京东的链上金融帝国:从本地支付到全球结算

比推Dipublikasikan tanggal 2025-06-20Terakhir diperbarui pada 2025-06-20

来源:PANews

原标题:京东的稳定币野心,不只是跨境支付


在全球监管态度日趋明朗的背景下,资本市场正掀起新一轮稳定币概念热潮。根据 Wind 数据,相关指数在六月中旬连续多日大幅走高。在这片繁荣的景象之下,一场关于下一代金融基础设施形态的分野正在形成。中国的互联网科技巨头京东,凭借其最高领导层的公开宣告,正以一种截然不同的模式,踏入这场全球性的博弈。

据新浪财经报道,京东集团董事局主席刘强东已明确表示,其目标是在全球所有主要的货币国家申请稳定币牌照,旨在将全球企业间的跨境支付成本降低 90%,并将效率提升至 10 秒之内。这一宣告的背后,是一条从解决自身痛点到构建全球金融网络的宏大路线图。

解构京东:从“本地基建”到“全球牌局”

直到 6 月 17 日刘强东首次将稳定币战略置于公司核心版图中,外界才得以一窥京东的全球金融蓝图。刘强东在对记者谈及公司战略时表示,「京东的国际业务不走跨境电商路线,而是本地电商、本地基建、本地员工、本地采购、本地发货,只卖品牌商品。」这一「本地化」逻辑,正是理解其稳定币布局的关键。

京东要在全球主流市场复制「本地京东」,就需要为每一个节点配备本地结算能力。要在日本高效运营,就需要日元稳定币;要在欧洲落地,就需要欧元稳定币。这种业务内生的合规需求,催生了对「本地稳定币牌照」的刚性追求。稳定币网络的第一阶段目标,正是为分布式的全球业务打造统一而高效的金融操作系统。

当 B2B 结算网络打通后,京东的第二阶段目标是走向 C 端市场,实现刘强东口中的「有一天大家在全世界消费的时候可以用京东稳定币来支付」的愿景。实现这一跨境消费体验面临的核心挑战,是传统的外汇摩擦(FX Friction)。事实上,当前稳定币市场高度依赖美元稳定币,非美元地区用户在支付时仍需频繁兑换币种,成本高、效率低。为解决这一问题,京东在第一阶段构建的锚定本地法币的多币种稳定币体系,将成为打通这一壁垒的关键。一旦网络成熟,就不仅是一套内部结算工具,更将演化为一个可编程、高效率的「链上外汇市场」,为全球用户间的无缝支付与即时兑换提供底层支持。

可以说,京东稳定币战略的重心是直切传统贸易结算市场,以「合规」为核心壁垒,聚焦服务那些对透明、高效支付方案有刚性需求的全球实体企业。这种打法,与京东币链科技 CEO 刘鹏的背景高度契合。这位曾深度参与「微信支付」设计的行业老兵,职业生涯始终致力于将支付技术嵌入真实产业场景,也让京东的「产业优先」路径不仅务实可行,更具落地可信度。

最终,当京东构建的金融网络拥有足够的流动性与信任基础,其稳定币战略将从企业内部结算系统,演进为一个对外开放的「国际稳定币结算枢纽」。

两种范式:美国稳定币法案的模糊边界

然而,在京东等亚洲科技巨头加速布局「垂直整合」模式的同时,大洋彼岸的美国正在构建一套截然不同的规则体系。备受瞩目的《GENIUS Act》稳定币法案,近日已在美国参议院以 68-30 的压倒性两党投票结果获得通过。

不过,该稳定币法案在参议院的通过只是这场监管长征的第一步。据报道,该法案收到了超过 100 项修正案提案,一场关于规则细节的「诠释之战」才刚刚打响,其中,一条广受关注的修正条款尤为关键,该条款提议:一个主营业务非金融的上市公司……不得发行支付型稳定币,除非获得一个「稳定币认证审查委员会」的全体一致投票同意。这一条款的最终解释权和具体实施细则,将由美联储、财政部等监管机构在激烈的博弈中决定。若限制被严格执行,那么对于亚马逊、沃尔玛等科技巨头而言,前路将是与持牌发行商合作,而非自己发行;而对于像 Circle 这样在州级层面早已进行大量合规投入的现有发行商,这无异于一道由联邦法律固化的「监管护城河」。

至此,在数字人民币之外,中美在全球稳定币市场未来发展的路径探索方面,展现看似两种不同的模式:其一,是以京东为代表的亚洲模式:由商业巨头驱动,寻求「垂直整合」。其二,则是以美国为代表的模式:由监管驱动,其主流趋势是寻求「发行与分发的分离」,但最终规则的模糊性为市场留下了巨大的不确定性。

棋局之上:支付之外的地缘金融

这一切都发生在全球货币体系变革和对 SWIFT 系统依赖进行反思的宏大背景之下。京东的战略意图,已超越单纯的商业效率考量。其明确表示支持并推动发行离岸人民币稳定币,但最终能否成行仍取决于内地监管。这个多币种的稳定币网络一旦建成,其本身就是一个不依赖于美元霸权的、高效的全球贸易清算层。

因此,京东的布局,可以被解读为一次由市场力量主导的、自下而上的人民币国际化探索。世界的目光正聚焦于此,观察这场由监管和商业共同驱动的、可能决定下一代金融基础设施形态的大博弈。

说明: 比推所有文章只代表作者观点,不构成投资建议

Bacaan Terkait

Temuan Terbaru a16z: Arah Modal Berubah, Mulai Berpindah dari 'Bit' ke 'Atom'

Menurut analisis a16z, arah modal dan tenaga kerja bergeser dari "bit" (digital) ke "atom" (fisik). Analisis mingguan ini menyoroti tiga kekuatan struktural yang terbentuk dalam ekonomi AS: 1. **Pergeseran Tema ETF:** Tema investasi ETF berubah drastis dari energi bersih dan teknologi pasar berkembang pada 2020, menjadi AI, energi nuklir, luar angkasa, pertahanan, dan infrastruktur pada 2026. Ini mencerminkan serangan besar-besaran modal ke bisnis padat modal dan ambisius di dunia fisik. 2. **Data Center sebagai Penggerak Ekonomi:** Pembangunan pusat data menjadi pendorong ekonomi lokal yang signifikan, menciptakan lapangan kerja dan upah tinggi untuk pekerja terampil (blue-collar). Upah untuk pekerja seperti tukang beton bisa 50% lebih tinggi daripada pasar. Data menunjukkan, daerah dengan pusat data mengalami pertumbuhan pekerjaan lebih cepat dan pengangguran lebih rendah. 3. **Perubahan di Ekonomi Gig & AI Agent:** Tarif ride-hailing seperti Uber naik sekitar 20% sejak 2024, memberi manfaat bagi platform dan pengemudi. Sektor "social commerce" (e-commerce via media sosial) tumbuh paling pesat (lebih dari 30%) dalam ekonomi gig. Di sisi AI, meskipun masih awal, **AI Agent** sudah mengonsumsi token hampir 5 kali lebih banyak daripada manusia dan mulai mengikis pangsa alat otomasi tradisional seperti Zapier. Kesimpulannya, tren investasi dan tenaga kerja menunjukkan fokus baru pada proyek-proyek infrastruktur fisik, energi, dan teknologi pendukungnya, serta transformasi yang dibawa AI ke dalam alur kerja dan otomasi.

marsbit16m yang lalu

Temuan Terbaru a16z: Arah Modal Berubah, Mulai Berpindah dari 'Bit' ke 'Atom'

marsbit16m yang lalu

Ketenagakerjaan AS, PMI Tiongkok, dan Inflasi Tampil, Mampukah Pertumbuhan Global Mempertahankan Ketahanannya?

**Intisari Pekan ke-36: Menguji Ketahanan Pertumbuhan Global** Pekan ini menawarkan rangkaian data penting yang akan menguji kekuatan pertumbuhan ekonomi global. Fokus utama adalah pada kombinasi sinyal dari tiga wilayah besar: Tiongkok, AS, dan Zona Euro. **Awal Pekan: Sinyal Permintaan dari Tiongkok** Pada 31 Agustus, Tiongkok merilis PMI manufaktur dan non-manufaktur resmi untuk Agustus. Data ini menjadi ujian penting untuk memeriksa apakah pesanan pabrik, aktivitas jasa, dan tekanan harga mulai pulih setelah kontraksi di bulan Juli. Hasilnya akan mempengaruhi sentimen aset Asia, logam industri, dan mata uang Yuan. **Tengah Pekan: Tekanan Inflasi dan Aktivitas Regional** Pada 1 September, perhatian beralih ke PMI manufaktur AS dan data inflasi awal Zona Euro. Kombinasi pesanan yang kuat dengan tekanan harga yang mendingin akan positif bagi aset siklus. Sebaliknya, inflasi yang tetap tinggi di Eropa dapat membatasi ekspektasi pelonggaran kebijakan. Laporan "Buku Beige" Fed pada 2 September akan memberikan bukti lapangan mengenai pengeluaran, perekrutan, dan harga di berbagai wilayah AS, melengkapi data nasional. **Akhir Pekan: Penentu Pasar - Laporan Tenaga Kerja AS** Puncak pekan adalah laporan pekerjaan AS untuk Agustus pada 4 September. Data lapangan kerja, upah, dan tingkat partisipasi angkatan kerja akan menjadi katalis utama untuk pasar suku bunga, mata uang Dolar, dan aset berisiko. Interpretasinya bergantung pada konteks data pekan sebelumnya: lapangan kerja yang kuat dengan pertumbuhan upah yang moderat akan dilihat berbeda jika disertai sinyal permintaan yang lemah dari data lain. **Kesimpulan bagi Pasar** Pasar akan mencari konfirmasi antar data. Skenario ideal adalah PMI Tiongkok membaik, inflasi global mendingin, dan lapangan kerja AS stabil—kombinasi yang mendukung aset siklus dan likuiditas. Sebaliknya, jika data manufaktur global lemah, inflasi tetap tinggi, dan lapangan kerja mengecewakan, pasar akan menghadapi tekanan yang lebih kompleks dengan ruang kebijakan yang terbatas. Trader disarankan untuk melihat koherensi sinyal secara luas, bukan hanya bereaksi terhadap satu rilis data.

marsbit21m yang lalu

Ketenagakerjaan AS, PMI Tiongkok, dan Inflasi Tampil, Mampukah Pertumbuhan Global Mempertahankan Ketahanannya?

marsbit21m yang lalu

Mitos Olympus DAO Terulang? Sebuah 'Bank Sentral Berdaulat On-Chain' yang Ditulis dengan 4.000 Baris Kode Tak Dapat Diubah

Melihat simbol (3,3), para investor crypto langsung teringat fenomena Olympus DAO (OHM) pada 2021 yang pernah mencetak kenaikan lebih dari 300x. Kini, muncul proyek baru bernama **The Standard Reserve** yang menyebut dirinya sebagai "bank sentral berdaulat di rantai blok" (*sovereign onchain central bank*). Proyek ini beroperasi penuh dengan 4.000 baris kode yang tidak dapat diubah (*immutable*), tanpa dewan atau intervensi manusia. Sistem ekonomi moneter tertutupnya memiliki empat elemen inti: mata uang $STANDARD (ERC-20, cap 10 miliar), sebuah pool pasar ETH/$STANDARD di Uniswap V4, sinyal *net ETH flow* dari pool tersebut, dan kode itu sendiri sebagai otoritas. Mekanisme intinya adalah **kebijakan moneter refleksif** (*reflexive monetary policy*). Sistem hanya memantau satu sinyal: *Net ETH Flow*. * **Aliran masuk bersih > 0** (banyak pembelian $STANDARD): Sistem masuk periode ekspansi — meningkatkan jumlah penerbitan $STANDARD dan menggunakan sebagian besar biaya transaksi untuk membeli emas tokenisasi sebagai cadangan keras. * **Aliran masuk bersih ≤ 0** (banyak penjualan $STANDARD): Sistem masuk periode kontraksi — segera mengurangi penerbitan dan menggunakan biaya untuk membeli kembali & membakar $STANDARD. Ada enam entitas utama: 1. **$STANDARD**: Mata uang tunggal. 2. **The Pool**: Pasar tunggal di Uniswap V4. 3. **Central Bank**: Kode yang mengatur semuanya. 4. **Charter**: NFT *Soulbound* (izin operasi "bankir"), awalnya 1.000 gratis. 5. **Branch**: "Cabang" di bawah Charter (maks 10) yang menghasilkan bagian dari $STANDARD yang diterbitkan. 6. **Vaults**: Vault ekspansi (untuk emas) dan kontraksi (untuk buyback & burn). Cara berpartisipasi: Dapatkan Charter (lewat *allowlist* atau lelang), buka Branch untuk mulai mendapatkan bagian dari penerbitan $STANDARD. Membuka Branch tambahan memerlukan pembakaran $STANDARD. Pemegang dapat *retire* (mengambil $STANDARD yang terkumpul) dengan membayar biaya keluar dinamis (semakin banyak yang keluar, biaya semakin tinggi), yang sebagian dibakar dan sebagian didistribusikan ke peserta yang tersisa. Pendapatan protokol (biaya transaksi & lelang Charter) didistribusikan: 70% ke vault aktif (sesuai periode), 15% untuk likuiditas protokol, dan 15% untuk tim. Secara ringkas, The Standard Reserve menawarkan mekanisme yang dirancang cerdas di mana tindakan egois peserta (*bankir*) secara teori mendukung akumulasi cadangan (emas) dan deflasi token. Namun, proyek ini anonim, dengan banyak parameter kunci belum diungkap, dan keamanan kode belum diaudit. Lakukan penelitian sendiri (DYOR).

marsbit21m yang lalu

Mitos Olympus DAO Terulang? Sebuah 'Bank Sentral Berdaulat On-Chain' yang Ditulis dengan 4.000 Baris Kode Tak Dapat Diubah

marsbit21m yang lalu

Trading

Spot
活动图片