BMT crypto, EOS are bullish in the short-term: Only 1 will rise further

AmbcryptoDipublikasikan tanggal 2025-03-20Terakhir diperbarui pada 2025-03-20

Abstrak

BMT saw reduced selling volume during its retracement phase – Could the bulls be preparing for another rally?

Bubblemaps [BMT], the Solana [SOL] based token of the analytics firm Bubblemaps, saw a 124% price rally on the 18th of March, the same day it was listed on Binance.

After reaching the high of $0.325, the BMT crypto has receded by 31.8%.

This might be a “sell the news” type of event, as the price saw double-digit percentage gains on the 17th of March as well. However, the selling pressure might not last long.

The strong uptrend and demand were likely to make only a minor retracement before the next leg higher.

EOS [EOS] was another major winner, gaining 37.87% from Tuesday’s low at $0.487 to the high at $0.67. EOS had a larger market cap, but the two tokens were among the biggest winners of the past 24 hours.

AMBCrypto analyzed their price charts to see what their next trends could be.

BMT crypto, EOS have similarities

The 2-hour BMT chart showed a strong uptrend in progress. Although the token was retracing at press time, the structure remained bullish.

Moreover, the small market cap of the coin meant any gains made could be quick and explosive.

Investors with high conviction can use the Fibonacci retracement levels plotted in the chart above to bid on the BMT token. The OBV has not sunk noticeably, even though the coin fell below the 38.2% level at $0.235.

Hence, there was a good chance that a recovery would be quick, once the retracement is over.

The price action of EOS on the 2-hour chart showed strong bullishness. Even though the token has retraced more than 50% of the recent gains, the RSI remained above neutral 50.

The OBV has not plummeted below the recent lows, either. Hence, there was hope that EOS bulls would defend the next retracement levels at $0.558 and $0.527- but this would be a false hope.

EOS has a strong bearish structure on the 1-day chart. The recent rally drove the price just above the recent lower high at $0.647.

Hence, the move was likely a liquidity grab and a false breakout. It appeared more likely that EOS would continue to trend downward.

Traders must maintain their bearish bias despite the recent gains. On the other hand, a daily session close above $0.647 would flip the structure bullishly and indicate further gains were likely.

Bacaan Terkait

Baru Saja, AI China Mencapai Peringkat Dua Global dalam Pemrograman, Hanya Tinggal Claude di Depannya

Baru-baru ini, peringkat Code Arena terbaru dirilis, dengan Qwen3.7-Max dari Alibaba meraih 1541 poin dan memasuki posisi empat besar global, melampaui model-model top seperti GPT-5.5 dan Gemini 3.5 Flash. Saat ini, hanya Claude Opus 4.7 dan Opus 4.6 yang berada di depannya. Ini menjadikan Alibaba sebagai satu-satunya perusahaan China yang berada di papan atas, menempati posisi kedua setelah Anthropic. Qwen3.7-Max juga menunjukkan performa luar biasa dalam berbagai uji coba praktis. Dalam tugas membuat AI Tetris yang dapat melatih dirinya sendiri, model ini berhasil mengungguli Opus 4.7 dan GPT-5.5 dengan biaya token yang lebih rendah serta peningkatan performa 56%. Pengembang lain memujinya dalam pembuatan model 3D alam semesta dan mencatat bahwa model ini, ketika digabungkan dengan Hermes Agent dan OpenCode, berpotensi menggantikan GPT-5.5 dan Opus 4.7. Pada uji coba pembuatan game balap 3D, Qwen3.7-Max menghasilkan file HTML yang dapat langsung dimainkan hanya dengan sedikit penyesuaian bug kecil. Game ini menampilkan antarmuka start khusus dan efek suara, yang merupakan detail yang tidak dipenuhi oleh model pesaing lainnya seperti Gemini 3.5 Flash, Claude Opus 4.6, dan GPT-5.5. Kekuatan Qwen3.7-Max berasal dari posisinya sebagai model dasar (base model) yang dirancang khusus untuk Agent, mampu menjalankan tugas otonom dalam waktu lama. Data uji internal menunjukkan model ini dapat berjalan terus-menerus selama 35 jam, melakukan 1.158 panggilan alat, dan menghasilkan kode dengan percepatan rata-rata 10 kali lipat dibandingkan implementasi referensi. Kemampuannya dalam penalaran jangka panjang dan eksekusi stabil didukung oleh metode pelatihan canggih seperti pelatihan lingkungan yang diperluas dan kerangka "dynamic cumulative survival games". Prestasi Qwen3.7-Max di Code Arena membuktikan bahwa model AI China tidak hanya menjadi pengejar, tetapi juga dapat menjadi penentu dalam kompetisi pemrograman global, mengakhiri dominasi semata-mata oleh model-model Silicon Valley.

marsbit40m yang lalu

Baru Saja, AI China Mencapai Peringkat Dua Global dalam Pemrograman, Hanya Tinggal Claude di Depannya

marsbit40m yang lalu

Dari Meja Makan Siang Hingga Alam Semesta Tanpa Batas, Li Fei-fei Bertaruh pada Dimensi Berikutnya AI

**Judul: Dari Meja Makan hingga Alam Semesta Tak Terbatas, Li Fei-Fei Bertaruh pada Dimensi Baru AI** Dalam beberapa wawancara kunci, profesor Stanford dan pendiri World Labs, Li Fei-Fei, menekankan bahwa Kecerdasan Spasial (Spatial Intelligence) adalah batas berikutnya untuk AI. Ia berpendapat bahwa kecerdasan bahasa, yang dominan saat ini, pada dasarnya adalah cara yang "mengalami kehilangan informasi" untuk memahami dunia. Untuk benar-benar "mengerti" dan berinteraksi dengan dunia fisik 3D/4D, AI memerlukan model dunia yang mampu memahami, bernalar, dan bernavigasi dalam ruang. Li Fei-Fei menggambarkan model ini dengan alegori gua Plato: model bahasa dan video saat ini hanyalah bayangan 2D di dinding, sementara kecerdasan spasial bertujuan untuk menciptakan dan bernalar tentang dunia 3D nyata di belakang bayangan tersebut. Produk pertama World Labs, Marble, adalah model yang menerima teks, gambar, atau video dan menghasilkan dunia 3D yang dapat dinavigasi dan berinteraksi, berbeda dari model pembuat video seperti Sora. Meskipun skalanya jauh lebih kecil dari model bahasa besar seperti GPT-5, Marble telah menunjukkan aplikasi praktis dalam pengembangan game, produksi film virtual (mempercepat proses hingga 40 kali), pelatihan robotika, desain interior, dan bahkan terapi untuk kondisi seperti OCD dan fobia ketinggian. Li Fei-Fei melihat potensi besar untuk menciptakan "alam semesta tak terbatas" secara digital, membuka kemungkinan baru untuk kreativitas, sosialisasi, dan lebih banyak lagi. Ia menekankan bahwa perjalanan ini akan memakan waktu, mengingat kompleksitas data 3D dan arsitektur model, tetapi akan sangat mendasar. Di tengah diskusi tentang AI, ia menyerukan pendekatan yang bertanggung jawab, menghindari utopianisme atau narasi kiamat. Visinya adalah AI yang pada akhirnya membuat peradaban lebih baik, memperkuat martabat, otonomi, dan kesejahteraan manusia. Perjalanan AI menuju kecerdasan spasial, menurutnya, adalah upaya untuk mempercepat kembali evolusi yang membutuhkan 540 juta tahun bagi kehidupan di Bumi.

marsbit42m yang lalu

Dari Meja Makan Siang Hingga Alam Semesta Tanpa Batas, Li Fei-fei Bertaruh pada Dimensi Berikutnya AI

marsbit42m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片