Dogecoin: Will DOGE’s latest approach find a different result this time

AmbcryptoDipublikasikan tanggal 2022-07-05Terakhir diperbarui pada 2022-07-05

Abstrak

DOGE faced a stiff area of resistance. If it can flip this area to demand, another 10% move upward could be likely.

Dogecoin [DOGE] was at a confusing place on the price charts in terms of trends. Higher timeframe bearishness was fighting against lower timeframe uptrends, and it was unclear whether Dogecoin can climb higher. In the event that it does, how much higher can the meme coin go?

DOGE faced a stiff area of resistance at press time. If it can flip this area to demand, another 10% move upward could be likely.

DOGE- 1 Hour Chart

Source: DOGE/USDT on TradingView

In the past week, the price dipped from $0.078 to $0.062, but the support level at $0.062 was defended. This defense spurred a short-term upward move back to the resistance at $0.068 and $0.071.

The previous week, Dogecoin had made steady gains from the $0.051 mark. This suggested that the past two weeks have been bullish overall. However, the longer-term market structure was bearish, and the price has set a series of lower highs since last May.

The $0.07-$0.073 was marked on the charts (red box) as an area where the price saw bullish impetus eight days ago. At the time of writing, the price approached the same area from below. Hence, another rejection could be on the cards.

Rationale

Source: DOGE/USDT on TradingView

The indicators on the hourly chart showed bullish momentum. The Relative Strength Index (RSI) was above neutral 50 to show an upward trend. At the same time, the Awesome Oscillator (AO) was also above the zero line and has been over the past few days.

Combined with the higher lows that DOGE has formed since the retest of $0.062 support, the bias was bullish on the lower timeframes. The OBV was in a region of resistance as well. If it spiked upward once more to reflect strong buying pressure, it would be more likely that DOGE can break past the $0.073 resistance.

Conclusion

It must be remembered that even though Dogecoin showed bullishness on lower timeframes, the higher timeframe bias remained bearish. A move past $0.073 could be used as a buying opportunity targeting $0.078 as a take-profit.

However, it was unlikely that the long-term downtrend was reversed.

Bacaan Terkait

BlackRock Luncurkan ETF Bitcoin Covered-Call dengan Ticker BITA

BlackRock telah meluncurkan iShares Bitcoin Premium Income ETF (BITA), menambahkan lapisan baru pada lini produk bitcoinnya. Tidak seperti reksa dana spot bitcoin biasa, BITA dirancang untuk menghasilkan pendapatan dengan menggunakan strategi opsi covered-call yang terhubung dengan eksposur bitcoin dan iShares Bitcoin Trust (IBIT). Strategi ini menawarkan cara berbeda bagi investor untuk mendapatkan eksposur bitcoin. Alih-alih hanya memegang aset dan menunggu apresiasi harga, BITA bertujuan mengumpulkan premi opsi dan mendistribusikan pendapatan bulanan. Produk ini mungkin menarik bagi investor yang menginginkan hasil berbasis kripto tanpa langsung menggunakan protokol DeFi atau produk pinjaman lepas pantai. Dengan strategi covered-call, investor menerima pendapatan premi tetapi mengorbankan sebagian keuntungan jika harga bitcoin melonjak tajam di atas harga kesepakatan opsi. Ini menjadikan BITA menarik di pasar yang bergerak sideways atau bergejolak, tetapi mungkin tertinggal dari kinerja spot murni saat terjadi breakout. Peluncuran BITA menunjukkan pasar ETF bitcoin berkembang melampaui produk spot sederhana, menuju strategi yang lebih beragam seperti penghasilan premi dan integrasi portofolio. Produk ini terutama ditujukan bagi investor yang sudah menerima tesis bitcoin tetapi menginginkan produk berorientasi pendapatan yang lebih halus dalam akun pialang, atau bagi penasihat keuangan yang ingin membahas eksposur bitcoin tanpa hanya mengandalkan apresiasi harga. Penting bagi investor untuk memahami pertukaran risiko-imbal hasil ini sebelum membandingkan kinerjanya dengan bitcoin.

bitcoinist52m yang lalu

BlackRock Luncurkan ETF Bitcoin Covered-Call dengan Ticker BITA

bitcoinist52m yang lalu

Jepang Naikkan Suku Bunga, Mengapa Seluruh Dunia Merasa Cemas?

Bank sentral Jepang menaikkan suku bunga kebijakan menjadi 1% pada Juni 2026, tingkat pertama kali dalam 1% sejak 1995. Meski angka ini masih rendah dibandingkan AS dan Eropa, kenaikan ini sangat diperhatikan pasar global karena menandai perubahan mendasar dari kebijakan suku bunga ultra-rendah yang berlangsung selama tiga dekade. Inti kekhawatiran global terletak pada peran Jepang sebagai "pusat pendanaan berbiaya terendah global." Selama lebih dari 20 tahun, investor internasional meminjam yen dengan biaya hampir nol untuk berinvestasi di aset berimbal hasil tinggi di seluruh dunia (saham AS, obligasi emerging market, dll.), menciptakan "carry trade" yen. Praktik ini menjadi sumber likuiditas murah penting yang mendorong kenaikan harga aset global. Kini, kenaikan suku bunga Jepang mengancam logika fundamental ini. Biaya pinjaman yen yang meningkat memaksa investor global mengevaluasi ulang dan berpotensi mengurangi posisi leverage mereka, yang dapat memicu kontraksi likuiditas dan volatilitas di pasar keuangan global. Pasar tidak terlalu khawatir dengan level bunga 1%, tetapi lebih pada perubahan tren dan runtuhnya konsensus bahwa "Jepang akan selamanya menyediakan uang murah." Faktor pendorong kenaikan suku bunga antara lain: inflasi yang bertahan di atas target 2%, kenaikan upah berkelanjutan ("siklus positif upah-inflasi"), dan tekanan pada yen yang melemah. Namun, arah akhir aliran modal global tetap akan sangat dipengaruhi oleh kebijakan The Fed AS. Jika AS mulai menurunkan suku bunga sementara Jepang menaikkan, penyempitan selisih suku bunga AS-Jepang dapat berdampak lebih besar pada pasar.

marsbit2j yang lalu

Jepang Naikkan Suku Bunga, Mengapa Seluruh Dunia Merasa Cemas?

marsbit2j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片