НАУФОР предложила регулировать стейблкоины как облигации в виде ЦФА

RBK-cryptoDipublikasikan tanggal 2024-08-12Terakhir diperbarui pada 2024-08-12

В ассоциации брокеров уверены, что при регулировании цифровых активов и контроле рисков следует руководствоваться общими подходами к регулированию рынка традиционных финансовых инструментов

Национальная ассоциация участников фондового рынка (НАУФОР) представила свое видение регулирования стейблкоинов, опубликовав комментарии к докладу Банка России «Стейблкоины: опыт использования и регулирования».

НАУФОР — саморегулируемая организация, в которую входят более 660 банков и компаний, имеющих лицензию профессионального участника рынка ценных бумаг. Среди них Сбербанк, ВТБ, УК «Ингосстрах-Инвестиции» и другие крупные участники отрасли. Большинство операторов информационных систем, выпускающих цифровые активы, также являются членами НАУФОР или связаны с ними.

В начале июля 2024 года Центробанк опубликовал аналитический доклад на тему стейблкоинов. В документе поднимался вопрос о том, что использование стейблкоинов может иметь некоторые преимущества перед традиционными платежными сервисами в трансграничных расчетах.

Доклад был вынесен на общественное обсуждение. В нем регулятор предложил список вопросов для участников отрасли, свои ответы на которые представил НАУФОР.

Участники ассоциации отметили потенциал использования стейблкойнов как финансового инструмента. По мнению авторов, среди традиционных активов аналогичными качествами обладают структурные облигации. В НАУФОР считают, что подходящие под эту категорию стейблкоины можно причислить к цифровым финансовым активам (ЦФА).

«По своей экономической сущности стейблкойны аналогичны структурным облигациям. Отдельные особенности стейблкойнов <...> не меняют существо обязательств (по таким активам), и не являются основанием для иного подхода к их регулированию», — говорится в материале.

В ассоциации полагают, что стейблкойны могут быть использованы для хеджирования валютных рисков компаниями, ведущими внешнеэкономическую деятельность, для диверсификации рисков финансовыми институтами, а также для получения дохода от операций на денежном рынке.

Телеграм-канал РБК-Крипто — подпишитесь и будьте в курсе самых главных и актуальных новостей о криптовалюте

Главными рисками в ассоциации называют отсутствие на рынке ЦФА механизмов защиты инвесторов. Но это не создает системных угроз, поскольку рынок цифровых активов небольшой, говорится в комментариях.

По мнению авторов, при регулировании ЦФА и контроле рисков следует руководствоваться общими подходами к регулированию рынка традиционных финансовых инструментов, исходя из упомянутого в докладе ЦБ подхода «схожая деятельность — схожие риски — схожее регулирование».

В ассоциации предложили разделить стейблкоины на подходящие по сущности к определению ценных бумаг и неподходящие, первые регулировать по закону о ЦФА. Особое внимание по части стейблкоинов стоит уделить регулированию и контролю механизма стабилизации цены таких активов: установить требования к капиталу эмитента, к размеру обеспечения, к проведению аудита и к раскрытию информации.

Выстраивание «непротиворечивой, основанной на существе отношений» регулятивной схемы для ЦФА и традиционных финансовых инструментов будет содействовать развитию рынка ЦФА и обеспечивать свободный переток капиталов между традиционным рынком и рынком ЦФА, объединяя их, уверены в НАУФОР.

ЦФА, стейблкоин и цифровой рубль. Где разница и при чем тут криптовалюта

Банк России допустил использование стейблкоинов в ВЭД. Как это возможно

ЦБ заявил о преимуществе стейблкоинов в ВЭД перед традиционными сервисами

«РБК-Крипто» запустил мониторинг криптовалютных обменников. Выбирайте надежный обменный сервис с выгодным курсом на yourcryptoex.ru или в удобном телеграм-боте.

Bacaan Terkait

ANSEM Naik 3 Kali Lipat dalam Seminggu: Kebangkitan dan Jebakan Meme Solana

ANSEM, sebuah meme coin di Solana, melonjak hampir 299% dalam seminggu, memicu kebangkitan minat pada meme coin di ekosistem tersebut. Data dari DeFiLlama menunjukkan peningkatan signifikan dalam volume perdagangan mingguan di platform seperti Pump.fun, dengan meme coin kembali menyumbang lebih dari 20% volume perdagangan mingguan Solana untuk pertama kalinya sejak pertengahan Mei. Namun, di balik tren pemulihan ini tersembunyi risiko besar. Lingkungan perdagangan meme coin sangat cepat dan tidak setara. Robot sniper dan dompet canggih seringkali mengakumulasi sejumlah besar token segera setelah peluncuran, hanya untuk menjualnya saat investor retail masuk, menjadikan para pendatang baru sebagai pihak yang menanggung kerugian. Penelitian dari Galaxy menunjukkan rata-rata waktu holding meme coin saat ini hanya 100 detik, jauh lebih cepat dari siklus sebelumnya. Laporan akademis dan data dari platform seperti MemeTrans mengungkapkan bahwa sebagian besar proyek meme coin memiliki tingkat manipulasi yang tinggi, dengan akun terkoordinasi sering mengendalikan persentase supply yang besar, dan banyak token menunjukkan tanda-tanda wash trading atau pump artifisial. Kebangkitan yang dipicu ANSEM menimbulkan pertanyaan: apakah ini tanda awal pemulihan berkelanjutan atau sekadar fenomena sementara? Pemulihan berkelanjutan memerlukan volume perdagangan harian yang konsisten tinggi dan pangsa meme coin yang mendekati 30% di Solana. Jika sebaliknya, perhatian mungkin tersebar ke banyak tiruan (copycat), volume perdagangan turun, dan minat beralih kembali ke aset kripto utama, menjadikan ANSEM sekadar sorotan sesaat. Sementara meme coin di Solana terbukti kuat dalam menarik perhatian dan pengguna baru, industri perlu menemukan cara untuk memutus siklus manipulasi oleh robot dan pemain besar agar tidak terus merugikan investor retail.

Foresight News40m yang lalu

ANSEM Naik 3 Kali Lipat dalam Seminggu: Kebangkitan dan Jebakan Meme Solana

Foresight News40m yang lalu

Model Gambar Generatif 'Mangga' Zuck Kalah Telak dari GPT Image 2, Tanpa Diajari, Ia Belajar Sendiri Cara Revisi

Meta Labs (MSL) meluncurkan model generasi gambar terbarunya, Muse Image dengan nama kode "Mango". Model ini menempati peringkat kedua dalam arena perbandingan Arena AI, di bawah GPT Image 2 dari OpenAI. Keunggulan utamanya bukan hanya pada kualitas gambar, tetapi pada kemampuannya sebagai *agent* yang dapat berpikir dan merevisi karyanya sendiri. Muse Image mampu mencari informasi online untuk referensi, menghasilkan kode untuk elemen seperti QR code, dan—yang paling mencolok—melakukan koreksi mandiri setelah gambar dibuat, sebuah perilaku yang muncul sendiri selama pelatihan. Model ini terintegrasi erat dengan ekosistem Meta. Pengguna dapat menyebut (@) nama pengguna Instagram publik untuk memasukkan wajah orang tersebut ke dalam gambar yang dibuat, sebuah fitur yang menimbulkan pertanyaan privasi karena diaktifkan secara default. Muse Image juga terhubung dengan model bahasa Muse Spark ("Alpukat"), memungkinkan pembuatan konten yang lebih kompleks seperti game web. Untuk video, Meta memperkenalkan Muse Video yang masih dalam pratinjau, menduduki peringkat ketiga di Arena. Kekuatan utama Meta terletak pada distribusi. Muse Image sudah diintegrasikan ke Meta AI, Instagram, WhatsApp, dan akan menyusul ke platform lainnya, menjangkau miliaran pengguna. Setiap gambar yang dihasilkan dilengkapi watermark digital "Content Seal" untuk identifikasi. Dengan strategi ini, Meta tidak hanya bersaing pada kualitas model, tetapi juga pada kemudahan akses dan integrasi AI ke dalam kehidupan digital sehari-hari.

marsbit1j yang lalu

Model Gambar Generatif 'Mangga' Zuck Kalah Telak dari GPT Image 2, Tanpa Diajari, Ia Belajar Sendiri Cara Revisi

marsbit1j yang lalu

Blog Baru Wong Li Usulkan 'Evolusi Diri Mulai dari Harness', Cui Tianyi dari DeepSeek Setuju dan Membagikan

**Weng Li Usulkan: "Evolusi Diri AI Mungkin Dimulai dari Harness"** Dalam blog terbarunya, Weng Li, mantan Wakil Presiden Keamanan OpenAI, membahas konsep **RSI (Recursive Self-Improvement)** dengan pendekatan yang lebih teknis dan praktis. Ia berargumen bahwa evolusi diri AI dalam waktu dekat lebih mungkin terjadi pada lapisan **Harness**, sistem eksternal yang mengatur bagaimana model menggunakan alat, mengelola konteks, memecah tugas, dan memvalidasi hasil, daripada langsung memodifikasi bobot model itu sendiri. Ia menunjukkan tren yang berkembang dari **Context Engineering** (ACE, MCE) hingga **Workflow Design** (AI Scientist, ADAS, AFlow), di mana objek optimasi berkembang menjadi lebih abstrak. Puncaknya adalah konsep **Self-Improving Harness**, di mana model dapat menganalisis kegagalannya, mengusulkan modifikasi kecil dan terukur pada kode Harness, lalu memvalidasinya sebelum diterapkan. Contoh seperti **DGM (Darwin Gödel Machine)** menunjukkan kemajuan signifikan dalam benchmark seperti SWE-bench, hanya dengan mengoptimalkan Harness. Weng Li menekankan bahwa Harness dan model akan saling memperkuat, tetapi ada tantangan besar. **Sistem evaluasi** yang lemah, risiko **reward hacking**, **keruntuhan keragaman**, serta konflik antara **kesuksesan jangka pendek dan kesehatan jangka panjang** sistem menjadi hambatan utama. Peran manusia tetap krusial, bergeser ke posisi pengawasan pada level abstraksi yang tepat. DeepSeek Researcher **Cui Tianyi** juga merespons, menegaskan bahwa evolusi diri melalui **Harness** adalah arah yang sangat menjanjikan, setara dengan evolusi pada level model. Intinya, **Harness kini menjadi variabel kritis yang menentukan performa AI secara keseluruhan.**

marsbit1j yang lalu

Blog Baru Wong Li Usulkan 'Evolusi Diri Mulai dari Harness', Cui Tianyi dari DeepSeek Setuju dan Membagikan

marsbit1j yang lalu

Obrolan Santai Redaksi Odaily (8 Juli)

Diskusi Santai Redaksi Odaily (8 Juli) Bagian informal ini berisi berbagi pemikiran anggota redaksi Odaily mengenai berita, data, dan tren industri secara real-time. Konten didasarkan pada pengamatan dan pengalaman pribadi, bukan saran investasi, dan bertujuan untuk memperluas perspektif. **Wenser (@wenser2010):** * **Saham AS/Korea:** Percaya saham memori (DRAM) masih dalam fase koreksi mendalam (deep squat), didukung kolaborasi ChangXin-Apple yang mengindikasikan permintaan masih tinggi. * **Pasar Prediksi (Piala Dunia):** Menyadari sulitnya bertaruh buta karena faktor komersial. Lebih memilih Prancis sebagai juara. * **Saham Kripto:** Cenderung bearish pada saham terkait kripto (kecuali Circle, Coinbase untuk trading rebound). * **Saham Perangkat Lunak:** Mempertanyakan apakah kinerja baik Microsoft, Salesforce, dll adalah rebound sesaat atau pemulihan fundamental. **Bcxiongdi (@bcxiongdi):** * **Meme Coin:** Melihat peluang trading volume kecil di ekosistem SOL dan BSC, juga di chain baru seperti Robinhood. * **Pasar Prediksi (Piala Dunia):** Menemukan pasar prediksi lebih sulit daripada trading meme coin. Saran: beli selama pertandingan jika ada peluang, bukan sebelum mulai. **Azuma (@azuma_eth):** * **Saham AS/Semikonduktor:** Yakin permintaan memori (DRAM) tetap kuat meski terjadi koreksi. Berencana average down, menunggu konfirmasi rencana belanja modal (capex) dari perusahaan besar. * **Sinyal Rotasi Sektor:** Hedge fund mulai membeli saham teknologi lagi, bisa dipertimbangkan untuk diikuti. * **Saham RKLB:** Melanjutkan akumulasi saham Rocket Lab setelah periode jendela penjualan pendiri berakhir, melihat potensi naik dengan risiko turun terbatas pada level harga saat ini.

Odaily星球日报1j yang lalu

Obrolan Santai Redaksi Odaily (8 Juli)

Odaily星球日报1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片