Paul Atkins’ loosely linked RSR token rises 13% after Coinbase listing

CointelegraphDipublikasikan tanggal 2025-04-21Terakhir diperbarui pada 2025-04-22

Abstrak

A governance token for the Reserve Protocol stablecoin, launched by a firm previously advised by sworn-in SEC Chair Paul Atkins, has surged over 13% after crypto exchange Coinbase announced that it will list the token. 

A governance token for the Reserve Protocol stablecoin, launched by a firm previously advised by sworn-in SEC Chair Paul Atkins, has surged over 13% after crypto exchange Coinbase announced that it will list the token. 


Atkins was an early adviser for the stablecoin firm around the time it launched in 2019, according to Reserve Protocol’s CEO Nevin Freeman. He is no longer consulting at the firm.
The Reserve Rights (RSR) token is the governance token aimed at ensuring the stability of the Reserve Protocol’s stablecoin, Reserve Dollar (RSV). 


In an April 21 X post, Coinbase said it would list the RSR token on the Ethereum layer-2 network Base on April 22 at 9 am Pacific Time (4 pm UTC).

Source: Coinbase Assets
Atkins news bumps up RSR’s price even further


The Coinbase listing, combined with the news of Atkins officially being sworn in as SEC chair on April 21, pushed the token up 13.6% to a near two-month high of $0.00835 on April 22, CoinGecko data shows.

Prior to Atkins being sworn in, RSR had already risen double digits to around $0.0081.
It is currently the 143rd largest coin by market capitalization at $464 million.
Atkins said he will be focused on ensuring the US is the “best and most secure place in the world to invest and do business,” while ensuring sufficient consumer protection measures are in place.


It comes two weeks after the Senate confirmed Atkins as SEC chair in a 52-44 vote on April 9. 

Atkins takes over from Mark Uyeda, who has been the SEC’s acting chair since Jan. 20, when former chair Gary Gensler stepped down.


Since US President Donald Trump returned to office, the SEC created a Crypto Task Force to consult with the industry on regulation and dropped several crypto-related investigations and enforcement actions undertaken by the Gensler-led SEC.


Atkins is expected to take a more crypto-friendly approach, telling a Senate confirmation hearing in March that a priority of his at the SEC would be to provide a firm regulatory foundation for crypto assets through a “rational, coherent and principled approach.”

Bacaan Terkait

AI Pembuatan Gambar Tanpa Pelatihan Dipercepat 1000%, Caranya: 'Pipa Tiga Tahap' Paling Sederhana

Kemampuan gambar AI semakin kuat, namun pengguna masih merasakannya lambat. Metode akselerasi model difusi tradisional seperti kuantisasi atau distilasi langkah sering kali bergantung pada perangkat keras atau fine-tuning yang mahal. Tim peneliti dari Beihang University, NTU, dan ETH memperkenalkan **MrFlow (Multi-Resolution Flow Matching)**, sebuah pipeline tiga tahap sederhana dan bebas pelatihan untuk mempercepat pembuatan gambar secara signifikan: 1. **Pembuatan Kerangka Beresolusi Rendah:** Model asli menghasilkan gambar struktur global (subjek, tata letak, semantik) di ruang latens beresolusi rendah. Token gambar jauh lebih sedikit, sehingga setiap langkah lebih murah dan konvergensinya lebih cepat. 2. **Super-Resolution di Ruang Pixel:** Hasil beresolusi rendah didekode ke gambar, lalu ditingkatkan resolusinya di ruang pixel menggunakan model super-resolution yang telah dilatih sebelumnya (seperti Real-ESRGAN). Pendekatan ini mempertahankan struktur dengan lebih baik daripada upsampling di ruang latens. 3. **Pemurnian Satu Langkah Beresolusi Tinggi:** Gambar super-resolution dienkode ulang ke ruang latens, ditambahkan sedikit noise intensitas rendah (~0.12), lalu dimurnikan oleh model flow-matching asli hanya dalam **satu langkah** inferensi resolusi tinggi. Noise rendah memungkinkan titik awal dekat dengan gambar bersih. Dengan konfigurasi default "12+1" (12 langkah rendah-res, 1 langkah tinggi-res), MrFlow mencapai **percepatan 10.35x** (dari 49.32s menjadi 4.77s) pada model seperti Qwen-Image, dengan penurunan kualitas minimal (~1%). Metode ini unggul dalam kurva trade-off kecepatan-kualitas dibanding metode akselerasi bebas pelatihan lainnya, dapat digabungkan dengan model distilasi untuk akselerasi lebih lanjut, dan sudah tersedia sebagai kode open-source beserta plugin ComfyUI.

marsbit8m yang lalu

AI Pembuatan Gambar Tanpa Pelatihan Dipercepat 1000%, Caranya: 'Pipa Tiga Tahap' Paling Sederhana

marsbit8m yang lalu

Dolar Kolateral: Bagaimana 'Lapisan Kedua Dolar' di Atas Stablecoin Terbentuk?

Kebanyakan orang berpikir stablecoin menggantikan fungsi Eurodolar, namun sebenarnya mereka hanya mengganti beberapa fungsi dalam sistem yang ada, terutama saldo dolar untuk operasional dan penyelesaian sehari-hari. Pertanyaan utama adalah: apa yang terjadi ketika perantara keuangan menciptakan klaim dolar baru di atas stablecoin? Artikel ini menjelaskan bagaimana saluran pembiayaan agunan baru ini bekerja. Stablecoin memperkenalkan klaim dolar pribadi yang ditokenisasi. Pengendalian agunan yang dapat diberlakukan membuka saluran kredit terjamin, tetapi tidak menciptakan klaim moneter. Peristiwa moneter sejati hanya terjadi ketika neraca lain membiayai, memperpanjang, atau menerima kewajiban atas token yang dikendalikan tersebut mendekati nilai nominal. "Agunan Dolar" bukanlah stablecoin itu sendiri. Ini adalah lapisan kewajiban kedua yang diciptakan oleh neraca lain terhadap saldo token yang dikendalikan, yang dibiayai dan dipertahankan mendekati nilai nominal. Elastisitas berasal dari neraca yang menerbitkan kewajiban atas token dan kesediaan pihak ketiga memperlakukan kewajiban itu sebagai aset bernilai dekat nominal, bahkan di bawah tekanan. Stablecoin terutama menggantikan fungsi deposit operasional lepas pantai. Namun, mereka tidak menggantikan kebutuhan akan "kapasitas neraca dolar" — kemampuan untuk mendapatkan pembiayaan, margin, lindung nilai, atau transformasi jatuh tempo. Saluran agunan menjadi penting secara sistemik hanya ketika klaim yang diciptakan di atas stablecoin memperoleh pembiayaan atau diterima mendekati nilai nominal oleh pihak lain. Tekanan dalam saluran agunan stablecoin bekerja secara berbeda. Yang gagal pertama adalah klaim lapisan kedua (janji penyedia likuiditas), bahkan jika token dasar (janji penerbit) masih solven. Penyesuaian margin, penjualan terpaksa, atau kehilangan pendanaan dapat memicu spiral di mana penurunan harga token dan peningkatan diskon saling memperkuat.

marsbit49m yang lalu

Dolar Kolateral: Bagaimana 'Lapisan Kedua Dolar' di Atas Stablecoin Terbentuk?

marsbit49m yang lalu

Trading

Spot
活动图片