CoinDeskPolicyDipublikasikan tanggal 2024-04-09Terakhir diperbarui pada 2024-04-10

Abstrak

Steven Nerayoff has retained well-known civil liberties lawyer Alan Dershowitz to serve as a consultant on constitutional issues in the case.

  • Steven Nerayoff, a former adviser to the Ethereum network, is seeking $9.6 billion in damages from the U.S. government stemming from a 2019 case against him that was later dropped.
  • Lawyers for Nerayoff allege their client was framed by the FBI and federal prosecutors in order to get him to turn over evidence on high-profile people in the crypto industry.
13.6K
Kraken Co-Founder Jesse Powell Faces Probe on Claims of Hacking, Cyberstalking Non-Profit

Steven Nerayoff, an early adviser to the Ethereum network, has filed a notice of his intent to sue the U.S. government for $9.6 billion in damages connected to his 2019 arrest on criminal extortion charges, which his lawyers called “fabricated” and “baseless.”

Nerayoff’s Federal Tort Claims Act (FTCA) form, which was provided to CoinDesk by his lawyers, is the first step towards filing a lawsuit against the Department of Justice (DOJ). In FTCA cases, the agencies involved must be notified of the claimant’s intention to sue at least six months before a lawsuit is formally filed.

Well-known civil liberties lawyer Alan Dershowitz confirmed Wednesday that he will serve as a consultant on constitutional issues for Nerayoff’s case.

Advertisement
Advertisement

The government’s charges against Nerayoff were dropped in May 2023. Two months earlier, prosecutors moved to end the case, admitting that they had obtained material exculpatory evidence and were unable to prove the charges in the indictment beyond a reasonable doubt. Nerayoff’s lawyers had, before that, filed a motion to dismiss that was chock-full of explosive claims against the federal investigators and prosecutors involved in the case.

Nerayoff and his lawyers say that he was the victim of an elaborate, years-long setup by the Federal Bureau of Investigation (FBI) with the ultimate intention of getting him to turn over evidence on important figures in the crypto industry.

The FBI did not respond to CoinDesk’s request for comment by the time of publication.

On the morning of Sept. 17, 2019, Nerayoff claims he was arrested by a dozen gun-wielding FBI agents and interrogated for “hours” in an unmarked van parked outside his home. According to Nerayoff, the agents told him he would “not see his young minor children grow old” unless he cooperated by giving them information.

The government denied the majority of Nerayoff’s claims in a filing of its own, including the assertion that Nerayoff’s colleague and former co-defendant on the extortion charges, Michael Hlady, was a government informant. Nerayoff’s lawyers maintain that Hlady, who was convicted of swindling Catholic nuns out of nearly $400,000 in 2010, was “insinuated … into [his] orbit” by the FBI, in order to help them build a case against Nerayoff.

Advertisement
Advertisement

In 2021, Hlady pleaded guilty to the extortion charges Nerayoff was also tied up in. But last month, the government moved to drop the charges against him and allow him to withdraw his guilty plea, instead having him plead guilty to one count of wire fraud in an unrelated fraud scheme he committed while out on bond.

Edited by Nikhilesh De and Nick Baker.

Bacaan Terkait

Sang "Sopir Kemudi Krisis" Pasar Finansial Wafat, Mengenang Karier Alan Greenspan di Fed

Mantan Ketua Federal Reserve AS Alan Greenspan meninggal pada usia 100 tahun karena komplikasi penyakit Parkinson. Ia memimpin bank sentral AS selama hampir 19 tahun (1987-2006), melintasi empat presiden. Greenspan awalnya dipuji sebagai "nakhoda krisis" karena respons cepatnya terhadap peristiwa seperti 'Black Monday' 1987, krisis Asia, dan serangan 9/11. Kebijakan suku bunga rendah dan dukungan likuiditasnya menciptakan ekspektasi pasar yang dikenal sebagai "Greenspan Put"—keyakinan bahwa Fed akan bertindak untuk menopang pasar. Filosofi pasar bebas dan kepercayaannya pada inovasi keuangan selaras dengan optimisme era 1990-an, di mana ia dijuluki "Maestro". Namun, warisannya diperdebatkan setelah Krisis Keuangan 2008. Para kritikus berpendapat bahwa suku bunga rendah yang berkepanjangan dan pengawasan regulasi yang longgar turut berkontribusi pada gelembung perumahan dan krisis keuangan. Greenspan sendiri mengakui kelemahan dalam menilai kemampuan swa-regulasi pasar, tetapi membela keputusan masa jabatannya dengan menyatakan sulitnya mengidentifikasi gelembung aset secara tepat waktu. Warisan Greenspan tetap kompleks: ia dipandang sebagai penjaga stabilitas dan kemakmuran di satu sisi, dan sebagai simbol era deregulasi yang berisiko di sisi lain. Kematiannya mengingatkan kembali pada pertanyaan mendalam tentang peran bank sentral dalam menstabilkan pasar versus mendorong akumulasi risiko.

marsbit5m yang lalu

Sang "Sopir Kemudi Krisis" Pasar Finansial Wafat, Mengenang Karier Alan Greenspan di Fed

marsbit5m yang lalu

Interpretasi Laporan Riset: Intel Bangkit Berkat Apple? Setelah Bernstein Menghitung, Arah Benar Tapi Harga Terlalu Mahal

**Laporan Bernstein: Intel Butuh Lebih dari Apple untuk Bangkit** Analis Bernstein, Stacy A. Rasgon, menilai pernyataan terbaru Donald Trump yang mendukung kolaborasi Apple dan Intel untuk chip PC buatan AS. Kesimpulan utamanya: 1. **Dampak Finansial Minimal:** Jika Intel mendapat 40% pesanan chip laptop Apple (sekitar 5 juta unit/tahun), pendapatan tahunan hanya sekitar $500 juta. Jumlah ini sangat kecil dibandingkan total pendapatan Intel ($550 miliar) dan kontribusi laba per sahamnya hampir tidak terasa. 2. **Nilai Utama adalah Validasi:** Pesanan potensial ini berharga bukan untuk skalanya, tetapi sebagai **bukti kepercayaan** dari klien besar AS terhadap kemampuan manufaktur Intel, khususnya proses 18A. 3. **Jalan Panjang Menuju Produksi Massal:** Bernstein menekankan masih **banyak pekerjaan berat** dari tahap konsep ke produksi massal. Intel perlu investasi besar, meningkatkan kapasitas, dan membuktikan daya saing biaya serta kualitasnya di foundry. 4. **Penilaian Tetap Hati-hati:** Meski melihat arah yang positif, Bernstein mempertahankan rating **"Market-Perform" (Tahan)** dengan target harga $100. Ini mengisyaratkan harga saham saat ini (~$121.1) mungkin sudah mencerminkan harapan tersebut. **Kesimpulan:** Kerja sama dengan Apple adalah sinyal strategis dan politik yang baik untuk Intel, tetapi **tidak cukup** untuk mengubah nasib keuangannya dalam jangka pendek. Kesuksesan jangka panjang bergantung pada kemampuan Intel melewati validasi skala kecil ini dan menarik lebih banyak klien besar ke foundry-nya.

marsbit34m yang lalu

Interpretasi Laporan Riset: Intel Bangkit Berkat Apple? Setelah Bernstein Menghitung, Arah Benar Tapi Harga Terlalu Mahal

marsbit34m yang lalu

27 Tahun Takhta Terguling: Nilai Pasar SK Hynix Pertama Kali Lampaui Samsung, Sebuah Rekonstruksi Kekuatan Chip Korea yang Digerakkan AI

Pada 22 Juni 2026, SK Hynix mencetak sejarah di pasar modal Korea dengan nilai pasar pertamanya melampaui Samsung Electronics, mengakhiri dominasi 27 tahun raksasa elektronik tersebut. Pencapaian ini didorong oleh gelombang AI yang mengubah memori bandwidth tinggi (HBM) dari produk pinggiran menjadi infrastruktur inti komputasi. SK Hynix, yang pernah hampir bangkrut dengan utang $140 miliar, kini menjadi pemimpin pasar HBM global dengan pangsa 59%. Keuntungannya melonjak, menghasilkan rata-rata lebih dari 2 miliar yuan RMB per hari pada kuartal pertama 2026, didukung margin operasi HBM yang mencapai 72%. Sementara itu, Samsung tertinggal dalam perlombaan HBM karena fokusnya tersebar di berbagai bisnis seperti ponsel dan foundry semikonduktor, yang justru menghadapi tantangan. Keunggulan strategis SK Hynix dalam HBM, yang telah dipersiapkan sejak dini, telah membayar lunas di era AI. Peristiwa ini menandai pergeseran ekonomi Korea dari berbasis elektronik konsumen ke infrastruktur AI, serta transformasi industri chip memori menuju produk bernilai tinggi dan khusus. Namun, persaingan belum berakhir. Kapasitas produksi baru yang direncanakan pada 2028 dan upaya Samsung untuk mengejar ketertinggalan di HBM4 dapat mengubah kembali lanskap persaingan. Kenaikan SK Hynix adalah bukti rekonfigurasi kekuatan di industri semikonduktor global yang digerakkan oleh AI.

marsbit46m yang lalu

27 Tahun Takhta Terguling: Nilai Pasar SK Hynix Pertama Kali Lampaui Samsung, Sebuah Rekonstruksi Kekuatan Chip Korea yang Digerakkan AI

marsbit46m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片