AMM上线后Deez Nuts翻倍,用户可以做些什么?

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2024-01-29Terakhir diperbarui pada 2024-01-29

Abstrak

24小时涨幅185%

1 月 27 日,Solana 生态新代币标准 Tiny SPL 上线了 AMM 交易。随后,其代币 DN(Deez Nuts)地板价 24 小时涨幅达 185% ,截至撰稿时为 0.004 SOL。

社区首先注意到 Tiny SPL,是因为其曾获得 Solana 联合创始人 Anatoly 转发并置顶在推特主页上,BlockBeats 曾在 1 月 5 日所发布的《被 Solana 创始人推特置顶,新代币标准 Tiny SPL 是什么?》一文中介绍过 Tiny SPL。

Deez Nuts 最初可免费 mint,铸造完毕后,DN 的地板价在突破 0.2 SOL 后急速下跌至不到 0.001 SOL。而近期随着 AMM 交易功能上线,Deez Nuts 的流动性被激活,Tiny SPL 再度迎来了关注。

AMM上线后Deez Nuts翻倍,用户可以做些什么?

引入状态压缩方法的 Tiny SPL

Tiny SPL 的特别之处是引入了「状态压缩(state compression)」方法,可以让用户在 Solana 上持有代币时不需要支付存储租金。

租金是 Solana 账户模型中独有的概念。租金与交易费用不同,交易费用是为了处理网络上的指令而支付的。而租金是为把数据存储在 Solana 区块链上所付出的成本。与以太坊不同,Solana 会收取在其网络上的账户一笔用于存储数据状态的费用,即租金。租金按照账户所存储的代币余额大小进行定期收费,如果账户无法支付租金,系统将删除这个账户,以减少为那些不再维护的数据花费存储成本。

资管公司 VanEck 在一篇对 Solana 的估值报告中提到,Solana 上的租金存储费用为每字节 0.00000348 SOL,钱包数据大小为 372 字节,每个活跃钱包持有者必须保留 0.0026 SOL。同样,应用程序和代币智能合约也必须维持这些存储费用。一个像 Serum 这样大约有 340 KB 大小的程序,为了避免支付租金,需要保留 2.4 SOL 的余额。

状态压缩方法是 Solana 在 2023 年 4 月推出的一种存储数据的新方法,可将 Merkle 树的可验证性压缩成一个哈希,允许开发人员在链上存储少量数据并直接在 Solana 账本中更新,大幅降低数据存储成本,同时保持 Solana 基层的安全性和去中心化。这也是为什么 Tiny SPL 的 logo 是一颗倒过来的树。

AMM上线后Deez Nuts翻倍,用户可以做些什么?

目前,状态压缩方法已经可大幅降低 Solana 上的 NFT 铸造成本,据 Solana 基金会介绍,截至 2023 年 4 月 5 日,在 Solana 上铸造 100 万个未压缩的 NFT 成本超过 250, 000 美元。而使用状态压缩的 NFT 铸造成本大约是 110 美元。此前,热门 DePIN 项目 Helium Mobile 在迁移至 Solana 时铸造了近 100 万个 NFT,其铸造成本仅需 113 美元。

相关阅读:《详解当前热门 DePIN 项目:Honey、DIMO 以及 Helium(Mobile)

因此,通过状态压缩功能,Solana 可为创作者和品牌方提供一种无需支付大量成本、就可向更广泛的受众提供大量 NFT 的方法。现在,Tiny SPL 将状态压缩方法应用到了代币资产上,与使用常规 SPL 标准的代币相比,Tiny SPL 代币不需要支付租金。此外,Tiny SPL 代币不会显示在用户的钱包余额中,而是仅在 NFT 部分可见。基于 Tiny SPL 的代币资产为「DN(Deez Nuts)」,因为所对应的图像是两只花生,所以中文社区也称其为「花生」。

用户可以做什么?

目前,Tiny SPL 的流动性池已经启动,支持 Tiny SPL 标准的代币交易。用户进入 https://tinys.pl/,链接钱包,点击 Swap 即可进入交易界面,只需输入需要交易的数额,点击「Swap」交易。

由于 Deez Nuts 可拆分或合并,只有用户持有中最大份额的 Deez Nuts 可进行交易,因此如果要卖出 Deez Nuts,可以提前将 Deez Nuts 进行合并。Deez Nuts 的拆分和合并过程在《被 Solana 创始人推特置顶,新代币标准 Tiny SPL 是什么?》已有介绍。

除了交易,用户还可以将持有的 NUTS 加入到 AMM 池中作为 LP,截至目前已经有超 1300 多个 SOL 被添加到 AMM 池中。贡献者将在 LP 池中锁定 1 个月,之后所得 LP 代币将按比例返还给贡献者。初始 LP 贡献者将赚取代币锁定当月交易量的全部 1% 交易费。

AMM上线后Deez Nuts翻倍,用户可以做些什么?AMM上线后Deez Nuts翻倍,用户可以做些什么?

Deez Nuts 的「重生」离不开 Tiny SPL 的创始人sol_idity的努力,推出 Deez Nuts 后,创始人一边开发批量合成和 AMM 交易功能,一边不断呼吁 Solana 上的 DEX 聚合器 birdeye 为 DN 添加索引。得益于创始人和社区共同努力, 1 月 20 日 Deez Nuts 在官推上呼吁筹款后的 24 小时内,就完成了 800 SOL / 400, 000 NUTS 的筹款目标。

AMM上线后Deez Nuts翻倍,用户可以做些什么?

据创始人表示,接下来的几周将为 Tiny SPL 代币创建新的实用程序、改进钱包对协议的支持以及开源 Tiny SPL 标准。需要提醒的是,一方面,随着「状态质押」技术展现出更大的应用潜力,Deez Nuts 作为第一个采用这个技术的代币协议,在乐观的投资者眼中拥有「Solana 上的 ORDI」这样的定位。但 Deez Nuts 目前的定位更像是 meme 与 NFT 的结合,尚没有实际应用场景,投资者在进行交易时需谨慎评估风险。

Bacaan Terkait

Laporan Q1 2026 Ethereum: Biaya Turun, Pengguna dan Volume Transaksi Capai Rekor Tertinggi Sejarah

**Laporan Kuartal I Ethereum 2026: Biaya Turun, Pengguna dan Jumlah Transaksi Capai Rekor Tertinggi** Laporan Ethereum Q1 2026 menunjukkan data yang tampak berlawanan tetapi kritis: jaringan ini mengalami pertumbuhan pengguna, transaksi, dan throughput tertinggi sepanjang masa, sementara biaya transaksi, TVL, volume perdagangan, dan kapitalisasi pasar ETH terdilusi turun. Ini menandai transisi Ethereum ke fase 'biaya rendah untuk skala' setelah peningkatan Fusaka meningkatkan kapasitas data dan membuat ruang blok lebih murah, melepaskan permintaan jaringan (paradoks Jevons). Naratif inti Ethereum bergeser dari blockchain DeFi ke lapisan penyelesaian keuangan global. Ethereum mempertahankan dominasi dalam aset tokenisasi: stablecoin, dana tokenisasi (naik 4.9% QoQ), komoditas tokenisasi (naik 60% QoQ, terutama emas), dan saham tokenisasi. Kehadiran institusi seperti BlackRock, JPMorgan, dan Fidelity semakin memperkuat adopsi. **Data Kunci Q1 2026:** * **Penggunaan (Naik):** Pengguna Bulanan Aktif (MAU): 13.2 juta (+53.5% QoQ). Jumlah Transaksi: 200.4 juta (+38% QoQ). Throughput: 25.78 TPS. * **Nilai & Biaya (Turun):** Biaya Transaksi Lapisan-1: $39.9 juta (-47.9% QoQ). TVL Ekosistem: $316.2B (-11% QoQ). Kapitalisasi Pasar ETH Tercairkan Penuh: $290B (-30.3% QoQ). * **Aset Tokenisasi (Stabil/Tumbuh):** Nilai Pasar: $2034B. Didominasi stablecoin ($1789B), diikuti dana ($194B) dan komoditas ($47B). Ethereum mengorbankan pendapatan biaya jangka pendek untuk ekspansi jaringan, berfokus pada konsolidasi sebagai lapisan penyelesaian default untuk aset keuangan global. Peningkatan kapasitas berkelanjutan (seperti rencana upgrade Glamsterdam) diharapkan dapat lebih mendorong adopsi dan nilai jaringan jangka panjang.

marsbit1j yang lalu

Laporan Q1 2026 Ethereum: Biaya Turun, Pengguna dan Volume Transaksi Capai Rekor Tertinggi Sejarah

marsbit1j yang lalu

Baru Saja Raup Dana Rp 2,7 Triliun, Fei-Fei Li Juga Berinvestasi

Ilmuwan ternama dan mantan peneliti senior DeepMind, Pete Florence, baru saja menggalang dana US$4 miliar (sekitar Rp27 triliun) untuk perusahaannya, Generalist AI. Menariknya, meskipun dikenal sebagai salah satu perintis arsitektur model "dunia nyata" (world model) atau Vision-Language-Action (VLA), Florence secara terbuka menolak label "world model" untuk perusahaannya. Florence, yang dibimbing oleh ahli robotika fisik Rusia Tedrake di MIT, percaya bahwa fokus utama seharusnya pada *tujuan*, bukan sekadar *label*. Tujuannya adalah menciptakan robot yang dapat melakukan tugas fisik apa pun dengan tingkat keberhasilan dan kecepatan tinggi, tanpa memerlukan data spesifik untuk setiap tugas, mirip seperti manusia. Generalist AI telah meluncurkan dua model: GEN-0 (2025) dan GEN-1 (2026). GEN-1 diklaim memiliki tingkat keberhasilan 99% dalam tugas-tugas rumit seperti melipat kardus dan merawat robot, berkat pelatihan dengan data interaksi fisik skala besar yang dikumpulkan melalui sarung tangan mekanis khusus. Kemajuan ini menunjukkan bahwa model fisik mereka mendekati titik balik menuju utilitas komersial, mirip dengan GPT-3 untuk bahasa. Pendanaan putaran ini, yang meningkatkan valuasi perusahaan menjadi US$20 miliar, dipimpin oleh investor seperti NVentures (Nvidia), Bezos Expeditions, NFDG, serta figur ternama termasuk pendiri Xiaomi Bin Lin, pendiri Zoom Eric Yuan, dan ilmuwan terkemuka Fei-Fei Li. Investor percaya pada visi Florence untuk mewujudkan robot serba bisa yang benar-benar berguna dalam kehidupan nyata.

marsbit1j yang lalu

Baru Saja Raup Dana Rp 2,7 Triliun, Fei-Fei Li Juga Berinvestasi

marsbit1j yang lalu

Dua Legenda Hilang dalam Tiga Hari: Bendungan Talenta AI Google, Mulai Jebol?

Dalam tiga hari, Google kehilangan dua tokoh legendaris AI. Noam Shazeer, penulis inti makalah Transformer dan pemimpin bersama Gemini, meninggalkan Google untuk bergabung dengan OpenAI. Dua hari kemudian, John Jumper, pemenang Nobel Kimia 2024 dan pemimpin inti AlphaFold, meninggalkan Google DeepMind untuk bergabung dengan Anthropic. Tren ini diperkuat dengan keputusan mantan anggota pendiri OpenAI, Andrej Karpathy, yang bergabung dengan Anthropic pada Mei. Kehilangan ini mencerminkan tren yang lebih luas: aliran talenta AI puncak dari Google ke OpenAI dan Anthropic. Penyebabnya adalah perbedaan mendasar dalam misi. Bisnis inti Google adalah iklan, sehingga penelitian AI sering kali harus selaras dengan tujuan komersial. Sebaliknya, OpenAI berfokus pada AGI untuk kemanusiaan, sementara Anthropic berfokus pada keamanan AI, memungkinkan peneliti berkonsentrasi penuh pada kemajuan teknologi. Faktor lain termasuk prospek kekayaan dari IPO yang akan datang di OpenAI dan Anthropic, yang menawarkan potensi imbalan ekuitas yang jauh lebih besar dibandingkan dengan raksasa matang seperti Google. Selain itu, penggabungan Google Brain dan DeepMind pada 2023 dianggap gagal menyelesaikan ketegangan antara penelitian jangka panjang dan tekanan komersialisasi. Google masih memiliki aset kuat seperti infrastruktur komputasi dan data, tetapi kehilangan talenta kritis ini merupakan tantangan struktural yang mendalam. Di bidang AI, retensi talenta terbaik ternyata lebih sulit daripada membangun model yang paling canggih sekalipun.

marsbit3j yang lalu

Dua Legenda Hilang dalam Tiga Hari: Bendungan Talenta AI Google, Mulai Jebol?

marsbit3j yang lalu

Di Balik 'Raport' AI, Tersembunyi Seorang 'Pembuat Soal' Tionghoa

Setiap kali model AI terdepan dirilis, industri melihat "laporan nilai" seperti MMLU-Pro, MMMU, dan MMMU-Pro. Tolok ukur ini telah menjadi bahasa umum untuk mengevaluasi kemampuan model. Di baliknya adalah nama seorang peneliti Tionghoa, Chen Wenhu, asisten profesor di University of Waterloo. Dia dan lab TIGERLab-nya menciptakan MMLU-Pro karena MMLU lama tidak lagi efektif—model canggih seperti OpenAI o3 hampir mencapai nilai sempurna. MMLU-Pro, dengan 12.032 soal lebih sulit dan 10 pilihan jawaban, berhasil membedakan kembali kemampuan model. Selain itu, mereka mengembangkan MMMU untuk mengevaluasi model multimodal (teks dan gambar) pada 11.500 soal dari berbagai disiplin ilmu. Bahkan model terkuat seperti GPT-4V hanya mencapai akurasi 56%. MMMU-Pro kemudian dibuat agar model tidak bisa mengandalkan teks saja dan harus benar-benar memahami informasi visual. Chen Wenhu memiliki latar belakang riset dalam pemahaman informasi kompleks. Pengalamannya di Google DeepMind untuk proyek Gemini membantunya memahami celah dalam evaluasi. Labnya juga mengerjakan penelitian model, seperti UniVideo untuk video dan MoCha untuk karakter virtual, yang memperdalam pemahaman mereka dalam merancang tolok ukur yang solid. Kini, dia bergabung dengan Meta untuk fokus pada data pelatihan dan evaluasi multimodal. Karyanya menggarisbawahi kontribusi signifikan peneliti Tionghoa di balik layar dalam membentuk standar evaluasi AI global.

marsbit3j yang lalu

Di Balik 'Raport' AI, Tersembunyi Seorang 'Pembuat Soal' Tionghoa

marsbit3j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片