XRP News: SBI CEO Reveals The Key To Massive Wealth Shift

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2025-07-15Terakhir diperbarui pada 2025-07-15

Abstrak

The Chief Executive Officer (CEO) of SBI Global Asset Management, Tomoya Asakura, has described XRP as more than just a...

Trusted Editorial content, reviewed by leading industry experts and seasoned editors. Ad Disclosure

The Chief Executive Officer (CEO) of SBI Global Asset Management, Tomoya Asakura, has described XRP as more than just a speculative cryptocurrency, calling it a key player in a major global wealth transfer. As traditional markets feel the strain and pressure of rising tariffs and economic uncertainty, XRP is gaining momentum as a leading digital asset, seeing continued growth in both value and adoption. 

XRP Emerges As Global Wealth Transfer Trigger

In a bold and defining statement, Asakura declared on the X social media that XRP represents the most significant wealth transfer opportunity of this generation. The CEO’s assertion places XRP at the epicenter of a rapidly changing financial world, one where traditional markets are faltering and digital currencies are rising in response.

In his view, XRP stands apart from other digital assets due to its real-world use cases and growing role in global finance. He stated that the current economic climate, shaped by mounting tariffs and geopolitical tensions, is pushing investors away from traditional assets like stocks and bonds. In response, interest and capital are rapidly shifting toward alternatives such as cryptocurrencies and gold

XRP
Source: Shawn Mark on X

Among these cryptocurrencies, XRP has surged significantly, with its market capitalization recently exceeding 25 trillion yen ($172.6 billion)— a development Asakura believes signals a deeper financial shift. He further emphasized that XRP’s strength lies in its fast and low-cost international remittance infrastructure

Unlike speculative tokens, the SBI asset management CEO reveals that XRP is backed by a real-world solution aimed at improving cross-border payment inefficiencies. He noted that Ripple, a crypto company holding the largest share of XRP‘s supply, has built a global payment network increasingly embraced by major banks and financial institutions. This ever-growing institutional adoption is a key reason why XRP is gaining long-term value and attention. 

According to Asakura, XRP is no longer a niche digital currency but a foundational component of the digital financial revolution set to redefine the rules of global wealth. He believes its value and potential may continue to grow as more institutions recognize its capabilities in cross-border payments and digital liquidity.

XRP’s Value Continues Bullish Ascent

XRP is on a steady bullish trajectory, as its price once again approaches the $3 mark. A new analysis by market expert Shawn Mark on X suggests that XRP is rapidly building momentum around a key resistance zone near the $2.90 level. 

The cryptocurrency recently surged to $2.92, marking a sharp upward move from around $2.00 just weeks ago. Mark’s chart analysis shows a breakout from a long-term descending wedge, indicating the potential for a trend reversal and the start of a new bullish phase. The chart also shows that the price is presently testing the 0.786 Fibonacci resistance level. 

If XRP manages to break through this area cleanly, the analyst predicts that it could retest its all-time high of above $3.40 from previous cycles. Should bulls maintain control, the cryptocurrency may then enter price discovery mode.

XRP
XRP trading at $2.99 on the 1D chart | Source: XRPUSDT on Tradingview.com
Featured image from Getty Images, chart from Tradingview.com
Editorial Process for bitcoinist is centered on delivering thoroughly researched, accurate, and unbiased content. We uphold strict sourcing standards, and each page undergoes diligent review by our team of top technology experts and seasoned editors. This process ensures the integrity, relevance, and value of our content for our readers.

Scott Matherson is a leading crypto writer at Bitcoinist, who possesses a sharp analytical mind and a deep understanding of the digital currency landscape. Scott has earned a reputation for delivering thought-provoking and well-researched articles that resonate with both newcomers and seasoned crypto enthusiasts. Outside of his writing, Scott is passionate about promoting crypto literacy and often works to educate the public on the potential of blockchain.

Bacaan Terkait

Robot Belajar Operasi dari Video, UC Berkeley Pertama Kali Menghubungkan Video Internet dengan Penerapan pada Robot Tangan Lincah di Dunia Nyata

**Ringkasan: Robot Belajar dari Video untuk Operasi Manual, Peneliti UC Berkeley Pertama Kali Menerapkan Jaringan dari Video Internet ke Penerapan Aktual pada Tangan Robot Lincah** Peneliti UC Berkeley memperkenalkan metode "Do as I Do," sebuah alur kerja yang pertama kali berhasil mengubah video RGB monokular sehari-hari manusia menjadi lintasan gerak yang dapat dieksekusi oleh tangan robot lincah Sharpa Wave. Penelitian ini mengatasi tantangan utama: mengubah data video yang berisik menjadi instruksi yang dapat dijalankan robot. Prosesnya terdiri dari dua tahap: 1. **Pelacakan 4D Tangan-Benda yang Stabil:** Menggunakan model difusi terpandu untuk merekonstruksi interaksi tangan-benda dari video, mempertahankan kontinuitas dan mengurangi kesalahan. 2. **Pengalihan Aksi yang Tangguh:** Memodifikasi metode pengalihan aksi (seperti SPIDER) dengan penyesuaian agar dapat memproses lintasan referensi yang berisik dari video, meningkatkan tingkat keberhasilan dari 25% menjadi 71%. Sistem ini telah menghasilkan 500 lintasan gerak yang divalidasi untuk 20 jenis operasi seperti menulis, menuang, mengaduk, dan memalu. Lintasan ini telah berhasil dijalankan pada platform robot nyata dengan lengan UR3e ganda dan sepasang tangan Sharpa Wave (22 derajat kebebasan). Penelitian ini juga menyoroti bahwa tidak semua video internet dapat langsung digunakan. Analisis menunjukkan bahwa hanya sekitar 5% dari klip video yang disaring untuk interaksi tangan-benda yang benar-benar dapat diproses menjadi data robot yang andal, menekankan pentingnya penyaringan data yang cermat. Pada intinya, "Do as I Do" mengubah video manusia menjadi kumpulan data operasi berskala besar untuk robot, membuka jalur baru bagi robot untuk belajar dari banyaknya video yang ada di internet.

marsbit1m yang lalu

Robot Belajar Operasi dari Video, UC Berkeley Pertama Kali Menghubungkan Video Internet dengan Penerapan pada Robot Tangan Lincah di Dunia Nyata

marsbit1m yang lalu

Ingin Manfaatkan Robinhood Chain? Proyek-Proyek Ekosistem Mana yang Layak Diperhatikan?

**Ingin Manfaat dari Airdrop Robinhood Chain? Proyek-Proyek Ekosistem Ini Perlu Diperhatikan** Robinhood Chain, Layer 2 inti Robinhood, dengan cepat membangun ekosistem lengkap yang mencakup token saham, RWA, perdagangan perpetual, dan spot. Pada 2 Juli 2026, jaringan ini meluncurkan mainnet sekaligus kampanye pembebasan biaya Gas selama 90 hari. Dalam 4 hari, TVL ekosistemnya mencapai sekitar $76,73 juta. Artikel ini menyoroti beberapa proyek utama di ekosistem Robinhood Chain yang menawarkan peluang potensial: 1. **Arcus**: DEX untuk token saham dan crypto yang dibangun bersama oleh dYdX Labs dan Robinhood Crypto, berfokus pada spot dan perpetual. Token Arcus rencananya akan didistribusikan kepada komunitas dYdX. 2. **Lighter**: DEX terdesentralisasi berbasis ZK untuk perdagangan perpetual dan spot. Platform ini menawarkan program rewards senilai $11 juta dalam token LIT untuk pengguna yang bertransaksi. 3. **Morpho**: Digunakan dalam produk Robinhood Earn, yang memungkinkan pengguna AS meminjamkan stablecoin USDG untuk mendapatkan imbal hasil. USDG ini dialokasikan di pasar Morpho. 4. **Rialto**: Platform perdagangan spot on-chain yang mendukung crypto, saham, ETF, dan komoditas, termasuk lebih dari 90 token saham Robinhood. 5. **Arrakis**: Protokol market maker on-chain non-kustodial untuk penerbit token, membantu mengelola likuiditas di DEX. 6. **Meridian**: Platform pasar prediksi dan kontrak perpetual yang berfokus pada RWA, menggunakan USDe sebagai aset penyelesaian. 7. **Native**: Sistem penemuan harga dan eksekusi on-chain yang baru saja diterapkan di Robinhood Chain. Catatan penting: Artikel ini bukan saran investasi. Selalu lakukan penelitian sendiri (DYOR) dan evaluasi toleransi risiko sebelum berinteraksi dengan proyek-proyek ini.

Foresight News34m yang lalu

Ingin Manfaatkan Robinhood Chain? Proyek-Proyek Ekosistem Mana yang Layak Diperhatikan?

Foresight News34m yang lalu

Akhir Koreksi atau Lanjutan Tren: Tinjauan Struktur Teknis BTC & HYPE | Analisis Tamu

Analisis Teknikal BTC dan HYPE: Ulasan Struktur dan Proyeksi Minggu Ini Laporan mingguan ini berfokus pada analisis struktur teknikal multi-timeframe untuk BTC dan HYPE. Untuk BTC, analisis dilakukan pada timeframe harian dan 4 jam, menelusuri struktur koreksi sejak puncak 6 Mei. Model kuantitatif eksklusif digunakan untuk memproyeksikan level kunci resistance, support, serta jalur operasional jangka pendek dan menengah minggu ini. Bagian HYPE berfokus pada pergerakan rebound di timeframe 4 jam, menganalisis evolusi strukturnya, dan memberikan saran manajemen risiko untuk operasi jangka pendek. **BTC:** * **Analisis Struktur:** Koreksi sejak awal Mei menunjukkan pola empat segmen di chart harian. Pergerakan saat ini berada di segmen rebound (3-4). Hasil akhir "Titik 4" akan menentukan arah jangka pendek: tembus di atas $65.700 mengarah pada konsolidasi rentang (skenario lebih mungkin), sementara kegagalan di bawah $64.500 meningkatkan kemungkinan penurunan lanjutan. * **Level Penting:** Resistance kunci di $64.500-$65.700, $67.300, dan $69.500-$71.000. Support kunci di $60.950-$62.300, $57.820, dan sekitar $55.000. * **Strategi:** Posisi short menengah dipertahankan sekitar 20%, dengan kemungkinan penambahan jika ada penolakan di zona $65.700-$67.300. Operasi jangka pendek (30% modal) dapat mencari peluang 'spread' di sekitar level support/resistance dengan manajemen risiko ketat. **HYPE:** * **Analisis Struktur:** Rebound dari low akhir Juni membentuk struktur tujuh segmen naik di chart 4 jam. Pergerakan saat ini (segmen 60-61) mendekati zona resistance tinggi historis ($76.94). Model sinyal telah memicu peringatan top di area ini, mengindikasikan risiko koreksi jangka pendek. * **Level Penting:** Resistance di $75-$76.94 dan $80. Support di $68, $65.5, dan $60.5-$61.5. * **Strategi:** Fokus pada penguncian profit dan manajemen risiko. Untuk posisi long yang ada, disarankan menggeser stop loss ke atas (misalnya, dekat $68). Amati hasil perebutan di zona resistance $75-$76.94. Laporan juga menyertakan rekapitulasi perdagangan short HYPE pekan sebelumnya yang menghasilkan profit ~10.23%, berdasarkan sinyal dari model "Spread Trading" dan "Dynamic Momentum". Pesan penting: Selalu terapkan stop loss segera, dan geser stop loss untuk mengamankan modal serta mengunci profit secara dinamis.

marsbit37m yang lalu

Akhir Koreksi atau Lanjutan Tren: Tinjauan Struktur Teknis BTC & HYPE | Analisis Tamu

marsbit37m yang lalu

Trading

Spot
活动图片