FTX Issues Warning As Fraudulent Emails Circulate During $1.6B Creditor Payout

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2025-10-05Terakhir diperbarui pada 2025-10-06

Abstrak

Management of bankrupt crypto exchange FTX has issued a warning that creditors should beware of phishing campaigns. Notably, this statement...

Trusted Editorial content, reviewed by leading industry experts and seasoned editors. Ad Disclosure

Management of bankrupt crypto exchange FTX has issued a warning that creditors should beware of phishing campaigns. Notably, this statement comes after the FTX Recovery Trust commenced its third settlements distribution following the exchange’s shocking collapse in November 2022.

Bad Actors Target FTX Creditors Via Phishing Scams

Recent reports by Bitcoinist imply that FTX commenced a $1.6 billion payout to creditors on September 30. The recipients of this payout included three classes: US customers, international customers, and generally unsecured creditors.

Notably, creditors seeking to access the payout were required to complete all necessary verification procedures, with payments expected to be finalized within three business days via selected payment channels. However, in an X post on October 3, the exchange’s official account issued an alert of a phishing email targeted at creditors.

The warning statement read:

Please remain aware of phishing emails that look like they are from Kroll or the FTX Recovery Trust and links to scam sites that may appear to look like the FTX Customer Portal (claims.ftx.com), such as the examples shown below. Reminder: We will never ask you to connect your wallets.

Notably, these phishing emails appeared to be from either Kroll Restructuring Administration or the FTX Claims Department. These emails shared different directives, directing unsuspecting users to visit their “distribution portals” or a fake “FTX Customer Claims Portal”. 

One of the messages read: 

Kroll, the restructuring administrator for FTX’s Chapter 11 bankruptcy, is preparing distributions, with estimated recoveries of 118-142% of petition-date claim values due to significant asset recoveries. 

To access your funds, please review the email from our trusted partner, Digital Disbursements, at noreply@digitaldisbursements.com (check spam/junk folders) for instructions to set up your account. Verification is required to process your distribution. Take action promptly to ensure timely access to your entitlement. Delays may impact your recovery.

For context, phishing emails/scams are fraudulent messages designed to trick recipients into revealing sensitive information, such as passwords, credit card details, or account credentials, thereby allowing bad actors unauthorized access to personal assets and funds.

Interestingly, blockchain security company ScamSniffer reported that crypto phishing scams accounted for over $12 million in losses in digital assets in August, indicating the significance of this persistent threat within the crypto ecosystem.

Settlement Continues 

Following the exchange’s collapse in 2022, the restructuring team managing FTX’s bankruptcy process commenced the court-approved organization in October 2024, earmarking $16.5 billion to creditors. 

After the payout round issue on September 30, over $7.8 billion has now been distributed. Despite this progress, concerns over fairness persist, as smaller claims below $50,000 have been overcompensated by roughly 120%, while larger claims exceeding $50,000 have received only about 72.5% of their entitled value so far.

FTX
Total crypto market cap valued at $4.12 trillion on the daily chart | Source: TOTAL chart on Tradingview.com
Featured image from Reuters, chart from Tradingview
Editorial Process for bitcoinist is centered on delivering thoroughly researched, accurate, and unbiased content. We uphold strict sourcing standards, and each page undergoes diligent review by our team of top technology experts and seasoned editors. This process ensures the integrity, relevance, and value of our content for our readers.

Semilore Faleti works as a crypto-journalist at Bitconist, providing the latest updates on blockchain developments, crypto regulations, and the DeFi ecosystem. He is a strong crypto enthusiast passionate about covering the growing footprint of blockchain technology in the financial world.

Bacaan Terkait

"Saham Lama" Menjadi "Saham Unggulan Baru": Bagaimana AI Menilai Ulang Infrastruktur Lama, dari Dell hingga Nokia?

Setahun lalu, mungkin sulit dipercaya bahwa perusahaan teknologi mapan seperti Dell, Nokia, Cisco, Corning, dan Western Data akan menjadi favorit pasar terkait AI. Dulu, mereka sering dianggap "lambat" dan "kurang menarik" dibandingkan pemain AI seperti Nvidia. Namun, performa mereka belakangan ini menonjol, mendorong pasar mengevaluasi ulang. Alasannya: AI kini bergerak dari parameter model ke pembangunan pusat data nyata. Tahap ini membutuhkan kemampuan pengiriman dan infrastruktur yang kokoh — persis keunggulan perusahaan-perusahaan lama ini. Penilaian ulang ini terbagi dalam tiga area utama: 1. **Server & Integrasi Sistem:** Dell dan HPE unggul karena kemampuan pasokan, pengiriman, dan integrasi sistem mereka. Mereka seperti kontraktor utama yang membangun "pabrik AI," mengubah chip menjadi sistem server yang siap beroperasi. 2. **Jaringan & Konektivitas:** AI berskala besar membutuhkan jaringan yang tangguh. Corning (serat optik), Nokia (jaringan nirkabel AI-RAN), dan Cisco (sakelar pusat data) menjadi krusial untuk menghubungkan dan mengoptimalkan kluster komputasi. 3. **Penyimpanan:** Ledakan data AI meningkatkan permintaan akan kapasitas penyimpanan besar, termasuk hard disk berkapasitas tinggi dari Western Digital dan Seagate untuk data yang tidak terlalu sering diakses. Namun, tidak semua perusahaan tua akan diuntungkan. Penilaian ulang yang nyata harus didukung oleh: **1) realisasi pesanan dan pendapatan AI**, **2) peningkatan panduan bisnis (guidance) dari perusahaan**, dan **3) peningkatan kualitas laba** yang berkelanjutan, bukan hanya pertumbuhan pendapatan sementara. Kesimpulannya, AI sedang masuk ke fase konstruksi fisik. Perusahaan teknologi mapan tidak tiba-tiba menjadi muda, tetapi **aset infrastruktur mereka kembali berharga di era AI**. Hanya perusahaan yang benar-benar dapat memasuki rantai pasokan pembangunan AI dan mengubah permintaan baru menjadi keuntungan berkelanjutan yang akan mengalami penilaian ulang logika bisnis yang sejati.

marsbit47m yang lalu

"Saham Lama" Menjadi "Saham Unggulan Baru": Bagaimana AI Menilai Ulang Infrastruktur Lama, dari Dell hingga Nokia?

marsbit47m yang lalu

Menguraikan Peluang Investasi di Era Penjelajahan Laut Besar, Invesco Great Wall Fund Merilis 'Laporan 2026 tentang Ekspansi Perusahaan China ke Luar Negeri'

**Era Navigasi Besar dalam Investasi: Analisis Peluang dan Laporan Invesco Great Wall** Invesco Great Wall Fund merilis **"Laporan Tren Baru dan Peluang Investasi Internasionalisasi Perusahaan China 2026,"** yang menyoroti "Era Navigasi Besar" bagi perusahaan China. Laporan ini menegaskan bahwa internasionalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan untuk pertumbuhan dan bahkan kelangsungan bisnis, didorong oleh dinamika geopolitik dan peluang meningkatkan profitabilitas (margin laba luar negeri mencapai 28% vs 19.2% domestik). Laporan membedakan evolusi internasionalisasi: dari ekspor produk awal ("1.0") ke **"2.0"** yang mencakup ekspansi kapasitas, kemampuan operasional, layanan, dan rantai pasokan ke luar negeri. Kekuatan utama China meliputi **dividen insinyur** (SDM teknis melimpah), infrastruktur unggul, dan kluster industri yang lengkap. Beberapa sektor kunci dengan peluang besar diidentifikasi: 1. **Barang Modal ("Penjual Sekop"):** Seperti peralatan konstruksi dan peralatan kelistrikan, mendapatkan momentum dari permintaan pasar negara "Belt and Road" dan siklus investasi AI/global. 2. **Kendaraan Listrik (EV):** Masa depan terletak pada lokalisasi produksi dan rantai pasokan di luar negeri untuk mengatasi tarif. 3. **AI & Modul Optik:** Perusahaan China menunjukkan daya saing ekstrem dalam rantai pasokan AI global (contoh: modul optik untuk NVIDIA). Aplikasi AI (seperti model besar/Token) juga memiliki potensi ekspor. 4. **Obat Inovatif:** Memanfaatkan efisiensi pengembangan klinis dan SDM untuk lisensi internasional (BD), dengan potensi pertumbuhan sepuluh kali lipat di area seperti onkologi dan pengurangan berat badan. 5. **Merek Konsumen:** Beralih dari keunggulan biaya ke ekuitas merek bernilai tinggi, mengeksploitasi efisiensi rantai pasokan ("rasio rantai-harga"). Tantangan seperti geopolitik, kepatuhan lokal, dan hambatan budaya diakui. Kunci kesuksesan terletak pada lokalisasi, pembangunan kapasitas komersial, dan ketekunan. Internasionalisasi dipandang sebagai tren investasi jangka panjang yang akan membentuk narasi pasar modal China.

marsbit1j yang lalu

Menguraikan Peluang Investasi di Era Penjelajahan Laut Besar, Invesco Great Wall Fund Merilis 'Laporan 2026 tentang Ekspansi Perusahaan China ke Luar Negeri'

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片