, VCSEL, dan MicroLED diperkirakan akan hidup berdampingan untuk aplikasi jarak berbeda dalam pusat data. Pada dasarnya, ini adalah perlombaan kapasitas global di mana AS membangun kembali manufaktur domestik, Jepang menguasai bahan baku, Eropa mendorong integrasi heterogen, dan Cina dengan cepat mengembangkan rantai pasokan terintegrasi secara vertikal. Perlombaan senjata di era fotonik telah memasuki tahap intensif.

marsbit5j yang lalu

Chip Optik, Perluasan Kapasitas Produksi Secara Kolektif

marsbit5j yang lalu

1996 atau 1999? Ujian Pertama Wash adalah 'Bagaimana Melihat AI'

Artikel ini membahas dilema utama yang dihadapi ketua Federal Reserve terbaru, Christopher Warsh, dalam menanggapi ledakan AI. Inti persoalannya adalah apakah kemajuan AI saat ini mirip dengan situasi 1996 — di mana Alan Greenspan membiarkan ekonomi tumbuh tanpa menaikkan suku bunga karena percaya pada pertumbuhan produktivitas — atau lebih mirip 1999, ketika Greenspan akhirnya menaikkan suku bunga secara agresif untuk mencegah overheating ekonomi. Warsh cenderung pada pendekatan 1996, berargumen bahwa manfaat produktivitas AI membutuhkan waktu untuk terlihat dalam data resmi, dan menaikkan suku bunga terlalu dini justru dapat meredam pertumbuhan yang sebenarnya membantu menekan inflasi. Namun, konteks makroekonominya berbeda: tekanan tarif, defisit fiskal yang membesar, dan memudarnya manfaat globalisasi membuat risiko inflasi lebih tinggi daripada era 1990-an. Di sisi lain, kritikus seperti Austan Goolsbee dari Bank Sentral Chicago berpendapat bahwa ledakan AI yang sudah diantisipasi banyak orang justru dapat memicu kenaikan pengeluaran di muka, mendorong overheating ekonomi dan mengharuskan kenaikan suku bunga yang lebih tajam nantinya. Perdebatan ini mencerminkan perpecahan internal di Fed. Paradoks terakhir bagi Warsh adalah keinginannya untuk menghapus "forward guidance" (panduan kebijakan ke depan), suatu praktik yang justru dibuat pada 1999. Jika ekonomi memburuk, ia harus memilih antara menggunakan alat yang ingin dihapusnya atau menghadapi gejolak pasar akibat ketidakpastian. Jawaban atas semua ini bergantung pada penilaiannya: apakah kita berada di tahun 1996 atau 1999?

marsbit8j yang lalu

1996 atau 1999? Ujian Pertama Wash adalah 'Bagaimana Melihat AI'

marsbit8j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片