Zhipu Tembus Triliun, Akankah DeepSeek Menyusul?
Baru-baru ini, perusahaan model dasar AI Tiongkok, Zhipu, mencapai nilai pasar melebihi 1 triliun HKD di pasar saham Hong Kong, dengan kenaikan tahunan lebih dari 1900%. Dengan pendapatan tahun 2025 sebesar 724 juta yuan dan kerugian bersih 4,718 miliar yuan, kenaikan valuasi ini memicu perdebatan mengenai gelembung aset versus terobosan industri AI.
Katalis utama kenaikan ini adalah peluncuran model GLM-5.2, yang menempatkan Zhipu dalam kisaran model AI global terdepan, sering dibandingkan dengan Anthropic. Interaksi antara Elon Musk dan pendiri Zhipu, Tang Jie, semakin memicu ekspektasi pasar. Valuasi melonjak didorong oleh kombinasi faktor: peningkatan valuasi aset AI global, akselerasi kapitalisasi perusahaan model dasar Tiongkok, kelangkaan perusahaan murni model dasar di pasar Hong Kong, dan aliran modal menuju teknologi tinggi.
Namun, tekanan muncul menjelang masa pembebasan saham terbatas pada Juli, dan ketegangan antara peringatan gelembung dan optimisme valuasi terus berlanjut. Tantangan utama Zhipu dan industri secara keseluruhan adalah mempercepat pertumbuhan pendapatan dan menunjukkan jalan menuju profitabilitas. Data menunjukkan pasar MaaS (Model-as-a-Service) Tiongkok berkembang pesat, dengan volume token yang dipanggil melonjak.
Kesuksesan komersial Anthropic, yang mendekati profitabilitas, menjadi patokan penting. Zhipu, DeepSeek (valuasi >$50 miliar), MiniMax, dan perusahaan AI Tiongkok terkemuka lainnya kini berada di bawah pengawasan untuk membuktikan kemampuan komersialisasi mereka. Nilai pasar triliun Zhipu menandai titik puncak baru valuasi AI Tiongkok, tetapi keberlanjutannya bergantung pada kemampuan industri mengubah kemampuan model menjadi arus pendapatan dan keuntungan yang berkelanjutan.
marsbit14m yang lalu