Tether выпустила открытый набор данных и приложение для ИИ

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-10-23Terakhir diperbarui pada 2025-10-24

Подразделение эмитента USDT — Tether Data — представило крупнейший в мире синтетический набор данных для обучения ИИ-моделей Genesis I на платформе QVAC.

What if anyone could train world-class AI—without big tech, without billions?
Introducing QVAC Genesis I:
The largest and highest-quality multi-domain educational synthetic dataset for LLM pre-training.
41B tokens. Clean. Structured. Built for reasoning, not scraping.
Open data… pic.twitter.com/Ge7QpOVVo5

— QVAC (@QVAC_tether) October 24, 2025

Продукт содержит 41 млрд текстовых токенов в области науки, технологий, инженерии и математики. Каждый из них представляет собой мельчайший фрагмент языка — строительные блоки, которые ИИ-модели используют для понимания и генерации текста.

«Обучаясь на 41 млрд таких токенов из набора данных QVAC Genesis I, искусственный интеллект постигает не только слова, но также связи и логику», — говорится в релизе.

По словам разработчиков, все данные прошли проверку по образовательным и научным стандартам, а главная цель продукта — противостоять централизации ИИ.

Датасет публичный — Tether пригласила исследователей создавать модели, которые смогут конкурировать с закрытыми системами вроде GPT-4 от OpenAI, Gemini от Google или Claude от Anthropic.

Новое приложение

Одновременно Tether Data выпустила приложение QVAC Workbench — комплексную среду для локальной работы с искусственным интеллектом на разных типах устройств. Она поддерживает различные языковые модели, включая Llama, Medgemma и Qwen, и доступно для Android, iOS, Windows, macOS и Linux.

Introducing QVAC Workbench
Run powerful AI models directly on your device—no cloud, no compromise.
🧠 Private by design
📱Mobile + Desktop
⚡ Instant responses
🔗 Seamless peer-to-peer handoff
Think locally. Work privately.
Carry intelligence with you.
Download and try QVAC… pic.twitter.com/K58G7b8ArB

— QVAC (@QVAC_tether) October 24, 2025

Ключевая особенность — все чаты и взаимодействия с ИИ полностью принадлежат пользователю и никуда не передаются.

В QVAC Workbench также есть функция «делегированного вывода», которая позволяет подключаться с мобильного устройства к десктопной версии для использования вычислительных ресурсов стационарных рабочих станций.

«Интеллект не должен быть централизованным. Посредством QVAC Workbench и Genesis I мы открываем дверь в бесконечный интеллект — ИИ, который живет, учится и эволюционирует локально на вашем собственном устройстве. Мы считаем, что интеллект, как и информация, должен быть свободным, доступным и принадлежать всем, а не быть запертым за корпоративными стенами или продаваться как услуга», — заявил гендиректор Tether Паоло Ардоино.

Впервые о запуске персонального ИИ компании стало известно в мае.
Напомним, в октябре фирма представила набор для разработки кошельков с открытым исходным кодом.

Bacaan Terkait

Euforia Meme Sementara, Mungkinkah Menjadi Kapal Pemecah Es Narasi RWA Robinhood?

Robinhood Chain, sebuah layer-2 tanpa izin yang dibangun di atas Arbitrix, secara resmi meluncurkan mainnet bulan ini dengan fokus pada aset tokenisasi saham dan RWA. Namun, hanya dalam seminggu, perhatian utama justru tertuju pada memecoin CASHCAT, yang terinspirasi dari nama awal perusahaan "CashCat". Dengan kapitalisasi pasar mendekati $150 juta, CASHCAT mendominasi hampir 79% nilai pasar dan 74% volume perdagangan dari 25 meme teratas di jaringan tersebut, meskipun tidak terdaftar secara resmi di aplikasi Robinhood. Keberhasilan CASHCAT memanfaatkan infrastruktur desentralisasi seperti Uniswap V3 dan Noxa.fun, menunjukkan bagaimana arsitektur terbuka blockchain ini memungkinkan aset apa pun untuk mendapatkan likuiditas. Hal ini memicu lonjakan aktivitas: transaksi harian melonjak 133% menjadi 2,8 juta, dan jumlah token baru yang diluncurkan meningkat 259% dalam sehari. Namun, pertumbuhan pesat ini juga membawa risiko, seperti banyaknya proyek duplikat dan token yang cepat kehilangan likuiditas. CEO Vlad Tenev menyatakan bahwa masa depan crypto ada pada RWA, namun juga mengakui kemampuan jaringan untuk mendukung meme. Skenario optimis melihat momentum CASHCAT sebagai batu loncatan untuk membangun basis pengguna dan likuiditas stablecoin bagi narasi RWA Robinhood. Skenario pesimis memperingatkan bahwa jika hype mereda, rantai harus membangun dari nol lagi. Laporan Citigroup memperkirakan pasar aset tokenisasi global bisa mencapai $5,5 triliun pada 2030, menawarkan peluang besar jangka panjang bagi Robinhood Chain, terlepas dari hasil jangka pendek dari perayaan meme ini.

Foresight News3m yang lalu

Euforia Meme Sementara, Mungkinkah Menjadi Kapal Pemecah Es Narasi RWA Robinhood?

Foresight News3m yang lalu

Jatuhnya Zapper, Bencana Alam atau Kesalahan Manusia?

**Zapper, Platform DeFi Terkemuka, Akan Ditutup: Apa Penyebabnya?** Pada 8 Juli 2026, Zapper, platform dashboard dan agregator DeFi, mengumumkan penutupan total. Platform yang pernah memiliki 2 juta pengguna aktif bulanan dan memproses transaksi senilai $13 miliar ini menghentikan operasinya setelah bertahun-tahun berjuang. Zapper lahir pada 2020 dari merger DeFiZap dan DeFiSnap, tepat saat "DeFi Summer" dimulai. Ia berkembang pesat berkat kebutuhan pengguna untuk melacak portofolio yang tersebar di berbagai protokol. Zapper berhasil mengumpulkan pendanaan $16.5 juta dari investor ternama seperti Framework Ventures dan Mark Cuban. Namun, kesuksesan awal tidak bertahan. Model pendapatan Zapper yang bergantung pada biaya kecil dari agregasi perdagangan DEX ternyata tidak berkelanjutan di tengah persaingan ketat. Biaya tinggi untuk memelihara sistem data multi-rantai juga membebani keuangan mereka. Sementara itu, lanskap DeFi berubah: dana dan pengguna semakin terkonsentrasi di protokol-prototokol besar, mengurangi kebutuhan akan alat pelacak portofolio yang kompleks. Zapper mencoba beberapa kali untuk bertransformasi, seperti meluncurkan sistem poin berbasis NFT (Chainchat) dan merencanakan protokol dengan token ZAP. Sayangnya, upaya-upaya ini gagal menghasilkan aliran pendapatan yang stabil atau menangkap kebutuhan pasar yang sebenarnya. Analisis menunjukkan Zapper terlalu berfokus pada produk berbiaya tinggi (pelacak portofolio) dan kurang mengembangkan fitur penghasil pendapatan. Mereka juga terjebak dalam "pemikiran blockchain" untuk produk konsumen (2C), mencoba menciptakan kebutuhan baru alih-alih menyelesaikan masalah yang ada. Nasib Zapper menjadi peringatan bagi produk-produk alat DeFi lainnya. Ketika lingkungan pasar berubah, bertahan pada model lama tanpa adaptasi yang cepat dan fokus pada kelayakan ekonomi adalah resep kegagalan. Kesuksesan awal yang didorong tren tidak menjamin kelangsungan jangka panjang.

Foresight News42m yang lalu

Jatuhnya Zapper, Bencana Alam atau Kesalahan Manusia?

Foresight News42m yang lalu

Zuckerberg Mulai Bertaruh pada Pasar Prediksi, Sementara Negara-Negara Asia Masih Menganggapnya Sebagai Perjudian

Inti artikel: Pasar prediksi, yang mengizinkan perdagangan kontrak berbasis hasil suatu peristiwa (misalnya, "Apakah J.D. Vance akan menjadi kandidat presiden Republik 2028?"), telah tumbuh menjadi industri utama dengan volume perdagangan bulanan mencapai $14 miliar. Dukungan dari perusahaan seperti Meta dengan proyek "Arena" semakin mengukuhkan validitasnya. Mekanisme pasar ini sederhana: jika peristiwa terjadi, kontrak diselesaikan senilai $1; jika tidak, $0. Harga perdagangan mencerminkan probabilitas real-time. Akurasi informasi didorong oleh prinsip "skin in the game" di mana peserta rugi jika prediksi salah. Di Barat, pasar ini semakin diintegrasikan ke dalam sistem keuangan formal. Namun, di banyak negara Asia, pasar prediksi masih sering disamakan dengan perjudian tradisional dan dilarang. Pendekatan ini menimbulkan tiga masalah utama: 1) arbitrase regulasi dan aliran keluar modal ke platform lepas pantai, 2) hilangnya kedaulatan informasi karena data sosial yang berharga dikumpulkan di luar negeri, dan 3) kurangnya perlindungan pengguna. Artikel berargumen bahwa Asia perlu mengubah diskusi dari cara memblokir pasar ini menjadi cara memanfaatkan datanya secara bertanggung jawab dalam sistem yang diatur. Regulasi seharusnya berfungsi sebagai saluran penyalur, bukan tembok penghalang, untuk mengintegrasikan inovasi ini secara transparan dan mengembalikan data yang dihasilkan sebagai aset nasional.

marsbit45m yang lalu

Zuckerberg Mulai Bertaruh pada Pasar Prediksi, Sementara Negara-Negara Asia Masih Menganggapnya Sebagai Perjudian

marsbit45m yang lalu

Trading

Spot
活动图片