Arthur Hayes Predicts Last Chance to Buy BTC under $100K

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-04-21Terakhir diperbarui pada 2026-07-08

Arthur Hayes is betting that the next wave of Treasury buybacks will ignite a Bitcoin rally straight through the $100K barrier.

In the recent post on X, he says U.S. Treasury buybacks, where the government repurchases its debt, will inject more money into the market, boosting Bitcoin and other risky assets.

Arthur Hayes Predicts Last Chance To Buy Btc Under $100K
Arthur Hayes Predicts Last Chance to Buy BTC under $100K, Source: X

Hayes called these buybacks a “bazooka” for Bitcoin, warning that this could be the last time people can buy BTC for less than $100,000. Bitcoin jumped over 3% after the April 20 weekly close, hitting $87,705 — its highest price in almost three weeks.

Experts like Jamie Coutts from Real Vision say the expanding money supply (M2) is helping push Bitcoin higher. He expects that BTC will reach $132,000 this year. Even with global tensions and market ups and downs, more institutions are investing in Bitcoin, which is pushing the price upward.

Bitcoin rose to around $87,700, its highest in nearly three weeks, thanks to a weakening U.S. dollar. Analysts say the drop in the dollar, along with gold’s strong performance, is making Bitcoin more attractive as a safe investment. Some are calling it a return to the “digital gold” narrative.

Major companies from the United Kingdom and Japan continue to invest extensively in Bitcoin. This shows that institutional trust in BTC remains strong. If the current trend continues, Bitcoin could face its next big price resistance at $90, and potentially go much higher in 2025.

Economist Timothy Peterson thinks Bitcoin could hit $138,000 within three months, based on past patterns during similar market conditions. Gold is also performing well, trading about $3,400 per ounce, up nearly 30% this year, and Bitcoin appears to be following suit.

With political pressure mounting, especially from Donald Trump calling for the firing of Fed Chair Jerome Powell, the Federal Reserve’s future moves are unclear. Markets are now expecting a possible rate cut in June, which could further weaken the dollar and benefit Bitcoin.

Not everyone is fully bullish just yet. Analyst Michaël van de Poppe warned that weekend price jumps like this one can be misleading. He thinks Bitcoin might dip before truly breaking through to new highs.

Key resistance is around $91,000, and until BTC breaks that level, short-term sellers could still bring the price down.

Also Read: Strategy buys 6,556 Bitcoins worth $555 Million



Bacaan Terkait

AI Pembuatan Gambar Tanpa Pelatihan Dipercepat 1000%, Caranya: 'Pipa Tiga Tahap' Paling Sederhana

Kemampuan gambar AI semakin kuat, namun pengguna masih merasakannya lambat. Metode akselerasi model difusi tradisional seperti kuantisasi atau distilasi langkah sering kali bergantung pada perangkat keras atau fine-tuning yang mahal. Tim peneliti dari Beihang University, NTU, dan ETH memperkenalkan **MrFlow (Multi-Resolution Flow Matching)**, sebuah pipeline tiga tahap sederhana dan bebas pelatihan untuk mempercepat pembuatan gambar secara signifikan: 1. **Pembuatan Kerangka Beresolusi Rendah:** Model asli menghasilkan gambar struktur global (subjek, tata letak, semantik) di ruang latens beresolusi rendah. Token gambar jauh lebih sedikit, sehingga setiap langkah lebih murah dan konvergensinya lebih cepat. 2. **Super-Resolution di Ruang Pixel:** Hasil beresolusi rendah didekode ke gambar, lalu ditingkatkan resolusinya di ruang pixel menggunakan model super-resolution yang telah dilatih sebelumnya (seperti Real-ESRGAN). Pendekatan ini mempertahankan struktur dengan lebih baik daripada upsampling di ruang latens. 3. **Pemurnian Satu Langkah Beresolusi Tinggi:** Gambar super-resolution dienkode ulang ke ruang latens, ditambahkan sedikit noise intensitas rendah (~0.12), lalu dimurnikan oleh model flow-matching asli hanya dalam **satu langkah** inferensi resolusi tinggi. Noise rendah memungkinkan titik awal dekat dengan gambar bersih. Dengan konfigurasi default "12+1" (12 langkah rendah-res, 1 langkah tinggi-res), MrFlow mencapai **percepatan 10.35x** (dari 49.32s menjadi 4.77s) pada model seperti Qwen-Image, dengan penurunan kualitas minimal (~1%). Metode ini unggul dalam kurva trade-off kecepatan-kualitas dibanding metode akselerasi bebas pelatihan lainnya, dapat digabungkan dengan model distilasi untuk akselerasi lebih lanjut, dan sudah tersedia sebagai kode open-source beserta plugin ComfyUI.

marsbit12m yang lalu

AI Pembuatan Gambar Tanpa Pelatihan Dipercepat 1000%, Caranya: 'Pipa Tiga Tahap' Paling Sederhana

marsbit12m yang lalu

Dolar Kolateral: Bagaimana 'Lapisan Kedua Dolar' di Atas Stablecoin Terbentuk?

Kebanyakan orang berpikir stablecoin menggantikan fungsi Eurodolar, namun sebenarnya mereka hanya mengganti beberapa fungsi dalam sistem yang ada, terutama saldo dolar untuk operasional dan penyelesaian sehari-hari. Pertanyaan utama adalah: apa yang terjadi ketika perantara keuangan menciptakan klaim dolar baru di atas stablecoin? Artikel ini menjelaskan bagaimana saluran pembiayaan agunan baru ini bekerja. Stablecoin memperkenalkan klaim dolar pribadi yang ditokenisasi. Pengendalian agunan yang dapat diberlakukan membuka saluran kredit terjamin, tetapi tidak menciptakan klaim moneter. Peristiwa moneter sejati hanya terjadi ketika neraca lain membiayai, memperpanjang, atau menerima kewajiban atas token yang dikendalikan tersebut mendekati nilai nominal. "Agunan Dolar" bukanlah stablecoin itu sendiri. Ini adalah lapisan kewajiban kedua yang diciptakan oleh neraca lain terhadap saldo token yang dikendalikan, yang dibiayai dan dipertahankan mendekati nilai nominal. Elastisitas berasal dari neraca yang menerbitkan kewajiban atas token dan kesediaan pihak ketiga memperlakukan kewajiban itu sebagai aset bernilai dekat nominal, bahkan di bawah tekanan. Stablecoin terutama menggantikan fungsi deposit operasional lepas pantai. Namun, mereka tidak menggantikan kebutuhan akan "kapasitas neraca dolar" — kemampuan untuk mendapatkan pembiayaan, margin, lindung nilai, atau transformasi jatuh tempo. Saluran agunan menjadi penting secara sistemik hanya ketika klaim yang diciptakan di atas stablecoin memperoleh pembiayaan atau diterima mendekati nilai nominal oleh pihak lain. Tekanan dalam saluran agunan stablecoin bekerja secara berbeda. Yang gagal pertama adalah klaim lapisan kedua (janji penyedia likuiditas), bahkan jika token dasar (janji penerbit) masih solven. Penyesuaian margin, penjualan terpaksa, atau kehilangan pendanaan dapat memicu spiral di mana penurunan harga token dan peningkatan diskon saling memperkuat.

marsbit53m yang lalu

Dolar Kolateral: Bagaimana 'Lapisan Kedua Dolar' di Atas Stablecoin Terbentuk?

marsbit53m yang lalu

Trading

Spot
活动图片