读懂 SEC,从“Project Crypto”到“花生酱和西瓜”

marsbitDipublikasikan tanggal 2025-08-18Terakhir diperbarui pada 2025-08-19

两场讲话、相隔五天,却像一前一后把美国加密金融的棋局摆正了。

7月31日,SEC 主席 Paul S. Atkins 宣布“Project Crypto”,把“让美国资本市场全面上链”写进监管议程。

8月4日,委员 Hester M. Peirce 在 UC Berkeley 的“Peanut Butter & Watermelon(花生酱配西瓜)”中直面金融隐私与监管理念的重构。

把两者合在一起看,你会发现:美国不只是用“更清晰的规则”去提高资本市场的吸引力,更是用“更底层的权利观”去重塑人才的吸引力。


两个讲话

Atkins 的“Project Crypto”是一次“市场结构级”的改造宣言。

他把历史脉络从纽交所的 Buttonwood 协议讲到 ATS(另类交易系统)的诞生,再落到今天的现实命题:把美国的资产发行、托管、交易全面搬上链。

其关键点有三:

一是用清晰、简单的可落地标准解决“是不是证券”的老问题,并给不同类型的代币(数字商品、稳定币、可分配收益的证券型代币等)划出明晰赛道。

二是现代化托管规则,同时公开强调“自我托管是核心的美国价值”,并将质押等链上行为纳入可合规的投资活动。

三是提出“super-app(超级应用)”的监管构想——在一个受监管的平台里同时处理证券与非证券的数字资产,减少分割监管带来的市场效率损耗。

整篇讲话反复点题“把外流的业务与团队重新迁回美国”,并把Project Crypto与总统工作组(PWG)以及新近联邦稳定币立法衔接到一起。

而Peirce 的“花生酱与西瓜”,则是一篇“社会契约级”的数字时代金融隐私重新定标。

她从第三方原则(third-party doctrine)和 BSA/AML 的报送实践切入,指出一个关键误区:把银行体系的大规模监控原封不动地搬到点对点的加密网络。

技术既然去中介,权利边界也应随之更新;否则就会催生“能报就报”的合规冲动,成本更高、效果未必更好。

她援引了很多判例和数据,来说明在数字环境下重画隐私与监管的边界,反对把普通用户和开发者默认纳入监控链条。

她并不否认打击犯罪的必要性,但强调应当遵循比例原则、实施精准执法,并为隐私增强技术的正当性辩护。


人物画像

Atkins 的职业底色是“市场结构工程师”。

他在 2002–2008 年任 SEC 委员,2012–2015 年担任 BATS Global Markets 非执行董事长,之后创立并长期经营合规与市场结构咨询机构 Patomak,直到 2025 年 4 月出任第 34 任 SEC 主席。

从他的公开履历中,可以看出他对 “促进竞争” “减少不必要重叠监管” 等关键点的重视,这也是 “Project Crypto” 看起来像一份把交易所、经纪、清算、托管与链上结算对齐的设计蓝图的原因。

Peirce 的标签是“Crypto Mom”,但更重要的是她在制度内外的“双重视角”。

她自 2018 年起任 SEC 委员,早年在 Mercatus Center 做研究,曾在参议院银行委员会任高级法律顾问,更早前在 SEC 投管部任律师,并担任过 Atkins 的法律顾问。

这种履历让她既熟悉立法与执法的边界,又能在技术与权利框架中找到“更新法理而非仅仅更新规则”的立足点。

也因为这些背景以及来自Atkins的信任,使她目前被指定领导 SEC 的 Crypto Task Force。


资本与人才

如果把美国竞争力拆成两条曲线——资本市场吸引力与人才吸引力——这两篇讲话恰好各自拉动一条曲线,然后相交形成合力。

Atkins 把“资本市场吸引力”具体化为:代币分类的确定性、托管与自托管的并行、交易场所的统一与跨品类兼容、链上结算的合规化。

这些都能直接提升“发行—交易—清算—托管”的效率,释放美元资产在链上的流通性。

Peirce 则把“人才吸引力”建立在第一性原理之上:金融隐私是公民权利的组成,不应因技术变迁而被“默认让渡”。

监管需要可审计、可追责,但不能以牺牲普遍性的自由为代价。

换句话说,前者让轨道可用,后者让人愿意上轨。


各国监管对比视角

当下的国际竞争已经不是“有没有监管”的问题,而是谁的监管更像“可计算、可组合”的操作系统。

欧洲的 MiCA 在 2024 年先行落地了 ART 与 EMT 两大类稳定币规则,从白皮书义务、资本与储备、信息披露到赎回时效,给出了统一口径,适配跨境“护照”。这套体系擅长“以牌照换确定性”,但对 DeFi 的原生交互仍以服务提供者为核心去定义。

阿联酋的双轨体系——迪拜 VARA 的《虚拟资产及相关活动条例》(2023)与阿布扎比 ADGM 的 FRT(法币参照型代币)框架——以“高透明+快迭代”的监管手册著称,确实为交易所、托管、发行业务提供了“清单式许可”。它的特点是“先把业务流水线搭出来”,再通过更新版指引持续微调。

香港 2025 年 8 月 1 日生效的《稳定币条例》把“法币锚定稳定币发行”纳入持牌活动,并由金管局主导细则与牌照发放,正在形成“先稳定币、后更广泛代币市场”的自上而下路径。它的强项在于明确的法律位阶与清晰的主监管人,但生态对纯公链原生应用的容纳度与跨境协同仍需观察。

新加坡 MAS 在 2023 年定稿稳定币框架,提出“100% 高质量储备、五个工作日内赎回、独立审计与资本金约束、合规标识”。日本则在 2023 年的《资金结算法》修订中,将“日元计价型稳定币”定位为“货币计价资产”,限定“银行、信托、资金转移业者”可发。韩国的《数字资产基本法》草案强调“破产隔离”、储备托管与审计。

它们各自的共性是以支付稳定币为切口,先把钱变得可编程,再把证券与实物资产代币化接上去。

而美国的“第一性原理”叙事有两层。

第一层是“钱”的层面:川普在 7 月 18 日签署的 GENIUS Act 给支付型稳定币立了“联邦根”,要求 1:1 高流动性储备、定期披露,并设计了破产“超优先”的持有人保护条款;从支付清算、到资金保全、再到发牌主体(银行/联邦非银),第一次把“美元的可编程形态”纳入统一口径。

第二层是“权”的层面:Peirce 不是简单谈“松监管”,而是把第三方原则与 BSA 的现实效果摆上台面,主张用“比例原则+精确执法”替代“笼统征召式监控”,这是对“隐私作为基本人权”的回归。

与“以牌照为中心”的欧洲、“以业务清单为中心”的中东、“以支付为先导”的亚洲相比,美国正尝试把“权利与市场结构”并列为制度起点,这恰恰是能给开发者与企业家带来长期信心的部分。


出海战略

基于过去十五年在美国与全球金融与fintech领域从业与创业的经历,在这里抛砖引玉浅聊一下对中国资本与 Web3/RWA 企业的战略建议:

第一,战略定位要分层。

短期可以“农村包围城市”,用港/新/阿联酋/欧洲做增长与合规的演练场;但中长期必须把美国这块高地放在核心位,而且要从现在就开始布局。

美国同时是利润池、估值中枢与话语权的来源,不进入就意味着长期折价。

进入门槛不只是费用,更是对第一性原理的敬畏:产品要天然“隐私友好”,合规要“可审计、可追责”。

第二,产品与牌照的两条腿。

GENIUS Act 把支付型稳定币的联邦框架铺好之后,美元计价的链上现金与短债基金会成为 B2B、跨境结算与链上金融的标配。

对以稳定币、RWA、券商底层为主的公司,优先将储备构成、赎回机制、独立审计与破产隔离做到“美国就绪”,并在新加坡/阿联酋/欧洲等法域用真实资金与真实客户演练运营指标和风控节奏,提前把内控文档与审计轨迹积累成“合规资产”。

第三,渠道与生态的美式对接。

Atkins 的“super-app”方向意味着美国可能允许更“统一的持牌堆栈”,这对交易与做市、券商与投顾、合成资产与托管的协作提出了新的接口要求。

务实做法是尽早在合规白名单、清算对接、链上结算试点等环节与美国金融体系建立生态合作,把自己做成“可插拔”的节点型企业,而不是自建一条全流程的重资产玩家。

第四,叙事与团队的本地化。

Peirce 的讲话昭示了一个信号:美国监管对“隐私—合规—效率”的三角关系,正在往“科学定量与比例原则”靠拢。

你的风控队伍、数据工程与法务,需要能在“减少无效报送、保留有效审计”的逻辑下自证价值;你的核心工程师也要愿意在这种“把权利写进产品”的文化里迭代——这恰恰是吸引在美顶尖人才加入的关键。

更重要的是,你的商务与运营团队需要能深刻理解本地的叙事和商业文化,把监管语言翻译成商业语言,把技术优势翻译成客户价值,能够在行业协会、州与联邦监管、机构合规与采购的多重语境中建立长期信任。


结语

美国的吸引力,将同时来自“更好的市场结构”和“更高的权利标尺”。

把 Atkins 的“Project Crypto”和 Peirce 的“花生酱与西瓜”并读,你会看到一个同时面向资本与人才的美国:

前者用制度确定性与市场工程,把流动性与发行重新吸回;后者用对隐私与自由的第一性守护,让开发者、用户与品牌愿意把“默认市场”设在这里。

对中国企业与资本而言,美国即便不是现在立刻的“唯一战场”,也一定是中长期必须攻克的“高地”。

先在周边市场打磨能无缝迁移至美国的合规与技术栈,再择机登陆,把 Web3 与 Web2 金融在美国这个“叙事与制度同频”的地方彻底结合起来,这才是穿越周期、分享美元资产数字化红利的正确方式。

Bacaan Terkait

Kalshi dan Coinbase Sama-sama Mendapat Persetujuan CFTC, Apakah Industri Kripto Masuki Era Paling Ramah Regulasi?

Pada 29 Mei, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC) mengambil dua langkah penting: menyetujui kontrak berjangka abadi (perpetual) Bitcoin yang diajukan oleh Kalshi, serta mengeluarkan surat tidak mengambil tindakan penegakan hukum kepada Coinbase yang memungkinkan anak perusahaannya menawarkan produk berjangka abadi tertentu kepada klien AS. CFTC juga merilis pernyataan kebijakan yang memberikan kerangka kerja jelas untuk pencatatan kontrak abadi di pasar regulasi. Keputusan ini menandai langkah kunci menuju jalur kepatuhan untuk kontrak abadi di AS, yang sebelumnya berada dalam area abu-abu regulasi. CFTC menekankan bahwa kontrak abadi adalah alat penting untuk manajemen risiko dan penemuan harga di pasar aset kripto global. Persetujuan ganda ini membuka dua jalur kepatuhan: Kalshi melalui rute berjangka standar di pasar berjangka yang ditunjuk (DCM), sedangkan Coinbase melalui cara berjangka asing dengan agunan kripto. Kontrak abadi telah mendominasi pasar derivatif kripto global, mencakup sekitar 78% dari volume perdagangan. Kebijakan baru ini diharapkan dapat menarik aliran modal dari platform lepas pantai kembali ke saluran AS yang patuh, memfasilitasi partisipasi institusi tradisional seperti hedge fund, dan mendorong pengembangan produk derivatif kripto yang lebih lengkap di AS. Kebijakan ini dipandang sebagai langkah defensif oleh regulator AS dalam menghadapi inovasi pesat dari platform terdesentralisasi lepas pantai, sekaligus berpotensi memperkuat posisi kompetitif ekosistem kripto AS secara global. Momen ini mungkin menjadi era paling ramah regulasi bagi industri kripto.

marsbit2j yang lalu

Kalshi dan Coinbase Sama-sama Mendapat Persetujuan CFTC, Apakah Industri Kripto Masuki Era Paling Ramah Regulasi?

marsbit2j yang lalu

CEO Sharplink: Masa Depan Ethereum Sedang Berlangsung

**Ringkasan: "Sharplink CEO: Masa Depan Ethereum Sedang Berlangsung" oleh Joseph Chalom** Artikel ini, ditulis oleh Joseph Chalom (CEO Sharplink, mantan eksekutif BlackRock), membela Ethereum dan yayasannya (Ethereum Foundation/EF) di tengah kritik terkini. Ia berpendapat bahwa perdebatan seputar harga ETH atau drama di EF tidak melihat gambaran besar yang sesungguhnya. **Poin-poin Kunci:** 1. **EF Melakukan Tugasnya:** Ethereum telah membuktikan diri sebagai infrastruktur keuangan masa depan, unggul dalam tiga atribut yang paling penting bagi adopsi institusional: kepercayaan, keamanan, dan likuiditas. Hal ini tercermin dari dominasinya dalam penyelesaian nilai stablecoin global, tokenisasi aset dunia nyata (RWA), dan transaksi DeFi bernilai tinggi. Kesuksesan ini adalah hasil dari pengembangan protokol yang ketat dan peningkatan besar seperti The Merge, EIP-1559, dan Dencun. 2. **Desentralisasi adalah Kekuatan:** Kritik bahwa desentralisasi Ethereum adalah kelemahan justru keliru. Institusi membutuhkan infrastruktur yang tidak dapat dikendalikan atau diubah oleh sedikit pihak. Desentralisasi dan netralitas Ethereum yang andal adalah alasan utama mengapa ia dapat menjadi lapisan penyelesaian keuangan masa depan. EF seharusnya fokus pada atribut inti (CROPS: anti-sensor, anti-capture, open-source, privasi, keamanan), bukan pemasaran jangka pendek. 3. **Nilai ETH Dikaitkan dengan Pertumbuhan Jaringan:** Penulis membandingkan Ethereum dengan Amazon di masa awal. Nilai intrinsik ETH terikat erat dengan ekspansi jaringan Ethereum, yang potensi pasarnya adalah seluruh sistem keuangan global, bukan hanya perdagangan kripto. Dengan lonjakan volume transaksi yang akan datang dari stablecoin, RWA, DeFi, dan keuangan agen cerdas, ETH akan menjadi lapisan insentif yang sangat dibutuhkan untuk keamanan jaringan, meningkatkan premi moneternya. 4. **Belilah Saat Orang Lain Takut:** Seperti strategi Warren Buffett atau BlackRock selama krisis keuangan, saat terbaik untuk membangun eksposur ke aset berkualitas (seperti ETH) adalah ketika sentimen pasar sangat negatif dan investor ritel panik. 5. **Seruan untuk Suara Baru:** Saat ini ada kesenjangan kepemimpinan dalam pemasaran dan narasi Ethereum untuk institusi. Penulis menyerukan agar pemangku kepentingan ekosistem (seperti Sharplink, Consensys, Aave, dll) memainkan peran yang lebih besar dalam advokasi dan mendukung siklus adopsi institusional yang akan datang. **Kesimpulan:** Penulis sangat optimis tentang masa depan Ethereum. Fondasinya kuat, teknologi dan roadmap-nya ambisius, dan nilai jaringannya siap untuk ekspansi besar-besaran. Masa depan Ethereum sebagai infrastruktur keuangan global sedang dibangun sekarang, dan saatnya bagi pemangku kepentingan untuk bersuara dan mendukung perjalanan ini.

链捕手3j yang lalu

CEO Sharplink: Masa Depan Ethereum Sedang Berlangsung

链捕手3j yang lalu

Artikel: Mengurai Metodologi Investasi "Pakar Saham Serenity"

**Ringkasan Metodologi Investasi "Bottleneck Point" dari Serenity (@aleabitoreddit)** Metodologi inti Serenity adalah "Bottleneck Point Investing": mengidentifikasi tren besar yang pasti, memetakan rantai industrinya, menemukan titik hulu yang paling sulit diganti (bottleneck), dan bertaruh sebelum pasar memberi harga penuh. Metode ini dipecah menjadi lima faktor kunci: 1. **Permintaan Pasti:** Berdasarkan tren makro seperti ekspansi data center AI dan migrasi dari koneksi listrik ke optik. 2. **Pasokan Terbatas:** Mencari komponen/material yang penting, sulit diganti, dan kapasitas produksinya terbatas (contoh: substrate InP, peralatan uji). 3. **Perhatian Rendah:** Memfokuskan pada area yang kurang diliput media atau dipahami investor mainstream, di mana kemungkinan kesalahan harga lebih besar. 4. **Penangkapan Nilai:** Perusahaan bottleneck harus memiliki daya tawar, margin baik, dan penguncian pelanggan. 5. **Katalis:** Peristiwa jangka pendek seperti laporan keuangan, kualifikasi pelanggan, atau pengumuman regulasi yang mendorong realisasi nilai. **Contoh Penerapan:** * **$AXTI:** Produsen substrate InP, material penting untuk laser komunikasi optik kecepatan tinggi di data center AI. Dianggap sebagai bottleneck klasik. * **$AAOI / $LITE:** Dianalisis dalam konteks rantai pasokan untuk ASIC khusus cloud (seperti Microsoft Maia, Amazon Trainium) dan migrasi ke interkoneksi optik. **Langkah Praktis Menerapkan Pola Pikir Ini:** 1. Identifikasi tren besar yang sudah terbukti. 2. Petakan peta rantai industri dari hulu ke hilir. 3. Cari titik bottleneck sebenarnya (sulit diperluas/diganti). 4. Kumpulkan bukti (laporan tahunan, kualifikasi pelanggan, ekspansi kapasitas). 5. Lakukan manajemen risiko dengan mempertimbangkan skenario kegagalan. 6. Sesuaikan ukuran posisi dengan kedalaman penelitian pribadi. **Keterbatasan & Peringatan:** * Risiko *overfitting* dalam interpretasi data. * Valuasi sulit untuk perusahaan tahap awal dengan kinerja keuangan belum bagus. * Popularitas Serenity sendiri kini menjadi faktor pasar yang dapat memengaruhi harga. * Ada unsur *survivorship bias*; keberhasilannya juga didukung oleh kondisi bull market AI. * Metode ini membutuhkan penilaian ahli, informasi mendalam, disiplin, dan kemampuan menahan tekanan. **Kesimpulan:** Kunci yang dapat direplikasi bukanlah portofolio Serenity, tetapi proses risetnya: mulai dari tren, cari bottleneck, kumpulkan bukti, evaluasi valuasi, tunggu katalis, dan bertaruh dengan ukuran yang sesuai. Ini adalah strategi "jalan sempit" – menghindari saham populer dan mendalami titik kritis di dalam rantai industri.

链捕手3j yang lalu

Artikel: Mengurai Metodologi Investasi "Pakar Saham Serenity"

链捕手3j yang lalu

Trading

Spot
Futures

Artikel Populer

Apa Itu $S$

Memahami SPERO: Tinjauan Komprehensif Pengenalan SPERO Seiring dengan perkembangan lanskap inovasi, munculnya teknologi web3 dan proyek cryptocurrency memainkan peran penting dalam membentuk masa depan digital. Salah satu proyek yang telah menarik perhatian di bidang dinamis ini adalah SPERO, yang dilambangkan sebagai SPERO,$$s$. Artikel ini bertujuan untuk mengumpulkan dan menyajikan informasi terperinci tentang SPERO, untuk membantu para penggemar dan investor memahami dasar-dasar, tujuan, dan inovasi dalam domain web3 dan crypto. Apa itu SPERO,$$s$? SPERO,$$s$ adalah proyek unik dalam ruang crypto yang berusaha memanfaatkan prinsip desentralisasi dan teknologi blockchain untuk menciptakan ekosistem yang mendorong keterlibatan, utilitas, dan inklusi finansial. Proyek ini dirancang untuk memfasilitasi interaksi peer-to-peer dengan cara baru, memberikan pengguna solusi dan layanan keuangan yang inovatif. Pada intinya, SPERO,$$s$ bertujuan untuk memberdayakan individu dengan menyediakan alat dan platform yang meningkatkan pengalaman pengguna dalam ruang cryptocurrency. Ini termasuk memungkinkan metode transaksi yang lebih fleksibel, mendorong inisiatif yang dipimpin komunitas, dan menciptakan jalur untuk peluang finansial melalui aplikasi terdesentralisasi (dApps). Visi mendasar dari SPERO,$$s$ berputar di sekitar inklusivitas, bertujuan untuk menjembatani kesenjangan dalam keuangan tradisional sambil memanfaatkan manfaat teknologi blockchain. Siapa Pencipta SPERO,$$s$? Identitas pencipta SPERO,$$s$ tetap agak samar, karena ada sumber daya publik yang terbatas yang memberikan informasi latar belakang terperinci tentang pendiriannya. Kurangnya transparansi ini dapat berasal dari komitmen proyek terhadap desentralisasi—sebuah etos yang banyak proyek web3 bagi, memprioritaskan kontribusi kolektif di atas pengakuan individu. Dengan memusatkan diskusi di sekitar komunitas dan tujuan kolektifnya, SPERO,$$s$ mewujudkan esensi pemberdayaan tanpa menonjolkan individu tertentu. Dengan demikian, memahami etos dan misi SPERO tetap lebih penting daripada mengidentifikasi pencipta tunggal. Siapa Investor SPERO,$$s$? SPERO,$$s$ didukung oleh beragam investor mulai dari modal ventura hingga investor malaikat yang berdedikasi untuk mendorong inovasi di sektor crypto. Fokus investor ini umumnya sejalan dengan misi SPERO—memprioritaskan proyek yang menjanjikan kemajuan teknologi sosial, inklusivitas finansial, dan tata kelola terdesentralisasi. Fondasi investor ini biasanya tertarik pada proyek yang tidak hanya menawarkan produk inovatif tetapi juga memberikan kontribusi positif kepada komunitas blockchain dan ekosistemnya. Dukungan dari investor ini memperkuat SPERO,$$s$ sebagai pesaing yang patut diperhitungkan di domain proyek crypto yang berkembang pesat. Bagaimana SPERO,$$s$ Bekerja? SPERO,$$s$ menerapkan kerangka kerja multi-faceted yang membedakannya dari proyek cryptocurrency konvensional. Berikut adalah beberapa fitur kunci yang menekankan keunikan dan inovasinya: Tata Kelola Terdesentralisasi: SPERO,$$s$ mengintegrasikan model tata kelola terdesentralisasi, memberdayakan pengguna untuk berpartisipasi aktif dalam proses pengambilan keputusan mengenai masa depan proyek. Pendekatan ini mendorong rasa kepemilikan dan akuntabilitas di antara anggota komunitas. Utilitas Token: SPERO,$$s$ memanfaatkan token cryptocurrency-nya sendiri, yang dirancang untuk melayani berbagai fungsi dalam ekosistem. Token ini memungkinkan transaksi, hadiah, dan fasilitasi layanan yang ditawarkan di platform, meningkatkan keterlibatan dan utilitas secara keseluruhan. Arsitektur Berlapis: Arsitektur teknis SPERO,$$s$ mendukung modularitas dan skalabilitas, memungkinkan integrasi fitur dan aplikasi tambahan secara mulus seiring dengan perkembangan proyek. Kemampuan beradaptasi ini sangat penting untuk mempertahankan relevansi di lanskap crypto yang selalu berubah. Keterlibatan Komunitas: Proyek ini menekankan inisiatif yang dipimpin komunitas, menggunakan mekanisme yang memberikan insentif untuk kolaborasi dan umpan balik. Dengan memelihara komunitas yang kuat, SPERO,$$s$ dapat lebih baik memenuhi kebutuhan pengguna dan beradaptasi dengan tren pasar. Fokus pada Inklusi: Dengan menawarkan biaya transaksi yang rendah dan antarmuka yang ramah pengguna, SPERO,$$s$ bertujuan untuk menarik basis pengguna yang beragam, termasuk individu yang mungkin sebelumnya tidak terlibat dalam ruang crypto. Komitmen ini terhadap inklusi sejalan dengan misi utamanya untuk memberdayakan melalui aksesibilitas. Garis Waktu SPERO,$$s$ Memahami sejarah proyek memberikan wawasan penting tentang trajektori dan tonggak perkembangannya. Berikut adalah garis waktu yang disarankan yang memetakan peristiwa signifikan dalam evolusi SPERO,$$s$: Fase Konseptualisasi dan Ideasi: Ide awal yang membentuk dasar SPERO,$$s$ dikembangkan, sangat selaras dengan prinsip desentralisasi dan fokus komunitas dalam industri blockchain. Peluncuran Whitepaper Proyek: Setelah fase konseptual, whitepaper komprehensif yang merinci visi, tujuan, dan infrastruktur teknologi SPERO,$$s$ dirilis untuk menarik minat dan umpan balik komunitas. Pembangunan Komunitas dan Keterlibatan Awal: Upaya jangkauan aktif dilakukan untuk membangun komunitas pengguna awal dan investor potensial, memfasilitasi diskusi seputar tujuan proyek dan mendapatkan dukungan. Acara Generasi Token: SPERO,$$s$ melakukan acara generasi token (TGE) untuk mendistribusikan token asli kepada pendukung awal dan membangun likuiditas awal dalam ekosistem. Peluncuran dApp Awal: Aplikasi terdesentralisasi (dApp) pertama yang terkait dengan SPERO,$$s$ diluncurkan, memungkinkan pengguna untuk terlibat dengan fungsionalitas inti platform. Pengembangan Berkelanjutan dan Kemitraan: Pembaruan dan peningkatan berkelanjutan terhadap penawaran proyek, termasuk kemitraan strategis dengan pemain lain di ruang blockchain, telah membentuk SPERO,$$s$ menjadi pemain yang kompetitif dan berkembang di pasar crypto. Kesimpulan SPERO,$$s$ berdiri sebagai bukti potensi web3 dan cryptocurrency untuk merevolusi sistem keuangan dan memberdayakan individu. Dengan komitmen terhadap tata kelola terdesentralisasi, keterlibatan komunitas, dan fungsionalitas yang dirancang secara inovatif, ia membuka jalan menuju lanskap keuangan yang lebih inklusif. Seperti halnya investasi di ruang crypto yang berkembang pesat, calon investor dan pengguna dianjurkan untuk melakukan riset secara menyeluruh dan terlibat dengan perkembangan yang sedang berlangsung dalam SPERO,$$s$. Proyek ini menunjukkan semangat inovatif industri crypto, mengundang eksplorasi lebih lanjut ke dalam berbagai kemungkinan yang ada. Meskipun perjalanan SPERO,$$s$ masih berlangsung, prinsip-prinsip dasarnya mungkin benar-benar mempengaruhi masa depan cara kita berinteraksi dengan teknologi, keuangan, dan satu sama lain dalam ekosistem digital yang saling terhubung.

75 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.17Diperbarui pada 2024.12.17

Apa Itu $S$

Apa Itu AGENT S

Agent S: Masa Depan Interaksi Otonom di Web3 Pendahuluan Dalam lanskap Web3 dan cryptocurrency yang terus berkembang, inovasi secara konstan mendefinisikan ulang cara individu berinteraksi dengan platform digital. Salah satu proyek perintis, Agent S, menjanjikan untuk merevolusi interaksi manusia-komputer melalui kerangka agen terbuka. Dengan membuka jalan untuk interaksi otonom, Agent S bertujuan untuk menyederhanakan tugas-tugas kompleks, menawarkan aplikasi transformasional dalam kecerdasan buatan (AI). Eksplorasi mendetail ini akan menyelami seluk-beluk proyek, fitur uniknya, dan implikasinya untuk domain cryptocurrency. Apa itu Agent S? Agent S berdiri sebagai kerangka agen terbuka yang inovatif, dirancang khusus untuk mengatasi tiga tantangan mendasar dalam otomatisasi tugas komputer: Memperoleh Pengetahuan Spesifik Domain: Kerangka ini secara cerdas belajar dari berbagai sumber pengetahuan eksternal dan pengalaman internal. Pendekatan ganda ini memberdayakannya untuk membangun repositori pengetahuan spesifik domain yang kaya, meningkatkan kinerjanya dalam pelaksanaan tugas. Perencanaan Selama Rentang Tugas yang Panjang: Agent S menggunakan perencanaan hierarkis yang ditingkatkan pengalaman, pendekatan strategis yang memfasilitasi pemecahan dan pelaksanaan tugas-tugas rumit dengan efisien. Fitur ini secara signifikan meningkatkan kemampuannya untuk mengelola beberapa subtugas dengan efisien dan efektif. Menangani Antarmuka Dinamis dan Tidak Seragam: Proyek ini memperkenalkan Antarmuka Agen-Komputer (ACI), solusi inovatif yang meningkatkan interaksi antara agen dan pengguna. Dengan memanfaatkan Model Bahasa Besar Multimodal (MLLM), Agent S dapat menavigasi dan memanipulasi berbagai antarmuka pengguna grafis dengan mulus. Melalui fitur-fitur perintis ini, Agent S menyediakan kerangka kerja yang kuat yang mengatasi kompleksitas yang terlibat dalam mengotomatisasi interaksi manusia dengan mesin, membuka jalan untuk berbagai aplikasi dalam AI dan seterusnya. Siapa Pencipta Agent S? Meskipun konsep Agent S secara fundamental inovatif, informasi spesifik tentang penciptanya tetap samar. Pencipta saat ini tidak diketahui, yang menyoroti baik tahap awal proyek atau pilihan strategis untuk menjaga anggota pendiri tetap tersembunyi. Terlepas dari anonimitas, fokus tetap pada kemampuan dan potensi kerangka kerja. Siapa Investor Agent S? Karena Agent S relatif baru dalam ekosistem kriptografi, informasi terperinci mengenai investor dan pendukung keuangannya tidak secara eksplisit didokumentasikan. Kurangnya wawasan yang tersedia untuk umum mengenai fondasi investasi atau organisasi yang mendukung proyek ini menimbulkan pertanyaan tentang struktur pendanaannya dan peta jalan pengembangannya. Memahami dukungan sangat penting untuk mengukur keberlanjutan proyek dan potensi dampak pasar. Bagaimana Cara Kerja Agent S? Di inti Agent S terletak teknologi mutakhir yang memungkinkannya berfungsi secara efektif dalam berbagai pengaturan. Model operasionalnya dibangun di sekitar beberapa fitur kunci: Interaksi Komputer yang Mirip Manusia: Kerangka ini menawarkan perencanaan AI yang canggih, berusaha untuk membuat interaksi dengan komputer lebih intuitif. Dengan meniru perilaku manusia dalam pelaksanaan tugas, ia menjanjikan untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Memori Naratif: Digunakan untuk memanfaatkan pengalaman tingkat tinggi, Agent S memanfaatkan memori naratif untuk melacak sejarah tugas, sehingga meningkatkan proses pengambilan keputusannya. Memori Episodik: Fitur ini memberikan panduan langkah demi langkah kepada pengguna, memungkinkan kerangka untuk menawarkan dukungan kontekstual saat tugas berlangsung. Dukungan untuk OpenACI: Dengan kemampuan untuk berjalan secara lokal, Agent S memungkinkan pengguna untuk mempertahankan kontrol atas interaksi dan alur kerja mereka, sejalan dengan etos terdesentralisasi Web3. Integrasi Mudah dengan API Eksternal: Versatilitas dan kompatibilitasnya dengan berbagai platform AI memastikan bahwa Agent S dapat dengan mulus masuk ke dalam ekosistem teknologi yang ada, menjadikannya pilihan menarik bagi pengembang dan organisasi. Fungsionalitas ini secara kolektif berkontribusi pada posisi unik Agent S dalam ruang kripto, saat ia mengotomatisasi tugas-tugas kompleks yang melibatkan banyak langkah dengan intervensi manusia yang minimal. Seiring proyek ini berkembang, aplikasi potensialnya di Web3 dapat mendefinisikan ulang bagaimana interaksi digital berlangsung. Garis Waktu Agent S Pengembangan dan tonggak Agent S dapat dirangkum dalam garis waktu yang menyoroti peristiwa pentingnya: 27 September 2024: Konsep Agent S diluncurkan dalam sebuah makalah penelitian komprehensif berjudul “Sebuah Kerangka Agen Terbuka yang Menggunakan Komputer Seperti Manusia,” yang menunjukkan dasar untuk proyek ini. 10 Oktober 2024: Makalah penelitian tersebut dipublikasikan secara terbuka di arXiv, menawarkan eksplorasi mendalam tentang kerangka kerja dan evaluasi kinerjanya berdasarkan tolok ukur OSWorld. 12 Oktober 2024: Sebuah presentasi video dirilis, memberikan wawasan visual tentang kemampuan dan fitur Agent S, lebih lanjut melibatkan pengguna dan investor potensial. Tanda-tanda dalam garis waktu ini tidak hanya menggambarkan kemajuan Agent S tetapi juga menunjukkan komitmennya terhadap transparansi dan keterlibatan komunitas. Poin Kunci Tentang Agent S Seiring kerangka Agent S terus berkembang, beberapa atribut kunci menonjol, menekankan sifat inovatif dan potensinya: Kerangka Inovatif: Dirancang untuk memberikan penggunaan komputer yang intuitif seperti interaksi manusia, Agent S membawa pendekatan baru untuk otomatisasi tugas. Interaksi Otonom: Kemampuan untuk berinteraksi secara otonom dengan komputer melalui GUI menandakan lompatan menuju solusi komputasi yang lebih cerdas dan efisien. Otomatisasi Tugas Kompleks: Dengan metodologinya yang kuat, ia dapat mengotomatisasi tugas-tugas kompleks yang melibatkan banyak langkah, membuat proses lebih cepat dan kurang rentan terhadap kesalahan. Perbaikan Berkelanjutan: Mekanisme pembelajaran memungkinkan Agent S untuk belajar dari pengalaman masa lalu, terus meningkatkan kinerja dan efektivitasnya. Versatilitas: Adaptabilitasnya di berbagai lingkungan operasi seperti OSWorld dan WindowsAgentArena memastikan bahwa ia dapat melayani berbagai aplikasi. Saat Agent S memposisikan dirinya di lanskap Web3 dan kripto, potensinya untuk meningkatkan kemampuan interaksi dan mengotomatisasi proses menandakan kemajuan signifikan dalam teknologi AI. Melalui kerangka inovatifnya, Agent S mencerminkan masa depan interaksi digital, menjanjikan pengalaman yang lebih mulus dan efisien bagi pengguna di berbagai industri. Kesimpulan Agent S mewakili lompatan berani ke depan dalam pernikahan AI dan Web3, dengan kapasitas untuk mendefinisikan ulang cara kita berinteraksi dengan teknologi. Meskipun masih dalam tahap awal, kemungkinan aplikasinya sangat luas dan menarik. Melalui kerangka komprehensifnya yang mengatasi tantangan kritis, Agent S bertujuan untuk membawa interaksi otonom ke garis depan pengalaman digital. Saat kita melangkah lebih dalam ke dalam ranah cryptocurrency dan desentralisasi, proyek-proyek seperti Agent S pasti akan memainkan peran penting dalam membentuk masa depan teknologi dan kolaborasi manusia-komputer.

904 Total TayanganDipublikasikan pada 2025.01.14Diperbarui pada 2025.01.14

Apa Itu AGENT S

Cara Membeli S

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Sonic (S) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Sonic (S) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Sonic (S) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Sonic (S) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Sonic (S)Lakukan trading Sonic (S) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

1.3k Total TayanganDipublikasikan pada 2025.01.15Diperbarui pada 2025.03.21

Cara Membeli S

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga S (S) disajikan di bawah ini.

活动图片