Mengapa Saya Tetap Optimis dengan ETH?
Penulis menyatakan tetap optimis terhadap Ethereum (ETH) meskipun sentimen di komunitas crypto sedang rendah dan performa harganya dalam 5 tahun terakhir dianggap buruk. Ia berargumen bahwa fase konsolidasi panjang seperti ini umum terjadi pada aset pertumbuhan tinggi sebelum lonjakan besar, dengan contoh perusahaan seperti Amazon, NVIDIA, Apple, dan Microsoft.
Dari sisi fundamental, jaringan Ethereum justru semakin kuat: volume transaksi mencapai rekor tertinggi dengan biaya rata-rata hanya $0.27, jumlah alamat aktif terus tumbuh stabil, dan lebih dari 32% pasokan ETH di-stake untuk keamanan jaringan.
Kunci optimisme penulis adalah peran Ethereum sebagai infrastruktur untuk sistem keuangan global. Jaringan ini dipandang sebagai lapisan penyelesaian (settlement layer) utama untuk tokenisasi aset dunia nyata (RWA), yang nilainya diperkirakan mencapai $700 triliun. Data menunjukkan Ethereum mendominasi pasar stablecoin (54%) dan RWA non-stablecoin (53%), dengan total nilai RWA yang sedang mengalami pertumbuhan eksponensial. Momentum ini didukung oleh potensi disahkannya The Clarity Act, yang akan mempercepat migrasi aset tradisional ke blockchain.
Kesimpulannya, meski harga stagnan, Ethereum dinilai telah membuktikan keamanan, keandalan, dan skalabilitasnya, serta berada di ambang babak baru adopsi massal sebagai tulang punggung tokenisasi aset global.
链捕手12m yang lalu