Canada Speeds Up Stablecoin Rules Amid US Surging Ahead

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-09-30Terakhir diperbarui pada 2025-10-27

The Canadian government is actively working on rules for stablecoins and may reveal a major update in the federal budget on November 4, to be presented by Finance Minister François-Philippe Champagne.

According to Bloomberg, government officials have been holding meetings with regulators and industry groups over the last couple of weeks. Canada still doesn’t have a national rulebook for them, which leaves companies unsure whether they’ll be treated like everyday payment tools or as regulated financial products.

Securities regulators have hinted they might classify them as securities or derivatives, which has left developers and payment firms in a difficult spot. Many of them say stablecoins are used for simple transfers and transactions, not speculation, and the lack of clarity makes it harder to build services around them.

USA’s progress puts pressure on Canada

The United States has already moved ahead with its own rules through the Genius Act. That law gives US regulators direct oversight of stablecoin issuers, including how they manage reserves and follow anti-money-laundering requirements. The clarity has helped strengthen the US as a base for stablecoin businesses.

Some industry voices say Canada needs to move faster or risk losing business to the US. They warn that if the rules remain unclear, investors and capital will migrate to jurisdictions with better-defined policy, reducing activity in Canada’s own financial market.

Analyst concerns

Venture investor John Ruffolo argues that this shift would quietly send Canadian savings into US assets like Treasury bills, since those stablecoins are backed by American government debt. If this happens at scale, it could reduce demand for Canadian bonds and weaken the Bank of Canada’s control over the money supply.

Canadian officials are aware of the risks. Ron Morrow, Executive Director of Payments, Supervision and Oversight at Bank of Canada, has said Canada should seriously consider a federal stablecoin framework similar to other countries. Bank of Canada’s former Deputy Governor Carolyn Wilkins has also pushed for action, saying Canada needs rules that protect trust and competition in digital payments.

However, creating a national framework will be complicated. Canada must coordinate between the federal government, the Office of the Superintendent of Financial Institutions (OSFI), and 13 different provincial and territorial securities regulators. This has slowed decision-making compared with the United States.

Also Read: JPC Inc. Launches Japan’s First Yen-Backed Stablecoin


Mobile Only Image

Bacaan Terkait

Jepang Naikkan Suku Bunga, Mengapa Seluruh Dunia Merasa Cemas?

Bank sentral Jepang menaikkan suku bunga kebijakan menjadi 1% pada Juni 2026, tingkat pertama kali dalam 1% sejak 1995. Meski angka ini masih rendah dibandingkan AS dan Eropa, kenaikan ini sangat diperhatikan pasar global karena menandai perubahan mendasar dari kebijakan suku bunga ultra-rendah yang berlangsung selama tiga dekade. Inti kekhawatiran global terletak pada peran Jepang sebagai "pusat pendanaan berbiaya terendah global." Selama lebih dari 20 tahun, investor internasional meminjam yen dengan biaya hampir nol untuk berinvestasi di aset berimbal hasil tinggi di seluruh dunia (saham AS, obligasi emerging market, dll.), menciptakan "carry trade" yen. Praktik ini menjadi sumber likuiditas murah penting yang mendorong kenaikan harga aset global. Kini, kenaikan suku bunga Jepang mengancam logika fundamental ini. Biaya pinjaman yen yang meningkat memaksa investor global mengevaluasi ulang dan berpotensi mengurangi posisi leverage mereka, yang dapat memicu kontraksi likuiditas dan volatilitas di pasar keuangan global. Pasar tidak terlalu khawatir dengan level bunga 1%, tetapi lebih pada perubahan tren dan runtuhnya konsensus bahwa "Jepang akan selamanya menyediakan uang murah." Faktor pendorong kenaikan suku bunga antara lain: inflasi yang bertahan di atas target 2%, kenaikan upah berkelanjutan ("siklus positif upah-inflasi"), dan tekanan pada yen yang melemah. Namun, arah akhir aliran modal global tetap akan sangat dipengaruhi oleh kebijakan The Fed AS. Jika AS mulai menurunkan suku bunga sementara Jepang menaikkan, penyempitan selisih suku bunga AS-Jepang dapat berdampak lebih besar pada pasar.

marsbit57m yang lalu

Jepang Naikkan Suku Bunga, Mengapa Seluruh Dunia Merasa Cemas?

marsbit57m yang lalu

Sebuah Negara yang Menambang Bitcoin Selama 8 Tahun, Mendirikan Bank Kripto Khusus Miliknya Sendiri

Sejak 2018, kerajaan kecil Bhutan di Pegunungan Himalaya telah menambang Bitcoin, memanfaatkan sumber daya hidro yang melimpah. Kini, negara ini melangkah lebih jauh dengan mendirikan DK Bank, bank berlisensi khusus untuk aset kripto, yang berlokasi di zona administratif khusus Gedu Mindfulness City (GMC). DK Bank, di bawah pengawasan bersama Otoritas Moneter Kerajaan Bhutan, bertujuan mengisi celah layanan perbankan bagi bisnis kripto yang sering ditolak bank tradisional karena kesulitan manajemen risiko. Bank ini menawarkan akun terpadu yang mendukung 9 mata uang fiat dan stablecoin seperti USDT/USDC dalam satu tempat, layanan kustodi aset kripto, serta jalur on/off-ramp. GMC, yang mengadopsi sistem "satu negara, dua sistem", membangun kerangka regulasi dengan merujuk hukum umum Singapura dan aturan pasar keuangan Abu Dhabi Global Market (ADGM). Perusahaan berlisensi dari yurisdiksi tersebut dapat mempercepat proses izin operasi di sini. Para pemimpin proyek menekankan fokus pada infrastruktur keuangan institusional seperti penambangan, kustodian, dan tokenisasi aset riil, bukan produk spekulatif untuk ritel. Mereka juga menyoroti diversifikasi portofolio di berbagai sektor blockchain untuk memitigasi risiko volatilitas Bitcoin. Dengan bandara internasional yang direncanakan selesai pada 2029 dan visa digital nomad yang sedang diuji, Bhutan bercita-cita menjadikan GMC sebagai pusat layanan keuangan untuk Asia Selatan, menawarkan stabilitas dan pendekatan yang tertib dalam lanskap keuangan global yang semakin kompleks.

Foresight News2j yang lalu

Sebuah Negara yang Menambang Bitcoin Selama 8 Tahun, Mendirikan Bank Kripto Khusus Miliknya Sendiri

Foresight News2j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片