FTX to Sell $884M of Anthropic Shares to Two Dozen Institutional Investors

CoinDeskPolicyDipublikasikan tanggal 2024-03-24Terakhir diperbarui pada 2024-03-25

Abstrak

The value of FTX's FTT token surged 10% on the news.

The FTX bankruptcy estate has reached a deal to sell the majority of its shares in artificial intelligence startup Anthropic to two dozen institutional investors, raising $884 million.

According to Friday court filings, the top buyer is ATIC Third International Investment Company, a tech investment company wholly owned by the government of Abu Dhabi's sovereign wealth fund, Mubadala. ATIC has agreed to purchase 16,664,167 shares of Anthropic from FTX for $500 million.

10.1K

Other buyers include Jane Street Global Trading – an affiliate of the erstwhile employer of former FTX CEO Sam Bankman-Fried – "certain funds" tied to Fidelity Investments and The Ford Foundation.

Advertisement
Advertisement

The sale of the Anthropic shares is a big win for the FTX estate, which pledged in January to pay back the defunct exchange's customers 100% of the value of their holdings at the time of the exchange's collapse. FTX's FTT token climbed 10% on the news.

FTX and Alameda paid $500 million for the 8% stake in Anthropic in 2021. The subsequent AI boom fueled by ChatGPT's soaring popularity caused the value of the shares to more than double by the time a New York bankruptcy judge gave the estate permission to sell them in February.

An earlier attempt to sell the shares in June 2023 ultimately fell through after months of due diligence stalled.

The profitable sale is in stark contrast to the firesale of other FTX assets, including the sale of LedgerX last year for $50 million. The exchange's U.S. arm paid $298 for the firm in 2021.

Edited by Nick Baker.

Bacaan Terkait

Otoritas Pengawas Keuangan Korea Merevisi Sistem Kompensasi Kerugian dari Penipuan Phising Menggunakan Jembatan Kripto

Otoritas Pengawas Keuangan Korea Selatan (FSS) sedang merevisi sistem kompensasi kerugian akibat kejahatan *phishing* untuk memasukkan aset kripto. Perubahan ini, dijadwalkan efektif Oktober mendatang, akan memungkinkan software FSS menghitung dan mengganti kerugian dalam bentuk mata uang kripto, bukan hanya dalam won Korea. Sistem baru akan menerapkan rasio pengembalian dana berdasarkan jenis dan jumlah token yang harus dikembalikan kepada setiap korban, serta nilainya pada saat pembayaran dibekukan. Sistem ini juga dirancang untuk mendeteksi kasus dimana hasil kejahatan disebar ke beberapa akun sebelum digabungkan kembali. Perombakan ini mengikuti amendemen UU Kompensasi Kerugian akibat Penipuan Telekomunikasi pada 31 Maret, yang kini mengakui aset virtual sebagai properti yang rusak dan dapat dikompensasikan. Perubahan hukum ini juga mewajibkan platform perdagangan aset kripto seperti Upbit dan Bithumb untuk mematuhi kewajiban pencegahan *phishing* dan bantuan kepada korban yang sama seperti bank. FSS menetapkan periode implementasi tiga bulan hingga November untuk mengatasi kendala teknis. Langkah ini diambil menyusul meningkatnya kasus dimana dana curian sengaja dikonversi ke kripto untuk dibawa keluar negeri. Data FSS menunjukkan kerugian akibat penipuan telekomunikasi di Korea Selatan naik 14,1% menjadi 433,8 triliun won pada 2025, tertinggi dalam lima tahun terakhir.

cryptonews.ru9m yang lalu

Otoritas Pengawas Keuangan Korea Merevisi Sistem Kompensasi Kerugian dari Penipuan Phising Menggunakan Jembatan Kripto

cryptonews.ru9m yang lalu

Analis Legendaris Bloomberg Mike McGlone Memberikan Komentar Baru tentang Bitcoin! 'Kita Berada di Pasar Bearish'

Pasar Bitcoin memasuki fase baru setelah lonjakan minat institusional pada ETF spot. Data terbaru menunjukkan aliran modal masuk besar-besaran ke ETF spot Bitcoin, mencapai $853 juta dalam waktu singkat. Para ahli seperti Dave Weisberger, David Duong, dan Mike McGlone membahas dinamika ini dalam siaran baru-baru ini. David Duong dari CoinShares menekankan bahwa aliran dana ini mencerminkan keyakinan investor institusional pada aset kripto dan minat jangka panjang mereka. Dengan harapan kenaikan suku bunga yang mereda dan ketidakpastian makroekonomi yang berkurang, investor beralih ke aset berisiko seperti Bitcoin, menciptakan tekanan kenaikan harga yang signifikan. Dave Weisberger dari CoinRoute menyoroti dampak ETF terhadap likuiditas pasar. Penawaran di pasar OTC terus menyusut, memaksa penerbit ETF membeli aset langsung di pasar, yang secara teknis mendukung peluang terobosan harga naik. Namun, Mike McGlone dari Bloomberg Intelligence mengingatkan tentang situasi makroekonomi global dan kondisi likuiditas. Meski mengakui ETF memberi impuls kenaikan jangka pendek, ia menilai reli berkelanjutan tergantung pada keseimbangan makroekonomi dan kebijakan Federal Reserve. McGlone secara teknis melihat sinyal breakout naik untuk Bitcoin, tetapi menilai bahwa aset tersebut masih berada dalam pasar bearish saat ini. *Ini bukan rekomendasi investasi.

cryptonews.ru59m yang lalu

Analis Legendaris Bloomberg Mike McGlone Memberikan Komentar Baru tentang Bitcoin! 'Kita Berada di Pasar Bearish'

cryptonews.ru59m yang lalu

Trading

Spot
活动图片