Связанный с Трампом мемкоин DJT обвалился на 99%

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2022-05-06Terakhir diperbarui pada 2024-08-06

  • Мемкоин DJT, который связывают с Дональдом Трампом, упал на 99%.
  • Кошелек, владевший 20% от общего объема токенов, продал свои активы.

6 августа 2024 года мемкоин TrumpCoin (DJT), к созданию которого, по слухам, причастен кандидат в президенты США Дональд Трамп, упал на около 95% за 24 часа. От своего исторического максимума токен обвалился на более чем 99%.

График DJT/USDT на бирже Poloniex. Данные: TradingView.

Отметим, на фоне резкого обвала цены мемкоина, количество трейдеров, которые им торгуют, увеличилось на почти 1000% за последние 24 часа, по данным Birdeye.

Участник X (ранее Twitter) под псевдонимом SlorgoftheSlugs заявил, что падение DJT произошло из-за того, что один трейдер продал 20% от общего объема токенов. Он подчеркнул, что на этот кошелек отправили активы два месяца назад.

Someone who was holding 20% of the $DJT supply just nuked the entire project in 1 clip.

The token is down 94% in a single day and has tanked 99% from its All Time High. pic.twitter.com/bWWqh6amRb

— Slorg (@SlorgoftheSlugs) August 6, 2024

Напомним, ранее сообщалось, что за разработкой токена может стоять соучредитель хедж-фонда MSMB Capital Management Мартин Шкрели. Сначала он отрицал свою причастность к созданию DJT, заявив, что актив является «настоящим токеном Трампа».

Впоследствии в Arkham предложили награду в $150 000 за информацию об авторе DJT. После того Шкрели лично связался с ончейн-детективом ZachXBT и сказал, что именно он запустил монету DJT совместно с сыном Трампа — Бэрроном Трампом.

Подчеркнем, за последние 24 часа другие PoliFi-токены, включая те, что связаны с Трампом, продемонстрировали рост.

Курс PoliFi-токенов. Данные: CoinGecko.

Ранее PoliFi-токены подскочили в цене после покушения на Дональда Трампа.

Bacaan Terkait

Pendiri 20 Tahun, Rekrut Karyawan 18 Tahun, Didanai Orang 19 Tahun

**Ringkasan: Revolusi AI Didorong oleh Generasi Muda dengan Gaji Fantastis dan Usia yang Semakin Muda** Industri AI, khususnya model dasar (foundation models), sedang mengalami transformasi besar yang didorong oleh talenta muda. Perusahaan teknologi raksasa dan startup berlomba-lomba merekrut peneliti berusia sangat muda, bahkan yang masih SMA atau S1, dengan penawaran gaji yang luar biasa tinggi. * **Gaji yang Mengguncang:** Peneliti AI lulusan baru bisa mendapatkan gaji tahunan ratusan juta Rupiah (150-600 juta), melebihi jenjang karir puluhan tahun di industri lain. Magang dengan gaji harian hingga Rp55 ribu juga menjadi hal biasa. * **Usia Semakin Muda:** Konsep "AI Native" sangat dihargai. Pengalaman lama justru dianggap kurang relevan. Peneliti berusia 22 tahun tanpa pengalaman tim bisa mendapat gaji setara direktur senior. Usia 30-an sudah dianggap "tua" untuk beberapa peran inti. * **Perburuan Talenta:** Perusahaan seperti ByteDance (Seed), Tencent, dan Alibaba memiliki program khusus (seperti "Top Seed", "Qingyun") untuk mengunci talenta terbaik sejak dini, bahkan sejak SMA, melalui jaringan, sponsor kompetisi, dan acara eksklusif. * **Ekosistem Muda yang Solid:** Dinamika ini menciptakan ekosistem di mana founder berusia 20-an merekrut karyawan lebih muda, didanai investor seusia mereka. Mereka terhubung melalui minat dan pemikiran serupa, membentuk jaringan yang kuat. * **Dampak dan Ketimpangan:** Revolusi ini memberikan penghargaan luar biasa pada bibit unggul muda, tetapi juga menciptakan ketimpangan besar dan kecemasan bagi profesional yang lebih tua yang merasa keterampilannya menjadi usang. Tekanan untuk beradaptasi sangat besar, dengan anggapan bahwa "produktivitas maju pasti akan menggantikan yang tertinggal". Intinya, industri AI saat ini adalah arena bagi generasi muda berbakat yang bergerak cepat, dengan aturan main baru yang mengutamakan kecerdasan, kecepatan belajar, dan jaringan usia sebaya, sambil mendisrupsi struktur karir dan kompensasi tradisional.

marsbit1m yang lalu

Pendiri 20 Tahun, Rekrut Karyawan 18 Tahun, Didanai Orang 19 Tahun

marsbit1m yang lalu

Pratinjau Laporan Keuangan Q2 Micron, Citi Naikkan Target Harga

**Pratinjau Laporan Keuangan Q2 Micron: Citigroup Naikkan Target Harga** Citigroup telah menaikkan target harga saham Micron Technology dari USD840 menjadi USD1200, dengan mempertahankan rating "Beli". Kenaikan ini didasarkan pada proyeksi harga memori (DRAM dan NAND) yang lebih kuat dari perkiraan pada tahun 2026 serta margin laba kotor yang tinggi. Target harga USD1200 ini mencerminkan keyakinan terhadap kinerja tahun fiskal 2027 (FY2027), dengan estimasi laba per saham (EPS) mencapai USD114.73. Asumsi utama berasal dari kenaikan harga yang signifikan: Citigroup memperkirakan harga rata-rata jual (ASP) DRAM naik 200% dan NAND naik 186% sepanjang 2026, didorong terutama oleh permintaan dari server, pusat data, dan AI. Faktor pendukung lainnya adalah ketatnya pasokan, dengan perkiraan defisit pasokan DRAM global sekitar 5% pada 2026. Produksi HBM (High Bandwidth Memory) yang padat sumber daya juga disebutkan turut mempersempit pasokan untuk DRAM konvensional. Selain itu, adanya perjanjian pembelian jangka panjang (LTA) dengan pelanggan seperti Dell diharapkan dapat membantu meratakan siklus pendapatan perusahaan. Namun, laporan juga menyoroti beberapa risiko. Harga saham Micron saat ini telah mendekati target USD1200, sehingga ruang untuk kenaikan lebih lanjut terbatas. Risiko utama termasuk potongan harga jika siklus harga memori mencapai puncak lebih cepat, kemungkinan peningkatan kapasitas produksi oleh pesaing yang dapat melonggarkan pasokan, serta ketergantungan pada kelanjutan pengeluaran modal yang kuat di sektor AI dan pusat data. Laporan kuartalan mendatang dari Micron akan menjadi penentu utama untuk melihat apakah asumsi optimis Citigroup dapat terwujud.

marsbit12m yang lalu

Pratinjau Laporan Keuangan Q2 Micron, Citi Naikkan Target Harga

marsbit12m yang lalu

Setelah Melewatkan Peluang 20 Kali Lipat, Saya Menemukan Cara Konyol Berinvestasi di AI

Setelah melewatkan peluang investasi 20 kali lipat, penulis menemukan pendekatan "lambat" untuk berinvestasi di AI: membangun "gudang pengetahuan" terlebih dahulu. Artikel ini membagikan kerangka berpikir sistematis untuk menganalisis seluruh rantai industri AI, dibagi menjadi empat lapisan utama. **Lapisan 1: Infrastruktur Daya Komputasi - Mesin AI.** Termasuk desain chip (Nvidia, AMD), manufaktur & kemasan (TSMC, SK Hynix), interkoneksi optik (Lumentum, Coherent), pendinginan & catu daya (Vertiv), server, dan platform cloud. Lapisan ini adalah fondasi fisik, dengan karakteristik sedikit pemain, pengganti rendah, dan kekuatan penetapan harga yang kuat. Uang mengalir dari dalam ke luar: dari GPU, ke interkoneksi optik/catu daya, kemudian ke pendinginan/penyimpanan. **Lapisan 2: Model & Alat - Sistem Operasi AI.** Didominasi oleh lima pemain besar: OpenAI, Anthropic, Google, Meta, dan xAI. Pertumbuhan pendapatan mereka sangat cepat. Perhatian utama adalah pergeseran dari daya komputasi *training* ke *inference*, yang mungkin membuka peluang bagi pesaing Nvidia. Pertanyaan terbuka: akankah model menjadi oligopoli atau terkodifikasi? **Lapisan 3: Middleware & Platform - Lapisan Perekat.** Menghubungkan model dan aplikasi, seperti Scale AI dan Hugging Face. Lapisan ini diharapkan berkembang pesat saat aplikasi AI meledak. **Lapisan 4: Aplikasi Vertikal - Pintu Masuk Uang.** Tempat AI menciptakan nilai langsung bagi pengguna akhir, termasuk platform AI perusahaan (Palantir), alat pengkodean (GitHub Copilot), AI kesehatan, robotika, dan kendaraan otonom. Lapisan ini paling beragam dan kompetitif. **Dimensi Melintang: Energi - Batas Ultimat AI.** Konsumsi listrik pusat data AI yang melonjak mendorong investasi di infrastruktur energi seperti tenaga nuklir. Artikel ini mengajak pembaca untuk secara sistematis mempelajari setiap lapisan, memahami model bisnis, lanskap kompetisi, dan tingkat valuasinya. Dengan memiliki "peta" industri yang jelas, investor dapat membuat keputusan cepat ketika peluang muncul di masa depan, baik selama koreksi pasar atau di sudut-sudut yang diabaikan. Intuisi yang tajam dibangun dari penelitian mendalam, bukan dari keberuntungan.

marsbit15m yang lalu

Setelah Melewatkan Peluang 20 Kali Lipat, Saya Menemukan Cara Konyol Berinvestasi di AI

marsbit15m yang lalu

Akumulasi Pendanaan $37 Juta, Mengapa Goldfinch yang Didukung a16z Tetap Runtuh?

Goldfinch, protokol kredit terdesentralisasi yang telah mengumpulkan pendanaan $37,7 juta dipimpin oleh a16z, secara resmi memasuki proses penutupan. Proposal GIP-87 telah disetujui untuk menghentikan operasi dan melikuidasi produk Goldfinch Prime secara bertahap. Protokol ini, yang beroperasi selama 6 tahun dan menyalurkan sekitar $100 juta pinjaman, berakhir dengan banyaknya peminjam yang wanprestasi dan dana penyimpan yang terkunci. Salah satu penyimpan melaporkan tingkat kerugian aktual sekitar 70%, jauh lebih tinggi dari angka 20% yang ditampilkan di panel. Token GFI anjlok 99,8% dari puncaknya. Rencana penutupan melibatkan pembentukan entitas perwalian AS baru yang dikelola oleh chief restructuring officer saat ini, Ted Gavin, untuk menangani penagihan pinjaman yang tersisa. Proses pemulihan dana diperkirakan memakan waktu lebih dari 2 tahun. Tim inti Warbler Labs menyatakan mereka telah mencoba berbagai skema kredit privat selama 6 tahun tetapi gagal menemukan permintaan berkelanjutan, bahkan setelah beralih ke model tokenisasi dana kredit privat institusional. Goldfinch didirikan oleh mantan karyawan Coinbase dengan tujuan menyalurkan modal kripto (USDC) melalui struktur dua tingkat kepada perusahaan kredit di pasar negara berkembang. Namun, protokol ini mengalami beberapa wanprestasi besar, termasuk dari Tugende Kenya, Stratos, dan Lend East, dengan total kerugian melebihi $18 juta. Kegagalan Goldfinch menyoroti tantangan mendasar dalam sektor kredit RWA (Real World Assets). Meskipun teknologi blockchain dapat meningkatkan likuiditas dan transparansi, teknologi tersebut tidak dapat menggantikan penilaian kredit profesional, due diligence di dunia nyata, dan kapabilitas eksekusi hukum yang diperlukan untuk mengelola risiko kredit secara efektif, terutama di yurisdiksi dengan kerangka hukum yang lemah.

Foresight News21m yang lalu

Akumulasi Pendanaan $37 Juta, Mengapa Goldfinch yang Didukung a16z Tetap Runtuh?

Foresight News21m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片