CoinDeskPolicyDipublikasikan tanggal 2024-04-16Terakhir diperbarui pada 2024-04-17

Abstrak

Member of Parliament Lisa Cameron called for the government to ensure that all stages of education and the workplace contribute to developing digital skills.

  • Members of the U.K. Parliament called for more investment in digital skills during a Tuesday debate.
  • Lawmaker Lisa Cameron said that employers in the digital sector have struggled to find skilled workers.

Members of the U.K. Parliament have made a unanimous call for the government to invest in building skills to match the demand for employment from crypto, blockchain and artificial intelligence (AI) sectors.

Member of Parliament Lisa Cameron, who chaired a Tuesday debate on the topic, urged the government to ensure that digital skills are taught from the early stages of education and even in the workplace.

"Although the U.K. is well placed to harness the opportunities presented by the growth of the digital economy, considerable preparation and investment in education, training and skills will be needed to make the most of these opportunities and to ensure that the U.K. has the necessary talent pipeline to help it realize its goal of becoming a tech superpower," Cameron said in a press statement shared with CoinDesk.

Advertisement
Advertisement

The U.K. government has said it wants to make the country a hub for crypto. So far, it has put through legislation that recognized crypto as a regulated activity, with secondary legislation for stablecoins and other crypto activities on the way.

However, for Cameron, more still needs to be done. One of the issues that's come to the forefront when speaking to employers in the digital sector is that they "can't find the talent that they need," she said.

Cameron also asked for there to be greater partnerships with blockchain companies such as Ripple, which launched a blockchain research initiative for universities in 2018; stablecoin issuer Circle, which partnered with academic institutions; and Tether, which launched an education initiative this year.

"We know that there are digital skills gaps to address. That gap is estimated to cost the U.K. economy £63 billion ($79 billion) a year," the U.K. Minister for Skills, Luke Hall, said in response.

Edited by Sandali Handagama.


Bacaan Terkait

Produk Leverage SK Hynix yang Menggila, Melonjak Lebih dari Sepuluh Kali Lipat Dalam Setahun

**Reksa Dana Leverage SK Hynix Tembus 1000% pada 2026, Analis Ingatkan Risiko Besar** Produk leverage seperti ETF dua kali lipat beli (2x Long) SK Hynix yang diperdagangkan di Hong Kong telah mencetak kenaikan fenomenal lebih dari 1000% sejak awal tahun hingga 22 Juni, dengan aset kelolaan melonjak lebih dari 20 kali lipat. Kinerja ini didorong oleh euforia pasar terhadap chip memori, terutama dengan prospek kuat HBM untuk AI, di mana SK Hynix bahkan sempat menduduki puncak kapitalisasi pasar di Korea. Namun, analis dan regulator memperingatkan risiko besar yang melekat pada produk leverage ini. Produk ini dapat melipatgandakan kerugian saat pasar berbalik arah. Contohnya, selama periode volatilitas baru-baru ini, ETF 2x Long SK Hynix mengalami penurunan hampir dua kali lipat dari penurunan saham pokoknya. Selain itu, produk ini rentan terhadap anomali likuiditas, seperti yang terjadi awal Juni ketika harganya bergerak berlawanan dengan saham dasar karena masalah pasokan pembuat pasar, mengakibatkan kerugian signifikan bagi investor ritel yang membeli di harga tinggi. Analis menambahkan bahwa struktur reset leverage harian dapat menyebabkan erosi nilai dalam jangka panjang, bahkan jika saham dasar pulih. Dengan valuasi sektor semikonduktor yang sudah tinggi, ketidakpastian kebijakan global, dan dominasi investor ritel yang bisa memicu spiral jual saat terjadi koreksi, produk berleveraj ini dianggap sangat berisiko. Investor perorangan disarankan untuk bersikap sangat hati-hati.

marsbit1j yang lalu

Produk Leverage SK Hynix yang Menggila, Melonjak Lebih dari Sepuluh Kali Lipat Dalam Setahun

marsbit1j yang lalu

Arah Pasir Saham AS (23 Juni): Puncak Setelah IPO? SpaceX Kehilangan Lebih dari $800 Miliar dalam Tiga Hari, Perpecahan Keras di Dalam Saham Teknologi

**SpaceX Setelah IPO: Kisah Hilangnya Kemilau dalam 3 Hari** SpaceX, yang baru saja melantai di bursa, kehilangan pesona dengan cepat. Harga sahamnya jatuh 16,43% menjadi $154,6, menghapus lebih dari $800 miliar dari valuasi puncaknya. Penurunan tajam ini dipicu oleh kekhawatiran pasar tentang logika pendanaan perusahaan. Dana hasil IPO sebesar $85,7 miliar ternyata dialokasikan untuk akuisisi dan pembayaran utang, bukan mengurangi leverage. SpaceX kemudian menerbitkan obligasi senilai $200 miliar lagi, memperkuat narasi "pembakaran uang" dan meningkatkan biaya modal. Di tengah tekanan pada saham teknologi bernilai tinggi (seperti Google, Meta, Amazon, Microsoft), Micron bersinar dengan kenaikan 6,9% ke rekor tertinggi. Kinerja ini didorong oleh kesepakatan pasokan jangka panjang dengan Anthropic untuk HBM dan memori, menegaskan kekuatan permintaan infrastruktur AI. Secara makro, indeks saham AS beragam. Harga minyak jatuh ke $76 menyusul kesepakatan kerangka AS-Iran, meskipun pemulihan rute laut di Teluk Persia diperkirakan memakan waktu. VIX naik, menunjukkan ketidakpastian yang belum mereda. Momentum penentu pekan ini adalah RUPS Tahunan Nvidia, laporan keuangan Micron, dan data inflasi PCE AS pada hari Kamis. Panduan Micron tentang pasokan HBM dan data PCE akan sangat mempengaruhi sentimen terhadap saham teknologi. Penyesuaian harga saham pertumbuhan bernilai tinggi dinilai baru dimulai, dengan SpaceX sebagai contoh utama pergeseran fokus investor dari cerita potensi ke realitas biaya pendanaan.

marsbit1j yang lalu

Arah Pasir Saham AS (23 Juni): Puncak Setelah IPO? SpaceX Kehilangan Lebih dari $800 Miliar dalam Tiga Hari, Perpecahan Keras di Dalam Saham Teknologi

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片