浅谈方兴未艾的BTC Staking生态:BounceBit和Babylon

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2024-03-06Terakhir diperbarui pada 2024-03-06

Abstrak

用质押的BTC资产保护其他网络,Restaking能够为BTC开辟出另外一条生息道路来。

原文作者:雨中狂睡

Restaking 在今年已然成为市场上最受欢迎的概念之一。

Restaking 是一种将主网流动性质押代币重复质押,用以支持其他区块链网络的行为。同时,Restaking 还将为流动性质押代币带来更多收益的可能。

这种 Restaking 常见于以太坊上,但在 Cosmos、Solana 网络上同样出现了相关协议。Restaking 协议,用以扩展和拓展 Cosmos 生态 Layer 1 和 Solana 的影响力。甚至,游戏公链 Ronin 也宣布推出了 $RON 再质押功能。

除此之外,最容易被我们忽视的是,方兴未艾的 BTC Restaking 生态。

作为 Crypto 世界最重要的资产,BTC 的资产生息往往通过借贷产生,而 Restaking——用质押的 BTC 资产保护其他网络,则能够为 BTC 开辟出另外一条生息道路来。

目前,BTC 生态中有两个协议正在做这样的事情: @bounce_bit 和 @babylon_chain

简单来聊一下这两条 BTC Staking 链。

这两条链的核心就是 Staking:

  • BounceBit 的 Staking 是交给 CeFi 托管机构,并在 BounceBit 链上铸造 bounceBTC。这时,用户就可以将 bounceBTC 委托给 Staking 运营节点,运营节点给到用户 stBTC——bounceBTC 质押的流动性版本。用户也可以通过 stBTC 在链上 DeFi 中获得更多的收益可能性。这意味着,bounceBTC 用户将获得三种类型的收益: 1、CeFi 收益;2、质押收益;3、DeFi 收益。

  • Babylon 的 Staking 是自托管的,托管合约由 UTXO 交易来表达。Babylon 正在做的事情就是构建三种安全共享协议:比特币质押协议、比特币时间戳协议和比特币数据可用性协议。简单来聊一下「Bitcoin Timestamping Protocol 比特币时间戳协议」:比特币时间戳协议就是用于同步 PoS 链和 BTC 链的,防止用户在 BTC 链上退出质押,但在 PoS 链显示还未退出,可以继续投票继续参与治理这种情况的发生。

目前,两者的融资情况是这样的:

  • BounceBit 在此前完成了 600 万美元的种子轮融资,由 Blockchain Capital 和 Breyer Capital 共同领投。

  • Babylon 在去年 12 月完成了 1800 万美元的 A 轮融资,由 Polychain Capital 和 Hack VC 领投,后续 Binance Labs 对其追加了投资。

本质上,BounceBit 和 Babylon 都想在 BTC 价值存储的基础上,为 BTC Holder 提供更高的收益可能。Babylon 构建了一种 BTC Restaking 基础设施,采用的是自托管形式。而 BounceBit 在 Restaking 的考量中,采用的是由 CeFi 机构托管 BTC 的形式,并且 BounceBit 已经把 Restaking 之后路想好了,包括 LRT、DeFi 采用等等,用户应该可以在其上了主网之后直接使用这些产品来提升 BTC 收益率。

对于用户而言,BounceBit 的产品线更易理解,目前 BounceBit 已经开启存款活动——用户可以通过存款来获得积分,以此得到未来的空投。而 Babylon 目前还没有相关存款活动,不过 Babylon 已经开启测试网活动,完成任务领取第二个 Babylon Beacon Badge NFT。

Bacaan Terkait

Sistem Terbuka Akan Menang: Mengapa Ethereum Adalah Linux Berikutnya?

Etherealize menulis tentang bagaimana sistem terbuka tanpa izin akhirnya menang atas sistem tertutup, dan mengapa Ethereum dipandang sebagai Linux berikutnya. Artikel ini menarik paralel antara sejarah internet dan Linux dengan perkembangan blockchain. Pada 1990-an, banyak yang meragukan internet terbuka akan mengalahkan jaringan pribadi perusahaan seperti yang dibayangkan Microsoft. Namun, kenyataannya, internet dan Linux, yang dikembangkan secara terbuka oleh komunitas global ("model pasar"), terbukti lebih inovatif dan tangguh daripada sistem tertutup ("model katedral"). Prinsip yang sama berlaku untuk infrastruktur keuangan. Blockchain pribadi atau konsorsium (seperti yang pernah dicoba bank) menawarkan kecepatan dan kontrol jangka pendek, tetapi memiliki kelemahan: risiko platform di mana operator dapat bertentangan dengan pengguna, dan ketidakmampuan untuk mengikuti inovasi sistem tanpa izin. Ethereum, seperti Linux, dibangun berdasarkan **netralitas tepercaya**: aturannya transparan, berlaku sama untuk semua, sulit diubah, dan siapa pun dapat berpartisipasi. Ini menarik pengembang (lebih dari 1 juta hingga saat ini) dan institusi besar. Keunggulan Ethereum berasal dari desentralisasi yang mendalam dan sejarah uniknya (mis., transisi dari Proof-of-Work), yang tidak dapat dengan mudah disalin. Robinhood, BlackRock, JPMorgan, dan perusahaan terkemuka lainnya membangun di atas Ethereum atau lapisan-2-nya karena keamanan, ekosistem yang matang, dan sifatnya yang netral. Sementara solusi tertutup seperti SWIFT atau Visa dapat memblokir peserta, Ethereum menawarkan fondasi penyelesaian global yang independen dan dapat diandalkan. Tantangan regulasi tentang akuntabilitas dijawab di lapisan aplikasi (mis., melalui token dengan KYC bawaan), bukan di lapisan penyelesaian. Kesimpulannya, masa depan infrastruktur keuangan terletak pada membangun di atas sistem terbuka seperti Ethereum, bukan mencoba bersaing atau menciptakan yang tertutup.

Foresight News2m yang lalu

Sistem Terbuka Akan Menang: Mengapa Ethereum Adalah Linux Berikutnya?

Foresight News2m yang lalu

Keuntungan Kanal Berakhir, Dengan Apa Protokol DeFi Bertahan dari Rangkulan Raksasa?

Penulis Thejaswini M A menganalisis bagaimana perusahaan teknologi besar seperti Coinbase, Stripe, dan Kraken memperoleh keuntungan dengan menguasai infrastruktur dan saluran distribusi, yang sering kali mengorbankan protokol DeFi open-source yang pada awalnya mereka andalkan. Coinbase, dengan pengguna 110 juta, meluncurkan blockchain Base. Protokol pinjaman open-source Morpho, yang digunakan Coinbase untuk produk pinjamannya, sekarang beroperasi di Base. Semua biaya transaksi yang dihasilkan mengalir ke Coinbase, bukan ke Morpho. Meski demikian, Morpho tetap tumbuh dengan TVL $2.5 miliar di Base, menciptakan hubungan saling ketergantungan. Stripe menghabiskan $1.1 miliar untuk mengakuisisi Bridge dan beralih dari stablecoin Circle (USDC) ke USDB-nya sendiri, sehingga menjaga pendapatan bunga dari aset cadangan di dalam ekosistemnya. Kraken membeli NinjaTrader senilai $1.5 miliar untuk mendapatkan lisensi derivatif yang sulit diperoleh, menghilangkan ketergantungan pada pihak ketiga. Artikel ini mempertanyakan masa depan protokol open-source ketika saluran distribusi keuntungan tidak lagi menjadi nilai inti. Kunci ketahanan bagi protokol seperti Morpho dan Uniswap adalah ekspansi multi-rantai. Dengan menyebar di banyak blockchain, mereka mengurangi risiko jika satu rantai (seperti Base yang mendukung pesaing Aerodrome) memutus dukungan. Kesimpulannya, meski raksasa platform memiliki keunggulan pengguna, protokol yang tertanam kuat, multi-rantai, dan mahal untuk diganti masih bisa bertahan. Masa depan akan ditentukan oleh perlombaan antara ekspansi horizontal protokol dan konsolidasi vertikal oleh institusi besar.

marsbit8m yang lalu

Keuntungan Kanal Berakhir, Dengan Apa Protokol DeFi Bertahan dari Rangkulan Raksasa?

marsbit8m yang lalu

Kendala Daya Komputasi dalam Pertarungan AI Tiongkok-AS

Dalam persaingan AI antara AS dan Tiongkok, kendala utama yang dihadapi Tiongkok adalah kesenjangan komputasi (computing power) yang sangat besar, terutama di sektor pelatihan AI berkinerja tinggi. Chip AI domestik Tiongkok saat ini sebagian besar masih berfokus pada sisi inferensi yang relatif lebih mudah, sedangkan di puncak piramida pelatihan model besar, kehadiran chip domestik masih terbatas dan hanya mengerjakan tugas-tugas tepi. AS menguasai lebih dari 70% GPU high-end global, dengan skala komputasi 2 kali lipat lebih besar daripada Tiongkok. Raksasa teknologi seperti Meta, Google, Amazon, dan Microsoft menginvestasikan dana besar untuk infrastruktur AI, memiliki kekuatan komputasi yang masing-masing melebihi total seluruh perusahaan AI Tiongkok. Kesenjangan ini berdampak langsung pada pengembangan model besar (large models). Model AS terdepan seperti Anthropic's Mythos telah mencapai 10 triliun parameter, sedangkan model Tiongkok terkuat, DeepSeek V4 Pro, memiliki 1,6 triliun parameter. Kekurangan chip pelatihan high-end membatasi kemampuan pra-pelatihan (pre-training) yang menentukan batas atas kecakapan model. Meski demikian, kebangkitan chip GPU domestik Tiongkok mulai terlihat. Perusahaan seperti Huawei (Ascend 910), Haiguang, Cambricon, Moore Thread, dan MetaX memanfaatkan kebijakan substitusi impor. Meski masih tertinggal dalam kinerja absolut dan ekosistem perangkat lunak (seperti CUDA milik Nvidia), chip domestik mulai menunjukkan peningkatan adaptabilitas, bergerak dari terobosan di sektor inferensi menuju adaptasi bertahap di sektor pelatihan. Kolaborasi antara perusahaan AI dan produsen chip domestik telah berhasil melatih model canggih seperti GLM-Image dan RoboBrain 2.5 sepenuhnya pada perangkat keras domestik. Dengan dukungan pasar yang besar, talenta AI, dan modal yang kuat, industri chip AI Tiongkok diharapkan dapat terus berkembang, meski perjalanan mengejar ketertinggalan membutuhkan kesabaran dan strategi jangka panjang dalam persaingan teknologi yang menentukan ini.

marsbit8m yang lalu

Kendala Daya Komputasi dalam Pertarungan AI Tiongkok-AS

marsbit8m yang lalu

Karya Baru Tim He Kaiming: Menghapus VAE dan Data Privat, Hasil Generasi Gambar dari Teks Justru Lebih Baik

Tim riset Kai Ming He meluncurkan model teks-ke-gambar yang sangat sederhana bernama MiniT2I, yang menantang pendekatan rumit yang umum digunakan saat ini. Model ini menghilangkan komponen standar seperti pengkode VAE, mekanisme injeksi kondisi AdaLN, data privat, dan tahap penyelarasan RL/DPO. Sebagai gantinya, MiniT2I dilatih secara langsung di ruang piksel RGB menggunakan target pemadanan aliran pada model Transformer. MiniT2I mengadopsi arsitektur MM-JiT yang sederhana, menggantikan mekanisme modulasi kondisi kompleks dengan dua blok adaptor teks ringan dan menghapus cabang AdaLN. Model ini dilatih secara dua tahap hanya menggunakan data publik: pra-pelatihan pada dataset CC12M yang diberi keterangan ulang, dan penyempurnaan pada sekitar 120 ribu pasangan gambar-teks berkualitas tinggi. Dengan hanya 258 juta parameter (versi B/16), MiniT2I mencapai skor 0,87 pada GenEval dan 84,2 pada DPG-Bench, mengungguli model lain di ruang piksel yang jauh lebih besar. Keunggulannya meliputi biaya komputasi yang lebih rendah, arsitektur yang lebih mudah dipahami, dan hasil yang sebanding dalam hal kualitas dan keragaman gaya dengan model besar seperti SD3-Medium dalam beberapa skenario. Namun, model ini masih memiliki keterbatasan seperti artefak batas patch, efek samping CFG pada ruang piksel, dan kinerja yang lebih rendah dalam rendering teks dibandingkan sistem industri, yang memerlukan data yang lebih khusus.

marsbit14m yang lalu

Karya Baru Tim He Kaiming: Menghapus VAE dan Data Privat, Hasil Generasi Gambar dari Teks Justru Lebih Baik

marsbit14m yang lalu

Asuransi Menghadapi Kompetitor Terbesar, Apakah Pasar Prediksi adalah "Orang Liar di Depan Pintu"?

Industri asuransi tradisional, yang lama dianggap sebagai "batu penjuru" dalam sistem ekonomi, kini mulai menghadapi tantangan baru dengan munculnya pasar prediksi. Platform seperti Kalshi dan Polymarket mulai menggeser fungsi asuransi konvensional dengan menawarkan lindung nilai risiko yang lebih transparan dan likuid. Contoh konkretnya, bar The Jeffrey di New York menggunakan Kalshi untuk melindungi risiko dari promosi "minuman gratis jika tim lokal menang" dengan bertaruh $5.000. Kerja sama Kalshi dengan broker asuransi olahraga Game Point Capital menawarkan harga lindung nilai bonus playoff NBA yang lebih murah dibandingkan perusahaan asuransi tradisional. Sementara itu, kolaborasi Polymarket dengan platform real estat Parcl memungkinkan orang melindungi nilai dari fluktuasi harga properti tanpa harus membeli rumah secara fisik. Kisah sukses "Mattress Mack" yang memenangkan puluhan juta dolar dari taruhan olahraga untuk mendanai promosi pengembalian uang pada 2017 dan 2022 menunjukkan konsep dasarnya. Namun, pasar prediksi menawarkan peningkatan signifikan: ruang lingkup pasar yang lebih luas, peran platform yang netral, transparansi informasi perdagangan, dan akses yang lebih adil bagi peserta dibandingkan taruhan olahraga tradisional yang sering membatasi pemain pemenang. CEO Jeff Yass dari SIG menyoroti potensi pasar prediksi untuk distribusi risiko yang lebih efisien, seperti melindungi properti dari badai berdasarkan data cuaca real-time. Meskipun demikian, adopsi luas masih terhambat oleh tantangan seperti likuiditas terbatas, batasan regulasi yang belum jelas, dan risiko manipulasi dalam penentuan hasil acara. Namun, langkah pertama telah diambil, dan pasar prediksi telah muncul sebagai pesaing potensial bagi bisnis asuransi tradisional.

marsbit15m yang lalu

Asuransi Menghadapi Kompetitor Terbesar, Apakah Pasar Prediksi adalah "Orang Liar di Depan Pintu"?

marsbit15m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片