Peckshield alerts STEPN users of phishing sites

cryptoslateDipublikasikan tanggal 2022-04-27Terakhir diperbarui pada 2022-04-27

Abstrak

Blockchain analytics and security firm, PeckShield, has revealed that malicious actors are targeting users of the Solana-based gaming platform STEPN through several phishing sites.

Blockchain analytics and security firm, PeckShield, has revealed that malicious actors are targeting users of the Solana-based gaming platform STEPN through several phishing sites.

STEPN’s popularity attracts bad actors

These sites have a malicious MetaMask plugin that allows them to steal seed phrases of unsuspecting visitors.

The link also prompts these visitors to connect their wallets to claim a false giveaway, which gives these hackers complete access to the users’ wallets, where they can steal crypto assets.

STEPN is a Web3 gaming and lifestyle platform that allows players to earn Green Satoshis (GST) based on their movement. The platform tracks this through the GPS on their players’ mobile devices.

The platform has become increasingly popular in recent weeks, and per data on its Twitter account, it has recorded over 1.5 million users within the last 30 days. This is largely fueled by the massive rise of its token from a low of $0.01 to as high as over $3 within the same time frame.

Source: STEPN

In its tweet, PeckShield urged the community to add its PeckShield free extension to their wallet so that they can detect any phishing site. The firm also advised them to report any suspicious activity on their account to the dev team.

https://twitter.com/cristianronal24/status/1518500075034615808?s=20&t=MdUNFJlOcPF5V1Or72z4lg

While STEPN is yet to release an official statement about this phishing attack, one user revealed that he had successfully contacted the support team to help him fix an issue he was facing.

As of press time, we couldn’t verify if any user had suffered a loss due to this phishing attempt.

Phishing attacks are becoming more prevalent

This STEPN incident shows how common phishing attacks have become within the crypto space. In the past few months, there have been multiple phishing attacks and attempts that have resulted in the loss of millions for many crypto holders.

DeFiance Capital founder Arthur Cheong was the victim of one spear-phishing attack that led to losing $1.7 million worth of NFTs. Another attack saw a leading NFT marketplace, OpenSea, reveal that some users had lost millions of their NFTs to “phishing.”

Earlier this month, CryptoSlate reported that there was a phishing attack attempt that was targeted at users of Trezor wallet after its mailing list was compromised.

The increase in these attacks has led to increased calls within the crypto community for investors to be wary of connecting their wallets to random sites and clicking on random links.

Bacaan Terkait

BlackRock Luncurkan ETF Bitcoin Covered-Call dengan Ticker BITA

BlackRock telah meluncurkan iShares Bitcoin Premium Income ETF (BITA), menambahkan lapisan baru pada lini produk bitcoinnya. Tidak seperti reksa dana spot bitcoin biasa, BITA dirancang untuk menghasilkan pendapatan dengan menggunakan strategi opsi covered-call yang terhubung dengan eksposur bitcoin dan iShares Bitcoin Trust (IBIT). Strategi ini menawarkan cara berbeda bagi investor untuk mendapatkan eksposur bitcoin. Alih-alih hanya memegang aset dan menunggu apresiasi harga, BITA bertujuan mengumpulkan premi opsi dan mendistribusikan pendapatan bulanan. Produk ini mungkin menarik bagi investor yang menginginkan hasil berbasis kripto tanpa langsung menggunakan protokol DeFi atau produk pinjaman lepas pantai. Dengan strategi covered-call, investor menerima pendapatan premi tetapi mengorbankan sebagian keuntungan jika harga bitcoin melonjak tajam di atas harga kesepakatan opsi. Ini menjadikan BITA menarik di pasar yang bergerak sideways atau bergejolak, tetapi mungkin tertinggal dari kinerja spot murni saat terjadi breakout. Peluncuran BITA menunjukkan pasar ETF bitcoin berkembang melampaui produk spot sederhana, menuju strategi yang lebih beragam seperti penghasilan premi dan integrasi portofolio. Produk ini terutama ditujukan bagi investor yang sudah menerima tesis bitcoin tetapi menginginkan produk berorientasi pendapatan yang lebih halus dalam akun pialang, atau bagi penasihat keuangan yang ingin membahas eksposur bitcoin tanpa hanya mengandalkan apresiasi harga. Penting bagi investor untuk memahami pertukaran risiko-imbal hasil ini sebelum membandingkan kinerjanya dengan bitcoin.

bitcoinist3j yang lalu

BlackRock Luncurkan ETF Bitcoin Covered-Call dengan Ticker BITA

bitcoinist3j yang lalu

Jepang Naikkan Suku Bunga, Mengapa Seluruh Dunia Merasa Cemas?

Bank sentral Jepang menaikkan suku bunga kebijakan menjadi 1% pada Juni 2026, tingkat pertama kali dalam 1% sejak 1995. Meski angka ini masih rendah dibandingkan AS dan Eropa, kenaikan ini sangat diperhatikan pasar global karena menandai perubahan mendasar dari kebijakan suku bunga ultra-rendah yang berlangsung selama tiga dekade. Inti kekhawatiran global terletak pada peran Jepang sebagai "pusat pendanaan berbiaya terendah global." Selama lebih dari 20 tahun, investor internasional meminjam yen dengan biaya hampir nol untuk berinvestasi di aset berimbal hasil tinggi di seluruh dunia (saham AS, obligasi emerging market, dll.), menciptakan "carry trade" yen. Praktik ini menjadi sumber likuiditas murah penting yang mendorong kenaikan harga aset global. Kini, kenaikan suku bunga Jepang mengancam logika fundamental ini. Biaya pinjaman yen yang meningkat memaksa investor global mengevaluasi ulang dan berpotensi mengurangi posisi leverage mereka, yang dapat memicu kontraksi likuiditas dan volatilitas di pasar keuangan global. Pasar tidak terlalu khawatir dengan level bunga 1%, tetapi lebih pada perubahan tren dan runtuhnya konsensus bahwa "Jepang akan selamanya menyediakan uang murah." Faktor pendorong kenaikan suku bunga antara lain: inflasi yang bertahan di atas target 2%, kenaikan upah berkelanjutan ("siklus positif upah-inflasi"), dan tekanan pada yen yang melemah. Namun, arah akhir aliran modal global tetap akan sangat dipengaruhi oleh kebijakan The Fed AS. Jika AS mulai menurunkan suku bunga sementara Jepang menaikkan, penyempitan selisih suku bunga AS-Jepang dapat berdampak lebih besar pada pasar.

marsbit5j yang lalu

Jepang Naikkan Suku Bunga, Mengapa Seluruh Dunia Merasa Cemas?

marsbit5j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片