SEC, CPI and a ‘strong rebound’ — 5 things to know in Bitcoin this week

CointelegraphDipublikasikan tanggal 2023-06-13Terakhir diperbarui pada 2023-06-13

Abstrak

Bitcoin faces a week full of potential price triggers — both up and down — as BTC price action drops below a major trend line.

Bitcoin starts a “massive” week in a precarious position as key support stays out of reach for bulls.

After fresh losses across crypto markets over the weekend, BTC/USD closed the week below $26,000 for the first time in three months.

Both Bitcoin and altcoins continue to struggle thanks to legal battles raging in the United States and their impact on market sentiment.

Fragile markets will now encounter a slew of volatility triggers, however, as U.S. macro data releases accompany the next steps in the crypto legal debacle.

In what promises to be five days full of surprises, traders will likely experience none of the lackluster sideways price action characteristic of crypto markets before the recent upheaval.

How will the coming week shape up? Cointelegraph looks at the major things to consider when it comes to Bitcoin and wider crypto market price action.

Bitcoin loses key trend line, but some remain bullish

Bitcoin’s price closed the weekly candle in a disappointing position thanks to last-minute downside wiping value from crypto as a whole.

The removal of various altcoins by certain trading platforms concerned about U.S. legal ramifications sent prices tumbling, leading BTC/USD to its lowest weekly close since mid-March, data from Cointelegraph Markets Pro and TradingView shows.

BTC/USD 1-day candle chart on Bitstamp. Source: TradingView

In doing so, the pair also locked out the 200-week moving average (MA) as support.

“A BTC Weekly Candle Close below the 200-week MA could confirm it as a lost support,” trader and analyst Rekt Capital warned beforehand.

“In that case, $BTC could relief rally into the MA next week, potentially to flip it into new resistance. This sort of turn of technical events could precede additional downside.”

BTC/USD annotated chart. Source: Rekt Capital/Twitter

Michaël van de Poppe, founder and CEO of trading firm Eight, held similar concerns about the fate of the total crypto market cap.

Bacaan Terkait

Huang Renxun: Prompt Sudah Usang, Loop adalah Paradigma Baru

**Ringkasan:** **Prompt Sudah Ketinggalan Zaman, Loop adalah Paradigma Baru.** Menurut Huang Renxun (Jensen Huang), pendiri NVIDIA, tugas utama di era AI sekarang bukan lagi menulis perintah (prompt), tetapi **menulis dan mengelola loop (siklus).** **Apa itu Loop?** Loop adalah sistem di mana Anda mendefinisikan suatu tujuan, dan AI menjalankannya secara mandiri—memeriksa hasil, memperbaiki kesalahan, dan mengulangi proses tersebut hingga tugas selesai atau mencapai batas tertentu. Manusia beralih peran dari "pemberi perintah" menjadi **"perancang aturan" atau "arsitek sistem."** **Loop vs. Agent:** Agent adalah "pekerja" yang menjalankan tugas. Loop adalah **mekanisme pengelolaan** yang memungkinkan Agent bekerja terus-menerus tanpa pengawasan manusia. Agent dengan loop menjadi sistem yang dapat berjalan otomatis. **Contoh Penerapan:** Produk seperti Claude Code (dengan fitur /loop, /goal, /schedule) dan OpenAI Codex telah menerapkan konsep ini. Mereka membagi tugas kompleks ke beberapa Agent yang berjalan paralel di lingkungan terisolasi, dengan model terpisah untuk menulis kode dan memvalidasi hasil, memastikan objektivitas. **Bagaimana Memulai Loop?** 1. **Uji Kelayakan:** Pastikan tugas berulang, dapat divalidasi otomatis, dan anggaran token mencukupi. 2. **Mulai dari Loop Minimal:** Bangun sistem dengan pemicu otomatis, keterampilan (skill), file status (STATE.md), dan "gerbang" validasi (seperti pengujian). 3. **Pisahkan Pemeriksa dan Pelaksana:** Gunakan model atau Agent berbeda untuk menulis kode dan memeriksa/mengujinya. Ini kunci untuk kualitas. 4. **Hindari Jebakan Umum:** Tetapkan batas pengulangan dan token, simpan status, hindari tugas yang membutuhkan pertimbangan manusia, dan tetap tinjau perubahan kode (diff). 5. **Ukur Efektivitas:** Metrik utama adalah **biaya rata-rata per perubahan yang diterima.** **Evolusi Paradigma:** Perkembangan AI menunjukkan pergeseran berkelanjutan: 1. **Prompt Engineering** (2023-2024): Fokus pada cara menulis perintah. 2. **Context Engineering** (2024-2025): Fokus pada informasi dan latar belakang yang diberikan ke AI. 3. **Harness Engineering** (2025-2026): Fokus pada lingkungan eksekusi dimana AI dapat menggunakan alat dan sumber daya. 4. **Loop Engineering** (sekarang): Fokus pada merancang sistem siklus otomatis yang berjalan mandiri. Konsep loop memiliki akar akademis, seperti dalam framework **ReAct** (Reasoning + Acting) yang dikembangkan oleh Yao Shunyu dkk., yang menggabungkan penalaran dan tindakan dalam sebuah siklus. **Catatan Penting:** Meskipun menjanjikan, teknologi ini masih awal. Perlu kehati-hatian terhadap biaya token dan kompleksitas. Seperti dikutip Andrej Karpathy, **"Anda dapat mengalihdayakan pemikiran Anda, tetapi Anda tidak dapat mengalihdayakan pemahaman Anda."** Pemahaman mendalam tentang masalah tetap berada di tangan manusia.

marsbit1j yang lalu

Huang Renxun: Prompt Sudah Usang, Loop adalah Paradigma Baru

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片