Peramal Legendaris GMO Kembali Menyuarakan Kekhawatiran: AI Tak Bisa Selamatkan Saham AS, Kondisi Pasar Sekini Berbahaya Seperti Tahun 2000
Jeremy Grantham, pendiri GMO yang legendaris dan terkenal akurat memprediksi gelembung pasar, memperingatkan bahwa kondisi pasar saham AS saat ini sangat berbahaya dan mirip dengan tahun 2000. Menurutnya, antusiasme berlebihan terhadap AI mirip dengan euforia internet tahun 1999, dan harga yang mahal tidak menjamin pertumbuhan di masa depan, justru sering diikuti masa sulit.
Grantham menekankan pentingnya berpikir secara makro dan berfokus pada nilai wajar aset. Model diskon dividen adalah alat kuncinya untuk mengukur valuasi. Dia mengkritik ketidakefisienan pasar, di mana saham berkualitas tinggi justru consistently memberikan keuntungan lebih.
Dia membandingkan situasi saat ini, yang merupakan campuran antara gelembung 2000 dan 2007. Meski saham AS dinilai terlalu mahal, dia melihat peluang di pasar non-AS seperti pasar berkembang dan Eropa yang valuasinya masih wajar. Grantham juga menyoroti risiko geopolitik, perubahan iklim, dan penurunan populasi sebagai tantangan global.
Dia menegaskan bahwa pasar cenderung optimis berlebihan. AI dianggapnya telah menunda resesi, namun "gravitasi nilai" pada akhirnya akan berlaku: aset yang mahal pasti akan mengalami koreksi. Untuk investor, kuncinya adalah menghindari saham yang sangat overvalued dan berpegang pada prinsip nilai jangka panjang.
marsbit20m yang lalu