稳定币的中美路径:香港的 B 端突围与美国的主流阳谋

深潮Dipublikasikan tanggal 2025-06-19Terakhir diperbarui pada 2025-06-19

太平洋两岸,冰与火之歌。

撰文:ChandlerZ,Foresight News

在太平洋两岸,一场关于稳定币未来的叙事正以截然不同的形态展开。

另一边则是产业巨头的审慎布局。近期内地稳定币的热潮也是持续上涨,中国人民银行行长潘功胜出席 2025 陆家嘴论坛首次提及稳定币,表示区块链和分布式账本等新兴技术推动央行数字货币、稳定币蓬勃发展,实现了支付即结算,从底层重塑传统支付体系,大幅缩短跨境支付链条,同时对金融监管也提出了巨大的挑战。在中国香港,《稳定币法案》已确定将于 8 月 1 日正式生效,香港发牌前夜,不少银行机构、科技巨头、金融科技公司也在加速抢滩加密市场,屡屡发声计划申请稳定币牌照:

  • 6 月 12 日,蚂蚁集团旗下两家公司蚂蚁国际及蚂蚁数科宣布启动稳定币牌照申请,随后有相关人士表示连连数字亦正积极探讨在上述地区申请相关牌照的可能性。目前连连数字已成立专责团队,负责推进稳定币相关项目及开展用例研究。

  • 6 月 16 日,域塔物流科技宣布正在积极研究相关监管细节,计划在香港稳定币条例生效后,申请稳定币发行牌照。公司计划推出自己的稳定币「RHKD」,公司还计划发行一种数字代币「RBTC」,与比特币挂钩作为基础资产。客户可使用港币或美元兑换「RBTC」。公司预期该代币将由 100% 比特币作为储备支持(实现 1:1 比特币兑换)。

  • 6 月 17 日,京东集团董事局主席刘强东表示,京东希望在全球所有主要的货币国家申请稳定币牌照,然后通过稳定币的牌照实现全球企业之间的汇兑,将全球跨境支付成本降低 90%,效率提高至 10 秒钟之内。同时,京东方面期望今年第四季度初获发牌照,并同时推出京东稳定币。

  • 6 月 18 日,A 股上市公司小商品城表示,「公司运营着全球最大的小商品交易市场,天然拥有海量、高频的跨境商贸结算场景。稳定币等创新支付工具有为全球客商,特别是中小微企业,提供更高效、低成本的跨境支付解决方案的潜力,契合我们服务实体贸易的宗旨。我们欢迎并支持香港在稳定币监管框架上的积极进展,公司旗下跨境支付平台「义支付」(Yiwu Pay)将持续关注相关法规进程,并将在法规明确、路径畅通后,积极评估并尽快提交相关申请。」

据 Delphi Digital 报告,稳定币市场供应量首次超过 2500 亿美元。其中收益型稳定币增长迅速,Ethena 自推出以来已达近 60 亿美元;Tether 和 Circle 仍主导市场,合计占有 86% 的流通供应量;发行商多样性增加,10 多种稳定币流通量超过 1 亿美元;超 1200 亿美元的美国国债被锁定在稳定币内,形成传统市场外的流动性池。

上述案例不仅是两个地区在战略选择上的差异,更深层次地反映出全球稳定币赛道上两种并行发展的模式。一个核心问题由此浮现:究竟是立法驱动的宏大叙事,还是产业驱动的场景渗透,将最终主导这场关乎未来数字金融基础设施的结构性变革?

两种路径:自上而下的主流合规与自下而上的产业渗透

稳定币在美国和香港所展现出的不同发展路径,根植于其迥异的市场环境与参与者的战略起点。以 Circle 和京东币链为例,二者分别代表了一条自上而下、寻求主流合规的持久战,和一条自下而上、由产业场景驱动的 B 端突围之路。

前者所代表的美国路径,是一场旨在获得链上话语权的主流阳谋。Circle 作为 Crypto Native”(加密原住民),其长期战略目标始终明确,即摆脱加密世界的边缘标签,进入传统金融体系的核心。但这一进程并非坦途。Circle 曾一心琢磨在传统金融市场上市,却在 2022 年因市场环境与监管的巨大不确定性而导致 SPAC 合并计划折戟。这次重大挫折,恰恰印证了在美国,若无明确的政策框架,稳定币难以被主流接纳。其根本转折点在于美国宏观政策环境的明朗化,尤其是在加密友好政策导向和《GENIUS 法案》等法规进展的推动下,Circle 才获得了天时地利,为其最终登陆资本市场铺平了道路。

与此形成鲜明对比的,是以后者为代表的香港路径,即立足于 B 端的新型突围。京东币链科技 (香港)于 2024 年 3 月在香港注册成立。7 月,香港金融管理局公布稳定币发行人「沙盒」参与者名单,其中包括京东币链。据其官网信息,京东将在香港发行与港元 1:1 挂钩的加密货币稳定币。京东稳定币是一种基于公链并与港元 (HKD) 1:1 挂钩的稳定币,将在公共区块链上发行,其储备由高度流动且可信的资产组成,这些资产安全存放于持牌金融机构的独立账户中,通过定期的披露和审计报告,对储备的完整性进行严格验证。京东并非支付领域的新兵,但其在上一轮围绕 C 端的移动支付战争中,并未能建立起与阿里、腾讯相匹敌的独立支付生态。因此,京东入局稳定币,并非一次对旧战场的追赶,而是一次基于京东集团在科技与供应链领域优势的自然延伸。它选择避开已成红海的 C 端零售支付,直接切入其拥有结构性优势的领域 B 端跨境贸易与供应链金融。这条路径的逻辑起点并非寻求顶层立法的全面放开,而是利用香港作为国际金融中心和监管沙盒提供的特定制度空间,去解决具体的商业问题。

两种打法:B 端新战场 VS 链上货币轨道

不同的起点,决定了两种截然不同的市场打法。

在近期的采访中,京东币链科技 CEO 刘鹏称,截至 2025 年 6 月初,该公司主要进行了港元稳定币的测试,稍后会进行其他法币稳定币的测试。基于市场需求预期两种稳定币会同时发行。与第一阶段主要测试产品功能、技术细节不同,第二阶段着重测试稳定币在跨境支付、投资交易和零售支付三大实际场景中的使用。

跨境支付场景中,京东币链计划同时通过直接获客与非直接获客(例如与合规批发商合作)方式拓展用户。投资交易场景中,目前正与全球合规交易所洽谈合作,以期将京东稳定币上线至不同地区。零售方面最先落地的是京东全球售港澳站,届时用户可以率先在京东自营的电商场景中使用稳定币购物。

京东的策略可被视为一种手术刀战术,其核心是深耕 B 端,以场景为王。刘鹏明确指出,京东稳定币的目标用户并非加密投资者,而是大量的实体企业、跨境贸易参与者。其核心价值主张也并非投机,而是通过区块链技术解决传统跨境支付中长期存在的痛点 成本高、效率低、流程不透明。通过为京东全球售、国际物流等固有生态度身订造支付解决方案。

相比之下,Circle 的策略是抢占协议高地,以标准为王。其终极目标,正如 Bernstein 分析师所指出的,是演变为互联网的货币轨道。这意味着 Circle 追求的并非解决某一特定场景的问题,而是要成为一种通用的、底层的数字现金协议。通过立法确立其合法地位,Circle 希望 USDC 能够被所有银行、支付公司、金融科技平台及商业应用无缝集成。这是一种典型的横向平台化、协议驱动的逻辑,旨在通过建立基础标准,实现网络效应的最大化,从而在全球数字金融体系中占据一个不可或缺的核心位置。

两种打法,也就指向了两种不同的商业终局。

京东的未来图景,首先是构建一个高度闭环的链上贸易帝国。通过将稳定币支付与其国际物流、海外仓储、订单系统等数据流打通,理论上可以实现一个前所未有的、高效透明的全球供应链金融生态。但其更具战略价值的远景,则指向了离岸人民币稳定币。借助香港作为全球最大离岸人民币枢纽的制度优势,一旦获得政策许可,发行 CNH 稳定币不仅将为京东带来巨大的商业想象空间,也使其有机会在人民币国际化中扮演关键的金融基础设施角色。

Circle 的终局,则与巩固美元在全球数字经济中的霸权地位紧密相连。其目标是成为事实上的私营部门版数字美元,成为新一代金融基础设施的核心组成部分。不过值得注意的是,在市场一片狂热之际,木头姐 Cathie Wood 的 Ark Invest 已经开始选择在 CRCL 股价创新高之际套现。根据交易披露,ARK 在两天内通过旗下三只核心基金,累计抛售了 642,766 股 Circle 股票,总价值约 9650 万美元,占其初始仓位的 14%。目前另一大机构股东贝莱德尚未报告任何减持,而 Circle 内部高管团队的减持则属于 IPO 后按招股说明书进行的常规计划。

这并非全然否定 Circle 的长期价值,但它至少暗示,在最乐观的投资者眼中,短期内股价可能已充分甚至过度反映了政策利好,需要通过战术性减持来管理风险敞口。立法通过之后,真正的商业落地与市场竞争挑战,或许才刚刚开始。

殊途同归?一场定义未来的货币战争

总体来看,京东与 Circle 分别代表了稳定币发展的两种范式。京东的模式是实用主义的,从解决具体商业问题入手,优势在于拥有坚实的业务基本盘与清晰的应用场景。Circle 的模式则是理想主义的,从构建宏大金融愿景出发,优势在于获得了领先的立法支持与强大的资本背书。

当然其中还存在诸多问题有待解决:京东模式以产业为核心构筑的 B 端壁垒,能否有效抵御 Circle 这类通用协议自上而下的降维打击?而 Circle 的宏大叙事在真正深入实体经济时,是否也必须像京东一样,去逐一攻克具体的行业应用场景?

Bacaan Terkait

Temuan Terbaru a16z: Arah Modal Berubah, Mulai Berpindah dari 'Bit' ke 'Atom'

Menurut analisis a16z, arah modal dan tenaga kerja bergeser dari "bit" (digital) ke "atom" (fisik). Analisis mingguan ini menyoroti tiga kekuatan struktural yang terbentuk dalam ekonomi AS: 1. **Pergeseran Tema ETF:** Tema investasi ETF berubah drastis dari energi bersih dan teknologi pasar berkembang pada 2020, menjadi AI, energi nuklir, luar angkasa, pertahanan, dan infrastruktur pada 2026. Ini mencerminkan serangan besar-besaran modal ke bisnis padat modal dan ambisius di dunia fisik. 2. **Data Center sebagai Penggerak Ekonomi:** Pembangunan pusat data menjadi pendorong ekonomi lokal yang signifikan, menciptakan lapangan kerja dan upah tinggi untuk pekerja terampil (blue-collar). Upah untuk pekerja seperti tukang beton bisa 50% lebih tinggi daripada pasar. Data menunjukkan, daerah dengan pusat data mengalami pertumbuhan pekerjaan lebih cepat dan pengangguran lebih rendah. 3. **Perubahan di Ekonomi Gig & AI Agent:** Tarif ride-hailing seperti Uber naik sekitar 20% sejak 2024, memberi manfaat bagi platform dan pengemudi. Sektor "social commerce" (e-commerce via media sosial) tumbuh paling pesat (lebih dari 30%) dalam ekonomi gig. Di sisi AI, meskipun masih awal, **AI Agent** sudah mengonsumsi token hampir 5 kali lebih banyak daripada manusia dan mulai mengikis pangsa alat otomasi tradisional seperti Zapier. Kesimpulannya, tren investasi dan tenaga kerja menunjukkan fokus baru pada proyek-proyek infrastruktur fisik, energi, dan teknologi pendukungnya, serta transformasi yang dibawa AI ke dalam alur kerja dan otomasi.

marsbit24m yang lalu

Temuan Terbaru a16z: Arah Modal Berubah, Mulai Berpindah dari 'Bit' ke 'Atom'

marsbit24m yang lalu

Ketenagakerjaan AS, PMI Tiongkok, dan Inflasi Tampil, Mampukah Pertumbuhan Global Mempertahankan Ketahanannya?

**Intisari Pekan ke-36: Menguji Ketahanan Pertumbuhan Global** Pekan ini menawarkan rangkaian data penting yang akan menguji kekuatan pertumbuhan ekonomi global. Fokus utama adalah pada kombinasi sinyal dari tiga wilayah besar: Tiongkok, AS, dan Zona Euro. **Awal Pekan: Sinyal Permintaan dari Tiongkok** Pada 31 Agustus, Tiongkok merilis PMI manufaktur dan non-manufaktur resmi untuk Agustus. Data ini menjadi ujian penting untuk memeriksa apakah pesanan pabrik, aktivitas jasa, dan tekanan harga mulai pulih setelah kontraksi di bulan Juli. Hasilnya akan mempengaruhi sentimen aset Asia, logam industri, dan mata uang Yuan. **Tengah Pekan: Tekanan Inflasi dan Aktivitas Regional** Pada 1 September, perhatian beralih ke PMI manufaktur AS dan data inflasi awal Zona Euro. Kombinasi pesanan yang kuat dengan tekanan harga yang mendingin akan positif bagi aset siklus. Sebaliknya, inflasi yang tetap tinggi di Eropa dapat membatasi ekspektasi pelonggaran kebijakan. Laporan "Buku Beige" Fed pada 2 September akan memberikan bukti lapangan mengenai pengeluaran, perekrutan, dan harga di berbagai wilayah AS, melengkapi data nasional. **Akhir Pekan: Penentu Pasar - Laporan Tenaga Kerja AS** Puncak pekan adalah laporan pekerjaan AS untuk Agustus pada 4 September. Data lapangan kerja, upah, dan tingkat partisipasi angkatan kerja akan menjadi katalis utama untuk pasar suku bunga, mata uang Dolar, dan aset berisiko. Interpretasinya bergantung pada konteks data pekan sebelumnya: lapangan kerja yang kuat dengan pertumbuhan upah yang moderat akan dilihat berbeda jika disertai sinyal permintaan yang lemah dari data lain. **Kesimpulan bagi Pasar** Pasar akan mencari konfirmasi antar data. Skenario ideal adalah PMI Tiongkok membaik, inflasi global mendingin, dan lapangan kerja AS stabil—kombinasi yang mendukung aset siklus dan likuiditas. Sebaliknya, jika data manufaktur global lemah, inflasi tetap tinggi, dan lapangan kerja mengecewakan, pasar akan menghadapi tekanan yang lebih kompleks dengan ruang kebijakan yang terbatas. Trader disarankan untuk melihat koherensi sinyal secara luas, bukan hanya bereaksi terhadap satu rilis data.

marsbit29m yang lalu

Ketenagakerjaan AS, PMI Tiongkok, dan Inflasi Tampil, Mampukah Pertumbuhan Global Mempertahankan Ketahanannya?

marsbit29m yang lalu

Mitos Olympus DAO Terulang? Sebuah 'Bank Sentral Berdaulat On-Chain' yang Ditulis dengan 4.000 Baris Kode Tak Dapat Diubah

Melihat simbol (3,3), para investor crypto langsung teringat fenomena Olympus DAO (OHM) pada 2021 yang pernah mencetak kenaikan lebih dari 300x. Kini, muncul proyek baru bernama **The Standard Reserve** yang menyebut dirinya sebagai "bank sentral berdaulat di rantai blok" (*sovereign onchain central bank*). Proyek ini beroperasi penuh dengan 4.000 baris kode yang tidak dapat diubah (*immutable*), tanpa dewan atau intervensi manusia. Sistem ekonomi moneter tertutupnya memiliki empat elemen inti: mata uang $STANDARD (ERC-20, cap 10 miliar), sebuah pool pasar ETH/$STANDARD di Uniswap V4, sinyal *net ETH flow* dari pool tersebut, dan kode itu sendiri sebagai otoritas. Mekanisme intinya adalah **kebijakan moneter refleksif** (*reflexive monetary policy*). Sistem hanya memantau satu sinyal: *Net ETH Flow*. * **Aliran masuk bersih > 0** (banyak pembelian $STANDARD): Sistem masuk periode ekspansi — meningkatkan jumlah penerbitan $STANDARD dan menggunakan sebagian besar biaya transaksi untuk membeli emas tokenisasi sebagai cadangan keras. * **Aliran masuk bersih ≤ 0** (banyak penjualan $STANDARD): Sistem masuk periode kontraksi — segera mengurangi penerbitan dan menggunakan biaya untuk membeli kembali & membakar $STANDARD. Ada enam entitas utama: 1. **$STANDARD**: Mata uang tunggal. 2. **The Pool**: Pasar tunggal di Uniswap V4. 3. **Central Bank**: Kode yang mengatur semuanya. 4. **Charter**: NFT *Soulbound* (izin operasi "bankir"), awalnya 1.000 gratis. 5. **Branch**: "Cabang" di bawah Charter (maks 10) yang menghasilkan bagian dari $STANDARD yang diterbitkan. 6. **Vaults**: Vault ekspansi (untuk emas) dan kontraksi (untuk buyback & burn). Cara berpartisipasi: Dapatkan Charter (lewat *allowlist* atau lelang), buka Branch untuk mulai mendapatkan bagian dari penerbitan $STANDARD. Membuka Branch tambahan memerlukan pembakaran $STANDARD. Pemegang dapat *retire* (mengambil $STANDARD yang terkumpul) dengan membayar biaya keluar dinamis (semakin banyak yang keluar, biaya semakin tinggi), yang sebagian dibakar dan sebagian didistribusikan ke peserta yang tersisa. Pendapatan protokol (biaya transaksi & lelang Charter) didistribusikan: 70% ke vault aktif (sesuai periode), 15% untuk likuiditas protokol, dan 15% untuk tim. Secara ringkas, The Standard Reserve menawarkan mekanisme yang dirancang cerdas di mana tindakan egois peserta (*bankir*) secara teori mendukung akumulasi cadangan (emas) dan deflasi token. Namun, proyek ini anonim, dengan banyak parameter kunci belum diungkap, dan keamanan kode belum diaudit. Lakukan penelitian sendiri (DYOR).

marsbit29m yang lalu

Mitos Olympus DAO Terulang? Sebuah 'Bank Sentral Berdaulat On-Chain' yang Ditulis dengan 4.000 Baris Kode Tak Dapat Diubah

marsbit29m yang lalu

Trading

Spot
活动图片