案例讨论 | 经营虚拟货币交易所 构成非法利用信息网络罪?(二)

币界网Dipublikasikan tanggal 2024-08-12Terakhir diperbarui pada 2024-08-12

币界网报道:

图片

2017年94公告发布后,国内虚拟货币交易所纷纷宣布出海。接着2021年924通知发布后,国内交易所也接连表态将关闭对中国大陆地区用户的服务,对存量用户进行清退。

但时至今日,仍有不少虚拟货币交易平台关于所谓的出海,只是把公司注册地和服务器搬到海外,部分管理层人员肉身出海,但相关人员仍留在国内。

据行业内知情人透漏,截至目前,国人仍在开设的虚拟货币交易所至少有上千家。

在虚拟货币相关业务被定性为非法金融活动的背景下,虚拟货币交易所的刑事风险首当其冲。据公开判决来看,较为高频的交易所涉刑风险有开设赌场、非法经营、非法吸收公众存款、传销犯罪等,非信罪并不多见。

那为什么本文将虚拟货币交易所涉非信罪单拎出来讨论呢?因为它是个兜底性罪名

国人开设的虚拟货币交易所,除非真的做到了全员出海,且平台不涉及国内用户,否则无论做到了何种程度的刑事合规,面对兜底罪名的指控,都很难招架。但邵律师认为,本罪名的适用本身具有极大争议性。为什么这么说呢,本文会分享4个案例进行讨论。

作者 | 邵诗巍律师

本文上篇请➡️:

案例讨论 | 经营虚拟货币交易所,构成非法利用信息网络罪?(一)

本文上篇分享了2个案例,今天继续接着讲。

03

【案例C】

戴某搭建虚拟货币交易平台网站,并对网站进行调试和日常维护。某日,第三人向被害人谎称自己在该平台有大额资金需要提现,以高额报酬诱使被害人提供帮助,并通过微信聊天、伪造转账凭证等方式,从被害人处骗得1.5万元。由此,法院认定戴某设立用于实施诈骗等违法犯罪活动的网站,犯非法利用信息网络罪,判处有期徒刑九个月。

【邵律师评析】

为什么本文最开始说国人开设虚拟货币交易所,无论做到了何种程度的刑事合规,面对兜底罪名的指控,都很难招架,这就是一个典型的例子。

该案的逻辑是:甲开了一个虚拟币交易所,乙把这个交易所平台作为工具,骗取他人钱财,甲乙无通谋的前提下,交易所被认定为诈骗网站,因此甲犯了非信罪。

为什么说甲乙一定无通谋呢?因为即使判决书对案情的描述再精简,能够体现被告人主观犯意的表述绝不会省略,再说了,如果甲乙双方真的有通谋,也不会是非信这个罪名了。

对于该判决结果,本人认为并不正确,这明显是个强盗逻辑。如果这个逻辑普适到所有被害人被骗的案件当中,别说币圈平台了,任何平台都可能会作为不法分子实施违法犯罪行为play的一环,我们日常中使用的所有社交类、公众类软件都将不复存在。

再者,从法理角度来说,也不应对本案定罪。非信罪的情形之一为“设立用于实施诈骗、传授犯罪方法、制作或者销售违禁物品、管制物品等违法犯罪活动的网站、通讯群组”,所以,如果行为人设立网站的目的是为了实施违法犯罪活动,或者行为人设立网站的初始目的是正当的,但后续将网站逐步演化为用以实施违法犯罪的信息平台,定本罪没有问题。

但若行为人出于正常的经营目的设立网站,即便924通知等将虚拟货币交易定性为非法金融活动,若其经营行为不涉及刑法分则规定的违法犯罪行为类型,也不构成本罪。

如果行为人设立网站后,事后知道他人利用其网站从事违法犯罪活动而为不法分子提供技术支持的,有构成帮信罪的可能,但该案判决书中虽提到戴某“对网站进行调试和日常维护”,却未认定其构成帮信罪,再次印证了戴某与第三人不法分子并没有通谋骗取被害人钱财的合意。

04

【案例D】

该案有支线和主线两个并行的作案背景。

支线:董某等人通过网络渠道获得大量手机号后,交给招募的员工,让他们拨打电话给机主,将有意向加入股票群的机主拉入事先准备好的微信群,后将微信群卖给境外诈骗团伙获利。被害人李某接到该公司人员电话后,加入微信群,后被群内助理引导安装某APP充值投资被骗。

主线:周某等人在微信群中冒充股票讲师、股民、助理等身份,被害人刘某被讲师周某诱导,在前述虚拟货币交易平台充值,并在肖某搭建的虚拟货币交易平台的后台控制虚拟货币涨跌,致刘某亏损。

最终法院判决董某犯非法利用信息网络罪,周某犯诈骗罪

【邵律师评析】

主线和支线看似没有关联,为什么会在一个案件当中处理?因为董某团伙曾向董某所在公司支付过钱款。董某等人负责寻找有投资意向的被害人并组建微信群,将微信群打包卖给肖某和周某团伙,由周某对受害人实施精准诈骗。

同样是被害人报案投资被骗,为什么最终的罪名不同?非信罪和诈骗罪的边界在哪里?本案可以很好的回答这个问题。

支线的行为模式,就是设立群组,而设立这个群组的目的,就是为了实施诈骗活动。支线的获利方式是出售微信群组,而不是诈骗他人钱财。那为什么支线没有和主线一同视为诈骗罪的共同犯罪?答案仍然是一样的,支线的获利方式是出售微信群组,至于买家拿群组做什么,他们可能知道,也应当知道,但并不关心。董某等人可能朴素的认为,只要自己不参与诈骗,就不会有法律风险。

本案当中支线的行为模式,从该案全局来看,构成诈骗罪的犯罪预备,而非信罪设立的目的,就是将预备行为实行化,将预备行为独立成罪。

05

写在最后

本文以案例分析的形式,深入探讨了虚拟货币交易所在我国现行法律框架下可能涉及非信罪的情形。其中案例B和案例D,如果确实存在诈骗用户资金的事实,则我们更多应该关注的是对有关罪名适用的讨论,考虑罪轻或轻罪辩护方案;案例A和案例C,对当事人应否定罪,个人认为有待商榷。

我们能够认识到,政府和监管机构发布公告、通知和倡议的目的是为了增强公众的警觉性,引导大家进行理性投资,同时防范金融风险。但在这一过程中,重要的是找到鼓励金融创新与维护金融安全之间的平衡点。这就需要更为细致的分析和区分不同情况,避免一刀切的否定或过度的惩罚。

所以作为法律工作者,我们更希望看到的是在将来能够有更加完善、更加明确的涉区块链、虚拟货币相关法律法规监管规定出台,而不是目前该领域多年以来一直处于法律适用上模糊地带的现状。

通过这种平衡,我们相信在未来,区块链技术有潜力成为推动我国经济社会发展的关键驱动力。

Bacaan Terkait

Sistem Terbuka Akan Menang: Mengapa Ethereum Adalah Linux Berikutnya?

Etherealize menulis tentang bagaimana sistem terbuka tanpa izin akhirnya menang atas sistem tertutup, dan mengapa Ethereum dipandang sebagai Linux berikutnya. Artikel ini menarik paralel antara sejarah internet dan Linux dengan perkembangan blockchain. Pada 1990-an, banyak yang meragukan internet terbuka akan mengalahkan jaringan pribadi perusahaan seperti yang dibayangkan Microsoft. Namun, kenyataannya, internet dan Linux, yang dikembangkan secara terbuka oleh komunitas global ("model pasar"), terbukti lebih inovatif dan tangguh daripada sistem tertutup ("model katedral"). Prinsip yang sama berlaku untuk infrastruktur keuangan. Blockchain pribadi atau konsorsium (seperti yang pernah dicoba bank) menawarkan kecepatan dan kontrol jangka pendek, tetapi memiliki kelemahan: risiko platform di mana operator dapat bertentangan dengan pengguna, dan ketidakmampuan untuk mengikuti inovasi sistem tanpa izin. Ethereum, seperti Linux, dibangun berdasarkan **netralitas tepercaya**: aturannya transparan, berlaku sama untuk semua, sulit diubah, dan siapa pun dapat berpartisipasi. Ini menarik pengembang (lebih dari 1 juta hingga saat ini) dan institusi besar. Keunggulan Ethereum berasal dari desentralisasi yang mendalam dan sejarah uniknya (mis., transisi dari Proof-of-Work), yang tidak dapat dengan mudah disalin. Robinhood, BlackRock, JPMorgan, dan perusahaan terkemuka lainnya membangun di atas Ethereum atau lapisan-2-nya karena keamanan, ekosistem yang matang, dan sifatnya yang netral. Sementara solusi tertutup seperti SWIFT atau Visa dapat memblokir peserta, Ethereum menawarkan fondasi penyelesaian global yang independen dan dapat diandalkan. Tantangan regulasi tentang akuntabilitas dijawab di lapisan aplikasi (mis., melalui token dengan KYC bawaan), bukan di lapisan penyelesaian. Kesimpulannya, masa depan infrastruktur keuangan terletak pada membangun di atas sistem terbuka seperti Ethereum, bukan mencoba bersaing atau menciptakan yang tertutup.

Foresight News1m yang lalu

Sistem Terbuka Akan Menang: Mengapa Ethereum Adalah Linux Berikutnya?

Foresight News1m yang lalu

Keuntungan Kanal Berakhir, Dengan Apa Protokol DeFi Bertahan dari Rangkulan Raksasa?

Penulis Thejaswini M A menganalisis bagaimana perusahaan teknologi besar seperti Coinbase, Stripe, dan Kraken memperoleh keuntungan dengan menguasai infrastruktur dan saluran distribusi, yang sering kali mengorbankan protokol DeFi open-source yang pada awalnya mereka andalkan. Coinbase, dengan pengguna 110 juta, meluncurkan blockchain Base. Protokol pinjaman open-source Morpho, yang digunakan Coinbase untuk produk pinjamannya, sekarang beroperasi di Base. Semua biaya transaksi yang dihasilkan mengalir ke Coinbase, bukan ke Morpho. Meski demikian, Morpho tetap tumbuh dengan TVL $2.5 miliar di Base, menciptakan hubungan saling ketergantungan. Stripe menghabiskan $1.1 miliar untuk mengakuisisi Bridge dan beralih dari stablecoin Circle (USDC) ke USDB-nya sendiri, sehingga menjaga pendapatan bunga dari aset cadangan di dalam ekosistemnya. Kraken membeli NinjaTrader senilai $1.5 miliar untuk mendapatkan lisensi derivatif yang sulit diperoleh, menghilangkan ketergantungan pada pihak ketiga. Artikel ini mempertanyakan masa depan protokol open-source ketika saluran distribusi keuntungan tidak lagi menjadi nilai inti. Kunci ketahanan bagi protokol seperti Morpho dan Uniswap adalah ekspansi multi-rantai. Dengan menyebar di banyak blockchain, mereka mengurangi risiko jika satu rantai (seperti Base yang mendukung pesaing Aerodrome) memutus dukungan. Kesimpulannya, meski raksasa platform memiliki keunggulan pengguna, protokol yang tertanam kuat, multi-rantai, dan mahal untuk diganti masih bisa bertahan. Masa depan akan ditentukan oleh perlombaan antara ekspansi horizontal protokol dan konsolidasi vertikal oleh institusi besar.

marsbit7m yang lalu

Keuntungan Kanal Berakhir, Dengan Apa Protokol DeFi Bertahan dari Rangkulan Raksasa?

marsbit7m yang lalu

Kendala Daya Komputasi dalam Pertarungan AI Tiongkok-AS

Dalam persaingan AI antara AS dan Tiongkok, kendala utama yang dihadapi Tiongkok adalah kesenjangan komputasi (computing power) yang sangat besar, terutama di sektor pelatihan AI berkinerja tinggi. Chip AI domestik Tiongkok saat ini sebagian besar masih berfokus pada sisi inferensi yang relatif lebih mudah, sedangkan di puncak piramida pelatihan model besar, kehadiran chip domestik masih terbatas dan hanya mengerjakan tugas-tugas tepi. AS menguasai lebih dari 70% GPU high-end global, dengan skala komputasi 2 kali lipat lebih besar daripada Tiongkok. Raksasa teknologi seperti Meta, Google, Amazon, dan Microsoft menginvestasikan dana besar untuk infrastruktur AI, memiliki kekuatan komputasi yang masing-masing melebihi total seluruh perusahaan AI Tiongkok. Kesenjangan ini berdampak langsung pada pengembangan model besar (large models). Model AS terdepan seperti Anthropic's Mythos telah mencapai 10 triliun parameter, sedangkan model Tiongkok terkuat, DeepSeek V4 Pro, memiliki 1,6 triliun parameter. Kekurangan chip pelatihan high-end membatasi kemampuan pra-pelatihan (pre-training) yang menentukan batas atas kecakapan model. Meski demikian, kebangkitan chip GPU domestik Tiongkok mulai terlihat. Perusahaan seperti Huawei (Ascend 910), Haiguang, Cambricon, Moore Thread, dan MetaX memanfaatkan kebijakan substitusi impor. Meski masih tertinggal dalam kinerja absolut dan ekosistem perangkat lunak (seperti CUDA milik Nvidia), chip domestik mulai menunjukkan peningkatan adaptabilitas, bergerak dari terobosan di sektor inferensi menuju adaptasi bertahap di sektor pelatihan. Kolaborasi antara perusahaan AI dan produsen chip domestik telah berhasil melatih model canggih seperti GLM-Image dan RoboBrain 2.5 sepenuhnya pada perangkat keras domestik. Dengan dukungan pasar yang besar, talenta AI, dan modal yang kuat, industri chip AI Tiongkok diharapkan dapat terus berkembang, meski perjalanan mengejar ketertinggalan membutuhkan kesabaran dan strategi jangka panjang dalam persaingan teknologi yang menentukan ini.

marsbit8m yang lalu

Kendala Daya Komputasi dalam Pertarungan AI Tiongkok-AS

marsbit8m yang lalu

Karya Baru Tim He Kaiming: Menghapus VAE dan Data Privat, Hasil Generasi Gambar dari Teks Justru Lebih Baik

Tim riset Kai Ming He meluncurkan model teks-ke-gambar yang sangat sederhana bernama MiniT2I, yang menantang pendekatan rumit yang umum digunakan saat ini. Model ini menghilangkan komponen standar seperti pengkode VAE, mekanisme injeksi kondisi AdaLN, data privat, dan tahap penyelarasan RL/DPO. Sebagai gantinya, MiniT2I dilatih secara langsung di ruang piksel RGB menggunakan target pemadanan aliran pada model Transformer. MiniT2I mengadopsi arsitektur MM-JiT yang sederhana, menggantikan mekanisme modulasi kondisi kompleks dengan dua blok adaptor teks ringan dan menghapus cabang AdaLN. Model ini dilatih secara dua tahap hanya menggunakan data publik: pra-pelatihan pada dataset CC12M yang diberi keterangan ulang, dan penyempurnaan pada sekitar 120 ribu pasangan gambar-teks berkualitas tinggi. Dengan hanya 258 juta parameter (versi B/16), MiniT2I mencapai skor 0,87 pada GenEval dan 84,2 pada DPG-Bench, mengungguli model lain di ruang piksel yang jauh lebih besar. Keunggulannya meliputi biaya komputasi yang lebih rendah, arsitektur yang lebih mudah dipahami, dan hasil yang sebanding dalam hal kualitas dan keragaman gaya dengan model besar seperti SD3-Medium dalam beberapa skenario. Namun, model ini masih memiliki keterbatasan seperti artefak batas patch, efek samping CFG pada ruang piksel, dan kinerja yang lebih rendah dalam rendering teks dibandingkan sistem industri, yang memerlukan data yang lebih khusus.

marsbit13m yang lalu

Karya Baru Tim He Kaiming: Menghapus VAE dan Data Privat, Hasil Generasi Gambar dari Teks Justru Lebih Baik

marsbit13m yang lalu

Asuransi Menghadapi Kompetitor Terbesar, Apakah Pasar Prediksi adalah "Orang Liar di Depan Pintu"?

Industri asuransi tradisional, yang lama dianggap sebagai "batu penjuru" dalam sistem ekonomi, kini mulai menghadapi tantangan baru dengan munculnya pasar prediksi. Platform seperti Kalshi dan Polymarket mulai menggeser fungsi asuransi konvensional dengan menawarkan lindung nilai risiko yang lebih transparan dan likuid. Contoh konkretnya, bar The Jeffrey di New York menggunakan Kalshi untuk melindungi risiko dari promosi "minuman gratis jika tim lokal menang" dengan bertaruh $5.000. Kerja sama Kalshi dengan broker asuransi olahraga Game Point Capital menawarkan harga lindung nilai bonus playoff NBA yang lebih murah dibandingkan perusahaan asuransi tradisional. Sementara itu, kolaborasi Polymarket dengan platform real estat Parcl memungkinkan orang melindungi nilai dari fluktuasi harga properti tanpa harus membeli rumah secara fisik. Kisah sukses "Mattress Mack" yang memenangkan puluhan juta dolar dari taruhan olahraga untuk mendanai promosi pengembalian uang pada 2017 dan 2022 menunjukkan konsep dasarnya. Namun, pasar prediksi menawarkan peningkatan signifikan: ruang lingkup pasar yang lebih luas, peran platform yang netral, transparansi informasi perdagangan, dan akses yang lebih adil bagi peserta dibandingkan taruhan olahraga tradisional yang sering membatasi pemain pemenang. CEO Jeff Yass dari SIG menyoroti potensi pasar prediksi untuk distribusi risiko yang lebih efisien, seperti melindungi properti dari badai berdasarkan data cuaca real-time. Meskipun demikian, adopsi luas masih terhambat oleh tantangan seperti likuiditas terbatas, batasan regulasi yang belum jelas, dan risiko manipulasi dalam penentuan hasil acara. Namun, langkah pertama telah diambil, dan pasar prediksi telah muncul sebagai pesaing potensial bagi bisnis asuransi tradisional.

marsbit14m yang lalu

Asuransi Menghadapi Kompetitor Terbesar, Apakah Pasar Prediksi adalah "Orang Liar di Depan Pintu"?

marsbit14m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片