Is El Salvador About To Buy The Bitcoin Dip Again?

cryptodailyDipublikasikan tanggal 2022-06-16Terakhir diperbarui pada 2022-06-16

Abstrak

Despite what is becoming the worst melt-down in bitcoin’s history, and his country facing larger and larger deficits, President Nayib Bukele has hinted that it might be a good time for El Salvador to buy bitcoin yet again.

President Nayib Bukele made bitcoin his personal crusade when it was announced in 2021 that his country would make the number one crypto currency legal tender alongside the U.S. dollar.

Since that time, El Salvador has managed to acquire 2,301 bitcoins to hold on its balance sheet. According to Business Insider, the average purchase for its bitcoins is $45,908.

However, the crypto market has plunged over recent months and as of yesterday, bitcoin had lost as much as 70% of its value since the market top last November.

The cost to the El Salvadoran treasury is estimated to be around $56 million on its bitcoin holdings, as per calculations carried out by Bloomberg.

Making matters worse is the fact that El Salvador has an $800 million bond due in January, and given that it has gone out on a limb with bitcoin, the country has caused the ire of world financial institutions such as the IMF, and will struggle to raise any more short-term financing.

Rating agencies have lowered El Salvador accordingly. S&P Global Ratings lowered the country to a CCC+, and Fitch also lowered its rating to CCC back in February, stating that the country’s bitcoin adoption put IMF financing for 2022/23 in jeopardy.

Nevertheless, despite all the negativity surrounding his championing of bitcoin, Bukele has hinted that his country could buy the bitcoin dip once again, stating that El Salvador’s bitcoin losses didn’t even account for 0.5% of its entire national budget.

The country’s finance minister Alejandro Zelaya was also relatively dismissive about bitcoin’s current downward trajectory, and his country’s financial obligations, saying:

"When they tell me that the fiscal risk for El Salvador because of Bitcoin is really high, the only thing I can do is smile, the fiscal risk is extremely minimal."

On the other hand, replying to Bukele’s tweet, Peter Schiff, a well-known bitcoin sceptic, suggested that the President cut his country’s losses.

Bacaan Terkait

Jam Pemotongan Hadiah Bitcoin Menunjukkan Fase Dasar, Tetapi Sinyal Siklus Perlu Kehati-hatian

**Ringkasan Artikel:** Analis Crypto Rover berpendapat bahwa Bitcoin (BTC) sedang berada dalam fase "pembentukan dasar" (*bottoming phase*) berdasarkan siklus *halving*-nya. Ia membagikan bagan yang menunjukkan pola berulang pasca-*halving*, mengklaim bahwa ritme dan struktur pasar saat ini mirip dengan siklus-siklus sebelumnya. Ini mendukung narasi populer di kalangan trader bahwa fase konsolidasi saat ini mungkin akan diikuti oleh fase bullish yang lebih kuat. **Namun, klaim ini perlu disikapi dengan hati-hati.** 1. Sumber (Crypto Rover) dikategorikan sebagai influencer berisiko tinggi yang sering kali terlalu bullish dan promosional. 2. Analisis siklus *halving* menjadi kurang andal seiring matangnya pasar Bitcoin. Pasar kini melibatkan ETF spot, arus derivatif yang lebih besar, dan pengaruh makroekonomi, yang tidak ada di siklus awal. 3. Bagan yang ditampilkan tidak dilengkapi model statistik, konfirmasi *on-chain*, atau level invalidas yang jelas. **Kesimpulan untuk Trader:** Pandangan siklus ini memberikan kerangka waktu naratif bagi para *bull* (pihak yang optimis). Namun, Bitcoin masih perlu membuktikan bahwa pembeli mampu mempertahankan level support kunci dan membentuk *higher low*. Sinyal nyata harus datang dari struktur harga, likuiditas, dan perilaku *on-chain*. Saat ini, argumen "jam *halving*" lebih tepat dianggap sebagai komentar pasar yang menarik, bukan sinyal trading yang terkonfirmasi.

bitcoinist47m yang lalu

Jam Pemotongan Hadiah Bitcoin Menunjukkan Fase Dasar, Tetapi Sinyal Siklus Perlu Kehati-hatian

bitcoinist47m yang lalu

9,4 Miliar, Ini Investasi Terbesar Robot Tahun Ini

**Neura, Perusahaan Robot Humanoid Jerman, Raup Rp94,9 Triliun dalam Pendanaan Seri C** Neura, perusahaan robot humanoid asal Munich, Jerman, berhasil mengumpulkan pendanaan seri C sebesar $14 miliar atau sekitar Rp94,9 triliun. Pendanaan ini menempatkan valuasi perusahaan sekitar $7 miliar, membawanya ke jajaran teratas perusahaan robot humanoid global. Yang menarik dari pendanaan ini adalah profil investor. Selain raksasa teknologi seperti NVIDIA, Amazon, dan Qualcomm, dua nama besar industri Jerman, **Schaeffler** (pembuat bantalan dan sistem transmisi) dan **Bosch** (komponen otomotif & peralatan industri), turut serta. Keikutsertaan mereka menandakan pergeseran logika dalam industri: robot humanoid tidak lagi sekadar demonstrasi teknologi, tetapi mulai dilihat sebagai solusi yang siap diimplementasikan di lantai pabrik. Neura sendiri sudah memiliki klien nyata seperti BMW. Pendanaan besar-besaran ke sektor ini didorong oleh dua hal utama: **titik kritis kemampuan AI** (terutama model besar yang meningkatkan persepsi dan pengambilan keputusan robot) dan **tekanan kebutuhan industri** (kekurangan tenaga kerja terampil dan biaya tenaga kerja yang terus naik secara global). Saat ini, ada dua jalur berbeda yang ditempuh perusahaan robot: 1. **Robot Humanoid Umum**: Bertujuan membuat robot serbaguna seperti Figure AI. Jalur ini menjanjikan namun penuh tantangan teknis dan siklus komersialisasi panjang. 2. **Fokus pada Skenario Industri Spesifik**: Seperti Neura, yang memprioritaskan tugas-tugas industri berulang dan terdefinisi dengan baik (misalnya, di pabrik mobil). Jalur ini memiliki jalur komersialisasi yang lebih jelas. Tantangan utama ke depan bukan lagi pada kemampuan teknis dasar (bergerak, memahami perintah), tetapi pada **stabilitas, keandalan, dan pembentukan ekosistem komersial** di dunia nyata. Ini termasuk biaya adaptasi yang tinggi untuk setiap pabrik dan pembangunan sistem pemeliharaan yang tangguh. Namun, masuknya modal industri dari perusahaan seperti Schaeffler dan Bosch menunjukkan keyakinan bahwa tantangan-tantangan ini dapat diatasi. Pertempuran sesungguhnya untuk robot humanoid kini telah berpindah dari laboratorium ke lantai pabrik.

marsbit8j yang lalu

9,4 Miliar, Ini Investasi Terbesar Robot Tahun Ini

marsbit8j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片