CoinStats And FIO Protocol Partner Up To Offer Free Web3 Handles

zycryptoDipublikasikan tanggal 2024-07-27Terakhir diperbarui pada 2024-07-27

CoinStats And FIO Protocol Partner Up To Offer Free Web3 Handles

6
CoinStats And FIO Protocol Partner Up To Offer Free Web3 Handles
Advertisement
&nbsp &nbsp

CoinStats, a leading crypto, NFT, and DeFi portfolio manager, is proud to announce its partnership with FIO Protocol, which will allow CoinStats users to claim free Web3 handles.

The integrations will allow users to replace their public wallet addresses with a single, secure, customizable handle. Notably, this integration will provide a safe, read-only connection that protects user data and minimizes the risks of lost funds. Users have full control over their data, particularly what information third parties can access or share.  The partnership aligns with CoinStat’s mission of allowing users to manage their crypto portfolio efficiently.

FIO Protocol was created to provide users with a customizable, single, and secure handle that replaces their public wallet addresses. These handles are designed as the user’s Web3 identity and function as NFTs, offering a streamlined method for managing crypto assets. The Layer-1 FIO chain powers FIO Protocol and has registered 1.7 million handles. FIO Protocol is widely adopted and backed by over 70 industry leaders, including Edge Wallet, Opera, Binance, MetaMask, Trust Wallet, Coinomi, Guarda Wallet, and dopamine. The FIO token is at the project’s core used to power the FIO ecosystem.

The partnership with FIO Protocol introduces several features to CoinStats users that aim to simplify their crypto management. Users will be able to view FIO token balances and other blockchain data within the CoinStats portfolio tracker. In addition, users can use the FIO handle lookup to track balances for all addresses mapped to an FIO handle across different blockchains. With the partnership, users can also register and manage their FIO handles freely.

Founded in 2017 by Narek Gevorgayan, CoinStats provides users with a single platform to manage all their wallets and exchanges. CoinStats seeks to provide its users with the right tools to manage their crypto portfolios efficiently. Users can track their assets by connecting with over 300 wallets, exchanges, and blockchains. Notably, this integration marks CoinStats’ 100th blockchain integration a step to providing the most comprehensive and user-friendly platform for all users. CoinStats has over $100 million worth of assets managed through its app. 

AdvertisementFollow ZyCrypto On Google News &nbsp

Users can visit the stories sections on the CoinStats app to access the free Web3 handle and learn more about the integration.

Bacaan Terkait

Raksasa Perbankan Inggris Standard Chartered Mempublikasikan Prediksi Harga Jangka Panjang untuk Altcoin UNI!

Raksasa perbankan Inggris Standard Chartered mengeluarkan proyeksi jangka panjang untuk harga token UNI, aset kripto milik Uniswap. Menurut Jeffrey Kendrick, kepala penelitian aset digital di bank tersebut, kolaborasi antara Uniswap dan Robinhood menghasilkan dampak yang lebih kuat dari perkiraan. Mekanisme distribusi dan pembakaran token yang terkait dengan kerja sama ini, yang dimulai pada 27 Juli, telah meningkatkan laju pembakaran token UNI secara signifikan. Volume token UNI yang dibakar hampir dua kali lipat, mencapai setara dengan $90 juta per tahun. Pada harga saat ini, ini berarti sekitar 25 juta token UNI atau lebih dari 4% dari pasokan total ditarik dari peredaran setiap tahunnya, yang dapat memberikan tekanan kenaikan pada harga jika permintaan tetap atau meningkat. Meski demikian, bank mencatat bahwa menjaga laju pembakaran ini dalam jangka panjang mungkin sulit. Kendrick memperkirakan harga UNI dapat mencapai $6,50 pada akhir 2026, dan bahkan pada level itu, laju pembakaran tahunan akan tetap sekitar 2,2%, yang masih dianggap sebagai mekanisme pengurangan pasokan yang kuat. Analis tersebut juga menyatakan bahwa adopsi program kemitraan baru di masa depan dapat berdampak lebih besar pada ekonomi token UNI. Jika penggunaan dan pembakaran token berlanjut, bahkan target harga $100 pada 2030 yang sebelumnya diumumkan Standard Chartered bisa jadi terlalu konservatif. Para ahli berpendapat bahwa jika pertumbuhan sektor Keuangan Terdesentralisasi (DeFi) berlanjut, UNI akan tetap menjadi salah satu aset kripto yang paling banyak diperhatikan dalam beberapa tahun mendatang.

cryptonews.ru28m yang lalu

Raksasa Perbankan Inggris Standard Chartered Mempublikasikan Prediksi Harga Jangka Panjang untuk Altcoin UNI!

cryptonews.ru28m yang lalu

GPT-5 Juga Pernah 'Kata Di Ujung Lidah', Google Uji 4,5 Juta Kali: Kuncinya Hilang

Studi Google di ICML 2026 berjudul "Empty Shelves or Lost Keys?" mengungkap bahwa model bahasa besar seperti GPT-5 dan Gemini 3 mengalami fenomena "tip-of-the-tongue" atau kesulitan mengingat fakta yang sebenarnya telah tersimpan dalam parameternya. Penelitian menggunakan benchmark WikiProfile (2.150 fakta dari Wikipedia) pada 13 model, menghasilkan sekitar 4,5 juta respons. Hasilnya, meskipun 95%–98% fakta berhasil disimpan ("encoded"), 26%–34% gagal diingat langsung ("recall failure"). Dengan mengaktifkan "thinking" (chain-of-thought), kegagalan ini berkurang 40%–65%, menunjukkan model sedang berusaha "menggali" memori. Dua skenario paling bermasalah adalah: 1. **Pengetahuan yang kurang populer:** Meskipun tingkat penyimpanannya tinggi, tingkat pengingatannya jauh lebih rendah dibandingkan fakta populer. 2. **Pertanyaan terbalik:** Model kesulitan menjawab pertanyaan seperti "Siapa putra dari X?" meski tahu "X adalah ibu dari Y". Namun, dalam tes pilihan ganda, performanya bagus, membuktikan asosiasi tersebut ada tetapi sulit diakses. Studi ini menyimpulkan bahwa untuk model mutakhir, **"recall failure" (kehilangan kunci) kini menjadi penghambat utama akurasi faktual**, bukan "encoding failure" (rak kosong). Peningkatan skala model (parameter & data) efektif mengisi memori tetapi tidak banyak meningkatkan kemampuan mengingat. Solusi ke depan lebih terletak pada peningkatan metode *reasoning* dan *metakognisi*—kemampuan model untuk mengenali kapan ia perlu berpikir lebih lama untuk mengingat.

marsbit1j yang lalu

GPT-5 Juga Pernah 'Kata Di Ujung Lidah', Google Uji 4,5 Juta Kali: Kuncinya Hilang

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片