dYdX releases an app: Why haven't more DeFi protocols followed suit?

CointelegraphDipublikasikan tanggal 2022-05-11Terakhir diperbarui pada 2022-05-11

Abstrak

Crypto derivatives trading platform dYdX has officially launched an app via Apple’s iOS store, joining just a select number of fellow decentralized finance (DeFi) protocols that have built apps for smartphone adoption.

Crypto derivatives trading platform dYdX has officially launched an app via Apple’s iOS store, joining just a select number of fellow decentralized finance (DeFi) protocols that have built apps for smartphone adoption.
According to a May 10 announcement, dYdX’s app is now ready for use, with the project noting that more than 200,000 people had already signed up for the beta before the full launch.
The app offers gas-free deposits and trading, and will provide the same functionality as the web version.
“The app offers the same functionality and unparalleled product experience that are available on our main exchange website with the added convenience of being able to trade on your iPhone,” dYdX said.
We are excited to announce that our iOS app is now available to the public! This makes dYdX one of the first DeFi protocols to launch a dedicated mobile app and puts our user experience even more on par with centralized exchanges. Visit https://t.co/YMo3oz5Wz5 to download it! pic.twitter.com/4PE41avSvd
— dYdX (@dYdX) May 10, 2022
The Ethereum Layer 2-based platform primarily offers derivatives products such as perpetual contracts, but also has plans to roll out synthetics, spot and margin trading as part of its pledge in late April to become “100% decentralized” by the end of 2022.
The app also supports a long list of well-known crypto wallets such as MetaMask, Coinbase Wallet, Trust Wallet App and Huobi Wallet to name a few.
Lack of DeFi apps
There are numerous crypto, digital wallet and NFT firms that have rolled out mobile apps, but it appears that the DeFi sector is yet to fully capitalize on this area.
Looking at the Australian IOS store for example [where the author of this piece is based], it lists a small sample of DeFi projects such as Snowball, Argent, and Cake DeFi alongside dYdX.
While regulatory compliance could be an issue for DeFi platforms in this instance, it could also be Apple’s stringent policies that are stopping projects from launching in the store.
For example, Apple prohibits the inclusion of payment rails beyond those offered by the firm, while it also charges a flat 30% commission on in-app purchases of digital goods and services.
Another reason that may be putting the DeFi sector off was highlighted by Coinbase CEO Brian Armstrong in late 2020. At the time, he noted that Coinbase was having trouble providing or linking to DeFi services via its app, as Apple would not allow the exchange to offer crypto "transactions in non-embedded software within the app." 
As a result, Coinbase, among other firms, were only allowed to provide such services via external links to websites, resulting in an app that had limited functionality compared to the website.
Both dYdX’s app and website are not available for U.S. citizens and this may also be due to regulatory compliance issues — or fear thereof — surrounding DeFi derivatives products.
There appears to be a gray area surrounding DeFi derivatives in the U.S., with former Commodity Futures Trading Commission (CFTC) Commissioner Dan M. Berkovitz highlighting in June last year that DeFi platforms most likely need to be registered and regulated under the CFTC to offer derivatives or futures contracts.
“Not only do I think that unlicensed DeFi markets for derivative instruments are a bad idea but I also do not see how they are legal under the CEA,” he said.

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Kes Perceraian Chey Tae-won Selesai: Mengungkap Garis Suksesi Tersembunyi di Balik Kerajaan Triliunan SK Hynix

Kasus perceraian Ketua SK Group, Choi Tae-won, akhirnya diputuskan, mengungkap garis suksesi tersembunyi di balik kerajaan triliunan won SK Hynix. Artikel ini menjelaskan perjalanan ketiga anaknya sebagai generasi penerus ketiga dalam keluarga Chaebol Korea Selatan yang tidak mengikuti skenario tradisional. Anak tertua, **Choi Yun-jung**, dianggap sebagai kandidat penerus yang paling jelas. Berpendidikan tinggi di bidang biologi dan informatika biomedis, dia memegang posisi eksekutif di SK Inc., mengelola perencanaan jangka panjang dan ekspansi global. Pernikahannya dengan pendiri startup infrastruktur AI mencerminkan pergeseran dari pernikahan dinasti tradisional. Anak kedua, **Choi Min-jung**, memiliki koneksi mendalam dengan SK Hynix, Washington, dan jaringan militer. Sebagai veteran Angkatan Laut Korea yang pernah bertugas di Teluk Aden, dia bekerja di divisi kebijakan internasional SK Hynix sebelum mendirikan startup perawatan kesehatan berbasis AI di AS. Dia menikahi mantan perwira Korps Marinir AS, menguatkan hubungannya dengan lingkungan geopolitik tempat perusahaan semikonduktor beroperasi. Putra satu-satunya, **Choi In-geun**, adalah yang paling sesuai dengan profil penerus tradisional namun justru paling diam. Setelah bekerja di SK E&S, dia kini berkarier di McKinsey Seoul, sebuah langkah yang dianggap sebagai pelatihan eksternal standar, bukan pernyataan suksesi. Kasus perceraian orang tua mereka, dengan tuntutan pembagian aset mencapai triliunan won, juga membawa ketiganya ke dalam narasi publik melalui berkas hukum. Sementara SK Hynix melonjak menjadi aset geopolitik global di era AI, ketiga anak ini tidak mewarisi jawaban sederhana, melainkan serangkaian tantangan kompleks industri AI global. Pewarisan bagi mereka bukan lagi sekadar masalah keluarga, melainkan uji kelayakan publik di panggung dunia baru.

marsbit2 hari yang lalu 09:11

Kes Perceraian Chey Tae-won Selesai: Mengungkap Garis Suksesi Tersembunyi di Balik Kerajaan Triliunan SK Hynix

marsbit2 hari yang lalu 09:11

2 Bulan, Valuasi Melonjak dari 88 Miliar Jadi 680 Miliar! OpenRouter, 'Stasiun Transit' AI Terbesar, Akan Diakuisisi

Stripe, pemroses pembayaran terbesar di dunia, dilaporkan sedang dalam negosiasi untuk mengakuisisi OpenRouter, pasar yang menghubungkan lebih dari 400 model AI besar, dengan harga sekitar 100 miliar USD. Harga ini mencerminkan lonjakan valuasi hampir 7 kali lipat dari 13 miliar USD dua bulan lalu. OpenRouter berfungsi sebagai lapisan perantara atau "mesin perbandingan harga" yang memungkinkan pengembang mengakses berbagai model AI (seperti GPT, Claude, atau model open-source) melalui satu API. Platform ini secara otomatis mencocokkan permintaan pengguna dengan model terbaik berdasarkan kompleksitas tugas, biaya, dan kecepatan, membantu aplikasi AI mengoptimalkan biaya tanpa mengubah pengalaman pengguna. Didirikan pada 2023 oleh Alex Atallah (salah satu pendiri OpenSea) dan Louis Vichy, OpenRouter telah mencatat pertumbuhan pesat dengan pendapatan tahunan mencapai 50 juta USD per April 2025. Akuisisi ini merupakan bagian dari strategi Stripe untuk memperluas infrastruktur ekonomi AI. Pada akhir 2025, mereka mengakuisisi Metronome, platform penagihan berbasis penggunaan. Dengan menggabungkan OpenRouter (pemilihan dan perutean model) dan Metronome (penagihan), Stripe bertujuan menawarkan solusi terpadu—dari pemilihan model, penagihan sesuai pemakaian, hingga pembayaran—bagi bisnis yang menggunakan AI. Langkah ini memperkuat posisi Stripe sebagai "pusat kendali" dalam alur kerja AI. Meski transaksi berpotensi diumumkan dalam sebulan, negosiasi masih bisa gagal.

链捕手2 hari yang lalu 09:03

2 Bulan, Valuasi Melonjak dari 88 Miliar Jadi 680 Miliar! OpenRouter, 'Stasiun Transit' AI Terbesar, Akan Diakuisisi

链捕手2 hari yang lalu 09:03

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli DYDX

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian dYdX (DYDX) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli dYdX (DYDX) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan dYdX (DYDX) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan dYdX (DYDX) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading dYdX (DYDX)Lakukan trading dYdX (DYDX) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

243 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.13Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli DYDX

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga DYDX (DYDX) disajikan di bawah ini.

活动图片