Директор Coin Center Питер Ван Валкенбург высказался о регулировании цифровых активов в США в 2025 году

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-08-15Terakhir diperbarui pada 2025-08-15

Исполнительный директор Coin Center Питер Ван Валкенбург оценил регуляторную политику Соединенных Штатов в отношении криптовалют. Он отметил, что Конгресс США в 1-й половине года показал высокую активность в разработке законов. Палаты приняли законопроект CLARITY, определяющий разграничение полномочий SEC и CFTC и поддерживающий разработчиков и провайдеров self-custody решений, а Сенат продвинул инициативу GENIUS, упрощающую процесс для эмитентов стейблкоинов и исключающую чрезмерные ограничения для разработчиков и независимых провайдеров.

По мнению эксперта, важным событием стало внесение в Палату представителей Blockchain Regulatory Certainty Act (H.R. 8533), к которому прикрепили положения CLARITY. Законопроект получил голоса большинства и предусматривает защиту разработчиков от уголовного преследования за отсутствие лицензии денежного передатчика, если они не контролируют средства пользователей. Поддержка законопроекта со стороны рабочей группы PWG усиливает его шансы на принятие.

В то же время действия Министерства юстиции (DOJ) вызвали тревогу у представителей криптосообщества. Ван Валкенбург отметил, что прокуратура продолжает судебные преследования разработчиков Tornado Cash и Samourai Wallet, несмотря на то, что они не контролировали средства пользователей. Критики считают, что такие шаги фактически подрывают 2019 FinCEN Guidance и могут нарушить законные права на приватность.

Эксперт предупредил, что агрессивная позиция Минюста создает прецедент, при котором программисты могут быть привлечены к ответственности за разработку кода, используемого другими. Это особенно беспокоит в свете возможных планов администрации расширить лицензионные требования и контроль за пользователями криптовалютных инструментов.

Он отмечает, что ключевые вопросы так и остаются без ответа. Неясно, откажется ли FinCEN от устаревших правил, признающих некоторые практики легитимными, или, наоборот, усилит регулирование. Также пока нет ясности, будут ли Конгресс и Минфин модернизировать Закон о банковской тайне, чтобы он соответствовал современным технологиям.

Bacaan Terkait

Indikator Fundamental Kripto Kembali Lebih Penting daripada Peringkat Berdasarkan Kapitalisasi Pasar

**Fundamental Aset Kripto Kembali Menjadi Lebih Penting daripada Peringkat Berdasarkan Kapitalisasi Pasar** Investor kini semakin menggunakan indikator fundamental sebagai filter utama dalam menilai aset kripto, bukan hanya mengandalkan peringkat kapitalisasi pasar. Mereka mempertimbangkan pendapatan protokol, penggunaan aktual, ekonomi token (tokenomics), serta kemampuan proyek mempertahankan nilai yang diciptakan. Praktisi pasar mencatat pergeseran dari penilaian berdasarkan "semakin tinggi peringkat, semakin aman" menuju analisis mendalam terhadap pengguna, biaya, permintaan berkelanjutan, dan model penangkapan nilai. Analisis fundamental cocok untuk investasi jangka menengah dan panjang, sementara analisis teknis lebih untuk perdagangan jangka pendek. Metrik kunci yang diperiksa mencakup: * Tim pengembang dan teknologi. * Tokenomics: distribusi, insentif, dan permintaan. * Aktivitas pengguna yang membayar biaya dan pendapatan. * Model ekonomi yang berkelanjutan. * Persaingan dan kemitraan. Meski derivatif seperti futures perpetual masih mempengaruhi harga harian, aliran institusional yang tumbuh berfokus pada aset dengan fundamental kuat dan aliran pendapatan yang dapat diverifikasi. Contohnya, token seperti **$HYPE (Hyperliquid)** dinilai berdasarkan aktivitas perdagangan dan pendapatan platformnya, sementara **Arbitrum** dianalisis melalui volume transaksi dan pembagian pendapatan. Bitcoin dipandang sebagai aset makro tersendiri, sementara aset lain seperti Ethereum dan proyek di luarnya akan menjalani pemeriksaan ketat terhadap model ekonomi dan pengguna riil mereka. Tren ini menandakan matangnya industri, di mana modal lebih menghargai ekonomi yang terverifikasi dan nilai jangka panjang daripada sekadar narasi atau peringkat.

cryptonews.ru37m yang lalu

Indikator Fundamental Kripto Kembali Lebih Penting daripada Peringkat Berdasarkan Kapitalisasi Pasar

cryptonews.ru37m yang lalu

Roman Storm Tuduh Google dan OpenAI Terkait Putusan Departemen Kehakiman AS dalam Kasus Kripto

Roman Storm, pendiri protokol anonimisasi kripto Tornado Cash, telah menuduh Google dan OpenAI berkontribusi pada program nuklir Korea Utara. Tuduhan ini dilontarkan setelah ia dinyatakan bersalah oleh Kementerian Kehakiman AS atas konspirasi melakukan kegiatan transfer uang tanpa izin. Storm menegaskan bahwa investigasi terhadap ahli TI Korea Utara mengungkap penggunaan ChatGPT untuk penulisan kode dan teks, serta Google Gemini untuk pemalsuan dokumen. Ia berargumen bahwa jika logika hukum yang sama diterapkan pada kasusnya—di mana pengembang dianggap bertanggung jawab atas penyalahgunaan alat netral yang mereka buat—maka Google dan OpenAI juga seharusnya dipersalahkan atas tindakan para peretas tersebut. "Jika logika ini absurd untuk Google dan OpenAI, maka itu juga absurd untuk Roman Storm. Yang harus dituntut adalah pelaku kejahatan, bukan pembuat alatnya. Menulis kode bukanlah kejahatan," tegas Storm di media sosial. Ia menyerukan konsistensi: agar karyawan Google dan OpenAI juga menghadapi tuntutan pidana berdasarkan logika yang sama. Putusan dalam kasus Storm menciptakan preseden hukum berisiko bagi pengembang perangkat lunak di AS, yang dapat dituntut atas kode yang disalahgunakan. Sementara RUU CLARITY Act berupaya memberikan perlindungan hukum bagi pengembang, peluang disahkannya tetap rendah karena isu politik dan mendekatnya pemilu.

cryptonews.ru2j yang lalu

Roman Storm Tuduh Google dan OpenAI Terkait Putusan Departemen Kehakiman AS dalam Kasus Kripto

cryptonews.ru2j yang lalu

Trading

Spot
活动图片