Roam:将电信行业去中心化,一共分几步?

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2024-12-03Terakhir diperbarui pada 2024-12-03

Abstrak

漫游世界,连接用户,Web3应用大规模落地的真实案例。

当前,电信行业发展面临着收入增长乏力,成本不断上涨的困境。传统电信服务,尤其是B2C服务收入增长率在同行日益激烈的价格战竞争中停滞不前,由于传统核心电信服务从语音转向 VoIP,从短信转向聊天,从 IPTV 转向视频流媒体,资费也因此降低。

受制于行业内原有的复杂系统和流程,传统电信企业很难提供真正以客户为中心的服务和体验,而他们所提供的简单刻板的客户套餐,在如今社会发展的大背景下越来越难以满足客户的需求。

与此同时,由于部署 5 G 网络需要大范围光纤覆盖并架设全光纤固定宽带网络,全球电信企业正面临着巨额的前期资金支出问题,从而导致目前全球的 5 G 网络部署只完成了不到一半。随着收益增长停滞、利润率下滑,传统电信企业的收入越来越难以满足巨额投资需求。

Roam:电信行业的去中心化创新

在帮助传统电信行业解决巨大的前期投资成本方面,Roam 利用以用户为中心,去中心化的部署方式,为 OpenRoaming™ WiFi 的产业升级换代提供了一种创新的解决方案,并且凭借 WiFi 天然的入口属性,Roam 弥合了Web2和Web3生态之间的鸿沟,通过去中心化技术重新定义了传统电信服务在用户体验以及用户数据方面的行业标准。

目前,相较于手机蜂窝网络,传统 WiFi 依旧承担着全球 70% 以上的数据流量,但传统客用 WiFi 基础设施老旧,不仅很难满足用户日益增长的网络连接需求,并且隐私数据安全性的缺失也常常被用户诟病,导致 WiFi 潜力未能得到充分发挥。

而现在,Roam 通过与 WiFi 联盟和无线宽带联盟(WBA)的合作,整合了传统 OpenRoaming™技术以及 DID+VC 的Web3技术,通过建设一个基于 OpenRoaming™框架的去中心化通信网络,不仅解决了前期的资金成本,更让 WiFi 实现了和手机蜂窝网络一样的无缝登录并实行端到端加密,用户无需在不同的 WiFi 之间反复登录,可以像体验蜂窝移动数据一样无感连接 WiFi,既提升了用户体验,又增强了连接稳定性。

此外,Roam 背靠的 MetaBlox Labs Inc.作为全球具备 OpenRoaming™网络 IDP 资质唯一的Web3项目方,将共同参与创建、验证和管理去中心化身份系统中用户的基础身份信息。Roam 通过 DID+VC 技术方案确保了用户和设备的安全连接以及对用户数据隐私的保护。

在保证用户数据安全的同时,Roam 积极鼓励用户参与网络共建。用户可以通过 Roam App 分享 WiFi 节点或将自身的 WiFi 升级到更加安全便捷的 OpenRoaming™ WiFi,Roam 用户不仅可以在全球四百万个 OpenRoaming™热点之间享受安全无缝连接,还可以在人烟稀少的西伯利亚高原、加拿大北部地区、阿拉斯加等地找到 Roam 的自建网络节点,社区共建的方式大大扩展了 Roam 网络的覆盖范围,提升了用户体验。

Roam eSIM:无缝全球连接解决方案

Roam 的 eSIM 为其全球开放无线网络愿景提供了最后一块无缝拼图。用户可以直接在设备上激活数据套餐,避免了实体 SIM 卡的繁琐。目前 Roam eSIM 覆盖全球 160 多个国家,为全球用户提供灵活且高性价比的套餐,是在不同国家间旅行、出差人士的理想选择。

Roam 通过创新的方式让用户通过签到、邀请好友或与 Roam 社交媒体互动等来赚取免费的全球数据流量或 Roam 积分代币奖励。这些积分代币不仅可以在 Roam TGE 之后燃烧兑换$ROAM 代币,还能在 Roam 生态系统内兑换各种其他奖励或服务。

未来,Roam 积分还将可以兑换航空公司或电信合作伙伴的更多福利。eSIM 为 Roam 的开放无线网络地图补齐了最后一块拼图,确保了用户全渠道的无缝的全球连接体验。

免费使用的商业模式和代币激励赋能社区

Roam 通过提供免费的无线接入和多样化的激励机制鼓励用户共同建设去中心化网络。用户可以通过升级或共享 WiFi 来赚取 Roam 积分,创建可持续的稳定收益,同时 Roam 积分未来兑换的$ROAM 代币还可以抵消前期的硬件成本投入。

这种激励机制极大地推动了 Roam 网络的快速增长。截至 2024 年 12 月初,Roam 的注册用户已超过 154 万,自建网络节点超 89 万个。自今年 10 月 eSIM 上线以来,Roam 的用户注册数量在不到 20 天内从 75 万飙升至 100 万。如今,每天有超过 60 万次网络验证互动,Roam 的用户参与度远超传统电信运营商。

Roam:将电信行业去中心化,一共分几步?

△ 截止 2024 年 12 月 3 日, Roam 注册用户已达 154 万,自建节点 89 万个

Roam 突破了传统的中心化“渠道”模式,创建了一个以用户为中心,并和用户共建的网络生态,用户在网络建设和优化中积极扮演着建设者和验证者的双重角色。

在过去一年里,在熊转牛不稳定的市场行情背景以及没有大量市场营销投入的情况下,Roam 实现了用户数量和节点部署的惊人增长,巩固了其在 DePIN 项目中的领先地位。根据 DePINscan.io 12 月的数据,Roam 在 DePIN 项目中排名第一位,引起了传统电信运营商的广泛关注。

Roam:将电信行业去中心化,一共分几步?

△ Roam 在 DePINscan 上排名第一位

连接Web2与Web3,实现大规模应用

Roam 通过将Web3技术与现有的 OpenRoaming™框架的结合,构建一个去中心化的全球开放无线网络,并致力于成为 DePIN 生态系统的电信数据网络。随着用户数量的增长,Roam 不仅能够为生态内的Web3项目(如 SocialFi 和 GameFi)提供用户的 3 W 数据,同时也可以从其不断扩展的网络节点和用户群体中获得额外收入,从而继续反哺社区来作为推动其项目飞轮的动力。

未来,Roam 更计划将 AI 和 DePIN 技术进行深度整合,WiFi 作为大规模用户流量的入口,天然可以适配 AI 大模型训练,Roam 将实现硬件设备与先进 AI 系统的无缝交互,打通人、设备、资产和 AI 间的数据连接和共享。

Roam 正在通过去中心化的硬件部署方式和创新的用户免费使用商业模式开启传统电信行业的新纪元。其社区驱动的模式和以用户为中心的激励机制推动了 Roam 网络规模的快速增长,使其应用初步实现了大规模落地。随着 Roam 不断扩展并整合新技术,它将为电信行业带来更深刻的革命性改变,帮助用户更积极地参与网络建设和优化,为未来安全、可持续的Web3 DePIN 生态奠定基础。

Bacaan Terkait

Dari 2 Juta Pengguna Aktif Bulanan ke Nol: Zapper Mati oleh ‘Kematangan’ DeFi

Penulis Asli: Eric, Foresight News Pada 8 Juli 2026, Seb Audet, salah satu pendiri Zapper, mengumumkan bahwa platform ini akan ditutup sepenuhnya pada 3 Agustus. Proyek ini pernah menjadi bintang dengan 2 juta pengguna aktif bulanan, memproses lebih dari $13 miliar transaksi, dan mengumpulkan dana $16,5 juta. Zapper lahir pada 2020 dari penggabungan DeFiZap dan DeFiSnap, tepat saat "DeFi Summer" dimulai. Platform ini berkembang pesat dengan menjadi dashboard utama bagi pengguna untuk melacak portofolio dan hasil yield farming mereka di berbagai protokol. Pada puncaknya, Zapper mendukung 14 blockchain dan 450+ protokol. Namun, masalah utama muncul: **lalu lintas pengguna tidak dikonversi menjadi pendapatan berkelanjutan**. Model bisnisnya bergantung pada komisi kecil dari agregator DEX, di mana persaingan sangat ketat. Sementara itu, biaya untuk memelihara sistem indeks data multi-rantai sangatlah tinggi. Perkembangan DeFi selanjutnya justru memperburuk situasi Zapper. Aliran dana dan pengguna terkonsentrasi ke protokol-protokol utama, mengurangi kebutuhan akan alat pelacak yang kompleks. Fungsi inti Zapper sebagai alat 2C menjadi kurang relevan. Zapper mencoba bertransformasi beberapa kali, seperti dengan sistem poin, aplikasi sosial Chainchat, dan rencana protokol ZAP dengan token. Namun, upaya-upaya ini gagal menciptakan kebutuhan atau pendapatan baru. Token ZAP tidak pernah diluncurkan. Analisis menunjukkan kegagalan Zapper lebih disebabkan oleh **kesalahan strategi transformasi** dan **terlalu berpegang pada pemikiran blockchain orisinal** tanpa beradaptasi dengan perubahan pasar. Mereka fokus pada produk berbiaya tinggi (pelacak portofolio) tetapi tidak mengembangkan produk penghasil pendapatan dengan cukup agresif, sementara pesaing seperti DeBank (dengan Rabby Wallet) berhasil dengan pendekatan yang lebih pragmatis. Penutupan Zapper menjadi peringatan bagi produk alat sejenis: jangan terpaku pada kesuksesan masa lalu; beradaptasilah atau carilah jalur pendapatan yang berkelanjutan sebelum terlambat.

marsbit14m yang lalu

Dari 2 Juta Pengguna Aktif Bulanan ke Nol: Zapper Mati oleh ‘Kematangan’ DeFi

marsbit14m yang lalu

Goldman Sachs Larang, Google Juga Larang, Zona Abu-Abu Pasar Prediksi Semakin Menyempit

Tanggal 9 Juli, Goldman Sachs memperbarui kebijakan perdagangan pribadi internal, melarang karyawan berpartisipasi dalam kontrak prediksi yang melibatkan perusahaan tertentu, hasil pemilu, kinerja pasar keuangan, data makroekonomi, peristiwa geopolitik, atau hasil regulasi akuisisi yang belum disetujui. Hanya taruhan olahraga dan hiburan yang masih diizinkan. Pelanggaran dapat mengakibatkan pemecatan atau penutupan akun. Secara paralel, Google Chrome Web Store akan mulai Agustus 2026 melarang ekstensi yang memfasilitasi perdagangan uang nyata di pasar prediksi. Kebijakan baru ini juga memberlakukan persyaratan transparansi data pengguna yang lebih ketat. Insiden yang memicu langkah Goldman Sachs adalah kasus pada Mei, di mana seorang insinyur perangkat lunak Google, Michele Spagnuolo, didakwa oleh CFTC atas penipuan dan pencucian uang. Ia diduga menggunakan data internal Google tentang pencarian paling populer untuk mendapatkan keuntungan $1,2 juta di platform Polymarket. Ini adalah kasus perdagangan orang dalam pertama di pasar prediksi yang melibatkan perusahaan swasta. Industri pasar prediksi sedang menghadapi tekanan dari berbagai arah, termasuk investigasi CFTC terhadap Polymarket, gugatan dari kelompok konsumen, pembatasan akses di lebih dari 30 negara seperti Argentina, dan upaya politis di Kongres AS. Sementara itu, volume perdagangan terus mencapai rekor baru dan modal terus mengalir, seperti investasi ICE senilai $2 miliar di Polymarket. Status pasar prediksi tetap ambigu, diperdebatkan antara instrumen keuangan yang diatur dan bentuk perjudian, sementara berbagai pembatasan semakin memperketat ruang geraknya.

Foresight News21m yang lalu

Goldman Sachs Larang, Google Juga Larang, Zona Abu-Abu Pasar Prediksi Semakin Menyempit

Foresight News21m yang lalu

Matematikawan AI Tsinghua Hadir, Meneruskan Ide Menjadi Teorema, Berpartisipasi Menyelesaikan Makalah Algoritma Kuantum 84 Halaman

Sistem AI Matematikawan dari Universitas Tsinghua, AIM (AI Mathematician), telah melampaui peran tradisionalnya dalam menyelesaikan soal-soal matematika. Kali ini, AIM terlibat secara mendalam dalam proses penelitian dari awal, membantu para peneliti dalam mengeksplorasi ide, mengorganisir teorema, dan merancang naskah bukti untuk sebuah makalah algoritma kuantum berjumlah 84 halaman. Penelitian yang berjudul "Sign Embedding Quantum Algorithms for Matrix Equations and Matrix Functions" ini dimulai dari sebuah intuisi awal peneliti manusia tentang pendekatan rasional (*rational approximation*). AI berperan dalam mengembangkan ide tersebut menjadi berbagai calon arah penelitian. Peneliti manusia kemudian memilih dan memfokuskan pada jalur "Sign-Embedding". Selanjutnya, AIM membantu mengorganisir jalur yang dipilih menjadi target teorema yang dapat diaudit dan materi derivasi. Alur kerja kolaboratif manusia-AI ini terdiri dari lima tahap kunci: (1) Ekspansi jalur yang divergen oleh AI, (2) Penyaringan berdasarkan nilai dan kelayakan oleh manusia, (3) Pembentukan teorema dan derivasi dengan bantuan AIM, (4) Audit dan perbaikan kompleksitas, serta (5) Verifikasi dan integrasi akhir oleh peneliti manusia. Hasil teknisnya adalah proposal "Sign Embedding Quantum Algorithms" untuk menyelesaikan persamaan matriks (seperti Sylvester, Lyapunov) dan fungsi matriks. Algoritma ini menawarkan kerangka kerja yang terpadu untuk berbagai masalah tersebut. Studi kasus ini menunjukkan pergeseran kemampuan AI matematika dari sekadar "menyelesaikan soal" menuju "membantu penelitian". Peran AI adalah meningkatkan efisiensi eksplorasi dan derivasi, sementara peneliti manusia tetap memegang kendali penuh atas penilaian nilai penelitian, kelayakan asumsi, dan audit akhir. Pendekatan kolaboratif ini membuka kemungkinan baru untuk memperluas cakrawala dan meningkatkan produktivitas dalam penelitian teoretis.

marsbit1j yang lalu

Matematikawan AI Tsinghua Hadir, Meneruskan Ide Menjadi Teorema, Berpartisipasi Menyelesaikan Makalah Algoritma Kuantum 84 Halaman

marsbit1j yang lalu

Euforia Meme Sementara, Mungkinkah Menjadi Kapal Pemecah Es Narasi RWA Robinhood?

Robinhood Chain, sebuah layer-2 tanpa izin yang dibangun di atas Arbitrix, secara resmi meluncurkan mainnet bulan ini dengan fokus pada aset tokenisasi saham dan RWA. Namun, hanya dalam seminggu, perhatian utama justru tertuju pada memecoin CASHCAT, yang terinspirasi dari nama awal perusahaan "CashCat". Dengan kapitalisasi pasar mendekati $150 juta, CASHCAT mendominasi hampir 79% nilai pasar dan 74% volume perdagangan dari 25 meme teratas di jaringan tersebut, meskipun tidak terdaftar secara resmi di aplikasi Robinhood. Keberhasilan CASHCAT memanfaatkan infrastruktur desentralisasi seperti Uniswap V3 dan Noxa.fun, menunjukkan bagaimana arsitektur terbuka blockchain ini memungkinkan aset apa pun untuk mendapatkan likuiditas. Hal ini memicu lonjakan aktivitas: transaksi harian melonjak 133% menjadi 2,8 juta, dan jumlah token baru yang diluncurkan meningkat 259% dalam sehari. Namun, pertumbuhan pesat ini juga membawa risiko, seperti banyaknya proyek duplikat dan token yang cepat kehilangan likuiditas. CEO Vlad Tenev menyatakan bahwa masa depan crypto ada pada RWA, namun juga mengakui kemampuan jaringan untuk mendukung meme. Skenario optimis melihat momentum CASHCAT sebagai batu loncatan untuk membangun basis pengguna dan likuiditas stablecoin bagi narasi RWA Robinhood. Skenario pesimis memperingatkan bahwa jika hype mereda, rantai harus membangun dari nol lagi. Laporan Citigroup memperkirakan pasar aset tokenisasi global bisa mencapai $5,5 triliun pada 2030, menawarkan peluang besar jangka panjang bagi Robinhood Chain, terlepas dari hasil jangka pendek dari perayaan meme ini.

Foresight News1j yang lalu

Euforia Meme Sementara, Mungkinkah Menjadi Kapal Pemecah Es Narasi RWA Robinhood?

Foresight News1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片