What the media is missing about decentralized autonomous organizations

CointelegraphDipublikasikan tanggal 2022-04-02Terakhir diperbarui pada 2022-04-02

Abstrak

DeFi promises to provide individuals everywhere with access to a reliable and transparent financial system with clear rules of the road.

The New York Times: “Reality Intrudes on a Utopian Crypto Vision.” Bloomberg: “The Next Crypto Bust May Be Spelled D-A-O.” The Guardian: “Are blockchain-based DAOs really a utopian revolution in the making?
Seemingly every week, another old-guard media outlet echoes the talking points of defenders of the status quo financial system who fear and distrust the economic opportunities that will be unlocked through the power of decentralized autonomous organizations (DAOs). While publications are right to recognize the unsurprising early growing pains of DAOs, this sort of hand-wringing misses the forest for the trees when it comes to the impact of DAOs.

Rather than simply being a “utopian” experiment, DAOs are a crucial tool in the development of a new decentralized financial (DeFi) system that has the potential to reach the 1.7 billion people globally who currently have no access to the traditional financial system. DeFi promises to provide individuals everywhere with access to a reliable and transparent financial system with clear rules of the road.

The potential of DAOs
Further, while we’ve only scratched the surface of the potential DAOs have to create a radically more transparent and equitable financial system, we’ve already seen projects emerge that are delivering real value to real people in the real world today.
One example is the war in Ukraine, where UkraineDAO, set up by Russian art collective Pussy Riot and Trippy Labs, raised over $6.75 million worth of Ether (ETH) donated directly to Ukrainian defense efforts against Russia. While this amount may not shift the balance of the war, the rapid creation and scaling-up of UkraineDAO demonstrate the power of decentralized financial technologies to coordinate a disparate global group of individuals around a single cause to deliver tangible results.
But, the value of DAOs goes beyond just raising funds for noble causes under duress. In fact, many DAOs are already providing sustainable value to participants across the world and even harnessing blockchain technology to take on some of the most pressing challenges of our time such as climate change.
DAOs are being used today to support charitable endeavors, remove barriers to crowd-source fundraising, give donors more control over the spending of funds, enable low-cost borrowing and support artists and musicians. All of this is designed to be governed by transparent smart contracts that give users control of the organization’s direction and governance.

Other DAOs are leveraging new technologies to confront man-made climate change directly. KlimaDAO, a subDAO of Olympus DAO, which I contribute to, has come up with an innovative mechanism to pull carbon credits out of the Voluntary Carbon Market and into the DAO’s Treasury, effectively driving up the cost of carbon offsets and making it more expensive to build carbon-intensive businesses.
Already, KlimaDAO has locked up over 17 million tons of tokenized carbon credits, surpassing the annual CO2 emissions of Croatia. This sort of project is actualizing the promise of DeFi technology and pioneering a new way to do climate activism that bakes environmental concerns into the very fabric of economic activity.
As with any revolutionary new technology, DAOs provide boundless opportunities for innovators to solve problems in new ways but have also drawn the attention of scammers looking for a quick buck. Scams like rug pulls, where a developer absconds with funds invested into a project, are real problems in the DeFi ecosystem that need to be addressed. We are committed to strengthening the regulatory requirements that ensure DAOs are safe and secure to protect consumers.
But, we can’t let a few bad actors distract from the truth that DAOs and the entire DeFi ecosystem are driving a much-needed disruption of the traditional financial systems that have been predatory and exclusionary for our most vulnerable populations and harmful to our planet. It’s time for establishment media to look under the hood at DAOs and emerge with a more true and nuanced picture, reflecting what those of us involved in DeFi know: that the efforts we’re leading today will pay dividends for generations to come.

Bacaan Terkait

BIT Riset: Setelah Pertemuan Puncak Pemimpin AS-China, Pasar Mulai Menilai Ulang 'Kompetisi Jangka Panjang'

Pasar sedang mengalami fase penetapan harga ulang makro, dipimpin oleh ekspektasi geopolitik dan kebijakan. Pertemuan puncak pemimpin AS-Tiongkok awalnya memicu sentimen risk-on dengan interpretasi awal mengenai pembukaan hubungan, mendorong saham teknologi dan Bitcoin naik. Namun, optimisme ini mereda setelah rincian dirilis, mengungkapkan tidak ada kemajuan substansial dalam tarif, kontrol ekspor AI, atau isu Taiwan dan Iran. Kekhawatiran inflasi dan ekspektasi pengetatan kebijakan kembali muncul, memberikan tekanan pada obligasi dan logam mulia. Perspektif jangka panjang dari pertemuan ini menyoroti melemahnya dominasi dolar AS secara marginal, diversifikasi aset cadangan global, restrukturisasi rantai pasokan AI & semikonduktor, serta kompetisi strategis yang mendalam di teknologi seperti satelit orbit rendah dan luar angkasa. Bitcoin, dalam peristiwa ini, berperilaku lebih sebagai aset likuiditas makro atau aset berisiko (mirip beta tinggi Nasdaq), daripada aset lindung nilai struktural seperti "emas digital." Komitmen Tiongkok untuk membeli produk pertanian AS dinilai sedikit di atas ekspektasi rendah pasar, tetapi dampaknya terbatas karena diversifikasi sumber impor Tiongkok dan persaingan harga dari Brazil. Sementara itu, kompetisi teknologi meluas ke bidang satelit orbit rendah, dengan Tiongkok mengembangkan konstelasi untuk menyaingi Starlink, meski masih tertinggal. Pada intinya, pertemuan ini mencerminkan pola "mengelola kompetisi" daripada "menyelesaikan kompetisi." Kontak dijaga untuk mencegah eskalasi, namun persaingan strategis jangka panjang dan kontradiksi struktural tetap tidak terselesaikan. Bagi pasar, variabel kunci kini adalah penetapan harga ulang terhadap likuiditas global, hasil investasi riil, dan lanskap kompetisi strategis jangka panjang.

marsbit21m yang lalu

BIT Riset: Setelah Pertemuan Puncak Pemimpin AS-China, Pasar Mulai Menilai Ulang 'Kompetisi Jangka Panjang'

marsbit21m yang lalu

Menolak Tawaran Kerja dari Nvidia saat Harganya 6 Dolar, Katanya Lebih Untung Main Saham

Lebih dari 150.000 orang di tiga benua, dari investor ritel hingga manajer hedge fund, mengikuti rekomendasi saham dari seorang 'guru saham Twitter' bernama Serenity (@aleabitoreddit). Baru-baru ini, tweet-nya yang mendukung saham Raspberry Pi ($RPI) memicu kenaikan harga hampir 90% dalam dua hari dan tetap di atas 50% seminggu kemudian, diikuti lonjakan lebih lanjut setelah laporan keuangan perusahaan mengonfirmasi prediksinya. Serenity, yang akun Reddit sebelumnya diblokir karena merekomendasikan saham AXTI (yang kemudian naik 1000%), mengklaim dirinya sebagai mantan ilmuwan penelitian AI dan anggota yayasan RISC-V. Gaya investasinya berfokus pada menemukan "titik kemacetan" (chokepoints) – perusahaan kecil dengan posisi hampir monopolistik di rantai pasokan teknologi kritis seperti AI dan CPO (Co-Packaged Optics). Contohnya termasuk AXTI (substrat indium fosfida), Sivers Semiconductors (laser), dan Soitec (substrat SOI). Ia menggunakan AI untuk menguji argumennya dan memetakan rantai pasokan global. Meskipun berpengaruh dan penelitian intinya dibagikan gratis, identitas dan klaim prestasinya (seperti menolak tawaran kerja dari Nvidia) tidak dapat diverifikasi. Performa portofolionya dilaporkan sendiri dan tidak diaudit. Meski belum terlihat sebagai penipu karena tidak menjual kursus atau layanan berlangganan mahal, investor tetap disarankan untuk berhati-hati dan tidak menganggapnya sebagai "dewa" investasi.

marsbit43m yang lalu

Menolak Tawaran Kerja dari Nvidia saat Harganya 6 Dolar, Katanya Lebih Untung Main Saham

marsbit43m yang lalu

Siapa yang Jual, Siapa yang Tahan, Siapa yang Terus Beli? Pembedaan Portofolio ETF Kripto "Old Money" Amerika

Penulis: KarenZ, Foresight News Laporan 13F untuk kuartal pertama 2026 mengungkap strategi beragam institusi 'old money' AS dalam menghadapi koreksi pasar ETF kripto. Perilaku mereka terbagi dalam tiga kategori utama: mengurangi risiko, bertahan, atau malah menambah pembelian. **Penjual/Pengurang Risiko:** Harvard Management mengurangi 43% posisi IBIT (Bitcoin ETF) dan keluar total dari ETHA (Ethereum ETF), mengalihkan sebagian dana ke aset AI. Goldman Sachs mengurangi eksposur ke Bitcoin dan Ethereum ETF, serta membersihkan portofolio dari semua ETF terkait XRP dan Solana, sambil meningkatkan alokasi ke saham terkait kripto seperti Circle dan Galaxy Digital. Hedge fund seperti Millennium Management dan Capula Management juga melakukan penjualan besar atau bahkan keluar total dari ETF kripto utama. **Penahan Posisi:** Brown University tidak mengubah jumlah kepemilikan IBIT-nya. Dartmouth College mempertahankan posisi inti Bitcoin ETF sambil melakukan peralihan produk untuk eksposur Ethereum dan menambahkan posisi baru di ETF Solana. **Pembeli/Penambah:** Dana kekayaan negara Abu Dhabi, Mubadala, menambah 15.9% kepemilikan IBIT. JPMorgan Chase meningkatkan posisi IBIT sebesar 174%. Wells Fargo meningkatkan bobot eksposur ke Ethereum ETF. Market maker Jane Street mengurangi eksposur Bitcoin ETF tetapi menambah eksposur Ethereum ETF dan saham-saham kripto pilihan. Analisis menunjukkan institusi-institusi besar sedang melakukan penyortiran risiko yang lebih halus. Bitcoin ETF cenderung dipertahankan sebagai posisi inti, sementara Ethereum dianggap sebagai posisi yang dapat dikurangi atau ditingkatkan tergantung strategi. Aset seperti Solana dan XRP sering kali menjadi yang pertama dipotong saat volatilitas meningkat. Laporan 13F memberikan gambaran sikap institusi, namun memiliki keterbatasan seperti keterlambatan waktu dan tidak menampilkan biaya rata-rata atau aktivitas trading intra-kuartal.

marsbit43m yang lalu

Siapa yang Jual, Siapa yang Tahan, Siapa yang Terus Beli? Pembedaan Portofolio ETF Kripto "Old Money" Amerika

marsbit43m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片