Crypto Exchange Upbit Gets Full Licensing in Singapore

CoinDeskPolicyDipublikasikan tanggal 2024-01-07Terakhir diperbarui pada 2024-01-08

Abstrak

Upbit said it is "poised to expand [its] range of offerings," having acquired a MPI license.

South Korean cryptocurrency exchange Upbit has officially obtained a Major Payment Institution (MPI) license from the Monetary Authority of Singapore (MAS).

The MPI license enables Upbit to provide regulated digital payment token (DPT) services to its clients in the Southeast Asian city state. Upbit acquired in-principle approval from the MAS in October last year, which enabled it to continue operating while awaiting full licensing.

The crypto exchange is the latest to get the MPI license in the country alongside some of its peers, such as Coinbase and Crypto.com.

Advertisement
Advertisement

Upbit said in a blog post that the company is "poised to expand its range of offerings," having acquired an MPI license.

Singapore regulates cryptocurrencies as digital payment tokens under its Payment Services Act (PSA) of 2019. The island country has won a reputation as a world-leading crypto hub by harnessing its legal and regulatory structure to provide clear guidelines on how cryptocurrency firms should operate.

Edited by Aoyon Ashraf.

Bacaan Terkait

RUU Kejelasan Mencapai Titik Kritis, Persimpangan Jalan Regulasi Kripto AS

Titik Kritis untuk RUU CLARITY: Amerika di Persimpangan Regulasi Kripto Pada musim semi 2026, regulasi aset kripto AS berada di titik balik sejarah. RUU *CLARITY Act* menghadapi tenggat kritis: jika tidak disetujui Komite Perbankan Senat sebelum akhir April, peluang penerapannya pada 2026 akan turun drastis dan mungkin tertunda hingga 4 tahun. RUU ini, bersama *GENIUS Act* yang mengatur stableket, akan membentuk masa depan industri. *GENIUS Act* telah menetapkan kerangka ketat untuk stableket, menuntut kepatuhan AML/CFT, cadangan 100%, dan pengawasan federal. Ini akan memicu konsolidasi pasar, menguntungkan penerbit besar dan patuh seperti USDC dan USAT (varian Tether yang patuh), sementara mempersulit pemain kecil. Inti perdebatan adalah soal imbal hasil (*yield*) stableket. Bankir tradisional memperingatkan risiko aliran dana besar-besaran, tetapi laporan penasihat ekonomi Gedung Putih menyatakan dampaknya pada pinjaman bank minimal, justru melindungi kepentingan konsumen. Kompromi politik yang dipelopori Senator Tillis dan Alsobrooks berusaha menemukan jalan tengah, dengan membedakan imbal hasil berbasis aktivitas dan pasif. Namun, isu seperti wewenang Federal Reserve, kepatuhan AML untuk DeFi, dan konflik kepentingan pejabat pemerintah masih menjadi hambatan. Jika *CLARITY Act* lolos, AS akan bersaing dengan kerangka regulasi Eropa (MiCA) dan menarik aliran modal institusional besar. Jika gagal, kepemimpinan regulasi global akan dipegang Eropa dan pusat kripto lain seperti Hong Kong dan Singapura. Kepatuhan (*compliance*) akan menjadi kompetensi inti dalam era baru aset kripto yang semakin terlembaga.

marsbit7j yang lalu

RUU Kejelasan Mencapai Titik Kritis, Persimpangan Jalan Regulasi Kripto AS

marsbit7j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片