Токенизация и стейблкоины: взгляд управляющего партнера Nine Blocks Capital Анри Арсланяна

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-08-15Terakhir diperbarui pada 2025-08-15

Анри Арсланян, сооснователь и управляющий партнер хедж-фонда Nine Blocks Capital Management в Дубае, считает, что токенизация активов переживает новый этап развития. По его словам, в период с 2018 по 2020 год он ожидал более медленного прогресса, однако последние годы показали ускорение этого процесса.

Арсланян отметил, что токенизация открывает доступ к инвестициям, ранее недоступным для большинства, снижая минимальные пороги входа. К примеру, частный предприниматель не может приобрести целое здание, однако ему доступна возможность купить его токенизированную долю.

При этом Анри подчеркнул, что важно понять, в каких сферах токенизация получит наибольшее распространение. В одних странах уже тестируются проекты с цифровизацией прав на недвижимость, в других — с государственными облигациями. По его мнению, одним из перспективных направлений станет рынок фондов, где в ближайшие годы значительная часть паев может выпускаться в токенизированной форме. Это упростит доступ к инвестиционным инструментам и повысит ликвидность.

Говоря о стейблкоинах, Арсланян назвал их «убийственным» применением технологий блокчейна. Он напомнил, что в начале 2020 года объем рынка стейблкоинов не превышал $5 млрд, а сегодня он составляет более $200 млрд. При этом основной рост обеспечивают развивающиеся рынки, где стабильные монеты становятся фактическим инструментом для доступа к доллару США. В международной торговле они также вытесняют SWIFT, предлагая более быстрые и дешевые расчеты.

Отдельно Арсланян выделил сегмент «доходных стейблкоинов». Сейчас прибыль от их размещения получает эмитент, но в будущем она может перераспределяться между держателями. Анри видит в этом большой потенциал, особенно для частных инвесторов и компаний, заинтересованных в повышении эффективности капитала.

По его словам, использование стейблкоинов в трансграничной торговле уже стало нормой. Компании из Азии, Ближнего Востока и Латинской Америки часто выбирают их вместо традиционных банковских переводов из-за скорости и меньших комиссий. Это подтверждает, что стейблкоины стали рабочим инструментом, а не просто экспериментальной технологией.

Bacaan Terkait

Indikator Fundamental Kripto Kembali Lebih Penting daripada Peringkat Berdasarkan Kapitalisasi Pasar

**Fundamental Aset Kripto Kembali Menjadi Lebih Penting daripada Peringkat Berdasarkan Kapitalisasi Pasar** Investor kini semakin menggunakan indikator fundamental sebagai filter utama dalam menilai aset kripto, bukan hanya mengandalkan peringkat kapitalisasi pasar. Mereka mempertimbangkan pendapatan protokol, penggunaan aktual, ekonomi token (tokenomics), serta kemampuan proyek mempertahankan nilai yang diciptakan. Praktisi pasar mencatat pergeseran dari penilaian berdasarkan "semakin tinggi peringkat, semakin aman" menuju analisis mendalam terhadap pengguna, biaya, permintaan berkelanjutan, dan model penangkapan nilai. Analisis fundamental cocok untuk investasi jangka menengah dan panjang, sementara analisis teknis lebih untuk perdagangan jangka pendek. Metrik kunci yang diperiksa mencakup: * Tim pengembang dan teknologi. * Tokenomics: distribusi, insentif, dan permintaan. * Aktivitas pengguna yang membayar biaya dan pendapatan. * Model ekonomi yang berkelanjutan. * Persaingan dan kemitraan. Meski derivatif seperti futures perpetual masih mempengaruhi harga harian, aliran institusional yang tumbuh berfokus pada aset dengan fundamental kuat dan aliran pendapatan yang dapat diverifikasi. Contohnya, token seperti **$HYPE (Hyperliquid)** dinilai berdasarkan aktivitas perdagangan dan pendapatan platformnya, sementara **Arbitrum** dianalisis melalui volume transaksi dan pembagian pendapatan. Bitcoin dipandang sebagai aset makro tersendiri, sementara aset lain seperti Ethereum dan proyek di luarnya akan menjalani pemeriksaan ketat terhadap model ekonomi dan pengguna riil mereka. Tren ini menandakan matangnya industri, di mana modal lebih menghargai ekonomi yang terverifikasi dan nilai jangka panjang daripada sekadar narasi atau peringkat.

cryptonews.ru37m yang lalu

Indikator Fundamental Kripto Kembali Lebih Penting daripada Peringkat Berdasarkan Kapitalisasi Pasar

cryptonews.ru37m yang lalu

Roman Storm Tuduh Google dan OpenAI Terkait Putusan Departemen Kehakiman AS dalam Kasus Kripto

Roman Storm, pendiri protokol anonimisasi kripto Tornado Cash, telah menuduh Google dan OpenAI berkontribusi pada program nuklir Korea Utara. Tuduhan ini dilontarkan setelah ia dinyatakan bersalah oleh Kementerian Kehakiman AS atas konspirasi melakukan kegiatan transfer uang tanpa izin. Storm menegaskan bahwa investigasi terhadap ahli TI Korea Utara mengungkap penggunaan ChatGPT untuk penulisan kode dan teks, serta Google Gemini untuk pemalsuan dokumen. Ia berargumen bahwa jika logika hukum yang sama diterapkan pada kasusnya—di mana pengembang dianggap bertanggung jawab atas penyalahgunaan alat netral yang mereka buat—maka Google dan OpenAI juga seharusnya dipersalahkan atas tindakan para peretas tersebut. "Jika logika ini absurd untuk Google dan OpenAI, maka itu juga absurd untuk Roman Storm. Yang harus dituntut adalah pelaku kejahatan, bukan pembuat alatnya. Menulis kode bukanlah kejahatan," tegas Storm di media sosial. Ia menyerukan konsistensi: agar karyawan Google dan OpenAI juga menghadapi tuntutan pidana berdasarkan logika yang sama. Putusan dalam kasus Storm menciptakan preseden hukum berisiko bagi pengembang perangkat lunak di AS, yang dapat dituntut atas kode yang disalahgunakan. Sementara RUU CLARITY Act berupaya memberikan perlindungan hukum bagi pengembang, peluang disahkannya tetap rendah karena isu politik dan mendekatnya pemilu.

cryptonews.ru2j yang lalu

Roman Storm Tuduh Google dan OpenAI Terkait Putusan Departemen Kehakiman AS dalam Kasus Kripto

cryptonews.ru2j yang lalu

Trading

Spot
活动图片