$4M Coinbase Scam Ends in Designer Splurge and Casino Blowout

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2025-06-23Terakhir diperbarui pada 2025-06-23

Abstrak

Crypto scams have become more frequent and more sophisticated as the industry grows. Billions of dollars have been taken by...

Trusted Editorial content, reviewed by leading industry experts and seasoned editors. Ad Disclosure

Crypto scams have become more frequent and more sophisticated as the industry grows. Billions of dollars have been taken by malicious actors targeting crypto users, and even those with a technical background have failed to avoid them.

Coinbase COIN COINUSD
Coinbase's stock price trends to the upside on the daily chart. Source: COINUSD on Tradingview

Coinbase Scams Affects Elderly Victims

Top investigator ZachXBT unveiled a scam allegedly conducted by Christian ‘DayTwo’ Nieves. According to the investigation, the bad actor stole over $4 million from Coinbase users by impersonating a customer support representative for the crypto exchange.

As seen on the image below, and as per the investigation, the perpetrator used the stolen funds to buy luxury items. ZachXBT claims that most of the stolen funds were lost while gambling at online casinos.

coinbase crypto coin coinusd

DayTwo's Instagram account showing luxury items allegedly purchased with stolen funds. Source: ZachXBT via X

The investigator explained the Modus Operandi used by DayTwo to conduct the scam. As per the findings, the bad actor operated a call center where he also worked as a caller, later he convinced crypto users to install and set up a Coinbase wallet.

These wallet’s private keys were compromised, allowing the group to move and withdraw funds without the owners’ authorization. In order to verify the malicious activities conducted by Daytwo and his associates, ZachXBT tracked a $240,000 transaction stolen from an elderly victim.

As seen in the video, recorded in November 2024, $240,000 were directly linked to the wallet involved in the scam. A portion of the stolen assets were converted to Monero (XMR) and deposited into an online casino, Roobet.

Stolen Funds Lost in Crypto Gambling

ZachXBT also claims that it was usual for DayTwo to gamble with his friends while streaming on Discord. In one of these sessions, DayTwo shows his user name for the online casino Roobet, ‘pawsonhips,’ accidentally leaking one of the addresses connected to the scams.

The investigator stated:

I traced out his casino deposit address which links onchain to 30+ suspected thefts. I expect there’s many additional victims I am unable to directly link. While there’s potentially overlap between multiple threat actors the vast majority of activity pertains to Daytwo.

As DayTwo lost more and more funds on the online casino, and the proceeds from the scams declined, the less funds he deposited on Roobet. Moreover, the bad actor and his friends also openly discussed criminal activities on their Discord calls. ZachXBT added:

It’s rare we see a social engineering scammer with such blatant disregard to mask their identity while flexing stolen funds all over social media.  As Daytwo is not a minor it’s a rather easy case for law enforcement to pursue. Sadly any recovery for victims is likely a small amount given the funds were mostly gambled away after thefts.

Cover image from Unsplash, chart from Tradingview

Editorial Process for bitcoinist is centered on delivering thoroughly researched, accurate, and unbiased content. We uphold strict sourcing standards, and each page undergoes diligent review by our team of top technology experts and seasoned editors. This process ensures the integrity, relevance, and value of our content for our readers.

Bacaan Terkait

Dolar Kolateral: Bagaimana 'Lapisan Kedua Dolar' di Atas Stablecoin Terbentuk?

Kebanyakan orang berpikir stablecoin menggantikan fungsi Eurodolar, namun sebenarnya mereka hanya mengganti beberapa fungsi dalam sistem yang ada, terutama saldo dolar untuk operasional dan penyelesaian sehari-hari. Pertanyaan utama adalah: apa yang terjadi ketika perantara keuangan menciptakan klaim dolar baru di atas stablecoin? Artikel ini menjelaskan bagaimana saluran pembiayaan agunan baru ini bekerja. Stablecoin memperkenalkan klaim dolar pribadi yang ditokenisasi. Pengendalian agunan yang dapat diberlakukan membuka saluran kredit terjamin, tetapi tidak menciptakan klaim moneter. Peristiwa moneter sejati hanya terjadi ketika neraca lain membiayai, memperpanjang, atau menerima kewajiban atas token yang dikendalikan tersebut mendekati nilai nominal. "Agunan Dolar" bukanlah stablecoin itu sendiri. Ini adalah lapisan kewajiban kedua yang diciptakan oleh neraca lain terhadap saldo token yang dikendalikan, yang dibiayai dan dipertahankan mendekati nilai nominal. Elastisitas berasal dari neraca yang menerbitkan kewajiban atas token dan kesediaan pihak ketiga memperlakukan kewajiban itu sebagai aset bernilai dekat nominal, bahkan di bawah tekanan. Stablecoin terutama menggantikan fungsi deposit operasional lepas pantai. Namun, mereka tidak menggantikan kebutuhan akan "kapasitas neraca dolar" — kemampuan untuk mendapatkan pembiayaan, margin, lindung nilai, atau transformasi jatuh tempo. Saluran agunan menjadi penting secara sistemik hanya ketika klaim yang diciptakan di atas stablecoin memperoleh pembiayaan atau diterima mendekati nilai nominal oleh pihak lain. Tekanan dalam saluran agunan stablecoin bekerja secara berbeda. Yang gagal pertama adalah klaim lapisan kedua (janji penyedia likuiditas), bahkan jika token dasar (janji penerbit) masih solven. Penyesuaian margin, penjualan terpaksa, atau kehilangan pendanaan dapat memicu spiral di mana penurunan harga token dan peningkatan diskon saling memperkuat.

marsbit35m yang lalu

Dolar Kolateral: Bagaimana 'Lapisan Kedua Dolar' di Atas Stablecoin Terbentuk?

marsbit35m yang lalu

Dolar Jaminan: Bagaimana 'Lapisan Kedua Dolar' di Atas Stablecoin Terbentuk?

Stablecoin memperkenalkan klaim dolar pribadi yang ditokenisasi. Meskipun penerbit, aset cadangan, dan bank penyelesaian utama berada dalam yurisdiksi AS, peredaran dan penggunaannya sebagai jaminan dapat menjadi "lepas pantai" secara ekonomi. Tulisan ini menjelaskan bahwa stablecoin terutama menggantikan fungsi saldo dolar operasional dalam sistem lepas pantai yang ada. Namun, yang lebih penting adalah pembentukan "Dolar Jaminan" (Collateral Dollar) — lapisan klaim dolar kedua yang diciptakan di atas stablecoin. Ketika stablecoin digunakan sebagai jaminan untuk pinjaman, itu membuka saluran kredit terjamin. Namun, peristiwa moneter sejati hanya terjadi ketika kewajiban (liabilitas) yang dikeluarkan terhadap token jaminan ini didanai, diperpanjang, atau diterima pada nilai mendekati pari oleh pihak ketiga. Inilah yang disebut Dolar Jaminan. Elastisitas sistem ini tidak berasal dari stablecoin itu sendiri, tetapi dari neraca keuangan yang bersedia membuka dan mempertahankan liabilitas lapisan kedua tersebut. Diskonto (haircut) mencerminkan jarak antara "kontrol efektif atas token" dan "kemampuan penukaran yang andal ke dolar bank". Tekanan dalam saluran jaminan ini bekerja secara terbalik dibanding sistem dolar lepas pantai tradisional. Kerapuhan muncul di lapisan kedua (klaim atas token) jauh sebelum ada penekan pada token dasar. Peningkatan diskonto dan pemberitahuan margin call dapat memicu lingkaran setan penjualan terpaksa dan kehilangan pendanaan. Kesimpulannya, Dolar Jaminan bukanlah stablecoin itu sendiri. Ia adalah liabilitas lapisan kedua yang dikeluarkan terhadap saldo token yang dikendalikan, yang didanai dan dipertahankan pada nilai mendekati pari oleh neraca keuangan lain. Ia hanya benar-benar ada jika klaim yang dibangun di atas stablecoin tersebut bertahan dari transisi "likuiditas token" ke "likuiditas dolar bank".

链捕手41m yang lalu

Dolar Jaminan: Bagaimana 'Lapisan Kedua Dolar' di Atas Stablecoin Terbentuk?

链捕手41m yang lalu

Jangan Tertipu Batas 12,5 Miliar: Tiga Kolam Dana Penjualan Koin Strategy Menyembunyikan Potensi Jualan Besar

**Strategi Buka Tiga Kolam Dana Penjualan Bitcoin, Potensi Pelepasan Jauh Melebihi Batas $12.5 Miliar** Strategi baru-baru ini menjual 3.588 BTC (senilai ~$216 juta) untuk membayar dividen token STRC dan mengisi kembali cadangan dolar. Yang penting, penjualan ini **tidak mengurangi** kuota $12.5 miliar yang terkenal untuk "membangun cadangan". Rencana monetisasi Bitcoin perusahaan mengizinkan penjualan untuk tiga tujuan: 1. **Membangun Cadangan**: Maksimal $12.5 miliar. 2. **Menutup Biaya Terkait Saham Preferen** (seperti dividen, bunga): **Tidak ada batas** yang ditetapkan. 3. **Dana Buyback Saham**: Hingga $10 miliar untuk saham preferen dan $10 miliar untuk saham biasa MSTR. Hanya kategori pertama yang dibatasi $12.5 miliar. Dua jalur lainnya berpotensi melepaskan Bitcoin senilai **lebih dari $30 miliar**, bahkan sebelum termasuk kategori kedua yang tidak terbatas. Perbedaan antara "membangun" dan "mengisi kembali" cadangan lebih pada akuntansi daripada substansi. Keduanya pada akhirnya mengubah Bitcoin menjadi tunai untuk membayar kewajiban. Strategi memanfaatkan perbedaan terminologi ini untuk menjaga kuota $12.5 miliar tetap "utuh" secara teknis. Perubahan ini menandai pergeseran Strategi dari sekadar *hodler* Bitcoin pasif menjadi **manajer modal aktif**, mirip dana lindung nilai. Bitcoin kini menjadi alat leverage keuangan untuk menyeimbangkan berbagai tekanan dalam struktur modalnya yang kompleks (saham biasa, saham preferen, utang, cadangan). Investor perlu menyadari bahwa risiko baru muncul: setiap tindakan (menjual BTC, membayar dividen, buyback) menguntungkan satu bagian dari struktur modal tetapi berpotensi merugikan bagian lainnya. Batas pelepasan Bitcoin Strategi jauh lebih besar dari yang dipahami secara umum. Bertaruh pada Strategi kini adalah bertaruh pada kemampuan manajemen modal aktifnya yang rumit.

Foresight News57m yang lalu

Jangan Tertipu Batas 12,5 Miliar: Tiga Kolam Dana Penjualan Koin Strategy Menyembunyikan Potensi Jualan Besar

Foresight News57m yang lalu

Trading

Spot
活动图片