Siapa yang Akan Menghasilkan Uang di Era Agents?
Penulis Jonah Burian membahas bagaimana era agen AI (Agents) dapat mengganggu teori penangkapan nilai di ruang kripto. Teori "protokol gemuk" (fat protocol) yang dominan, menyatakan protokol blockchain menangkap sebagian besar nilai, tampak valid ketika ruang blok terbatas (seperti Bitcoin/Ethereum awal). Namun, dengan banyaknya L1, L2, dan lapisan modular saat ini, ruang blok menjadi berlimpah dan dapat dipertukarkan, menghilangkan kelangkaan dan kekuatan penetapan harga protokol.
Teori "aplikasi gemuk" (fat app) kemudian muncul, berpendapat bahwa aplikasi yang mengontrol hubungan pengguna (UI, aliran transaksi) akan menangkap nilai terbesar, seperti yang terlihat pada dompet dan agregator. Teori ini bergantung pada preferensi manusia terhadap UX, merek, dan kenyamanan.
Namun, kedatangan Agents mengubah segalanya. Sebagai perangkat lunak, Agents tidak peduli dengan UX atau merek; mereka memanggil API secara langsung, beralih tanpa biaya, dan selalu mencari opsi termurah. Ini meruntuhkan parit defensif aplikasi yang bergantung pada hubungan dengan pengguna manusia.
Artikel ini mengeksplorasi beberapa skenario untuk masa depan:
1. **Aplikasi Menjadi "Tanpa Kepala" (Headless):** Pemenang di era manusia (mis., agregator) membuka infrastruktur backend mereka sebagai API untuk Agents, mempertahankan nilai melalui rute ini.
2. **Kebangkitan Kembali Protokol:** Jika integrasi menjadi sangat mudah, Agents mungkin melewati perantara dan berinteraksi langsung dengan protokol, menghidupkan kembali teori protokol gemuk.
3. **Runtuhnya Kekuatan Harga di Seluruh Stack:** Agents yang rasional dapat menekan margin ke biaya marjinal di setiap lapisan, mengubah kripto menjadi utilitas dengan keuntungan tipis.
4. **Aktivitas Baru yang Belum Pernah Ada:** Agents memungkinkan aktivitas ekonomi baru yang tidak layak bagi manusia (mis., rebalancing portofolio mikro, perdagangan mesin-ke-mesin), memperluas kue ekonomi secara keseluruhan.
5. **Model Bisnis yang Belum Dinamai:** Mungkin muncul model bisnis sama sekali baru yang belum terbayangkan saat ini.
Kesimpulannya, kemungkinan besar manusia dan Agents akan hidup berdampingan sebagai pengguna. Teori aplikasi gemuk akan tetap berlaku untuk interaksi manusia, sementara interaksi Agents akan diatur oleh dinamika yang berbeda—di mana faktor seperti likuiditas, latensi, dan jaminan penyelesaian mungkin menjadi pengganti loyalitas merek atau UX.
链捕手8m yang lalu