Джим Бьянко: Биржевые фонды на биткоин скоро снова станут востребованными

investing.ruDipublikasikan tanggal 2024-09-09Terakhir diperbarui pada 2024-09-09

Джим Бьянко (Jim Bianco) верит, что развитие ончейн-инструментов станет катализатором более широкой востребованности биткоин-ETF:

«Сейчас нам нужно набраться терпения, пережить еще пару сезонов, включая зиму или две, и прорыв в принятии фондов обеспечен!»

Пока спотовые биткоин-ETF привлекли слишком мало денег с рынка традиционных финансов, и длительный отток средств не стоит воспринимать слишком серьезно, считает предприниматель. По его словам, в 2028 году халвинг биткоина обеспечит новый импульс востребованности BTC-ETF, и тогда управляющие финансами компании в разы увеличат свои вложения.

Согласно Комиссии по ценным бумагам и биржам США (SEC), с апреля по июнь 44% управляющих компаний нарастили инвестиции в BTC-ETF, а 22% сохранили прежние объемы капиталовложений, напомнил Бьянко.

Ранее основатель SkyBridge Capital, бывший директор по коммуникациям Белого дома Энтони Скарамуччи (Anthony Scaramucci) сообщил, что первая криптовалюта достигнет отметки $100 000 благодаря росту популярности спотовых ETF на биткоин.

Читайте оригинальную статью на сайте Bits.media

Bacaan Terkait

Setelah Aave Pergi dan TVL Berguncang Hebat, Di Mana Anchor Valuasi MegaETH Berada?

Berdasarkan data DefiLlama, TVL MegaETH mengalami fluktuasi tajam pada 9-10 Juli, turun sekitar 60% dalam 24 jam menjadi sedikit di atas $30 juta, turun sekitar 70% dari puncaknya pada Mei. Protokol teratas Aave V3 menarik sekitar 80% likuiditas. Harga MEGA turun ke sekitar $0.048, dengan kapitalisasi pasar sekitar $54 juta dan FDV sekitar $480 juta. Artikel ini menganalisis tiga ketidaksesuaian dalam valuasi MegaETH: 1. **Ketidaksesuaian valuasi dengan penggunaan nyata**: FDV $4.7 miliar tidak didukung oleh aktivitas ekonomi riil. Pendapatan protokol 30 hari kurang dari $900k dengan hanya 2.619 alamat aktif harian. Sekitar 88.7% token belum beredar, berpotensi menciptakan tekanan jual di masa depan. 2. **Ketidaksesuaian narasi token dengan kualitas ekosistem**: Meski dinarasikan sebagai blockchain DeFi berkinerja tinggi, sebagian besar pendapatannya justru berasal dari game kartu Monster (sekitar 80%). Aave hanya menyumbang sekitar $90k. Volume perdagangan DEX dan kontrak berlanjut rendah, dan stablecoin native USDM terus menyusut. 3. **Ketidaksesuaian ekspektasi jangka pendek dengan realisasi jangka panjang**: TVL awal didorong oleh insentif dan strategi arbitrase siklus (seperti yang melibatkan USDe), bukan kebutuhan riil yang stabil. Integrasi protokol besar seperti Uniswap dan Aave tidak mempertahankan TVL. Penurunan serupa terlihat pada Monad (MON), menunjukkan pasar mulai meminta dukungan nilai yang lebih jelas daripada sekadar TVL dan narasi. Kesimpulannya, setelah insentif dan modal arbitrase keluar, MegaETH kekurangan pijakan nilai yang solid antara valuasi saat ini dan fundamental on-chain-nya. Pemulihan berkelanjutan bergantung pada kemampuan tim untuk mengubah likuiditas jangka pendek menjadi penggunaan nyata dan mewujudkan hasil ekosistem yang konkret. Tanpa itu, selain pemulihan jangka pendek dari sentimen pasar, sulit menemukan alasan kuat untuk valuasi yang stabil.

链捕手6j yang lalu

Setelah Aave Pergi dan TVL Berguncang Hebat, Di Mana Anchor Valuasi MegaETH Berada?

链捕手6j yang lalu

Trading

Spot
活动图片