Did Lido DAO’s 42% rally trigger the DeFi market’s recovery

AmbcryptoDipublikasikan tanggal 2022-06-22Terakhir diperbarui pada 2022-06-22

Abstrak

Lido DAO may not be the most famous protocol or token in the crypto space, but at one point, it was worth much more than any other DeFi asset. Currently, the altcoin is exhibiting similar traits by leading the DeFi market out of the bears’ territory.

Lido DAO may not be the most famous protocol or token in the crypto space, but at one point, it was worth much more than any other DeFi asset.

Currently, the altcoin is exhibiting similar traits by leading the DeFi market out of the bears’ territory.

What is Lido DAO?

It has been a rising star in the Decentralized Finance (DeFi) space. Although it only noticed demand over the last few months, it did have all the attention for a while after the liquid staking protocol became the biggest Dapp, with the total value locked on it exceeding $20 billion.

However, it couldn’t save itself from the impact of the crash of May and June. And, it ended up losing more than $15 billion.

Lido DAO TVL | Source: DeFi Llama – AMBCrypto

With Lido’s TVL now amounting to a little under $5 billion, the protocol is heavily dependent upon its investors to return to the Dapp. This could happen only when the broader market recovers, and Lido DAO’s native token LDO, in some ways, is making that happen.

Leading the rally of the DeFi assets, LDO shot up by 40.22% from the lows of 20 June to trade at $0.638. The rise, while it isn’t enough to invalidate the week-long losses of 43%, it did push the coin closer to achieving it.

Lido DAO price action | Source: TradingView – AMBCrypto

A part of this uptick was also triggered by the announcement of the altcoin’s listing on the CeFi exchange on 20 June.

Regardless, LDO holders seem to have already made their peace with the eventual downfall of the crypto market since May itself.

The on-chain selling, which ensued post the 9 May crash, increased the crypto exchange wallets’ holdings significantly.

This was because investors were heavy on selling during the crash and got rid of 26 million LDO worth almost $17.92 million, which amounts to 7.7% of the circulating supply.

Lido token supply on exchanges | Source: Santiment – AMBCrypto

In all fairness, selling was the right move since a majority of the investors have been at a loss since the beginning of this year.

The rise of Lido DAO’s TVL certainly improved most of the investors’ conditions, but following the crash, only 1k investors have been successful at preventing losses, leaving 92.33% of all investors yearning for the sigh of profits.

Bacaan Terkait

Biaya Harian XRP Ledger Turun di Bawah $400 Seiring Pertanyaan Aktivitas Jaringan Kembali Muncul

XRP Ledger kembali menjadi sorotan setelah data biaya menunjukkan biaya jaringan harian turun di bawah $400, menurut metrik yang dilacak oleh DefiLlama dan penjelajah ledger. Biaya rendah memang merupakan desain inti XRPL untuk transaksi murah, namun jumlah biaya yang dihasilkan juga dapat berfungsi sebagai salah satu indikator aktivitas jaringan dan permintaan. Data mingguan menunjukkan pembakaran biaya sekitar $3.100, menggarisbawahi kontras dengan jaringan seperti Ethereum dan Bitcoin. Bagi pendukung, biaya rendah berarti efisiensi dan aksesibilitas tetap terjaga. Bagi pengkritik, angka ini dapat memicu pertanyaan tentang apakah jaringan melihat permintaan bernilai tinggi yang memadai, terutama dalam narasi pembayaran dan adopsi perusahaan yang telah lama dikembangkan. Data on-chain ini memberi para pelaku pasar satu cara untuk menguji aktivitas transaksional yang bermakna. Penting untuk tidak menyimpulkan secara berlebihan. Satu hari dengan biaya rendah tidak berarti jaringan gagal atau penyelesaian transaksi terhenti. Ini adalah satu titik data dalam debat penggunaan XRPL dan menciptakan kontras dengan dorongan Ripple yang lebih luas ke RLUSD, pembayaran agen AI, dan infrastruktur penyelesaian perusahaan. Langkah selanjutnya adalah mengamati apakah angka biaya pulih, apakah jumlah transaksi menunjukkan cerita yang berbeda, dan apakah penjelajah asli XRPL seperti Bithomp mengonfirmasi tren yang sama. Cerita ini mencerminkan pergeseran dalam crypto di mana infrastruktur, utilitas token, dan data on-chain semakin penting, melampaui aksi harga jangka pendek.

bitcoinist35m yang lalu

Biaya Harian XRP Ledger Turun di Bawah $400 Seiring Pertanyaan Aktivitas Jaringan Kembali Muncul

bitcoinist35m yang lalu

Pendiri Zcash Mengatakan Audit AI Anthropic Tidak Menemukan Bug Serius dalam Protokol

Pendiri Zcash Zooko Wilcox mengumumkan bahwa audit keamanan pada protokol Zcash, yang dilakukan oleh model AI Mythos dari Anthropic atas permintaan Shielded Labs, tidak menemukan bug serius baru. Hasil audit ini memberikan gambaran positif mengenai ketahanan keamanan Zcash, yang merupakan aset kripto berfokus privasi yang menghadapi tekanan regulasi dan pengawasan teknis berkelanjutan. Wilcox menekankan bahwa audit ini adalah bagian dari upaya melindungi pengguna Zcash. Meskipun ulasan berbantuan AI bukan pengganti pekerjaan keamanan manusia, alat semacam itu semakin penting untuk memindai basis kode yang kompleks dan mengidentifikasi potensi kelemahan. Bagi protokol privasi seperti Zcash, standar keamanan harus sangat tinggi karena pengguna mengandalkan kekuatan kriptografi dan kualitas implementasi. Tidak ditemukannya bug serius baru tidak berarti Zcash bebas risiko, tetapi hasil ini dapat mendukung kepercayaan pengguna dan pengembang. Cerita ini juga menggambarkan tren berkembang di ekosistem kripto, di mana model AI mulai diintegrasikan ke dalam pekerjaan audit keamanan infrastruktur, menambah kecepatan dan cakupan analisis, meskipun temuan AI tetap memerlukan interpretasi yang hati-hati oleh pakar manusia. Perkembangan ini mencerminkan pergeseran lebih luas dalam industri kripto, di mana pembaruan infrastruktur, laporan keamanan, dan kualitas protokol menjadi semakin penting dalam percakapan pasar, seiring dengan pergerakan harga jangka pendek.

bitcoinist6j yang lalu

Pendiri Zcash Mengatakan Audit AI Anthropic Tidak Menemukan Bug Serius dalam Protokol

bitcoinist6j yang lalu

Bitcoin Ke $400.000? Analis Gunakan Overlay Emas untuk Menyampaikan Kasus Berani untuk Tahun 2026

Analis Vivek Sen menyatakan bahwa Bitcoin (BTC) berpotensi mencapai $400.000 pada tahun 2026. Klaim ini didasarkan pada analisis overlay grafik, di mana pola pergerakan harga Bitcoin saat ini dibandingkan dengan pola breakout historis emas. Sen berpendapat bahwa jika Bitcoin terus mengikuti struktur serupa dengan emas, target harga tersebut mungkin tercapai. Namun, artikel menekankan bahwa perbandingan visual semata bukanlah model perkiraan yang pasti. Bitcoin dan emas memiliki perbedaan mendasar dalam hal ukuran pasar, likuiditas, volatilitas, dan basis investor. Pasar Bitcoin juga lebih refleksif, dipengaruhi oleh posisi derivatif, aliran dana ETF, dan leverage di ekosistem kripto. Untuk mendukung skenario kenaikan ekstrem tersebut, diperlukan beberapa faktor pendorong utama, seperti: aliran masuk institusional yang berkelanjutan melalui ETF Bitcoin, kondisi makroekonomi yang mendukung aset penyimpan nilai, likuiditas yang membaik, dan lingkungan pasar kripto yang optimis secara keseluruhan. Pada intinya, target $400.000 merupakan skenario optimis yang bersifat spekulatif dan lebih merupakan komentar pasar daripada prediksi harga yang terkonfirmasi. Keberhasilannya sangat bergantung pada apakah tren bullish Bitcoin saat ini dapat dipertahankan dan didukung oleh faktor fundamental dan aliran dana yang nyata. Tanpa konfirmasi tersebut, overlay grafik dengan emas dianggap hanya sebagai analogi yang menarik namun berisiko tinggi.

bitcoinist7j yang lalu

Bitcoin Ke $400.000? Analis Gunakan Overlay Emas untuk Menyampaikan Kasus Berani untuk Tahun 2026

bitcoinist7j yang lalu

Jam Pemotongan Hadiah Bitcoin Menunjukkan Fase Dasar, Tetapi Sinyal Siklus Perlu Kehati-hatian

**Ringkasan Artikel:** Analis Crypto Rover berpendapat bahwa Bitcoin (BTC) sedang berada dalam fase "pembentukan dasar" (*bottoming phase*) berdasarkan siklus *halving*-nya. Ia membagikan bagan yang menunjukkan pola berulang pasca-*halving*, mengklaim bahwa ritme dan struktur pasar saat ini mirip dengan siklus-siklus sebelumnya. Ini mendukung narasi populer di kalangan trader bahwa fase konsolidasi saat ini mungkin akan diikuti oleh fase bullish yang lebih kuat. **Namun, klaim ini perlu disikapi dengan hati-hati.** 1. Sumber (Crypto Rover) dikategorikan sebagai influencer berisiko tinggi yang sering kali terlalu bullish dan promosional. 2. Analisis siklus *halving* menjadi kurang andal seiring matangnya pasar Bitcoin. Pasar kini melibatkan ETF spot, arus derivatif yang lebih besar, dan pengaruh makroekonomi, yang tidak ada di siklus awal. 3. Bagan yang ditampilkan tidak dilengkapi model statistik, konfirmasi *on-chain*, atau level invalidas yang jelas. **Kesimpulan untuk Trader:** Pandangan siklus ini memberikan kerangka waktu naratif bagi para *bull* (pihak yang optimis). Namun, Bitcoin masih perlu membuktikan bahwa pembeli mampu mempertahankan level support kunci dan membentuk *higher low*. Sinyal nyata harus datang dari struktur harga, likuiditas, dan perilaku *on-chain*. Saat ini, argumen "jam *halving*" lebih tepat dianggap sebagai komentar pasar yang menarik, bukan sinyal trading yang terkonfirmasi.

bitcoinist9j yang lalu

Jam Pemotongan Hadiah Bitcoin Menunjukkan Fase Dasar, Tetapi Sinyal Siklus Perlu Kehati-hatian

bitcoinist9j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片