Palau Wraps XRP Ledger Stablecoin Audit: Here’s What Ripple Paid

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2025-06-24Terakhir diperbarui pada 2025-06-25

Abstrak

Palau’s Office of the Public Auditor (OPA) has released the long-awaited performance audit of the government’s XRP-Ledger-based stablecoin pilot, confirming...

Trusted Editorial content, reviewed by leading industry experts and seasoned editors. Ad Disclosure

Palau’s Office of the Public Auditor (OPA) has released the long-awaited performance audit of the government’s XRP-Ledger-based stablecoin pilot, confirming that Ripple Services Inc. funded the 25-month experiment with a single $25,000 payment and that just over half of that grant has been spent. The 12-page report closes the accounting on the Palau Stablecoin (PSC) project, which ran from 26 October 2021 to 27 November 2023.

Ripple’s $25K Grant Confirmed In Palau Stablecoin Audit

The audit documents show Ripple wired $25,000 into the National Treasury on 10 March 2023. Of that amount the Ministry of Finance (MOF) disbursed $14,035, mainly to reimburse three participating merchants—Surangel & Sons, Penthouse Hotel and King’s Minute Mart—for redeeming PSC tokens spent by 154 volunteer government employees, each of whom received an allocation of 100 PSC (one-to-one with the US dollar). The unspent balance of $10,965 remains in the Treasury pending a political decision on a potential second phase.

Ripple’s contribution was properly booked under the FY 2023 budget law (RPPL 11-24) and, in OPA’s words, “was properly accounted for and deposited into the National Treasury,” a finding that dispels earlier speculation that the grant bypassed normal budget channels.

OPA opened the probe at the request of Senator Mark Rudimch, whose Resources, Commerce, Trade & Development Committee raised questions in July 2023 about the programme’s constitutionality and financial controls. The audit therefore set two narrow objectives: whether the MOF had legal authority to partner with a private company and whether it followed Palauan law in doing so.

On substance, the auditors concluded the MOF “acted within its broad authority and did not violate its mandate,” but they flagged two procedural breaches. First, neither the original October 2021 memorandum of understanding nor the December 2022 Ripple Master Hosted Stablecoin Services Agreement was certified “for form and legality” by the Attorney General, as required by 40 PNC § 612. Second, the National Director of Program, Budget & Management did not certify fund availability when the services agreement was signed, a step mandated by 40 PNC § 401(b).

“The Republic of Palau cannot ascertain the form and legality of the agreements as intended by law,” OPA wrote, urging the MOF in a formal recommendation “to ensure that every government contract…is certified by the Attorney General before execution.”

The Ministry accepted the admonition, but in its written reply stressed that “agreements that do not bind the Republic are often acceptable without AG review,” adding that it had “consistently relied upon legal advice provided by the Office of the President’s legal staff.” On the budget-certification lapse, officials noted that certification did occur at the time of each disbursement and argued the grant was already covered under annual outside-assistance provisions. “Thank you for the findings, which are accepted as presented,” the MOF told auditors.

XRP Ledger Pilot Ended: What’s Next?

Beyond the procedural fixes, OPA offered a nuanced verdict on the policy experiment itself. It praised the pilot’s design for exploring “technological solutions enabling the Ministry of Finance to manage the minting, distribution, redemption and destruction of PSC…recorded on the public XRP Ledger,” and it highlighted potential benefits for financial inclusion and lower transaction costs. Yet the report also cautioned that rolling out a circulating national stablecoin would require explicit legislation by the Olbiil Era Kelulau (Palau’s Congress); without such an act, any expansion “would be unlawful.”

For Ripple, the audit caps a three-year engagement whose cash outlay—$25,000—was modest compared with typical central-bank-digital-currency pilots. While the report makes no judgement on technical performance, it confirms that the XRP Ledger handled mint-and-burn cycles and retailer redemptions. For Palau’s policymakers, the next decision is whether to draft the legislation that would turn PSC from a proof-of-concept into legal tender—or to leave the remaining grant dollars unspent and the project on the shelf.

At press time, XRP traded at $2.1696.

XRP price
XRP price, 1-day chart | Source: XRPUSDT on TradingView.com
Featured image created with DALL.E, chart from TradingView.com
Editorial Process for bitcoinist is centered on delivering thoroughly researched, accurate, and unbiased content. We uphold strict sourcing standards, and each page undergoes diligent review by our team of top technology experts and seasoned editors. This process ensures the integrity, relevance, and value of our content for our readers.

Jake Simmons has been a Bitcoin enthusiast since 2016. Ever since he heard about Bitcoin, he has been studying the topic every day and trying to share his knowledge with others. His goal is to contribute to Bitcoin's financial revolution, which will replace the fiat money system. Besides BTC and crypto, Jake studied Business Informatics at a university. After graduation in 2017, he has been working in the blockchain and crypto sector. You can follow Jake on Twitter at @realJakeSimmons.

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Securitize Tergelincir 40% Seminggu Setelah IPO, Industri Tokenisasi Hadapi Perang Paten

**Ringkasan Artikel:** Securitize (SECZ), platform terkemuka di bidang tokenisasi aset, resmi melantai di Bursa Efek New York (NYSE) pada 2 Juli melalui merger SPAC. Meski awalnya dianggap sebagai tonggak pengakuan pasar modal tradisional terhadap industri tokenisasi, harga sahamnya anjlok sekitar 40% dari puncaknya hanya dalam beberapa hari perdagangan, ditutup pada $8,06 pada 7 Juli. Penurunan drastis ini sebagian besar dikaitkan dengan mekanisme struktur SPAC itu sendiri, yang menyebabkan pergeseran besar dalam basis pemegang saham dan volatilitas harga pasca-listing, seperti yang dialami perusahaan terkait kripto lain sebelumnya. Tekanan juga datang dari melemahnya performa saham-saham sektor kripto secara keseluruhan. Di tengah gejolak pasar, Securitize menghadapi tantangan hukum yang signifikan. Perusahaan infrastruktur tokenisasi pesaing, tZERO, mengirimkan surat peringatan pada 15 Juni, menuduh dua produk inti Securitize melanggar patennya. Securitize membalas dengan mengajukan gugatan ke pengadilan federal untuk memastikan produknya tidak melanggar. tZERO, yang memiliki portofolio 105 paten, mengindikasikan telah mengidentifikasi setidaknya enam pelaku pasar lain yang berpotensi melanggar, menandakan dimulainya "perang paten" yang lebih luas di industri tokenisasi yang sedang berkembang pesat. Artikel menyoroti perbedaan antara kepercayaan di pasar primer (yang didukung oleh nama-nama besar seperti BlackRock) dengan realitas likuiditas dan penilaian di pasar sekunder. Sementara penurunan harga saham Securitize mungkin hanya sementara akibat transisi SPAC, sengketa paten yang dipicu tZERO berpotensi mengubah lanskap kompetisi industri, di mana klaim teknologi unggul bisa diuji oleh kekuatan kekayaan intelektual.

Foresight News12m yang lalu

Securitize Tergelincir 40% Seminggu Setelah IPO, Industri Tokenisasi Hadapi Perang Paten

Foresight News12m yang lalu

Penawaran Umum Perdana Terbesar di Bursa Efek Hong Kong Hari Ini

Hari ini (8 Juli), Momenta, perusahaan teknologi otonom yang berbasis di Suzhou, berhasil melantai di Bursa Efek Hong Kong (HKEX) dengan harga penawaran HK$295,6 per saham. Dilabeli sebagai "saham AI Fisik pertama", valuasi perusahaan melampaui HK$70 miliar, menjadikannya IPO terbesar di HKEX hari ini. Pendanaan yang dikumpulkan mencapai sekitar HK$6,8 miliar. Didirikan pada 2016 oleh Cao Xudong, alumnus Tsinghua yang meninggalkan program doktoralnya untuk mengejar AI, Momenta berfokus pada pengembangan "AI Fisik" dengan kendaraan otonom sebagai pintu masuk. Strategi uniknya, "satu roda gila, dua kaki", menggabungkan bisnis produksi massal (L2/L2++) dengan pengembangan teknologi tanpa pengemudi skala penuh (L4). Data dari lebih dari 1 juta kendaraan produksi massal yang telah menggunakan sistemnya menjadi bahan pelatihan berharga. Pada April 2024, Momenta meluncurkan Model Dunia R7, model dasar yang memahami dan memprediksi hukum fisika dunia nyata, yang dianggap sebagai mesin inti AI Fisik. Model ini mendukung aplikasi di berbagai skenario seperti mobil penumpang, robotaxi, dan robovan. Dari segi komersial, Momenta memimpin pangsa pasar penyedia NOA pihak ketiga di Tiongkok dengan 65% (periode Maret 2025-Februari 2026). Perusahaan bermitra dengan 24 pembuat mobil global, termasuk 9 dari 10 produsen mobil teratas dunia. Pendapatannya melonjak dari RMB 743 juta pada 2023 menjadi RMB 2,413 miliar pada 2025. IPO ini didukung oleh 14 investor dasar (cornerstone) kelas atas seperti GIC dan Fidelity International, dengan total komitmen sekitar HK$3 miliar. Dukungan kuat dari investor global mencerminkan keyakinan pada visi AI Fisik Momenta. Peluncurannya di HKEX menandai datangnya perusahaan AI Fisik pertama yang matang ke pasar modal dan dipandang sebagai langkah penting menuju momen "ChatGPT" untuk AI Fisik.

marsbit28m yang lalu

Penawaran Umum Perdana Terbesar di Bursa Efek Hong Kong Hari Ini

marsbit28m yang lalu

Setelah C罗 Selesai Menangis, Polymarket Menampilkan "Uji Air Mata"

Penulis: Asher (@Asher_0210) Dalam pertandingan 16 besar Piala Dunia 2026, Portugal kalah 0-1 dari Spanyol, mengakhiri partisipasi terakhir Cristiano Ronaldo di turnamen tersebut. Usai pertandingan, CR7 tampak emosional dan menyeka mata di lapangan, memicu banyak pemberitaan bahwa ia menangis. Namun, di platform prediksi Polymarket, peristiwa "Apakah Ronaldo akan menangis di Piala Dunia ini?" menuai kontroversi penyelesaian. Aturan penyelesaian mensyaratkan bukti foto/video jelas yang menunjukkan air mata yang dapat diidentifikasi di wajahnya di area lapangan atau bangku cadangan. Hanya emosi, mata merah, atau menyeka mata tidak otomatis dihitung. Banyak trader berdebat apakah cairan di wajah Ronaldo adalah air mata, keringat, atau pantulan cahaya. Pasar sempat dua kali gagal menyelesaikan, dan probabilitas "Ya" anjlok di bawah 20% karena ketidakpastian interpretasi aturan. Belakangan, Polymarket merilis klarifikasi resmi yang menyatakan bahwa terdapat bukti foto dan video yang memenuhi syarat, diambil di lapangan usai pertandingan Portugal vs Spanyol, yang "menunjukkan Cristiano Ronaldo menangis, termasuk air mata yang jelas di wajahnya." Keputusan ini langsung membalikkan pasar. Probabilitas "Ya" melonjak ke atas 99%, dengan total volume perdagangan melebihi $22 juta. Kontroversi ini menunjukkan pergeseran di mana Polymarket tampaknya lebih memilih menyelaraskan hasil dengan persepsi umum dan bukti yang ada ketika aturan memiliki ruang interpretasi, alih-alih membiarkannya didominasi oleh debat teknis semata.

marsbit29m yang lalu

Setelah C罗 Selesai Menangis, Polymarket Menampilkan "Uji Air Mata"

marsbit29m yang lalu

Setelah Ronaldo Menangis, Polymarket Menggelar 'Uji Air Mata'

Cristiano Ronaldo mengakhiri penampilan terakhirnya di Piala Dunia 2026 setelah Portugal kalah 0-1 dari Spanyol di babak 16 besar. Saat itu, gambar dan video menunjukkan Ronaldo, 41 tahun, tampak emosional dan mengusap mata di lapangan, memicu liputan media bahwa ia menangis. Di platform prediksi Polymarket, sebuah pasar yang mempertanyakan "Apakah Ronaldo akan menangis di Piala Dunia ini?" pun jadi sorotan. Awalnya, pasar ini memasuki fase sengketa karena aturan penyelesaian yang ketat mensyaratkan bukti visual jelas akan air mata di wajahnya di area lapangan/bench. Proses "memeriksa air mata" ini memicu perdebatan sengit di antara trader tentang apakah cairan tersebut adalah keringat atau air mata, menyebabkan probabilitas "Ya" sempat terjun bebas di bawah 20%. Namun, pagi berikutnya, Polymarket merilis klarifikasi dan aturan tambahan yang menyatakan bahwa bukti foto/video yang memenuhi syarat telah tersedia, menunjukkan Ronaldo menangis dengan air mata yang terlihat jelas di wajahnya setelah pertandingan. Keputusan resmi ini—bahwa garis air itu dihitung sebagai air mata—membalikkan situasi. Probabilitas "Ya" langsung melonjak ke atas 99%, menyelesaikan pasar yang volumenya melebihi $22 juta. Insiden ini menunjukkan pergeseran potensial di Polymarket, di mana tim tampaknya lebih memilih mengarahkan hasil ke pemahaman umum ketika bukti kuat mendukungnya, alih-alih membiarkan pasar didominasi oleh debat teknis dan penafsiran sempit aturan.

Odaily星球日报34m yang lalu

Setelah Ronaldo Menangis, Polymarket Menggelar 'Uji Air Mata'

Odaily星球日报34m yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Apa Itu XRP 2.0

XRP 2.0: Sebuah Frontier Baru dalam Lanskap Cryptocurrency Pengenalan XRP 2.0 Dalam dunia cryptocurrency yang terus berkembang, proyek baru terus muncul, bersaing untuk mendapatkan perhatian dan adopsi. Salah satu inisiatif menjanjikan adalah XRP 2.0, sebuah proyek cryptocurrency baru yang dirancang untuk memanfaatkan teknologi blockchain yang canggih dan metodologi enkripsi yang kuat. Meskipun namanya memiliki kesamaan dengan XRP dari Ripple, penting untuk dicatat bahwa XRP 2.0 beroperasi secara independen, dengan fokus pada peningkatan keamanan transaksi, privasi, dan skalabilitas. Seiring dengan semakin banyaknya solusi terdesentralisasi yang diadopsi oleh lanskap keuangan digital, XRP 2.0 bertujuan untuk berkontribusi secara bermakna pada web3 dan ekspansi keseluruhan proyek crypto. Apa itu XRP 2.0? Pada dasarnya, XRP 2.0 adalah proyek cryptocurrency yang bertujuan untuk menciptakan ekosistem mata uang digital yang aman dan terdesentralisasi. Teknologi dasarnya mengintegrasikan prinsip blockchain yang canggih dengan teknik enkripsi mutakhir. Tujuan utama dari XRP 2.0 adalah untuk menetapkan dirinya sebagai platform yang dapat diandalkan dan efisien yang memungkinkan eksekusi transaksi yang cepat sambil memprioritaskan perlindungan privasi yang lebih baik untuk para penggunanya. Proyek ini dipromosikan sebagai solusi untuk berbagai keterbatasan yang dihadapi oleh cryptocurrency yang ada, dengan mengusulkan sistem yang dapat menangani volume transaksi yang lebih tinggi dengan kecepatan dan privasi yang ditingkatkan. Fleksibilitas ini menjadikan XRP 2.0 sebagai pesaing yang signifikan di pasar yang dipenuhi dengan berbagai mata uang digital. Siapa Pencipta XRP 2.0? Identitas pencipta di balik XRP 2.0 tercatat sebagai ‘Wilbur.’ Namun, rincian komprehensif mengenai Wilbur atau entitas terkait mereka masih sulit ditemukan. Anonimitas banyak pencipta cryptocurrency bukanlah fenomena yang tidak umum dalam industri, sering kali dirancang untuk mempertahankan tingkat privasi dan keamanan. Siapa Investor XRP 2.0? Saat ini, informasi spesifik terkait yayasan investasi atau organisasi yang mendukung XRP 2.0 tidak tersedia untuk publik. Dalam sektor cryptocurrency, dukungan oleh investor terkemuka dapat secara signifikan mempengaruhi kredibilitas dan keberhasilan sebuah proyek, namun transparansi mengenai pendukung finansial XRP 2.0 belum ditetapkan. Bagaimana Cara Kerja XRP 2.0? XRP 2.0 menonjol dengan menerapkan kombinasi teknologi blockchain dan algoritma enkripsi canggih yang memastikan transaksi yang aman dan terdesentralisasi. Struktur inovatifnya mencakup fitur unik yang dirancang untuk meningkatkan keterlibatan pengguna dan memperluas fungsi di luar transaksi cryptocurrency konvensional. Di antara fitur-fitur ini, XRP 2.0 mengintegrasikan kemampuan yang ditenagai oleh AI, seperti fungsi teks-ke-gambar dan teks-ke-suara. Penambahan ini dirancang untuk meningkatkan pengalaman interaktif bagi pengguna, mendorong penerapan yang lebih luas di berbagai sektor. Dengan menjembatani kemajuan teknologi dengan desain yang berorientasi pada pengguna, XRP 2.0 bertujuan untuk menarik perhatian berbagai individu dan perusahaan yang ingin mengintegrasikan solusi cryptocurrency ke dalam kerangka operasional mereka. Garis Waktu XRP 2.0 Memahami XRP 2.0 memerlukan pemeriksaan tonggak yang telah mendefinisikan perjalanannya sejauh ini: 23 Juli 2023: XRP 2.0 diperkenalkan sebagai proyek cryptocurrency baru, bertujuan untuk merevolusi kemampuan transaksi yang aman dan terdesentralisasi di bidang blockchain. 8 September 2023: Peluncuran proyek lain, XRP20, terjadi, menandai munculnya token ERC-20 di blockchain Ethereum yang tidak terkait dengan XRP 2.0. 13 November 2023: XRP Ledger mengalami pembaruan signifikan dengan rilis perangkat lunak server rippled versi 2.0.0. Penting untuk dicatat bahwa perkembangan ini tidak terhubung dengan proyek cryptocurrency XRP 2.0. Poin Kunci Tentang XRP 2.0 Untuk mengekstrak esensi dari XRP 2.0, beberapa faktor kritis muncul: Fitur Unik: Penyertaan fitur seperti teks-ke-gambar dan teks-ke-suara yang ditenagai AI semakin memperluas aplikasi potensial XRP 2.0. Teknologi Blockchain: Kerangka kerja menggunakan mekanisme blockchain canggih dan protokol enkripsi, memastikan lingkungan yang aman dan terdesentralisasi untuk transaksi. Skalabilitas dan Privasi: XRP 2.0 memprioritaskan perlindungan privasi yang lebih baik dalam proses transaksi dan skalabilitas yang diperlukan untuk mengakomodasi basis pengguna yang berkembang. Tidak Terafiliasi dengan Ripple: Penting untuk dicatat, meskipun namanya, XRP 2.0 tidak memiliki kesetiaan atau kolaborasi dengan XRP dari Ripple, membedakan kerangka operasi dan tujuannya dalam ekosistem cryptocurrency. Kesimpulan XRP 2.0 mewakili usaha ambisius dalam lingkup cryptocurrency, bertujuan untuk menawarkan kombinasi keamanan, privasi, dan efisiensi dalam transaksi digital. Dengan mengintegrasikan teknologi canggih dan fitur yang ramah pengguna, proyek ini berupaya memperluas cakrawala apa yang dapat dicapai oleh cryptocurrency di ekonomi digital saat ini. Sementara anonimitas penciptanya dan kurangnya investor yang diungkapkan mungkin menimbulkan pertanyaan bagi beberapa orang, fokus XRP 2.0 pada fungsionalitas canggih dan desentralisasi meningkatkan daya tariknya di tengah pasar crypto yang semakin ramai. Seiring dengan terus berkembangnya lanskap cryptocurrency, XRP 2.0 mungkin akan muncul sebagai pemain kunci dalam ekspansi solusi blockchain yang aman dan skalabel.

258 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.04.06Diperbarui pada 2024.12.03

Apa Itu XRP 2.0

Cara Membeli XRP

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian XRP (XRP) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli XRP (XRP) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan XRP (XRP) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan XRP (XRP) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading XRP (XRP)Lakukan trading XRP (XRP) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

2.0k Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.10Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli XRP

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga XRP (XRP) disajikan di bawah ini.

活动图片