Figure Laporkan Volume Pasar Pinjaman $4,3 Miliar dengan Keuntungan Hampir Tiga Kali Lipat

cointelegraph2026-08-14 tarihinde yayınlandı2026-08-14 tarihinde güncellendi

Özet

Figure Technology Solutions melaporkan volume pasar pinjaman konsumen sebesar $4,3 miliar untuk kuartal kedua, naik 132% dari tahun sebelumnya, dengan laba kuartalan hampir tiga kali lipat. Pendapatan bersih meningkat 192% menjadi $87 juta, dan pendapatan bersih lebih dari dua kali lipat menjadi $226 juta. Volume pasar, yang diluncurkan pada Juni 2024, mencakup HELOC, pinjaman DSCR, pinjaman pribadi, serta pinjaman pihak ketiga yang diperdagangkan di Figure Connect (65% dari total). Volume pasar meningkat 262% dibandingkan periode sama tahun lalu, dengan penambahan 102 mitra asalusi pinjaman. CEO Michael Tannenbaum menyebut aplikasi pinjaman mingguan melampaui $1 miliar pada Juli, dengan proyeksi volume kuartal ketiga antara $4,8 hingga $5,2 miliar. Analis Bernstein memperkirakan volume kuartal kedua yang rekor, didukung data blockchain yang memungkinkan pelacakan aktivitas pinjaman secara real-time.

Figure Technology Solutions melaporkan volume pasar pinjaman konsumen sebesar $4,3 miliar untuk kuartal kedua, meningkat 132% dari tahun sebelumnya, karena keuntungan triwulannya hampir tiga kali lipat.

Pada hari Kamis, Figure menyatakan bahwa pendapatan bersih naik 192% secara tahunan menjadi $87 juta, dari sekitar $30 juta. Pendapatan bersih lebih dari dua kali lipat menjadi $226 juta, sementara margin pendapatan bersihnya meningkat 10,5 poin persentase menjadi 38,8%.

Volume pasar Figure mencakup garis kredit ekuitas rumah, pinjaman rasio cakupan layanan utang, dan pinjaman pribadi yang diproses melalui sistem pemberian pinjamannya, bersama dengan pinjaman pihak ketiga yang diperdagangkan di Figure Connect, yang menyumbang $2,8 miliar, atau 65%, dari total triwulan.

Volume di pasar, yang diluncurkan Figure pada Juni 2024, meningkat 262% dari periode yang sama tahun lalu. Perusahaan juga menambahkan 102 mitra pemberi pinjaman selama kuartal tersebut, sehingga totalnya menjadi 489.

CEO Michael Tannenbaum mengatakan aplikasi pinjaman mingguan melampaui $1 miliar pada bulan Juli. Figure memperkirakan volume pasar pinjaman konsumen antara $4,8 miliar dan $5,2 miliar di kuartal ketiga.

Analis Bernstein memperkirakan pada bulan Mei bahwa Figure akan mencatat volume rekor kuartal kedua, mengutip data blockchain langsung yang menurut mereka semakin memungkinkan investor untuk melacak aktivitas pinjaman perusahaan secara real time.

Terkait: Pasar RWA yang Ditokenisasi Tumbuh 420% Sejak 2025 karena Kejelasan Regulasi dan Akses

İlgili Sorular

QBerapa volume pasar pinjaman konsumen Figure Technology Solutions di kuartal kedua?

AFigure Technology Solutions melaporkan volume pasar pinjaman konsumen sebesar $4,3 miliar untuk kuartal kedua.

QBagaimana pertumbuhan laba bersih Figure dari tahun ke tahun pada kuartal tersebut?

ALaba bersih Figure naik 192% year-over-year menjadi $87 juta, dari sekitar $30 juta.

QApa saja jenis pinjaman yang termasuk dalam volume pasar Figure?

AVolume pasar Figure mencakup home equity lines of credit (HELOC), pinjaman debt-service coverage ratio, pinjaman pribadi yang diproses melalui sistem origination pinjamannya, serta pinjaman pihak ketiga yang diperdagangkan di Figure Connect.

QBerapa banyak mitra originasi pinjaman yang ditambahkan Figure pada kuartal ini?

AFigure menambahkan 102 mitra originasi pinjaman selama kuartal tersebut, sehingga totalnya menjadi 489 mitra.

QApa perkiraan volume pasar pinjaman konsumen Figure untuk kuartal ketiga?

AFigure memperkirakan volume pasar pinjaman konsumen antara $4,8 miliar hingga $5,2 miliar untuk kuartal ketiga.

İlgili Okumalar

Alexander Shokhin: Business Needs an Interest Rate Below 10% and the Dollar at 90-95 Rubles

Alexander Shokhin, head of the Russian Union of Industrialists and Entrepreneurs (RSPP), has advocated for potentially using "non-market" tools to keep the ruble within a target exchange rate corridor. This, he argues on August 21, would help avoid excessive volatility, though he called the topic a separate discussion. Shokhin had previously raised the idea of a currency corridor in late May, noting the ruble's current exchange rate is not fully market-driven due to a limited currency segment and reduced foreign currency demand. He stated that many business community colleagues propose fixing a corridor, even through non-market methods, to ensure predictability. The business community's key targets, as outlined by Shokhin in late December 2025, are a Central Bank key rate of 12%, inflation of 4–5%, and a US dollar exchange rate of 90–95 rubles by the end of 2026. A turning point for investment, he said, would be lowering the rate to 12% with 6% inflation, though truly comfortable business conditions would require a rate below 10%. He stressed the critical importance of currency predictability for corporate investment decisions. From a data analysis perspective, the idea of a ruble corridor is not new. A similar mechanism was used in Russia from 1995 to 1998, where the central bank held the dollar within fixed boundaries through regular interventions. This regime lasted three years before ending abruptly during the 1998 default, illustrating the fragility of rigid targets under external shocks. The macro-economic link is clear: stricter corridors require more reserves to defend against currency pressure. The key unresolved technical aspect is the specific sources and volume of such interventions given the current market's limited liquidity. Whether this discussion remains theoretical or leads to concrete corridor parameters will be seen in the coming months.

cryptonews.ru1 saat önce

Alexander Shokhin: Business Needs an Interest Rate Below 10% and the Dollar at 90-95 Rubles

cryptonews.ru1 saat önce

İşlemler

Spot
活动图片