Here’s Why Bankruptcy May Be The Only Option For Celsius Network

CoingapeDipublikasikan tanggal 2022-06-16Terakhir diperbarui pada 2022-06-16

Abstrak

Celsius Network appears to be on the brink of insolvency, and bankruptcy may be the only option for one of the largest centralized crypto lending platforms.

Celsius Network appears to be on the brink of insolvency, and bankruptcy may be the only option for one of the largest centralized crypto lending platforms. Celsius is currently exploring every option to prevent insolvency, including hiring restructuring lawyers for its financial problems, appointing Citigroup to advise on potential financial options, and freezing withdrawals and transfers on the platform.

However, crypto research firms and many crypto experts believe poor risk management, bearish market conditions, and stETH depeg will likely put Celsius in a more difficult situation. In fact, the use of its significant stETH holdings as collateral to generate liquidity seems to be the only option.

Celsius Network Faces Insolvency and Bankruptcy Risks

Celsius Network is under pressure because of financial constraints in these extreme market conditions. Moreover, the firm is running out of options to prevent insolvency, reports Bloomberg on June 16.

According to crypto research firm Kaiko, Lido’s stETH depeg from ETH, possible exposure to Terra, and poor market conditions caused problems for Celsius. The crypto lender Celsius is one of the largest stETH holders on Lido. The crypto lending firm manages customers’ funds by staking them into stETH. As per Dune Analytics, Celsius holds around $500 million of stETH. Selling large amounts in the open market to pay off redemptions would be impossible.

Celsius and Three Arrows Capital are facing liquidation risks as they offload stETH in smaller amounts to manage liquidity and loans. The only possible option is to use stETH or other reserves as collateral or payment for an over-the-counter agreement with a crypto exchange or a market maker.

Class-Action Lawsuit Against Celsius

A class-action lawsuit is in development against Celsius by Ben Armstrong, founder of BitBoyCrypto.com. He says restructuring lawyers hired by Celsius mostly prepare companies for bankruptcy. Most attorneys he has spoken to believe the possibility of maintaining solvency is quite low. Thus, the only option for Celsius is bankruptcy which would stop any class action against the platform immediately.

“As of now we are going through all the disclosures, documents, loan details, etc. and connecting with A+ class action attorneys to find best path forward.”

He says several people have messaged him to add them as plaintiffs, but at this time it would not be possible. Also, he has urged small investors having under $10,000-$25,000 in Celsius to file cases under small claims court immediately before the bankruptcy.

Bacaan Terkait

Jam Pemotongan Hadiah Bitcoin Menunjukkan Fase Dasar, Tetapi Sinyal Siklus Perlu Kehati-hatian

**Ringkasan Artikel:** Analis Crypto Rover berpendapat bahwa Bitcoin (BTC) sedang berada dalam fase "pembentukan dasar" (*bottoming phase*) berdasarkan siklus *halving*-nya. Ia membagikan bagan yang menunjukkan pola berulang pasca-*halving*, mengklaim bahwa ritme dan struktur pasar saat ini mirip dengan siklus-siklus sebelumnya. Ini mendukung narasi populer di kalangan trader bahwa fase konsolidasi saat ini mungkin akan diikuti oleh fase bullish yang lebih kuat. **Namun, klaim ini perlu disikapi dengan hati-hati.** 1. Sumber (Crypto Rover) dikategorikan sebagai influencer berisiko tinggi yang sering kali terlalu bullish dan promosional. 2. Analisis siklus *halving* menjadi kurang andal seiring matangnya pasar Bitcoin. Pasar kini melibatkan ETF spot, arus derivatif yang lebih besar, dan pengaruh makroekonomi, yang tidak ada di siklus awal. 3. Bagan yang ditampilkan tidak dilengkapi model statistik, konfirmasi *on-chain*, atau level invalidas yang jelas. **Kesimpulan untuk Trader:** Pandangan siklus ini memberikan kerangka waktu naratif bagi para *bull* (pihak yang optimis). Namun, Bitcoin masih perlu membuktikan bahwa pembeli mampu mempertahankan level support kunci dan membentuk *higher low*. Sinyal nyata harus datang dari struktur harga, likuiditas, dan perilaku *on-chain*. Saat ini, argumen "jam *halving*" lebih tepat dianggap sebagai komentar pasar yang menarik, bukan sinyal trading yang terkonfirmasi.

bitcoinist1j yang lalu

Jam Pemotongan Hadiah Bitcoin Menunjukkan Fase Dasar, Tetapi Sinyal Siklus Perlu Kehati-hatian

bitcoinist1j yang lalu

9,4 Miliar, Ini Investasi Terbesar Robot Tahun Ini

**Neura, Perusahaan Robot Humanoid Jerman, Raup Rp94,9 Triliun dalam Pendanaan Seri C** Neura, perusahaan robot humanoid asal Munich, Jerman, berhasil mengumpulkan pendanaan seri C sebesar $14 miliar atau sekitar Rp94,9 triliun. Pendanaan ini menempatkan valuasi perusahaan sekitar $7 miliar, membawanya ke jajaran teratas perusahaan robot humanoid global. Yang menarik dari pendanaan ini adalah profil investor. Selain raksasa teknologi seperti NVIDIA, Amazon, dan Qualcomm, dua nama besar industri Jerman, **Schaeffler** (pembuat bantalan dan sistem transmisi) dan **Bosch** (komponen otomotif & peralatan industri), turut serta. Keikutsertaan mereka menandakan pergeseran logika dalam industri: robot humanoid tidak lagi sekadar demonstrasi teknologi, tetapi mulai dilihat sebagai solusi yang siap diimplementasikan di lantai pabrik. Neura sendiri sudah memiliki klien nyata seperti BMW. Pendanaan besar-besaran ke sektor ini didorong oleh dua hal utama: **titik kritis kemampuan AI** (terutama model besar yang meningkatkan persepsi dan pengambilan keputusan robot) dan **tekanan kebutuhan industri** (kekurangan tenaga kerja terampil dan biaya tenaga kerja yang terus naik secara global). Saat ini, ada dua jalur berbeda yang ditempuh perusahaan robot: 1. **Robot Humanoid Umum**: Bertujuan membuat robot serbaguna seperti Figure AI. Jalur ini menjanjikan namun penuh tantangan teknis dan siklus komersialisasi panjang. 2. **Fokus pada Skenario Industri Spesifik**: Seperti Neura, yang memprioritaskan tugas-tugas industri berulang dan terdefinisi dengan baik (misalnya, di pabrik mobil). Jalur ini memiliki jalur komersialisasi yang lebih jelas. Tantangan utama ke depan bukan lagi pada kemampuan teknis dasar (bergerak, memahami perintah), tetapi pada **stabilitas, keandalan, dan pembentukan ekosistem komersial** di dunia nyata. Ini termasuk biaya adaptasi yang tinggi untuk setiap pabrik dan pembangunan sistem pemeliharaan yang tangguh. Namun, masuknya modal industri dari perusahaan seperti Schaeffler dan Bosch menunjukkan keyakinan bahwa tantangan-tantangan ini dapat diatasi. Pertempuran sesungguhnya untuk robot humanoid kini telah berpindah dari laboratorium ke lantai pabrik.

marsbit9j yang lalu

9,4 Miliar, Ini Investasi Terbesar Robot Tahun Ini

marsbit9j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片